NovelToon NovelToon
Naik Ranjang.

Naik Ranjang.

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:605.2k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Tidak terpikirkan oleh Qiana, pernikahannya dengan Edwin yang kurang tiga bulan lagi akan dilaksanakan, terpaksa gagal.

Lantaran, Quinsha adik Qiana mengalami pendarahan paska melahirkan anak pertama. Quinsha pun menghembuskan napas terakhir. Namun, sebelum meninggal, ia menitipkan surat kepada orang tuanya agar Danial suaminya menikahi kakak kandungnya itu. Quinsha yakin hanya Qiana sang kakak yang mampu merawat anak yang baru tiga jam dia lahirkan.

Pada akhirnya pernikahan kakak dan adik ipar yang tak lain Qiana dan Danial pun terpaksa dilaksanakan.

Apakah pernikahan mereka akan bahagia? Padahal cinta Danial sudah terpatri untuk Quinsha, begitu juga dengan Qiana sangat mencintai Edwin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Naik Ranjang. Bab 21

"Maaf Ma, aku baru kesini" sesal Qiana ketika mertuanya protes, walaupun menyambut dengan hangat. Lantaran setelah menikah, Qiana sama sekali belum berkunjung. Sebab, masalahnya dengan Danial datang bertubi-tubi hingga sampai melupakan yang satu ini.

"Sudahlah, ini salah suami kamu juga, kenapa nggak ngajak kamu kemari" Halina melirik Danial yang sudah ngobrol dengan Azhari.

"Kok aku sih, Ma. Salahkan menantu Mama dong. Dibilangin jangan kerja ngeyel," Adu Danial merangkul pundak Qiana yang duduk di sebelahnya.

Halina senang sekali kala melihat Danial mesra pada Qiana. Mengingat ketika hendak menikah Danial menolak dengan tegas.

"Cucu nenek ikut yuk," Halina mengantar cucunya ke kamar, diikuti Qiana dan baby sitter. Hanya tinggal berdua Danial bersama Azhari melanjutkan berbincang-bincang.

"Kamu tidak boleh melarang istri kamu mengembangkan usahanya Danial. Qiana itu wanita yang pekerja keras, mau sampai ke tahap sekarang, bukan suatu hal yang mudah. Jadi... intinya Qiana itu bukan seperti almarhumah Quinsha. Jangan kamu patahkan semangatnya hanya karena kamu iri," Nasehat papa Azhari panjang lebar, agar jangan mengekang Qiana.

"Siapa yang iri sih, Pa," Bantah Danial. "Lagian, Papa tahu darimana?" Danial heran, mengapa papanya lebih tahu tentang Qiana, daripada dirinya.

"Kamu ini, jadi penguasa itu jangan hanya mbulat di lingkungan usaha kamu sendiri. Qiana tuh contohnya, Dia banyak belajar dan mencari pengalaman bukan hanya dari satu pengusaha," papar Azhari. Qiana sudah merintis usaha sejak usia 22 tahun, selama 5 tahun itu Azhari sering bertemu ketika Qiana me-lobi banyak perusahaan.

"Kamu pasti tidak tahu bukan? Dulu. Papa itu berniat menjodohkan kamu dengan Qiana, tetapi karena kamu sudah menjalin hubungan dengan Quinsha, bagi Papa tidak masalah"

Danial menoleh cepat, kaget dengan penuturan papanya. Mereka tidak tahu, jika di balik lemari pajangan, Qiana mendengarkan. Ia lihat jam di lengan sudah saatnya berangkat, terpaksa mendekati Danial.

"Sudah siang Bang" Qiana pamit Papa Azhari, kemudian berangkat ke bandara diantar Zahra yang hanya menunggu di mobil.

***************

Tiba di negara yang di tuju, tidak membuat tubuh Qiana kedinginan seperti yang dikatakan Danial. Ia mengedarkan pandanganya, walaupun hanya disorot lampu-lampu ketika baru tiba di bandara LA, tetapi cuaca cerah. Cuaca memang sangat mendukung. Qiana mendongak memandangi langit biru di atas sana. Menunggu Danial yang tengah turun belakangan dari pesawat, sambil menarik dua koper.

"Punyaku biar aku sendiri yang bawa, Bang" Qiana hendak memegang koper, tetapi rupanya Danial mencegah.

"Tidak usah" Jawabnya lalu menarik koper dengan tangan kanan dan kiri.

Dingin kan? Kamu nggak membawa jaket?" Tanya Danial. Padahal Danial sudah berpakaian rapat, sampai kepala pun ditutup. Tetapi Qiana hanya mengenakan kaos. Bukan Danial tidak tahu keadaan di tempat itu saat ini, tetapi karena dini hari baru tiba tentu saja mengantisipasi.

"Sebenarnya tidak terlalu dingin juga sih Bang! Sama seperti di puncak kok. Abang saja yang lebai, sampai memakai pakaian seperti itu. Serem ih!" Ledek Qiana, nerocos sampai Danial menutup telinga.

"Oh iya, terus apa alasan Abang, sebelum berangat kemarin aku di suruh periksa ke Dokter?" Qiana tanyakan ini sudah dua kali tetapi tidak ada jawaban yang meyakinkan, maka merasa aneh saja.

"Jangan bawel! Nanti aku tinggal loh," Seloroh Danial.

"Tinggal saja! Siapa takut," Jawab Qiana. Memang sudah kebiasaan pasutri itu, nggak hanya di Indonesia, di tempat ini pun selalu saling mengolok-olok.

Tidak bicara lagi Danial membuka koper milik Qiana mencari jaket. Namun, sebelum menemukan benda tersebut, Danial mengulum senyum mengangkat pakaian keramat milik Qiana.

