Karina memilih untuk pergi meninggalkan rumah karena tidak mau dijohohkan dengan pria yang tidak Ia sukai.
Johan adalah sahabat baik Karina sejak kecil. Ia menemani Karina pergi ke kota dan rela meninggalkan keluarganya.
Mereka dipertemukan dengan cinta mereka masing-masing, namun mereka tidak ingin berpisah satu sama lain.
Dapatkah mereka mendapatkan kebahagiaan, Sahabat dan Cinta secara bersamaan!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Thrye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
berpamitan
Setelah seminggu,,,,
Sesuai dengan perkataan karina yang akan keluar dari tempat kerjanya yang sekarang. sebelum karina meyerahkan surat pengunduran dirinya, ia sudah menghubungi dewi untuk bertemu untuk membahas pekerjaan yang akan ia lakukan setelah karina berhenti bekerja. mereka berjanji bertemu jam 3 sore di kafe dekat butik.
..............................
pagi hari karina menyerahkan surat pengunduran diri di antar oleh johan., setelah karina masuk kekantornya johan pergi meninggalkannya dan dari dalam kantor ada sepasang mata yang memperhatikam mereka.
"tok tok tok,,,," suara pintu terdengar oleh julian, julian langsung bangun untuk membuka pintu.
"masuk lah,," perintah julian.
baru beberapa langkah karina memasuki ruangan julian langsung memutar tubuh karina dan memeluknya.
"kenapa mas???" karina terkejut.
"kenapa kamu diantar johan?kenapa ngga mau aku jemput kamu?" tanya julian dengan nada sedikit kesal.
"mmmm,, karena kita searah,dan johan juga sekalian berangkat kerja." ucap karina.
"apa tadi kamu memeluk dia?? bagian mana saja yang sudah bersentuhan??" julian melepaskan pelukannya dan menatap wajah karina.
"mas,,, udah lah,, jangan mulai lagi,,,, aku kesini cuma mau ngasih surat pengunduran diri, jadi aku ngga mau ribut cuma gara-gara kamu cemburu ngga jelas kaya gini."tegas karina melihat julian semakin posesive.
"maaaf rinn,,, maafin aku,,, aku cuma ngga rela kamu bersentuhan dengan laki-laki lain,tak terkecuali johan."julian menggenggam kedua tangan karina dan menciumnya secara bergantian.
"suratnya letakkan saja diatas meja,sekarang aku antar kamu pulang." imbuh julian.
"ngga mas,,,, aku mau pamitan dulu sama teman-teman yang ada disini,bagaimanapun juga kita sudah lama kerja bareng-bareng. terus habis ini juga aku sudah janji mau ketemu kak dewi,kamu lanjutin aja kerjaannya ya.,," karina menerangkan dengan perlahan agar julian bisa tenang.
"yaudah,,, kamu boleh pamitan sama mereka,tapi habis itu kamu kembali lagi kesini, aku yang akan antar kamu ketemu tante dewi." perintah julian.
haaaahhhh,,,, karina membuang nafas panjang, ia tak akan pernah menang menghadapi sifat julian yang posesive.
"yaudah,,,, sekarang aku keluar dulu ketemu mereka,kalo sudah selesai aku balik lagi kesni,kalo ngga nanti aku tunggu didepan saja ya,,," ucap karina.
"yaudah,,,hati-hati ya,jangan macam-macam,"tegas julian.
karina hendak melangkah pergi,namun masih ada yang menahannya untuk melangkah.
"massssss,,,,,"ucap karina.
"kenapa sayang???"saut julian.
"kalo tanganku ngga dilepasin gimana aku mau pergi mas???" ucap karina melihat julian yang enggan untuk melepaskan tangannya.
"ohhh,,iya maaf"julian terkejut melihat tangannya yang masih menggenggam tangan karina.
ia pun berbalik dan menepuk keningnya,ia merasa sudah gila karena tak mau jauh dari karina.
karina memeluknya dari belakang, dan membuat julian kembali terkejut "aku harap mas bisa percaya sama aku,jangan berfikir yang macam-macam, nanti aku balik kesini lagi ya,,," karina berbicara dengan berbisik, ia meletakkan suratnya diatas meja lalu keluar meninggalkan julian yang sedang mematung.
ini pertama kalinya karina berinisiatif untuk memeluk julian,karena biasanya wanita itu sangat sulit untuk bersentuhan dengannya.
maka dari itu julian merasa sangat cemburu dengan johan yang bisa dengan bebas menghabiskan waktu bersama wanita yang ia sayangi.
