NovelToon NovelToon
MAFIA VS PSYCHOPATH

MAFIA VS PSYCHOPATH

Status: tamat
Genre:Action / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ucu Irna Marhamah

Seorang mafia cantik berdarah Jepang yang tangguh dan kuat. Dia bisa menggunakan berbagai macam senjata untuk berkelahi. Dia juga bisa menggunakan tangan kosong untuk menghabisi musuhnya entah itu pria atau wanita yang berani mencari masalah dengannya.


"Berhenti berharap karena sampai kapan pun kau tidak akan pernah bisa memilikiku"


_Shione Hashigawa_


Seorang psychopath kejam tapi tampan dan juga pencinta wanita. Dia akan membunuh siapapun yang berani mencari masalah dengannya. Orang sering menyebutnya predatornya para psychopath.


"Ku pastikan kau menjadi milikku dan akan tetap menjadi milikku! "


_Leonardo Alfa Davidson_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucu Irna Marhamah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

Shione sedang meneliti senjata barunya pemberian Leon G251CRS yang merupakan senapan buatan Rusia yang terbaru.

Kedua tangan mungilnya mengotak- atik senapan itu. Leon menghampiri nya. Dia duduk di kursi didepan Shione.

Shione menoleh. Leon menatap Shione yang masih memegang senjata baru nya itu.

"Kau jadi lebih memperhatikan senapan itu di bandingkan aku" kata Leon.

Shione tersenyum geli. Kemudian menyimpan kembali Senapannya.

"Kau cemburu pada benda hebat ini? " kata Shione dengan nada meledek. Leon mendelik malas kekasihnya itu.

"Senapan atau senjata berat sudah menjadi sahabatku atau mungkin sebagian dari hidupku, sejak usiaku 10 tahun" kata Shione sambil menghampiri Leon kemudian duduk di pangkuan Leon.

"Kau membunuh di usia mu yang kesepuluh? " tanya Leon sambil memeluk pinggang Shione dengan posesif.

"Aku membunuh di usiaku yang ke 15, dimana seseorang sedang mengincarku dan ingin membunuhku.. Ayah ku bilang, jika ada seseorang yang ingin membunuhmu, lebih baik kau bunuh duluan agar kau yang selamat, tentu aku melakukan apa pepatah gila nya itu.

Aku di tekankan untuk menjadi seorang yakuza tanpa hati yang di haruskan membunuh siapa pun yang menghalangi jalanku" kata Shione.

"Aku membunuh di usiaku yang ke 11, setelah aku kenal Rider dan mengetahui apa itu hiburan, aku sering membunuh orang untuk menghibur diriku sendiri" kata Leon.

"Rider benar-benar pengaruh buruk untuk mu ya" kata Shione. Leon tersenyum. "Tapi aku tidak sejahat Rider " sanggah Leon.

"Kita lihat, apa kau bisa membunuhku" kata Shione kemudian mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Leon. Mereka pun berciuman.

Leon mendorong tengkuk Shione agar ciumannya semakin dalam. Shione memeluk leher Leon. Tiba-tiba smartphone Leon berdering. Terpaksa mereka menghentikan aktifitas panas itu.

Leon mengambil smartphone nya. Tertera nama Rider di layar. Dia segera mengangkat panggilan itu.

"Halo Leon" kata Rider di sebrang sana.

"Ada apa Rid? " tanya Leon sambil melirik Shione yang terlihat cemas karena tidak biasanya Rider menelpon.

"Aku butuh bantuanmu, cepatlah kemari, ku mohon" kata Rider di sebrang sana.

"Baiklah! " jawab Leon. Rider mematukan panggilan nya secara sepihak. Leon menyimpan kembali smartphone nya.

"Apa yang terjadi? " tanya Shione.

"Katanya Rider butuh bantuan kita" jawab Leon. "Memangnya apa yang terjadi? " tanya Shione makin terlihat cemas.

"Entahlah, kita butuh jet milik Ed untuk segera meluncur ke Amerika"

♡♥♡♥♡♥♡

Leon dan Shione memperhatikan Rider yang sedari tadi mondar mandir di hadapan mereka.

"Kenapa!! Kenapa orang -orang ku tidak mampu melacak mereka!! " geram Rider.

"Emm, mereka sedang berusaha, aku yakin mereka akan menemukan Aori " kata Leon.

Shione terlihat sedih. "Mafia, kau kan punya koneksi, apa kau bisa membantuku? Kau juga kan sepupu nya " kata Rider.

"Kakakku mengambil alih semuanya, semua koneksiku mendukungnya dan berada di pihaknya, aku juga tidak tahu saat ini dia dimana" jawab Shione.

"Siapa juga yang berani menculik Aori dari mu? Apa kau sudah menyelidiki musuh- musuhmu? " tanya Leon.

"Aku sudah menyelidiki mereka, tidak ada yang mencurigakan, dan memang tidak ada" jawab Leon.

Terdengar suara ketukan hak tinggi pada lantai mansion menuju ke ruangan dimana mereka bertiga berada.

