NovelToon NovelToon
Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Cinta Tersembunyi Untuk Sang Penguasa

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:980.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sucii Amidasari

Novel ini Lanjutan dari Novel Identitas Tersembunyi Nona Xabara,
Apa jadinya jika seorang Gadis cantik jatuh Cinta pada seorang Penguasa yang pernah menyelamatkan hidupnya, Ia berpura-pura lemah demi ditolong lagi oleh sang Idaman hati dan bisa dekat dengannya.
Carrina Carol di tawan oleh seorang Psikopat yang terobsesi pada nya selama bertahun-tahun lalu Herdian Roxab Maldev menyelamatkannya padahal Carrina tidak selemah itu sehingga tidak bisa kabur.

bagaimana kisah Cinta Carrina Carol dengan Tuan Muda An si Penguasa Maldev yang di Idolakan banyak kalangan Wanita?
jangan Lupa Like dan Favoritkan ya??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sucii Amidasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

malu

.

.

.

Rop pun diletakkan di punggung Egy lalu An membantu Egy untuk berdiri.

"Tuan bagaimana dengan perempuan itu?" tanya Egy melihat ke arah Carrina yang terus saja memijit kakinya yang memar itu.

"aku akan bawa dia ke Rumah Sakit sama seperti Rop." jawab An.

Egy pun menganggukkan kepalanya lalu berjalan duluan dari An menunggu An di depan Lift saja nanti sebab butuh akses membuka Lift bawah tanah itu.

An berjongkok didepan Carrina yang kaget menatap An, "tidak kuat berdiri?" tanya An dengan wajah datar.

Carrina menganggukkan kepalanya, "se-sepertinya tulang kakiku bergeser." cicit Carrina.

An melihat wajah Carrina dengan jelas kelihatan sebab penutup wajah yang Carrina kenakan sudah basah keringat, An tidak tergila-gila perempuan cantik tapi satu yang Ia pikirkan kalau Carrina Carol yang dulu Ia lihat tidak sama dengan Carrina yang sekarang.

"aku akan menggendongmu." kata An lalu tangannya memegang bawah lutut Carrina dan punggung Carrina.

Carrina merasa berdebar dengan sentuhan An hatinya mengumpat tidak terima perasaannya itu yang bisa saja membuat An tau dengan Perasaan tersembunyinya selama 10 tahun ini.

An menggendong Carrina lalu melirik Carrina yang memegang penutup wajahnya yang basah membuat gadis itu tampak malu sebab sudah terbiasa menutupi wajahnya dari siapapun kecuali Lancord.

"penutup wajahmu sudah basah, bersembunyilah di leherku." kata An dengan tenang.

Carrina terhenyak lalu wajahnya pun mendekat ke leher An, Ia bisa mencium aroma tubuh An yang semakin membuat degup jantung Carrina berdebar kencang.

"ak-aku gu-gugup ma-maafkan aku jan-jantungku berisik." cicit Carrina.

An diam saja sambil membawa Carrina melewati lorong sepi sampai tiba didepan Lift dimana Egy menunggunya pun meletakkan Kartu Akses ke Lift barulah Lift itu terbuka.

sepanjang jalan mata indah Carrina melihat kebelakang membuatnya merasa di dalam mimpi sosok yang selama ini Ia harapkan datang membawanya pergi memang benar-benar datang, tidak sia-sia selama ini Carrina bersabar dan menurut apapun perintah Lancord walau hatinya terus meronta-ronta ingin melarikan diri.

An membawa masuk Carrina di Mobilnya tepat dibelakang sementara Egy menyetir dengan Rop disamping Egy, Egy pun meminta izin pada An untuk melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi sambil melirik ke arah Carrina yang memegang wajahnya sendiri seolah tidak percaya diri dilihat oleh lelaki.

"aku akan menjaganya." kata An membuat Egy mengangguk sedangkan Carrina melihat ke arah An dengan tatapan tidak percaya bahwa An akan mengatakan hal seperti itu.

Carrina seketika memekik merasakan kendaraan melaju kencang dengan santainya An menutup bibir Carrina yang menjerit, alhasil Carrina memegang lengan An dan meremasnya dengan wajah kian memucat saking takutnya Carrina. An cuek saja tangannya dipegang oleh Carrina yang jelas ketakutan asalkan jangan berisik saja.

setibanya di Rumah Sakit,

An menggendong Carrina sedangkan Rop dibawa dengan Brankar Rumah Sakit dibantu oleh Egy yang mendorong Brankar Rop.

"bertahanlah Rop..?" pinta Egy yang dibalas kekehan pelan oleh Rop sebab Ia tidak merasa sakit parah sehingga Egy bersikap seolah Rop sedang punya penyakit parah yang bisa merenggut nyawanya saja.

"Tuan biar saya yang mengurus Rop, Tu-Tuan..? hmm?" Egy melihat ke arah Carrina yang menyembunyikan wajahnya di leher An bahkan terlihat sekali Carrina gugup dikeramaian.

"hmm!" jawab An lalu pergi ke dokter darurat (UGD).

An mendaftarkan Carrina ke Suster yang cepat sekali membantu An lalu mengantarkan An ke Ruang tertutup kelas VVIP sebab An sudah tau kalau Gadis yang Ia gendong ini takut dengan keramaian mungkin karna sudah terbiasa di kurung seorang diri dalam sangkar emas jadi ketika bebas merasa asing dan takut.

"dokternya bisakah perempuan?" tanya An ke Suster yang mengantarkannya ke Ruangan VVIP.

"Ehh? Pe-Perempuan? do-dokter Perempuannya sedang Operasi Tuan Muda, Tuan Muda bisa terlalu lama menunggu."

