NovelToon NovelToon
Skandal Dengan Pacar Bos

Skandal Dengan Pacar Bos

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Percintaan Konglomerat / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:113.7k
Nilai: 5
Nama Author: Gresya Salsabila

"Kau tangan kananku. Apa yang kau lakukan dengan kekasihku?"

"Maaf, Tuan, saya dan Anne saling mencintai. "

Raksa Saskara tak bisa mengelak saat skandalnya diketahui oleh atasan—Nero Morvion. Raksa sadar, segala perbuatan memang ada konsekuensi yang harus diterima, termasuk selingkuh dengan Keanne Syahira Dirgantara—calon tunangan Nero.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gresya Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jebakan yang Sempurna

"Dia pengkhianat yang sebenarnya, Nero! Dia memacari kekasihmu dan sekarang menjebakku!"

"Aku melihat sendiri bagaimana mesranya dia dengan Anne ketika berada di Sanur!"

"Kamu jangan mau dibodohi dia, Nero! Lepaskan aku! Dia pengkhianat yang sebenarnya!"

Chandra terus berteriak ketika melihat kehadiran Nero di kantor polisi, karena satu-satunya hal yang bisa menyelamatkan dirinya saat ini hanyalah kepercayaan dari Nero.

"Kita pernah menjadi rekan ... tak kusangka kamu bisa berkhianat. Memalsukan data perusahaan dan menyebarkannya, lalu mencuri data produkku untuk kepentingan pribadimu. Kamu benar-benar licik, Chandra!" Alih-alih percaya, Nero justru makin geram dengan Chandra.

"Aku dijebak, Nero. Sekretarismu itulah dalang di balik semua ini. Dia yang memberiku data-data dari perusahaanmu! Dia ingin kamu hancur, agar bisa leluasa menjalin hubungan dengan Anne. Kamu jangan bodoh, Nero! Kamu sedang dipermainkan olehnya!" sahut Chandra dengan intonasi tinggi.

Dia sangat emosi, bahkan napasnya sampai naik turun tak karuan. Bagaimana tidak, dia telah diperdaya oleh Raksa, seseorang yang statusnya hanya sekretaris.

"Kamu tidak usah banyak bicara! Aku yang lebih mengenal Raksa dan Anne. Sekarang ... kamu pertanggungjawaban saja perbuatanmu!"

"Kamu akan menyesal kalau tidak mempercayaiku, Nero! Lihat di ponselku, bagaimana aku dan Raksa berinteraksi. Bahkan, ini tadi kami akan minum bersama untuk merayakan kehancuranmu!" jawab Chandra. Secara tidak sadar, dia telah mengakui perbuatannya.

Raksa pun memanfaatkan kesempatan itu untuk membuka suara. "Jadi benar kan, memang Anda yang merencanakan semua ini? Buktinya, Anda mau merayakan kehancuran N&M."

Chandra tak bisa lagi berkilah. Dia telah terjebak oleh jawabannya sendiri. Sekarang, justru polisi yang mengambil ponsel Chandra dan memeriksanya. Benar seperti kata Chandra, di sana banyak riwayat pesan antara dirinya dengan nama kontak 'Raksa'. Tampak jelas pula bahwa dalam percakapan itu, ada kerja sama antara Raksa dengan Chandra.

"Itu bukan nomor saya," ujar Raksa sambil mengeluarkan ponsel yang dia bawa. Di sana terbukti jelas bahwa nomor tersebut memang berbeda dengan miliknya.

Chandra makin geram. Dia merutuki kebodohannya sendiri, yang kala itu mau saja beralih pada nomor Raksa yang baru, yang katanya lebih privasi. Chandra tak pernah menyangka bahwa akhirnya akan menjadi perangkap untuknya.

"Sebelum Anda terus-terusan menuduh saya, lebih baik Anda jelaskan dulu tentang ini." Raksa kembali bicara, seraya meletakkan lembaran foto yang menampilkan gambar Chandra bersama Joan—mantan manajer keuangan di N&M, yang sudah resign sekitar satu bulan yang lalu. Di dalam foto tersebut, Chandra dan Joan tampak berbincang akrab, seolah sedang membicarakan sesuatu yang menarik.

Wajah Chandra pias seketika. Antara dirinya dengan Joan memang pernah ada kerja sama. Sayangnya, hanya keuntungan uang yang dia dapat, bukan kesempatan mendongkrak perusahaan seperti yang ia gadang-gadang.

Namun, dalam bentuk apa pun kerja sama itu, sangat tidak baik jika Raksa berhasil mengungkapnya. Bisa-bisa keterlibatan Raksa dilimpahkan kepada Joan.

"Dia adalah sekretarisnya Nero yang sudah bertahun-tahun mengabdi. Harusnya aku bisa menebak dari awal selicik apa dia," batin Chandra dengan mulut yang mengatup rapat.

