NovelToon NovelToon
Arya And Azhest

Arya And Azhest

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:141.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: fazizzaziz 27

Seorang anak jenius memulai petualangannya di dunia lain. Berpindah pindah dari tempat ke tempat yang lain. Menemui berbagai hal yang luar biasa.

Mendapatkan kekuatan yang besar...

Bertemu naga...

Dan juga mendapat teman yang luar biasa...


Nikmatilah perjalanannya....



Note : gambar cover maupun gambar dalam novel bukanlah gambar pribadi, hanya untuk ilustrasi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fazizzaziz 27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Kota Luthia

Didepan gerbang, ada dua penjaga yang memegang tombak.

''Hei, apa yang kalian lakukan disini?''tanya salah satu penjaga.

''Kami mau masuk ke Kota,''kata Higa.

''Mana kartu identitas kalian?''tanya penjaga yang lain.

''Kami tidak punya,''kataku.

''Kalau begitunikut aku membuatnya,''kata penjaga sambil berjalan menuju pos pemeriksaan.

Kami mengikutinya. Kemudian kami masuk ke pos pemeriksaan. Disana ada seorang penempa yang sedang menempa pedang.

''Hei, buatkan kartu identitas untuk mereka berdua!''kata penjaga tadi. Penempa itu menengok. Dia mengeluarkan sebuah kotak berukuran setengah meter.

''Letakkan tangan kalian disini!''kata si penempa.

Kami menurut. Setelah aku meletakkan tangan diatas kotak, muncul sebuah proyeksi di sisi kotak yang lain. Kemudian penempa menyalinnya disebuah kartu.

''ini milikmu,''katanya. Didalam kartu ini, ada sebuah tulisan yang menyangkut nama, status, tittle atau gelar, dan pekerjaan.

Higa juga melakukan hal yang sama.

''Baiklah, kartu identitas kalian sudah selesai, harganya 10 koin tembaga per orang,''kata penempa.

Aku mengeluarkan sebuah koin emas.

''Ini untukmu,''kataku menyerahkan koin emas.

''Ini… Ini terlalu banyak, nak. Hanya 20 koin tembaga,''kata penempa terkejut.

''Tidak apa-apa. Anggap saja ini sebagai upahmu telah bekerja dengan baik,''kataku.

''Te.. Terimakasih. Aku akan selalu mengingatnya,''kata penempa.

''Baiklah, aku ingin tanya siapa namamu?''tanyaku.

''Namaku Mirz, aku seorang penempa.''kata Mirz.

''Kalau begitu, Mirz apakah ada tempat untuk menjual hasil buruan?''tanya Higa.

''Tentu saja ada. Pergilah ke Guild Petualang. Disana adalah tempat yang cocok untuk menjual inti monster maupun kristal,''kata Mirz.

''Baiklah, terimakasih atas infonya. Selamat tinggal,''kata Higa dan aku pergi.

Kami masuk kedalam Kota Luthia. Kotanya begitu ramai. Kota ini dilindungi oleh tembok raksasa yang memutari seluruh kota dengan empat gerbang di barat, timur, selatan, dan Utara. Bangunan Guild Petualang ada di pusat kota. Kami menuju kesana secepatnya. Setelah sekitar setengah jam berjalan, akhirnya kami menemukan sebuah bangunan besar bertulisan ''Guild petualang''

Kami membuka pintu. Disana ada banyak orang. Kebanyakan adalah orang dewasa yang membawa senjata. Ada yang bawa pedang, perisai, tombak, busur, dan sebagainya

''Hei apa yang dilakukan anak kecil disini?''kata seorang petualang berbadan kekar sambil tertawa.

''Eh? Kami ingin menjual beberapa inti slime,''kataku.

''Beberapa inti slime? Haha... Memangnya kalian bisa mengalahkan slime. Hari ini aku membunuh 20 poison slime lho, Hahaha..''katanya sombong.

''Cih, hanya 20 poison slime sudah sombong,''kata Higa berbisik.

''Sudahlah, yang penting kita dapat uangnya,''kataku.

