NovelToon NovelToon
The End Of Before

The End Of Before

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di usia 27 tahun, Vivian Wheeler mengira hidupnya sempurna—hingga ia mendapati dirinya menjadi "pelakor" tanpa sengaja dalam satu hari yang sama.

Setelah memergoki pengkhianatan George, Kekasihnya, yang ternyata telah beristri, Vivian kembali dihantam badai saat dituduh sebagai selingkuhan oleh seorang remaja histeris yang mengamuk hingga merusak mobil Porsche-nya.

Penyebabnya? Logan Enver-Valerio, pemuda 20 tahun yang angkuh, menggunakan foto Acak Vivian sebagai alasan palsu untuk memutuskan Moana.

Tak terima dihina "wanita tua" dan dijadikan tameng, Vivian mendatangi kampus Logan dengan penampilan yang menipu usia, siap memberi pelajaran pada bocah ingusan tersebut.

Pertarungan ego antara sang pewaris tegas dan brondong ini pun dimulai. Siapakah yang akan menyerah saat mulai mencampuradukkan dendam dan obsesi?

🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#21

Cahaya matahari pagi yang cerah menerobos masuk melalui celah gorden otomatis di apartemen mewah Logan, menciptakan garis-garis emas yang menari di atas lantai marmer. Pagi ini terasa berbeda bagi Logan Enver-Valerio. Biasanya, ia akan terbangun dengan sisa-sisa mimpi buruk tentang masa lalu atau rasa hampa yang mencekik, namun hari ini, ia terbangun dengan senyum hangat yang merekah secara alami di bibirnya.

Ia meregangkan tubuhnya di atas kasur king-size, merasakan energi yang meluap-luap. Bayangan wajah Vivian, aroma parfum lili yang tertinggal di ingatannya, dan getaran suara wanita itu semalam seolah menjadi bahan bakar baru bagi jantungnya.

Ponselnya yang tergeletak di nakas bergetar tanpa henti. Logan meraihnya dan tertawa kecil saat melihat rentetan pesan dari sang Mommy.

Mommy Isabella: “Logan! Kenapa kau belum membalas pesan Mommy? Kapan kau akan membawa Vivian ke mansion? Aku sudah menyiapkan koki khusus untuk menu ibu hamil!”

Mommy Isabella: “Apa kalian sudah menentukan tanggal pernikahan? Daddy bilang dia ingin segera memesan gedung di Paris. Jangan biarkan cucuku lahir tanpa pesta yang megah!”

Mommy Isabella: “Logan! Jawab atau kartu kreditmu Mommy blokir hari ini juga!”

Logan menggelengkan kepala, merasa geli sendiri dengan kegilaan ibunya yang sudah mencapai level maksimal. Ia bisa membayangkan Isabella sedang mondar-mandir di ruang tengah mansion dengan tablet di tangan, menyusun rencana pernikahan yang mungkin akan melibatkan parade gajah jika ia mengizinkannya.

Ia mengetik balasan singkat sambil tetap tersenyum.

Logan: “Tenang, Mom. Jangan dramatis. Aku akan membawanya ke rumah segera setelah jadwalnya tidak padat. Dia wanita karier yang sibuk."

Setelah membalas pesan ibunya, Logan segera beralih ke kolom pesan pribadinya dengan Vivian. Ia melihat pesan terakhir dari Vivian semalam setelah ia pulang, sebuah ucapan maaf singkat karena telah "menghentikan" momen intim mereka dengan alasan menstruasi. Logan tahu Vivian berbohong, namun kejujuran wanita itu dalam menjaga batas justru membuatnya makin kagum.

Logan mengetik dengan jemari yang lincah.

Logan: “Morning, Sayang... Semoga tidurmu senyenyak pelukanku semalam.”

Hanya butuh beberapa detik sampai balasan masuk. Rupanya Vivian sudah terjaga sejak lama.

Vivian: “Ini sudah mau siang, Logan. Kau baru bangun tidur? Dasar pemalas.”

Logan terkekeh, membayangkan wajah jutek Vivian yang cantik di balik meja kantornya.

Logan: “Aku mandi air dingin semalam, Baby. Mandi yang sangat lama untuk mendinginkan kepalaku yang hampir meledak karena mu. Jadi wajar kalau aku bangun kesiangan karena kelelahan menahan diri.”

Vivian tidak membalas lagi dengan kata-kata, hanya mengirimkan emoji wajah datar yang membuat Logan tertawa lepas.