"ahhhh,,,,karina,, kenapa elu ngelakuin itu,,, gue jadi pengen yang lebih rin,,,denger suara kaya gitu jadi pengen meluk elu terus,,,,,acchhhh" teriak julian setelah karina meninggalkannya.
karina pergi menghampiri rekan-rekannya, namun mereka terlihat sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing,jadi ia memutuskan untuk menunggu waktu istirahat untuk berpamitan.
"mas,, aku mau makan siang bareng teman-teman ya,,, jangan nungguin aku" karina mengirimkan pesan kepada julian.
tak lama kemudian julian membalas pesannya yang membuat karina menghela nafas,,,,,,"kalau sudah selesai makan kembali ke kantor dulu,kalo ngga aku yang akan datang kesitu."
"oke,nanti aku kabari lagi yah,, byee" balas karina dan memasukkan hpnya ke dalam tas.
setelah beberapa menit menunggu akhirnya waktu istirahat makan siang pun tiba, karina bergegas menuju pintu keluar untuk menemui teman-temannya.
setelah terlihat beberapa orang yang mulai keluar karina melambaikan tangannya. " haiii,,, mbak-mbak yang cantikkk,," sapa karina dengan senyum cantiknya.
mbak desi, ratih, ika dan putri menghampirinya,,mereka adalah teman yang dekat dengan karina ditempat kerja.
"ehhh rinnn,,, kenapa elu nungguin disini??" sapa salah satu temannya yang bernama ika.
"iya mbak,,, aku kesini mau pamitan sama kalian,makanya hari ini aku ngga masuk kerja." jawab karina.
"elu mau kemana rin??elu sakit?atau mau pulang kampung?" tanya ratih.
"ngga kok,,, aku sudah dapat kerjaan baru dan mulai minggu depan aku bisa mulai bekerja,makanya hari ini aku mau traktir kalian sekalian berpamitan sama kalian semua." tutur karina. "yaudah yuk,,, kita mau makan apa nih??" imbuhnya. mereka berjalan bersama dan saling bercanda menuju tempat makan.
akhirnya mereka memutuskan untuk makan di resto yang dekat dengan tempat kerja. mereka menikmati makan siang yang mereka pesan masing-masing dan perbincangan mereka lebih banyak menanyakan hal-hal tentang karina. karina menjelaskan kepada mereka jika ia akan pindah bekerja ke pusat kota. karena waktu istirahat hampir habis karina mengirim pesan kepada julian,
"mas,,, aku tunggu di resto depan saja ya,,,sebentar lagi mereka balik kerja, tapi jangan masuk kalo mereka belum keluar ya,,hehehe😊" karina mengirimkan pesan untuk julian.
karina tidak memberitahu hubungannya dengan julian, karena takut tersebar kabar yang tidak bagus, itulah yang dipikirkan karina.
saat mereka sedang asyik mengobrol, ada sosok seorang pria asing yang memperhatikan mereka dari ujung ruangan resto tersebut.
"rinn,,, kamu baik-baik ya ditempat kerja yang baru,semoga betah dan sering-seringlah kumpul sama kita ya,,," ucap mbak desi merasa kehilangan.
"iya mbak,,,makasihh ya semuanya sudah baik sama saya selama ini,aku ngga mungkin lupa sama kalian,aku pasti kangen sama kalian."ucap karina meneteskan air matanya.,
melihat karina yang menangis akhirnya mereka juga ikut meneteskan air mata saling berpelukan satu sama lain.
julian yang sudah sampai di resto dan melihat mereka sedang menangis bersama,ia memutuskan menunggu dan duduk di meja dekat pintu. setelah acara perpisahan selesai mereka semua pergi kecuali karina yang tetap tinggal diresto untuk menunggu julian.
sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan,melihat karina sudah sendiri dan hendak menghampirinya,namun saat ia mau melangkah sudah ada sesosok lelaki yang membelai lembut rambut karina dari belakang,lelaki itu mengurungkan niatnya dan kembali duduk di mejanya.
"gue yakin itu pasti karina, tapi siapa laki-laki itu??dimana johan,kenapa mereka ngga bersama??" berbagai pertanyaan keluar dari mulut pria itu dengan wajah yang penuh penasaran sembari memperhatikan karina yang sedang duduk berdua dengan pria yang tidak ia kenali, ia menatap kesal ke arah karina dan menggenggam erat tangannya menahan amarah.
...................................................
mohon dukungannyanya,
like,komen, favorite dan juga vote nya,,,,
dan mohon kritik dan saran jika ada salah kata atau penulisan saya
jangan lupa tinggalkan jejak,,,
terimakasih,,,
semangat berkarya. jgn lupa feedback-nya ya hehe😁🤗🤗
salam dari khilaf Sang CEO
kutunggu kelanjutan boomlike kk di karyaku Who is He, ya😄💕
Saling dukung🌹