Kami pergi ke tempat penjualan tanpa memedulikan orang tadi. Orang kekar tadi membawa sebuah pedang terlihat marah.

''Kalian sombong sekali, beraninya kalian menghiraukan aku sang pembunuh slime,''katanya. Kami hanya diam.

''Halo, namaku Shela. Kalian mau menjual apa?''tanya Shela.

''Berapa harga satu inti slime?''tanyaku.

''Slime biasa 2 koin tembaga. Poison slime 10 koin tembaga,''katanya.

''Lalu bagaimana dengan water slime dan Wood slime?''tanya Higa.

''Apa dia bilang water slime dan Wood slime? Aa dia bercanda? Slime itu sangat langka,''kata salah satu petualang. Aku tersenyum mendengarnya.

''Belum ada yang pernah mendapatkan inti dari kedua slime tersebut. Jadi kami memberikan harga masing-masing 10 koin perak,''kata Shela mengacungkan jari.

''Kalau begitu aku ada 135 slime biasa, 151 poison slime, 51 Wood slime, 51 Ice slime, dan 30 water slime. Ada juga slime king dan poison slime king,''kataku.

''Kalau aku 140 slime biasa, 139 poison slime, 39 Wood slime, dan 7 weter slime,''tambah Higa.

''APAAAAAAAAAAAAA!!!??!''semua yang ada di guild terkujut.

''Hahaha.. Apa kelian bercanda? Mana mungkin bocah seperti kalian bisa melawannslime sebqnyak itu?''kata orang kekar tadi. Kudengar namanya Gend.

''Kalau tidak percaya aku bisa membuktikannya,''kataku sambil membuka tas. Aku mengeluarkan semua inti slime yang kupunya.

''Ini semua inti yang kubilang''kataku sambil menyodorkan inti slime.

''Ini… Ini... Apa kalian yang mendapatkan ini semua?''tanya Shela.

''Tentu saja, apa kau tidak percaya?''tanyaku.

''Aku akan percaya jika kaubbisa mengalahkanku,'kata Gend tiba-tiba.

''Kalau begitu ayo kita bertarung,''tantangku.

''Hmph.. Kau akan menyesal,''katanya.

Kami pergi ke arena bertarung.

''Bagaimana peraturannya?''tanyaku.

''Kau saja yang tentukan!''kata Gend.

''Baik. Ayo bertarung hingga ada salah satu yang mati atau menyerah. Bagaimana?''tanyaku.

''Kau.. Baiklah. Aku setuju,''katanya

[

Nama : Gend

Ras : Manusia

Umur : 31

Job : Petualang

Level : 63

Status : -

Tittle : Pembunuh slime

]

Ternyata levelnya masih rendah. Aku akan langsung mengalahkannya.

''Baiklah, kita mulai dalam hitungan ketiga. Satu...''Shela menjadi wasit.

''Dua...''

''Tigaa...''

''Bocah, rasakan akibatnya berani melawanku!''Gend menyerang duluan. Kecepatannya lumayan cepat. Bahkan hampir menyamai Wind fox. Aku tidak menghindar.

''Accel!''aku berpindah kebelakang Gend dengan cepat.

''A- Apa??!''Gend terkejut.

Aku tidak ingin membunuhnya. Aku hanya menendangnya dengan kaki yang dipenuhi energi murni. Dia terlempar jauh keluar arena.

''Apa? Gend saja kalah telak dengan bocah kecil itu apalagi kita?''kata para petualang lain.

''Kita sudahi saja. Aku yang menang,''katakunmeninghalkan arena. Kemudian aku mendekati Gend yang terluka parah.

''Nih, makanlah itu jika kau sembuh,''kataku sambil memberikan sebuah pil penguat tubuh. Itu adalah pil yang kubuat di rumah guru bersama Higa.

''Apa kalian semua sudah percaya?''tanyaku pada para penonton. Mereka semua mengangguk.

''Jika ada yang mau melawanku majulah!''kataku. Semua penonton menggeleng. Tiba-tiba ada suara.