Saat ia melangkah menuju dapur untuk mengambil sebotol air dingin, pandangan Logan tertuju pada tas olahraga yang terletak di dekat pintu. Ia baru teringat, hari ini adalah hari besar. Ia memiliki pertandingan basket tingkat antar kampus, sebuah kompetisi bergengsi di mana timnya mewakili universitas mereka.

Logan kembali meraih ponselnya.

Logan: “Hari ini mungkin aku tidak akan punya banyak kabar untukmu sampai sore.”

Vivian: “Kenapa? Mau berkencan dengan gadis-gadis kampusmu?”

Logan tersenyum smirk. Vivian mulai menunjukkan taring cemburunya, meskipun dibalut dengan nada sarkasme.

Logan: “Bukan, Sayang. Siang ini aku ada pertandingan basket besar. Perwakilan kampus. Seandainya saja kau bisa ada di salah satu tribun... menyemangati kekasihmu ini secara langsung. Aku pasti akan mencetak poin lebih banyak dari biasanya.”

Ada jeda cukup lama sebelum Vivian membalas.

Vivian: “Aku sibuk bekerja. Ada meeting proyek hotel jam dua siang nanti. Semangat.”

Logan mengerutkan kening. Kata "semangat" di layar ponsel terasa begitu kering dan hambar. Ia tidak puas. Tanpa berpikir dua kali, ia langsung menekan tombol panggil.

Panggilan itu diangkat pada nada ketiga. "Halo?" suara Vivian terdengar sibuk, ada bunyi gesekan kertas di latar belakang.

"Halo, Sayang," suara Logan merendah, menjadi bariton seksi khas bangun tidur yang selalu berhasil menggetarkan Vivian. "Kata 'semangat' di pesanmu itu terasa sangat hambar. Seperti sup tanpa penyedap."

"Aku sedang bekerja, Logan," sahut Vivian di seberang sana, suaranya terdengar berusaha keras untuk tetap profesional. "Apa kau benar-benar tidak bisa mengerti arti kata sibuk?"

"Apa kau benar-benar tidak bisa menonton? Hanya sebentar? Kapten tim ini butuh asupan energi visual," bujuk Logan dengan nada manja yang hanya ia tunjukkan pada Vivian.

"Aku sibuk, Logan. Proyek ini bernilai jutaan dolar. Aku tidak bisa meninggalkannya hanya untuk melihat pria remaja berebut bola oranye di lapangan," jawab Vivian tegas, meski ada sedikit nada geli di suaranya.

Logan menghela napas panjang, berpura-pura kecewa. "Ya, baiklah. Aku mengerti. Kekasihku adalah wanita karier yang sangat sibuk dan ambisius. Pria berandal sepertiku memang bukan prioritas."

Vivian tertawa kecil di seberang sana, sebuah suara yang membuat hati Logan menghangat. "Jangan mulai dengan drama dramatis mu itu. Kau harus menang nanti. Jangan permalukan aku di depan teman-temanmu. Semangat."

"Tuh kan, lagi-lagi kata semangat yang hambar," keluh Logan. "Kau harus menyemangati ku dengan cara yang benar, Vivian."

"Aku baru saja memberimu semangat, Logan Enver-Valerio!"

"Itu tidak cukup, Sayang," ucap Logan, suaranya berubah menjadi serius. "Bisa aku video call sebentar? Aku ingin melihat wajahmu sekarang. Aku ingin menyimpan bayangan wajahmu di kepalaku sebelum aku turun ke lapangan. Agar aku punya alasan untuk menang."

Vivian terdiam sejenak. Logan bisa mendengar napas wanita itu yang memburu di telepon.

"Tidak bisa, Logan. Aku sedang di kantor. Dan pergilah mandi, baumu mungkin sampai tercium ke sini lewat sinyal telepon," canda Vivian, mencoba menutupi kegugupannya.

"Cepat mandi, makan, dan menangkan pertandingan itu. By... by..."

Klik.

Panggilan diputus sepihak. Logan menatap layar ponselnya yang kembali gelap dengan senyum tipis. Meski Vivian menolak, Logan tahu bahwa di balik kata-kata dingin itu, ada perhatian yang mulai tumbuh.

"Lihat saja nanti, Vivian Wheeler," gumam Logan sambil melemparkan ponselnya ke kasur. "Aku akan memastikan seluruh L.A. tahu siapa pemilik kapten tim ini."