"Yang ini sudah pakai belum?" Danial angkat penutup dada itu menunjukkan kepada Qiana.

"Somplaaakk... astagfirullah..." Lirih Qiana, di telinga Danial gemas, menarik pakaian dalam itu, kemudian memasukkan kembali ke koper setelah menggeplak pundak Danial.

Danial terkekeh, padahal Qiana malu kepada orang-orang yang baru saja turun dari pesawat yang sama.

"Biar aku saja yang mencari jaket" Qiana membungkuk di depan Danial yang masih posisi jongkok tidak sengaja netranya menangkap bamper montok di dada Qiana, lantaran kaos yang Qiana kenakan longgar. Danial hanya bisa menelan saliva.

Cepetan Qin, biar cepat sampai hotel. Sudah kebelet ini" Danial pun segera berdiri tidak mau lama-lama di tempat itu, lantaran bamper mengalahkan kwarasannya.

"Abang mau ke toilet?" Qiana melirik Danial yang sudah hendak masuk ke dalam bus yang akan mereka tumpangi menuju hotel.

"Nggak. Kamu mau?" Danial balik bertanya. Keduanya saling melirik.

"Katanya kebelet pipis." polos Qiana. Danial tertawa di tahan, hingga hidungnya kembang kempis.

Obrolan berhenti, karena bus pun sudah datang. Mereka numpang bus tersebut ketika melewati hotel yang sudah Danial pesan, kemudian turun.

Qiana terkesima ketika tiba di hotel tampak romantis dan mengutamakan privasi dan fasilitas, bukan hanya hotel pada umumnya.

"Berapa satu malam menginap di hotel ini Bang?" Qiana tentu sudah bisa mengira-ngira harga hotel tersebut, jika dia bertanya hanya untuk memastikan saja.

"Senang nggak tempatnya?" Tanya Danial sambil meletakkan koper di pinggir lemari. Bukan menjawab pertanyaan Qiana.

"Abang itu kalau ditanya suka mengalihkan," Dengus Qiana.

"Sudahlah... jangan ngajak debat terus," Sahut Danial lalu membuka jaket sebelum ke kamar mandi.

"Ih dasar... pria nggak ada lembut-lembutnya pisan," Monolog Qiana. Ia pun membuka tas hendak mandi. Sesuai rencana hari ini akan dia gunakan untuk istirahat, besok baru mulai jalan-jalan.

Sambil menunggu Danial selesai mandi, Qiana menghubungi baby sitter, menanyakan tentang Nazran. Tetapi hingga lelah menunggu Danial tak kunjung ke luar.

"Duh, lama banget ya, mau pipis lagi,"

Karena tidak sabar, Qiana mengetuk pintu. "Bang... ngapain di kamar mandi lama banget..."

Ceklak!

Pintu pun akhirnya di buka, seketika tangan Qiana di tarik Danial ke dalam lalu menguncinya dari dalam.

"Aaagghhh... somplaaakk..." Qiana berteriak lalu menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan. Lantaran mata sucinya ternoda oleh anggota tubuh Danial, yang polos tanpa sehelai kain pun.

...~Bersambung~...

1
Jumi Eko
Bagus
antha mom
happy ending ceritanya 👍👍👍👍👍👍👍
antha mom
terimakasih thor ceritanya bagus 👍
antha mom: sama sama
total 2 replies
antha mom
ini mah benar benar somplak mas duda nya 🤣🤣🤭
Aqella Lindi
klau bisa GK usah deh nikah SM ipar biar wasiat,
Asmawati Wati
tinggalkan aja danial nya qiana, menikah dg edwin, lelaki tak punya adab dan etika
Asmawati Wati
kasihan edwin pacarnya qiana
LENY
KEREN BAGUS CERITANYA SINGKAT PADAT HAPPY ENDING 👍👍
LENY
KEREN CERITAMU THOR SUKA BACANYA ❤👍👍
LENY
YA AMPUN TERNYATA TUA BANGKA SINGGIH BUKAN EDWIN 6G JAHAT AMPUN DEH🙈😡
LENY
DUH SMG TERTANGKAP ORANG JAHAT INI.
LENY
QIANA INI DGN TINGKAHNYA BIKIN SEMUA ORANG KHAWATIR. PASTI MENYELIDIKI EDWIN SENDIRI DUH 🙈
LENY
QIANA INI BIKIN SUAMI KHAWATIR TERUS TERLALU MANDIRI APA2 DIKERJAIN SENDIRI TAKUTNYA DLM BAHAYA
LENY
KAN BENER DUGAAN EDWIN SI CULAS JAHAT MELAKUKAN CARA KOTOR UNT MENJATUHKAN DANIAL
LENY
DUH SIAPA LAGI INI YG JAHAT SIRIK SAMA DANIAL
LENY
DUH TAKUT NYA QIANA DIPERKOSA LAGI ADUH😥
LENY
DASAR DANIAL GAK ADA ADAB GAK ATTITUDE SDH DITOLONG TAPI BUKAN TERIMA KASIH MALAH KASAR BEGITU😡
LENY
Jgn terlalu ketus kamu DANUAL MEMANG QUINA SUKA MENIKAH SAMA KAMU. KRN WASIAT AJA LAGIAN DIA SDH PUNYA KEKASIH BERKORBAN DEMI ADIK DAN KEPONAKAN YG MASIH BAYI😥
Vera Wilda
Terima kasih Thor ❤️
Vera Wilda
Daniel2 istri elu d bawa k acara apaan itu ada2 aja elu Daniel ….
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!