Kejadian Yang tidak terduga membuat kesalahpahaman di antara mereka.
Giovaro Putra Admaja
"Jika Mencintaimu adalah sebuah kesalahan, Maka biarkan aku tetap salah agar aku tetap mencintaimu dalam kondisi apapun "
Nadira Queensha Candradinata
" Aku mencintaimu, namun kau begitu sempurna hingga membuatku sulit untuk mengimbangi mu"
BECAUSE OF YOU VARO
SCUEL MY HUBBY IS A PRESDIR SESION 3
BANYAK PERBEDAAN DENGAN CERITA SEBELUMNYA, TIDAK ADA PERJODOHAN DISINI!!
Salam Bahagia untuk kalian semua
From Author - Novelia Prasojo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noveliaprasojo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 20
Tidak membutuhkan waktu lama Rara dan teman-teman nya sampai di pantai, Pikiran Rara saat ini melayang memikirkan bagaimana reaksi Varo jika tau mereka Pergi saat ini.
Namun Rara hanya diam tanpa berkata apapun dalam ke khawatirnya.
Melihat senyum Jihan yang ceria membuat Rara tidak tega merusak moment ini. karena beberapa hari Jihan selalu murung karena kepergian Derren dan juga Jen.
Nathan memperhatikan Jihan yang begitu antusias bermain Air seakan ia menatap ciptaan Tuhan yang sangat indah.
Nathan dan Rara yang memang cenderung diam hanya memperhatikan Jihan dan Jodi yang asik bermain air.
" Cantik " Gumam Nathan namun masih terdengar di telinga Rara.
Rara menoleh ke arah Nathan dan sedikit terkekeh karena menyadari ketertarikan Nathan terhadap Jihan.
" Dia memang sangat Cantik, bukan hanya di luar tapi juga dari dalam" Ucap Rara sambil memandang Jihan.
Nathan menoleh ke arah Rara, ia sedikit malu karena keceplosan dan terdengar oleh Rara.
" Tidak usah malu, Aku mengerti " Balas Rara sambil tersenyum.
Tanpa menjawab Nathan kembali menatap Jihan, Wajah polos senyum ceria tanpa beban itu lah yang terpancar dari wajah gadis itu saat ini.
Rara tersenyum melihat Nathan yang dengan pandangan kagum menatap ke arah Jihan.
Namun dirinya teringat kembali akan Varo yang belum mengetahui tentang kepergian mereka.
Nathan berdiri dan berjalan mendekati Jihan dan Jodi yang sedang bermain pasir.
Melihat nathan pergi rata segera menghubungi Papa nya.
" Hallo pa !"
" ......"
" Apa Abang sudah bisa di hubungi pa?"
"......"
" Iya pa, Baiklah"
"....."
" Baik pa, kami tidak akan lama"
Rara menutup telponnya dan menarik nafas panjang, Ia mencoba menghubungi Varo namun masih tetap tidak bisa.
Rara pun memutuskan untuk bergabung dengn semuanya, dan bersenang-senang bersama mereka.
Tawa lepas pun terpancar diwajah mereka masing-masing,bahkan Rara sekalipun yang sangat jarang tertawa seperti itu.
" Eh gays, naik banana boat yuk " ajak Jodi
" Oke, aku yang bawa, kamu sama aku Ra , Ayo " Ucap Jihan sambil menarik tangan Rara begitu saja.
" Lah kan gue yang ngajak" ucap Jodi sambil menunjuk dirinya sendiri.
Natahn hanya menggelengkan kepala dan memilih duduk di bangku pantai sambil menikmati pemandangan Disana.
" Nath Lo gak mau ikutan?" tanya Jodi saat melihat Nathan berjalan meninggalkan nya.
" Gak, kalian aja " Jodi menggedikan bahunya dan memilih menyusul.jihan dan Rara yang tampak sedang memasang pelampung.
Tidak terasa kini sudah pukul 5 sore,dan Rara juga yang sejak tadi khawatir baru menyadarinya.namun tanpa mereka sadari ada yang telah mengintai mereka sejak tadi.
" Nath, Ji, Jod, sebaiknya kita pulang karena sudha jam 5 " Ucap Rara mengingatkan teman-temannya.
" Astagah!! Sudah jam 5 " Seru Jihan sambil menepuk jidatnya sendiri.
" Ya sudah, ayo kita pulang "
Di perjalanan mereka tampak masih asik berbincang dan bercanda tanpa menyadari ada beberapa mobil yang mengikuti mereka.
Namun mata Jeli Rara dapat melihat dari Spion.
Rara menepuk tangan Jihan dan memberi kode dengan lirikan matanya bahwa ada yang mengikuti mereka. Dengan tanggap Jihan langsung mengerti dan segera memberi kode pada semua pengawal yang mengikuti mereka secara diam-diam agar mereka bersiap jika memang akan ada sesuatu yang tidak mereka inginkan.
Jihan Dan Rara merenggangkan otot mereka dan saling tersenyum tanpa ada yang menyadari nya.
" Ugh, Rasanya sudah lama gak nabok orang, Malah datang sendiri yang minta di tabok " Gumam Jihan dalam hatinya , ia terkekeh geli dengan pemikiran nya sendiri.