Mereka menoleh. Ternyata Elsa dengan pakaian minim yang menampilkan lekuk tubuhnya yang indah.

"Hai Riddy" Elsa menghampiri Rider kemudian mendekatkan wajahnya akan mencium bibir Rider. Namun Rider sudah lebih dulu beringsut menjauh.

Shione tersenyum penuh kemenangan. Leon mengalihkan pandangannya.

"Kenapa sayang? " tanya Elsa.

"Jangan ganggu aku, aku sedang kesal dan sedang sibuk, pergilah" kata Rider.

"Rasakan jalang! Oh aku senang sekali!! " batin Shione.

"Tapi kan aku ingin menghiburmu di saat kau kesal seperti dulu" kata Elsa sambil bergelayut manja di lengan kekar Rider.

"Lepaskan aku, aku sedang ingin istriku! Bukan wanita lain! " tegas Rider.

Elsa menautkan alisnya. "Ku bunuh saja wanita hamil itu, biarkan saja Shino marah, yang penting aku mendapatkan Rider " batin Elsa.

Elsa menghampiri Leon. "Leon, bantu aku, Rider jahat" gerutu Elsa dengan manjanya sambil memeluk lengan Leon.

Shione membulatkan matanya melihat  kelancangan Elsa. Apa Elsa juga melakukan itu pada Rider didepan Aori? Begitulah pikiran Shione saat ini.

"Hei! Minggir kau jalang! Jangan dekat -dekat dengan Leon! " gerutu Shione sambil mendorong Elsa.

Elsa mendengus kesal. "Memangnya kau siapa nya Leon!! " gerutu Elsa.

"Aku calon istrinya! " jawab Shione.

"Cih! Kau tidak pantas bersanding dengan Leon, kau kan tua! " ledek Elsa.

Shione benar-benar di puncak kemarahannya. Dia melayangkan pukulan nya ke wajah Elsa. Namun dengan cepat, Elsa menangkap tangan Shione.

Shione terkejut. "Dia bisa menahan pukulanku? Waktu itu dia tidak bisa " batin Shione.

Rider mendelik Elsa. "Kau bisa menahan pukulan Shione yang tenaga nya kuli? " tanya Rider.

Elsa melepaskan tangan Shione kemudian kembali bersikap biasa- biasa.

"Emm i..iya, tentu saja aku berlatih aku kan cantik, bagaimana jika ada yang ingin menyakiti ku? " jawab Elsa dengan gaya feminimnya. Leon menggeleng sambil menghela napas berat.

"Oh ya, Riddy, memangnya kemana istrimu pergi? " tanya Elsa pura-pura  tidak tahu.

Shione menggeleng pada Rider seolah mengatakan jangan beritahu Rider menghela napas berat.

"Dia.. Dia memang sedang tidak disini " jawab Rider. Elsa menaikkan sebelah alisnya.

"Dia meninggalkanmu? " ledek Elsa. "Dia tidak meninggalkanku! " jawab Rider.

"Kenapa tidak kau ceraikan saja dia, aku lebih baik dari dia dan yang pasti aku tidak akan meninggalkanmu" kata Elsa. Shione benar-benar geram mendengar ocehan gadis yang satu itu.

"Berhenti mengatakan itu Elsa! Sekarang dia istriku! Dia milikku dan aku miliknya! " bentak Rider.

Elsa mendengus kesal kemudian berlalu pergi. Shione beranjak dari tempat duduk nya. "Muffin kau mau kemana? " tanya Leon.

"Mencari Aori, memangnya kau pikir apa lagi" gerutu Shione tanpa menoleh sedikit pun.

Leon menyusulnya. Sementara Rider masih terlihat murung dan cemas.

Elsa memasuki mobilnya namun lengannya dicekal Shione.

"Apa-apaan kau?! " bentak Elsa.

"Kenapa kau mengejar Rider? Kau kan sudah tahu kalau dia sudah menikah, apa kau tidak punya malu! " bentak Shione.

"Hah! Dia milikku, sebelum sepupu mu itu mengenalnya, Rider adalah milikku! " jawab Elsa sarkas.

Shione mengerutkan dahinya. "Darimana kau tahu kalau aku sepupu nya? Aku tidak memberitahumu, Leon dan Rider juga tidak mungkin membertahumu" selidik Shione.

Elsa membelalak, dia keceplosan. "Emm, aku kan bekerja sama dengan kakakmu, mana mungkin aku tidak tahu, dia sering menceritakanmu" kata Elsa kemudian menarik kembali lengannya dan memasuki mobilnya.

"Jangan ganggu aku" kata Elsa kemudian melajukan mobilnya menjauh dari pelataran mansion Rider.

♡♥♡♥♡♥♡

Leon dan Shione membuntuti mobil Elsa. Leon yang menyetir dan Shione yang menatap tajam mobil di depannya itu.