''Aku! Aku mau bertarung melawanmu,''kata seseorang. Dia adalah seorang anak seumuranku.

''Dia? Apa kau pikir dia bisa menang?''petualang lain berbisik.

Dia membawa sebuah busur dan anak panah.

''Kau seorang pemanah?''tanyaku. Dia mengangguk.

''Sein, buat sebuah panah yang bagus dengan kristal perak dan sisik emas,''kataku pada Sein diruang dimensi. Aku bisa berbicara dengan mereka hanya dengan pikiranku.

''Baik, master,''jawab Sein.

''Baiklah, ayo lawan aku. Jika kau berhasil membuatku kelelahan aku akan memberikanmu sebuah hadiah,''kataku.

''Baiklah ayo mulai,''katanya.

[

Nama : Eden Notts

Ras : Manusia

Umur : 13

Job : -

Level : 52

Status : -

Tittle : Pemanah kilat

Skill yang sering digunakan adalah Accel

]

''Silahkan mulai kapan saja,''kataku.

''Ya,''katanya semangat. Dia memiliki keberanian dan ketangguhan.

Dia memegang busurnya dengan erat dan langsung menembak 3 anak panah.

Aku menghindar dengan cepat.

''Accel!''Eden bergerak cepat sambil memanah. Ada tiga panah dari arah berbeda.

''Aku jadi tertarik denganmu,''kataku sambil tersenyum.

Aku menghindar dengan cepat.

''Apa? dia bisa menghindari seranganku?''Eden terkejut.

''Ada apa? mau menyerah?''ledekku.

''Tidak akan! Lightning arrow!!''dia memanah satu penah yang dialiri listrik.

''Ooh, elemen petir ya?''kataku dalam hati.

''Rasakan ini!!''katanya. Panahnya melesat kearahku dengan cepat. Aku mencabut pedangku dan mengayunkan pedang dengan santai. Anak panah itu tertangkis dengan mudah.

''Tidak mungkin, belum ada yang bisa lolos dengan Lightning arrow milikku,''katanya.

''Aku menyerah. Silahkan bunuh aku,''katanya.

''Pfftt.. Ayolah, kau percaya aku akan membunuhmu?''tanyaku terkekeh.

''Eh? kau tidak akan membunuhku?''tanyanya.

''Bukankah kita akan bertarung sampai salah satu ada yang mati?''tanyanya.

''Haha.. Itukan tadi, sekarang aku tidak mengatakan peraturan apapun lho,''kataku.

''Kalau begitu aku akan tetap hidup?''tanyanya.

Aku mengangguk.

''Kau sangat berbakat dalam memanah. Aku sangat kagum padamu,''kataku.

''Hehe, ini belum seberapa,''katanya malu.

''Sein, apa sudah selesai?''tanyaku.

''Sudah, tuan. Anak panahnya hanya bisa menggunakan anak panah energi,''kata Sein.

''Baguslah,''kataku.

''Aku punya hadiah untukmu,''kataku pada Eden.

''Bukankah aku kalah?''tanyanya bingung.

''Tidak apa, aku hanya ingin memberikannya padamu,''kataku sambil membuka tas.

''Ini. Ada lima Pil penguat tubuh, Tanduk Jungle deer dan ada beberapa kristal elemen api dan petir,''kataku.

''Apa? ini terlalu banyak, aku tidak bisa menerimanya,''katanya.

''Oh, kalau begitu kita buat kesepakatan''kataku.

''Kesepakatan?''tanya Eden.

''Ya. Kau jadilah timku dan pergi ke Akademi Easter. Sebagai gantinya kau harus menerima semua yang kuberikan dan tidak boleh berkhianat padaku,''kataku.

''Emm.. Baiklah, aku sepakat,''katanya sambil mengulurkan tangan. Aku tersenyum.

''Oh ya, aku punya satu hadiah lagi untukmu,''kataku.

''Apa lagi?''tanya Eden.

''Sein, keluarlah!''kataku. Tiba-tiba muncul sebuah lingkaran seperti portal disebelahku. Dari sana Sein muncul sambil membawa sebuah panah.