Logan segera melangkah menuju kamar mandi, menyalakan pancuran air panas, dan membiarkan uap air menyelimuti tubuhnya yang atletis. Ia memiliki misi hari ini: memenangkan pertandingan, membungkam mulut lawan-lawannya, dan yang paling penting, membuktikan pada dirinya sendiri bahwa ia layak menjadi pria yang bersanding di samping wanita sehebat Vivian.

Di sisi lain kota, di ruang kantornya yang mewah, Vivian menatap ponselnya dengan perasaan campur aduk. Ia membatalkan jadwal makannya hanya untuk melihat jadwal pertandingan basket universitas Logan di internet.

"Jam satu siang..." gumam Vivian sambil menggigit bibir bawahnya. "Sialan kau, Logan. Kau benar-benar merusak fokus kerjaku."

Vivian segera meraih telepon kabel di mejanya. "Sarah? Tolong majukan rapat proyek hotel menjadi jam tiga sore. Dan kosongkan jadwalku di jam satu sampai jam dua."

"Tapi Nona, jam satu Anda ada janji dengan—"

"Batalkan atau tunda. Aku ada urusan mendesak yang menyangkut... masa depan investasi keluarga," potong Vivian dengan wajah yang memerah, mencoba mencari alasan yang paling masuk akal meski ia tahu ia sedang berbohong pada dirinya sendiri.

Hari ini, pertarungan bukan hanya ada di lapangan basket, tapi juga di dalam hati seorang Vivian Wheeler yang mulai kalah oleh pesona "bocah" yang dulu ia remehkan.

1
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Anggap aja, itu 'jalan' spy Al berubah menjadi lebih baik lg 👍👍👍
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
Queen AL
kenapa cuma balas dendam nya ke logan? ke george gak balas dendam?
Ros 🍂: author tidak terlalu fokus dengan George 🙏 ma'aciww sudah tinggalkan jejak kak🫶
total 1 replies
Ita Putri
kalo gk salah setting ceritanya di los angeles ya Thor
gimana bisa ada gunung Argopuro ya
Ros 🍂: ma'aciww sudah ingat kan kak🙏 Bisa-bisanya jadi ke Jawa Timur 🤣😭🙏🙏🙏
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Keputusan Logan yg terbaik utk kluarga 👍👍👍
ren_iren
pokoknya dar der dorrr🤭😂
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Aduh, Daddy udh tau ini 🙈🙈🙈
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Cama², Ade ❤️🤗️😘
total 12 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Biar cinta segi4 mreka mnemukan jalan keluar terbaik wlau hrs mlewati neraka 🙈🙈🙈
Ros 🍂: ngakak ya tuhan 🤣🤣
total 5 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Dad, Mom, itu Kedua Putra Putri kalian udh mlakuan ksalahn & mnyebabkn Flo hancur 🤦🤦🤦
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Ok, Ade ❤️🤗😘
total 9 replies
Nasya Sifa Aura
sdh lu tebak apa elowen tau y klau itu bkn kk kandung ny
Ros 🍂: ayo main tebak-tebakan kak😭🤣🤣🙏
total 1 replies
Ros 🍂
Nah Benar.🥰🤣
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Tnyata oh tnyata, Elowen ...
Ros 🍂: Huhuhu terharu 🥹😭🤣
total 5 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Jd inget Kartun, Flo & Al sperti Tom & Jerry 🤦🤦🤦
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Bener, Ade 🤣🤣🤣
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Moveee, Felix, klo gk mau, cwe yg kau cintai direbut Ade mu 🤦🤦🤦
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Blummm... msh otw jd kekasih 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Hi hi 🤣🤣🤣
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Wkwkwkw siapa yg pernah ke neraka 🤭🤭🤭
ren_iren
nah loh bau bau huru hara akan terjadi.... 🤭
Ros 🍂: Wkwkw siapkan diri kak 🤣🙏🥰
total 1 replies
Dev..
Vivian keterlaluan banget, dia dominan di hubungkan pernikahan, padahal harusnya ada proses diskusi utk ambil keputusan..😌
Ros 🍂: Nah benar kak🥰
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Logan gk mau Putra ny mngalami hal yg sama sperti diri ny dulu 👍👍👍
Ros 🍂: Benar kak🥰
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Aduh, Logan, ini Putra mu, bikin 'mual' 🤣🤣🤣
Ros 🍂: besar dimulut kak😭🥰
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Auuu auuu suka hewan purba ternyata 🤭🤭🤭
Ros 🍂: cap Dino nggak tuh 🫶🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!