NovelToon NovelToon
Lean On Me

Lean On Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:119.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: Archies

"Aku melepaskannya untukmu, karena menurutmu hanya kaulah yang pantas mendampinginya. Jika suatu hari nanti kau dan dia sedang menikmati waktu bermain dengan keluarga kecilmu, ingatlah... semuanya terjadi karena aku"

Cinta bukan hanya sebuah perasaan, itu adalah sebuah komitmen dan pengorbanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Archies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

First Day

"Udah selesai?" tanya Raksha saat Kira baru saja keluar dari kamar mandi, namun matanya masih asik menatap game diponselnya.

Kira mengangguk, lalu berjalan mengambil sisir dimeja riasnya.

"Raksha, nanti... aku boleh keluar sebentar ya?"

"Mau kemana?" Raksha mendongak menatap Kira.

"Mau beli shampoo, aku ga cocok pake shampoo kamu. Rambutku jadi kering dan kaku gini"

"Nanti aku antar, sekalian beli keperluan untuk ke Bali besok"

"Emangnya mau beli apa?"

"Bajulah, aku tau kamu ga bawa banyak baju kesini. Terlebih, ini judulnya honeymoon. Jadi kita harus pake baju yang manis kan? Seenggaknya warnanya sama, jadi kalo difoto biar wah"

"Siapa juga yang mau foto sama kamu" cibir Kira.

"Emang kamu mau ditelponin mami terus menerus dan disuruh setor foto?" canda Raksha.

Kira diam sejenak. "Udah sana mandi, ga enak sama papi mami kalo kita turunnya siang banget"

🍀

"Maaf mi, Kira kesiangan bangunnya" ucap Kira sambil berjalan mendekati mami Ina yang sedang menata menu sarapan di meja.

"Ehh, Kira. Gapapa, kamu pasti kecapekan kan? Udah laper banget?"

"Belum begitu sih, mi"

"Besok pesawat pagi kan? Alika baru bilang kemarin kalo dia ngasih kalian hadiah honeymoon ke Bali"

Kira menganggukkan kepalanya.

"Oiya, kado-kado kalian ditaruh sama bu Minah di kamar tamu deket kamar kalian. Kalo ada waktu, dibukain aja. Lumayan kan bisa untuk ngisi waktu hehehehe"

"Ehhh... iya mi, nanti habis keluar kita bukain deh kadonya"

"Hari ini kalian mau jalan-jalan? Kemana?"

"Hmm... nanti kita mau ke mall sebentar mi, beli beberapa keperluan buat ke Bali"

Mami Ina mengangguk, lalu berjalan mendekati Kira dan meraih kedua tangannya. "Kamu udah jadi bagian dari keluarga disini, aku juga mamimu. Jadi kalo kamu butuh apa-apa, kamu jangan sungkan untuk bilang ke kita ya Ra"

Entah kenapa, seketika mata Kira menjadi berkaca-kaca setelah mendengar perkataan dari mami Ina. Setelah kasih sayang dari bundanya, sekarang ia juga mendapatkan perhatian dari ibu mertuanya. Lalu bagaimana dengan ibu kandungnya? Itulah pemikiran yang membuat perasaan Kira berkecamuk. Segera mami Ina menarik Ina dalam dekapannya dan mengelus punggung Kira.

"Udah, jangan nangis. Nanti Raksha kira mami ngapa-ngapain kamu hehehehe"

"Ehh ngapain ini pagi-pagi udah pada peluk-pelukkan?" ucap papi Malik yang baru saja menuju ruang makan bersama dengan Raksha.

"Rahasia, ini urusan wanita" ucap mami Ina seraya mengusap lengan Kira. "Ayo kita mulai sarapan, pengantin barunya pasti udah pada kelaperan kan?" sambungnya.

🍀

Kira terlihat begitu jengkel saat menata rambutnya. Rambutnya benar-benar terasa kering. Mungkin karena efek hair spray kemarin serta shampoo Raksha yang tidak cocok pada rambutnya. Ia mencoba mengusapkan lotion ke rambutnya yang telah diikat, namun tetap saja ia merasa tidak nyaman dengan rambutnya sekarang.

"Kenapa sih Ra, kok manyun gitu?" tanya Raksha yang baru saja selesai bersiap-siap.

"Rambutku kering, rasanya kaku kayak sapu lidi"

Raksha mengusap rambut Kira. "Enggak ah, biasa aja"

"Kamu bilang gitu karena rambutmu kaku"

"Enggak ah, ngaco kamu. Nih coba pegang, masa kayak gini kaku?" ucap Raksha sambil menundukkan kepalanya dan menyodorkan rambutnya ke Kira.

Kira mengusap rambut Raksha. "Ya kan kamu udah biasa pake shampoo itu, wajar kalo ga kaku"

"Udah ga usah manyun. Ntar beli shampoo yang biasa kamu pake, atau mau ke salon dulu buat creambath?"

Kira menggelengkan kepalanya. "Ga usah, beli shampoo aja"

Raksha lantas membuka dompetnya dan menyodorkan sebuah kartu ATM pada Kira. "Pakai kartu ini untuk segala kebutuhanmu, isinya emang ga banyak. Tapi ini uang tabunganku sendiri, tiap bulannya akan aku transferin kesini"

Kira terkejut, ia memandangi kartu ATM itu lalu mendorongnya ke arah Raksha. "Aku ada uang kok, Sha. Aku kan juga kerja"

"Itu kan uang kamu, Ra. Disimpan aja. Segala kebutuhanmu sekarang jadi tanggung jawabku kan? Kayak untuk beli shampoo, kamu mau jajan, beli baju dan sebagainya, pake aja kartu ini. Pinnya udah aku ganti jadi tanggal lahir kamu" jawab Raksha dengan meletakkan kartu ATM tersebut pada telapak tangan Raksha.