Sudah tak ada lagi pembelaan yang bisa ia lakukan. Foto-foto Raksa yang sedang bermesraan dengan Anne pun sudah dia hapus, bersamaan dengan data-data perusahaan N&M yang diserahkan oleh Raksa pada malam itu. Mulut Raksa begitu lemas dalam berbicara, setiap kalimatnya terlontar manis, sehingga dirinya percaya seratus persen.

Karena Chandra sudah bungkam, Nero bergegas pergi dan menyerahkan semuanya kepada polisi. Raksa pun mengikuti di belakang Nero, dengan perasaan yang sangat puas karena berhasil menyingkirkan satu pengganggu.

Ya, kasus yang menjerat Chandra cukup berat. Selain penipuan dan pencemaran nama baik, dia juga terjerat kasus plagiat. Data produk yang ia berikan kemarin, sebenarnya sudah lulus verifikasi dari badan pengawas, dan tinggal launching saja. Lantas, Chandra dengan tiba-tiba mendaftarkan data yang serupa dengan mengklaim bahwa itu miliknya. Sama saja dengan bunuh diri.

"Seperti kecurigaan saya tempo hari, Tuan, ada seseorang yang berdiri di belakang Joan. Dan tampaknya, Chandra-lah orangnya," ucap Raksa ketika sudah tiba di samping mobil. Pelan-pelan ia terus meyakinkan Nero bahwa dirinya tidak terlibat apa pun.

Nero sendiri, hanya mengangguk-angguk saat mendengar itu. Sebelum Joan resign, Raksa memang pernah mengatakan hal serupa—ketika melihat penyelewengan dana yang dilakukan Joan dalam setiap bulan. Waktu itu Nero sengaja diam karena jumlahnya tidak seberapa, apalagi tak lama kemudian Joan malah memilih resign. Raksa pula tak banyak membantah. Ia ikuti saja apa keputusan Nero kala itu.

Namun, lain hal dengan sekarang. Saat mencari celah kesalahan Chandra, dia mengetahui bahwa dulu Joan pernah berniat buruk pada N&M.

Dia bekerja sama dengan Chandra guna menjatuhkan Nero. Sayangnya, kerja sama itu gagal karena kuasanya di perusahaan terbatas, sehingga tak bisa melakukan apa yang diperintahkan oleh Chandra. Mungkin karena tak berhasil menjatuhkan Nero, makanya dia menyelewengkan dana perusahaan guna mencari keuntungan yang lain.

"Tapi ... kenapa Chandra bisa menuduhmu selingkuh dengan Anne? Katanya kamu bermesraan dengan Anne ketika ada di Sanur. Apa saat itu kalian ke sana dan bertemu dengannya?" tanya Nero setelah terdiam dalam beberapa saat.

Raksa menarik napas panjang. "Sebenarnya ... ini, Tuan."

Seiring kalimat yang keluar dari bibirnya, Raksa juga menunjukkan layar ponsel, yang mana sedang menampilkan gambar dirinya dengan Anne—ketika jalan bersama sambil dirangkul.

Bersambung...

1
neni onet
Nero pasti ga nidurin, dia pasti cuma drama dan akhirnya akan benar2 jatuh cinta 😄
neni onet
jangan bilang Raina diperk*s* sama Nero🫣
neni onet
baru kali ini aku mendukung perselingkuhan, bermainlah yang rapi biar reader ga senam jantung 😄
Erni Fitriana
thot keren karyamy😘😘😘😘
Erni Fitriana
paati topeng y thor raina n nerro
Erni Fitriana
aku percaya sama thor...👍🏾👍🏾👍🏾
Erni Fitriana
walahhhh...kenapa raaa???
Erni Fitriana
apakah brtan bisa dipercaya sa????
Erni Fitriana
raksa..salut abang yg sangat cinta n kasih terhadap adiknya...
Erni Fitriana
poor raina.....author baik banget udah mau bikin buku khususan nero-raina...love u author😘😘😘
Erni Fitriana
nero...pada saat raina sadar n sdh pintar..giliran kamu gantian junhkie baluj ngwjar cinta raina...inhat kata" raimon
Erni Fitriana
😔😔😔😔😔😔berasa sedihnya sape ke reader's saaaaa
Erni Fitriana
neroooooooo😡😡😡
Erni Fitriana
thor ceritamu😘😘😘😘😘😘😘😘
Erni Fitriana
sekecil apa ra???
Erni Fitriana
raina😫
Erni Fitriana
jodoh ditangan author raaa
Erni Fitriana
RAINA SAAAAA....RAINAAAAA
Erni Fitriana
aduh raina😖😖😖😖
Erni Fitriana
aduhhhhhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!