"Semua CCTV di mansion Rider tidak berfungsi, Rider tidak menemukan jejak sedikitpun kurasa kita berhadapan dengan ahlinya" kata Leon.

Shione menoleh menatap Leon. "Mungin begitu, kita harus menemukan Aori secepatnya, aku takut dia dan anak yang yang di kandungnya dalam bahaya" kata Shione.

"Iya, aku tahu"

♡♥♡♥♡♥♡

Elsa memasuki kantornya. Semua bawahannya bungkuk hormat kepada nya. Dengan arogannya, Elsa memasuki ruangan nya kemudian duduk di kursi kebesarannya.

2 sekretarisnya memasuki ruangan tersebut. "Permisi Nn. Elsa, Tn. Shino akan menemui anda dalam waktu 14 menit dari sekarang " kata asisten yang negroid.

"Apa kalian sudah menyiapkan ruangan? " tanya Elsa. "Sudah " jawab mereka berdua serempak.

"Bagus! " kata Elsa.

"Nn. Elsa, ada laporan keuangan hari ini" kata sekretaris yang kaukasoid sambil memberikan sebuah map.

Elsa menerimanya kemudian membaca isinya. "Hmm, kita rugi 12 dollar, apa yang terjadi? " tanya Elsa.

2 sekretaris nya saling pandang, mana mungkin rugi segitu masih di permasalahkan? Pikir mereka.

"Emm, anda bisa menanyakan nya langsung pada pemeriksa keuangan" jawab sekretaris nya.

"Baiklah, panggil dia" kata Elsa. Terdengar pintu di ketuk. "Masuk" kata Elsa. Salah satu pegawainya memasuki ruangan.

"Nn. Elsa, Tn. Hashigawa sudah memasuki ruang rapat " katanya. "Apa? Secepat ini? Katanya 14 menit lagi? Sungguh tidak tepat waktu " kata Elsa sambil mendelik kedua sekretaris nya yang kemudian menunduk.

Elsa pun beranjak dari duduknya. Dia menuju ke ruang rapat. Disana sudah ada Shino dan orang -orang nya Shino.

"Selamat pagi Elsa"

"Ini sudah siang Shino"

"Itu kau tahu, lalu kenapa kau terlambat"

"Ini kantor ku, jadi ya terserah diriku, kau hanya klien disini, dan kedua sekretaris ku bilang, kau akan datang dalam waktu 14 menit, tapi nyatanya kau datang kesini jam segini"

"Ya, aku tahu, aku yang salah mengatakan itu, aku mau rapat ini cepat selesai dan aku kembali ke tempat ku menikmati hari- hari ku dengan calon istriku "

Tanpa mereka sadari, Shione dan Leon sedang mengawasi mereka di loteng dimana ada saluran udara untuk mengintip kegiatan mereka.

"Calon istri? Jadi kak Shino akan menikahi kekasihnya? " batin Shione.

"Oh iya, wanita itu " kata Elsa kemudian memulai rapatnya.

Leon dan Shione saling pandang.

♡♥♡♥♡♥♡

By

Ucu Irna Marhamah

1
Manti
hallo kaka mau tanya.judul novel yg nama cewek nya catrinee cowok nye satu psiko n mafia apa ya. terimakasih
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
Seperti nya Bagus Nich.. Women Mafia
LoVina Azwar
ooiooi..
juni
👍👍
Yuni Verro
lumayan
Oi Min
Happy wedding
Oi Min
Ed paksa Rachel pasti.....
Oi Min
Apa Rider???
Oi Min
Wkwkwkwk...... Apa itu ciuman pertama Shione??
Oi Min
Bner2 cocok Leon ma Shione..... Sengklek
Oi Min
Mereka bertiga tdk di ragukan lagi..... Bner2 keturunan tuan Davidson...... Pada jdi casanova pecinta wanita
ssyareyys_
Thor bikin cerita Eduardo sama Rachel dong, penasaran 😢
Sisca Wilujeng
mampir kak...
" Ira_W "
baru tau ternyata di novel ini psikopat adalah pekerjaan bukan penyakit
tapi sumpah akuh ngakak so hard 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ada ya orang mau di culik nego dulu di kasih makan ngak terus ada anak durhakim bapaknya mati di bunuh malah seneng banget sampe mau ngucapin terima kasih sama yang ngebunuh dasar keluarga lawak🤣🤣🤣🤣
" Ira_W ": kok bisa gitu ya
total 2 replies
Kurnit Rahayu
NP g mnta bantuan carren z
Kurnit Rahayu
Eduardo kyax lbih2 dr Leon.eduardo pas bnget peran psychopat.puny kpribadian ganda pandai mnyembunyikan sifat yg stuy gr.kw Leon g pantes masa psycophat Ampe ngmong ke orng2.
Kurnit Rahayu
wajah Itali m Jepang udh ky jarak jkrta bogor
Rhenii RA
bacanya ngos-ngosan 😑
Ita Imus
sepertinya bagus
Mutiara Wati
suka biar lain ibu tetap akur dn saling sayang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!