" Nath, Hati hati !!" Baru saja Jihan selesai memberintahu Nathan sudah tampak mobil dari belakang dengan kecepatan tinggi hendak mengincar mereka.
"Kencang kan sabuk pengaman kalian" Ucap Nathan dan bersiap untuk melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Aksi kejar-kejaran itu tak berlangsung lama saat Nathan memilih menghentikan mobi6 di tempat yang sepi.
" Nat, kenapa kita berhenti ? kita bahkan tidak tau siapa mereka, Aku khawatir mereka adalah penculik " Ucap Jodi yang sudah ketakutan.
" Kalian tetaplah di dalam mobil " Ucap Nathan sambil membenarkan kaca matanya. " Jika kita menghindar tidak akan pernah berakhir dan kita tidak akan tau apa maksud mereka " jelas Nathan dengan tegas
" Tapi jika mereka berniat jahat, Kita pasti akan mati di tempat, Kamu liat itu berapa mobil dan berapa jumlah mereka " Asumsi Jodi dengan segala kemungkinan yang akan terjadi saat ini.
" Tapi bener apa yang Nathan bilang, Sebaiknya kita hadapi mereka " Jawab Rara kemudian.
Jihan melihat ke arah Nathan, ia berfikir bagaimana Nathan terlihat berbeda dari yang saat pertama mereka bertemu, saat itu Nathan sedang di bully tanpa melawan dan juga tanpa menunduk ketakutan. Cukup aneh memang.
" Kalian tetap lah disini, biar aku yang keluar " Tanpa mendengar jawaban teman-temannya Nathan segera keluar dari mobil.
Jihan dan Rara saling pandang dan membiarkan saja dulu Nathan Disana, Karena mereka yakin bahwa mereka lah targetnya saat ini.
Tapi tentu Jihan tidak akan tinggal diam, ia tidak ingin membuat kesalahan seperti Yang Varo alami dulu hingga mengakibatkan nyawa yang tidak bersalah melayang di tangan musuh keluarganya.
" Ck Ternyata hanya anak Kecil dan idiot yang mau kita hadapi " Ucap salah satu dari komplotan itu meremehkan Nathan .
Nathan hanya diam dengan wajah yang sulit di artikan, pandangan nya yang tajam seakan mampu menghunus siapapun yang ia lihat walau terbatas oleh kaca mata.
" Kau!! Serahkan 2 gadis yang bersama mu tadi, Kalau kau ingin nyawamu selamat " Ucap orang itu dengan Nada songong minta di tabok.
" Cih " Decih Nathan sambil menatap sinis ke arah mereka.
" MIMPI " Gumam nathan dan langsung menyerang mereka yang ada dihadapannya dengan sekali gerakan memutar hingga membuat mereka tersungkur karena tak siap mendapat serangan yang tak terlihat dari Nathan.
" Breng***" Seru Salah satu dari mereka dan langsung menyerang Nathan bebarengan. Gerakan Nathan yang kilat tak terlihat tentu saja dengan mudah menjatuhkan lawan-lawannya, namun karena banyak ia mulai merasa lelah dan kewalahan.
Di dalam mobil Jihan dan Rara saling pandang dan menganggukan kepala mereka dan segera keluar dari mobil,sedangkan Jodi sudah sangat ketakutan Disana.
" Apapun yang terjadi , jangan keluar dari mobil " Itu lah pesan Jihan dan Rara untuk Jodi sebelum mereka benar-benar keluar .
" Tapi , kalian ? mereka mengincar kalian , Rara, jihan !!" Seru Jodi yang sudah tak di hiraukan lagi oleh Mereka.
Jihan memberi kode pada semua pengawal bayangan nya untuk keluar dan membantu, karena mereka juga pasti akan kewalahan jika sebanyak itu lawannya.
" CK, ternyata keluar juga yang kita cari " Ucap seseorang yang sudah bisa di perkirakan bahwa dia adalah bos dari kelompok itu.
Nathan yang tengah menghadapi orang-orang itu pun Teralihkan karena mendengar bahwa Rara dan Jihan keluar ,hingga ia tak fokus dan terkena serangan tepat di Ceruk lehernya.
"NATHAN !!!" Seru Jihan dan Rara
" **** !!!!"
.
.
.
Bersambung
Maaf Untuk Pembaca Setia Because of You Varo 🙏🙏 Karena lama beberapa hari ini.
Itu karena aku revisi Novel Ini dari bagian 1 buat Penuhin syarat Kontrak.
Dan Terima Kasih Buat Kalian semua yang udah Dukung Terus Hingga sekarang Berkat kalian 'BECAUSU OF YOU VARO' Sudah berhasil di Kontrak.
Untuk Kedepannya Pasti akan Up Setiap Hari . Tapi untuk beberapa hari kedepan sampai Minggu belum Janji karena aku lagi ada kesibukan Di dunia nyata dan belum bisa ngehalu.
Tapi untuk kalian Aku bakal Usahain Untuk Update .
TERIMAKASIH BANYAK READERS SEMUA.
LOVE YOU ALL🥰
HAPPY READING 🙏🙏
up dong kak,sayang ngak d lanjutin kak
ku menunggu...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
ayo up dong Thor.......