"lakukan apapun tapi yang memeriksanya harus perempuan." kata An serius membuat suster itu segera menurutinya.

Siapapun akan salah faham dengan maksud An yang ingin dokter perempuan memeriksa Carrina mengira An cemburu atau Posesif pada gadis itu padahal An hanya mengerti kondisi Carrina yang sangat malu serta tidak nyaman di lihat Pria lain.

An hendak keluar lalu Ia terhenti ketika baju kaus belakangnya di tarik oleh Carrina, An menolehkan kepalanya ke Carrina yang gelisah berada di Ruangan itu.

"aku hanya mencari air putih untukmu, aku akan kembali." kata An dengan wajah datar tapi Carrina malah menggeleng-geleng tidak mau ditinggal.

An menghela nafas lalu menarik kursi di sampingnya dan duduk disana, Carrina memegang ujung kaus lengan pendek An seolah tidak mau An pergi.

.

beberapa saat kemudian,

Dokter perempuan datang dengan baju Operasi meminta maaf pada An membuat seorang Penguasa menunggunya dan An tidak mempermasalahkan hal itu karna Dokter berperan menyelamatkan nyawa Orang bukan bersenang-senang.

"kakinya bengkak." kata An menunjuk kaki Carrina.

Dokter Is melihat Kaki Carrina pun terkejut, "kenapa bisa separah ini?"

Dokter Is segera memerintahkan Suster untuk mengambil segala perlengkapan dan Ia memberi pilihan pada Carrina untuk menahan rasa sakit atau pilih Operasi sebab tulang kaki Carrina memang bergeser dan akan sangat sakit jika terus dibiarkan.

"tahan saja..!" jawab Carrina yang mengerti metode ditahan maksud Dokter Is.

Dokter Is memegang kaki Carrina lalu memutarnya pelan sedangkan Carrina meremas seprei tempat tidurnya melihat arah lain, An melirik saja Carrina yang cemas cuek saja.

"akkkhhhh!!" jerit Carrina yang langsung dibungkam oleh An dengan tangannya.

Carrina meremas lengan An yang membungkam mulutnya sehingga para perawat dan dokter Is tersenyum melihat kemesraan pasangan itu padahal mereka tidak punya hubungan apapun hanya mereka saja yang salah faham.

"tulang kaki Nona sudah kembali ke posisi yang benar Nona, saya harap Nona tidak memaksa kaki Nona untuk bergerak selama 2 hari." pinta Dokter Is.

"ba-baik dokter, te-terimakasih." ucap Carrina yang belum juga melepaskan penutup wajahnya tapi para Suster dan Dokter Is yang melihat mata Carrina sangatlah indah jelas mereka menebak Carrina pasti sangat cantik.

Dokter Is pamit ke An yang mengangguk lalu tinggallah An bersama Carrina saja di Ruangan itu, hanya keheningan saja tanpa ada pembicaraan apapun.

"ak-aku be-belum terbiasa di keramaian." cicit Carrina.

An melirik ke Carrina tapi tidak membalas apapun hanya diam saja.

"Tu-Tuan aku tidak punya apa-apa, bisakah kita Keluar saja? ak-aku tidak punya uang untuk membayar tagihan Rumah Sakit." cicit Carrina.

"kau akan dirawat disini selama 2 hari, aku tidak akan kabur dari tanggung jawabku menyembuhkan kakimu itu jadi tidak usah takut." kata An akhirnya mengeluarkan suara.

tiba-tiba perut Carrina berbunyi membuat An melihat ke perut Carrina lalu wajah Carrina yang sangat memerah sebab An bisa melihat bagian wajah Carrina yang sangat merah jadi menebak Carrina pasti sangat malu.

"aku akan beli makanan untukmu." kata An dengan wajah datarnya itu bangkit dan pergi dari Ruangan Carrina.

.

.

.

1
🧟‍♂️🧟‍♂️
terlalu alay karakter sean jadi muak baca bab sean sama ana
🧟‍♂️🧟‍♂️
mendekati tamat kah bru unboxing, terlalu banyak menye2 nya sampai di bab ini
🧟‍♂️🧟‍♂️
pasti agam, yang mengawasi alena
🧟‍♂️🧟‍♂️
sikap ana ini terlalu norak menurut gue mahh
🧟‍♂️🧟‍♂️
sok si carrin
🧟‍♂️🧟‍♂️
anaknya emang payah semua, katanya hebat tapi tdak paham situasi kesannya tolol anak2 mereka ini, makin ksni cerita semakin aneh, padahal dari kisah orang tua mereka sangat baguss, malah cerita anak2nyq malah jelek, keras kepala dan ssok kuat
🧟‍♂️🧟‍♂️
ana keras kepala, pantes saja mudah mau di jebak temen sendiri knp ana gk mati aja sih
🧟‍♂️🧟‍♂️
kelakuan anaknya gk sama sama orang tuanya, ana kek jalang
🧟‍♂️🧟‍♂️
heh masih an dapat janda lagi gk banget dah, massa ikut jejak papanya, apalagi kalau gk perawan hedeuhh cerita dsni kok gk suka
🧟‍♂️🧟‍♂️
alena termasuk tdak sopan
Dwi Setyaningrum
ah akhirnya smpe k critanya tuan muda an..
bunda
Luar biasa
restu s a
good
restu s a
good thor
restu s a
Biasa
Kosong
Ini posisi sering aku alami 🤣🤣
Kosong
Terhibur akuu 🤣🤣🤣
Kosong
Jadi kangen kisah Xebara deh
Kosong
Kavauuu bocah ini 🤣🤣🤣
Kosong
Addduuueee ngakak parah 🤣🤣🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!