"Aku tau kamu bisa ngatur uang dengan baik, tapi please... jangan terlalu ngirit kayak kemarin, Ra. Aku pengen kamu bisa lebih menikmati hidup ini. Beli apapun yang kamu pengen selama kita mampu, kita cuma punya kesempatan hidup sekali Ra. Jangan sampai kamu nyesel pada akhirnya"

Raksha menarik tubuh Kira dan memeluknya, sesekali ia menciumi puncak kepala Kira dengan pelan. "Mulai sekarang kamu harus bahagia ya, Ra. Jangan lagi ada beban pikiran yang kamu tanggung sendirian. Kamu harus berbaginya denganku, kita udah jadi suami istri sekarang. Aku akan berusaha untuk selalu bahagiain kamu, bagaimana pun caranya. Oke?"

Kira mengangguk dengan perlahan dipelukan Raksha.

"Dan jangan lupa untuk belajar nerima dan mencintaiku, aku akan selalu nungguin itu" sambungnya dengan suara setengah berisik di dekat telinga Kira.

🍀

"Apa rencana lo setelah ini, Lin?" tanya Zahra saat mereka berkumpul di sebuah cafe.

"Biarin aja dulu Kira nikmatin masa pengantin barunya, setelah itu gue akan bikin dia menderita lagi. Gue akan ambil apa yang seharusnya jadi milik gue" jawab Alin dengan geram sambil memandangi foto pernikahan Raksha dan Kira yang dishare Raksha di media sosialnya.

"Lo harus punya alasan buat Raksha untuk bikin dia pisah dari Kira. Lo tau sendiri kan selama ini Raksha selalu ngebelain Kira mulu"

"Tenang aja, gue udah punya rencana. Tinggal tunggu waktunya yang tepat" Alin menyeringai. "Gue ga akan biarin Kira bahagia seumur hidupnya karena telah main-main sama gue. Gue akan bikin dia nyesel karena harus hidup selama ini. Gue akan bikin dia pergi dan menderita, kalo perlu lenyap dari dunia ini"

"Hati-hati Lin, bokap lo bakal murka kalo lo sampai ngebunuh orang"

Alin berdecih. "Kenapa gue harus repot-repot ngotorin tangan gue untuk hal kayak gitu? Gue punya uang banyak dan bisa nyuruh orang lain untuk ngelakuinnya. Nyuruh lo misalnya, lo seneng kalo gue kasih duit banyak kan?"

Zahra memucat. "Gila lo, gue ga mau nantinya dipenjara demi mulusin jalan lo buat dapetin Raksha"

"Hahahahaha... ga usah setakut itu. Lo cukup bantuin gue mancing Kira ke posisi target aja, gue yang urus sisanya"

1
falea sezi
coba aja lu gk tidur ma alin sakitnya g kayak. gini alesan perangsang halah munafik
falea sezi
ngapain minta maaf yg salah itu reksa jd biarin aja dia jd duda km bs cari lagi suami yg pinter gk. bego kek reska
falea sezi
males klo balikan klo pcrn biasa bs di maklumin mereka ua sering kissing bahkan tidur bareng lo munafik bgt Reska ini sumpah meski karena perangsang banyak di novel lain kena perangsang tp gk tolol ke kamar mandi atau pukul aja lah cweknya ampe. pingsan tolol
falea sezi
ttep aja reksa salah lu uda di apartemen berdua doank paham. lu sangat salah
falea sezi
tp ttep aja mereka tidur bareng itu kesalahan fatal karena kebodohan reksa
falea sezi
moga g balik secara Reska tolol dan uda tidur ma alin jijik
picii
Luar biasa
Anonim
maksude py
Archies: oponeeeee? 😅😅
total 1 replies
Anonim
br gabung thor...
Fery Lestari
ceritax sejauh ini bagus mgkin belum ada yg tau aja kali ya makax likex maih dikit
Archies: Thank you
total 1 replies
Fiona Rupilu De Fretes-New
Raksha lemah banget jadi cowok
Agustin
Akhirnya selesai jg, setelah berbuka puasa
Agustin: Bngt..
total 2 replies
Agustin
Aq baru tau klo ada karya mu lg thor
Baiklah akan aq baca
Krn karya sebelumnya ceritanya bagus2 aq suka, semoga yg ini jg demikian..
Agustin: Ok siap author..
total 2 replies
Masiah Firman
Ha....ha...ha.....sdh nuggu 1 minggu....eh gak bisa juga mendarat.....terpaksa pakai car lain😁😁😁
h
Masiah Firman
untuk apa.lagi di tunda 1 bulan......ikut aja kira
..
Masiah Firman
Rasakan raksha .......justru peeselingkuhannmu yg katanya mau lindungi kira .....malah berakibat fatal.......koq bisa sampai setahun hak cari 2 penyelesaian
Masiah Firman
koq ada ya yg suka sm orang sampai segitunya
Masiah Firman
Rasain rakhsa ....... apa pun alasan nya perselingkuhan tdk dibenarkan
Masiah Firman
raksha bodoh..bodoh...bodoh
Masiah Firman
makanya jangan bodoh rakhsa, alasan mau lindungi istri berselingkuh selama setahun, kenapa terlalu lama, dan tdk mencari cara untuk lepas dr situasi ini, dasar bodoh, sy koq gak setuju thour sm karakter raskha, yg kata nya cinta banget . istri, tp menjalin hub .dg cewek lain selama 1 thn sampai. erakhir hub.intim walaupun Krn pengaruh obat
Archies: duuuhhhhh sabar yaaaaa 😆😆
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!