''Mu... Musang cakar?''kata para penonton yang tersisa. Kebanyakan sudah pada pulang karena bosan dengan pertarungannya.

Sein memberikan panah yang dipegangnya padaku dan kembali masuk ke lingkaran dimensi itu.

''Ini adalah panah energi. Kau harus menerimanya. Anak panahnya adalah anak panah energi. Caranya kau kumpulkan energi disekitarmu dan bentuklah sebuah anak panah yang sangat kuat dan tajam''kataku sambil melempar panah pada Eden.

''Barang berharga seperti ini kenapa diberikan padaku?''tanyanya.

''Aku tidak bisa memanah. Dan lagi aku bisa membuatnya kapan saja,''kataku sambil berjalan meninggalkan arena bertanding.

''Tidak kusangka dia akan jadi timmu. Kau terlalu memercayainya,''kata Higa.

''Dia punya tekad yang kuat. Semoga tidak mengecewakanku,''kataku singkat.

Aku sengaja memesukannya dalam tim karena dia punya kemampuan dan tekad. Sebenarnya dia adalah orang baik hanya saja sepertinya dia tidak dipedulikan oleh siapapun.

Dengan penjualan inti slime kami, aku mendapat 10 koin emas dan 32 koin perak.

''Apa kalian membeli Tanduk Jungle deer?tanyaku pada Shela.

''Ya,''jawabnya.

''Aku ingin menjual tanduk Raja Jungle deer dan jantungnya,''kataku.

''Apa kau serius? Raja Jungle deer sangat sulit dikalahkan,''kata Shela berbisik.

Aku mengeluarkan tanduk dan jantungnya.

''Astagaa.. Ini asli. Kami akan membelinya seharga 30 koin emas dan 40 koin emas. Ini akan sangat berguna,''kata Shela.

Setelah kami menjual beberapa bahan lagi, akhirnya kami bertiga pergi dari Guild petualang. Eden akan ikut denganku.

''Hei Eden, kau tinggal dimana?''tanya Higa.

''Emm.. Aku tinggal di penginapan disebelah sana,''kata Eden menunjuk.

''Baiklah, hari ini kita menginap di kota ini dan besok pagi kita berangkat ke Kerajaan Eansvile.''kata Higa.

''Memangnya seberapa jauh kota ini dengan Kerajaan Eansvile?''tanyaku.

''Kau tidak tahu? Ini adalah Kerajaan Thore. Dan Kota Luthia adalah kota yang dekat dengan perbatasan. Jadi setidaknya jauhnya sekitar 300 kilometer. Mungkin kita akan sampai dalam seminggu,''kata Eden.

''Tidak, kita akan sampai dalam satu hari,''kataku dan Higa optimis.

''Eh?''

''EEEEHHH??!?''

1
Serena
Mantap Jiwa! /Determined/
ⁿ⁰
Bukannya itu nama mc "Kenja no Mago"?
panynagara
Akhirnya up
𖧷̷۪۪ᰰ⃟𖧷̷۪۪ᰰ᪇Hare_09
akhirnya up
John Singgih
kemampuan Arya yang membuat bingung teman-teman barunya
Ibn Edy
semangat terus thor
annninisa
Semangat
kenkai
saya yg pertama wkwkw
John Singgih
petualangan baru di dunia yang baru
Aliz
Semangat thor.. Sehat selalu..
kenkai
akhirnya up juga
tetap semangat ya Thor
annninisa
Semangat!!! Tolong lebih sering update ya
Aliz
Semoga cepat sembuh thor..
John Singgih
hmm, kayaknya ada inspirasi dari one piece
annninisa
Semangat
Franssisskus Supry
jgn lama lama thor
GWS thor
sehat selalu
✿xx.bianca(。>﹏<。)☆
semangat thor👍🏻
Ryuyuki Sakuna
up cepetan dong
kenkai
cepat sembuh y
jaga kesehatan yg penting up y
ngk. pa pa lama up ya
pasti di tunggu kok
Ibn Edy
semangat terus thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!