NovelToon NovelToon
Gadis Polos Salah Server

Gadis Polos Salah Server

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cintapertama / Ketos
Popularitas:21.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sandhyaruntala

Kanaya Adistia adalah seorang gadis desa yang super polos, lugu, dan selalu melihat dunia dengan penuh prasangka baik. hidup seorang diri di sebuah rumah tua dan tidak layak di tinggali, ayah dan ibunya telah lama meninggal dan keluarga yang lain tidak ada yang mau menampungnya. Namun, sebuah kecelakaan aneh membuat jiwanya terbangun di dalam tubuh Anaya Alysha Wicaksono, seorang siswi SMA kota yang terkenal nakal, pemberontak, dan sering membuat masalah. Di rumah, Anaya asli dikenal sebagai gadis yang sangat dingin, tertutup, dan enggan berinteraksi dengan keluarganya sendiri. Ia selalu mengurung diri di kamar, menghindari obrolan di meja makan, dan sengaja membangun benteng pembatas yang tinggi dengan orang tua serta kakaknya. Karena nama panggilan mereka sama-sama Naya, orang-orang di sekitar Anaya tidak menyadari bahwa jiwa di dalam tubuh itu telah tertukar. Lalu bagaimana kelanjutan kehidupan Kanaya Adistia setelah bertransmigrasi ke tubuh Anaya Alysa Wicaksono? Yukkk lanjut baca novelnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandhyaruntala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: PARA SEPUPU

“Minta maaf sekarang, bodoh! Cepat berlutut dan minta maaf pada Nona Muda!” bentak Tuan Seno histeris pada anaknya sendiri.

Clara yang syok, dan terhina akhirnya dengan terpaksa meminta maaf pada anaya. Tapi tak ada sediktpun raut menyesal di wajah clara. Di balik kepala yang menunduk, matanya menatap lantai dengan pancaran dendam yang membara. Kejadian hari ini justru membuatnya menjadi jauh lebih membenci Anaya dan bersumpah akan membalasnya suatu hari nanti.

^^^

Setelah kejadian menegangkan di ruang BK sekolah, Anaya akhirnya pulang lebih awal bersama para ayah, dan opanya. Sementara itu, Arka terpaksa tetap tinggal di sekolah untuk melanjutkan kegiatan belajar mereka yang sempat tertunda.

Sepanjang perjalanan pulang di dalam mobil, Anaya yang biasanya tidak bisa diam justru tampak merenung. Ia merasa canggung dikelilingi oleh gerombolan pria paruh baya yang masih tampan di usianya yang tak lagi muda serta satu kakek tua yang tadi dipanggil 'Opa' oleh abangnya.

Karena terlalu asyik melamun, Anaya sama sekali tidak sadar kalau mobil yang ia tumpangi sudah melewati gerbang besar dan berhenti tepat di depan lobi mansion keluarga Wicaksono.

Naya mengerjapkan matanya berkali-kali. “Loh, Daddy terbang? Kok sudah sampai rumah?” tanyanya super polos dengan wajah bingung yang menggemaskan.

Hendra yang mendengar penuturan putrinya dibuat terkekeh geli. “Princess Daddy yang kebanyakan melamun, kenapa jadi Daddy yang dibilang terbang, hmm?” ucap Hendra gemas sambil mengelus lembut rambut cokelat putrinya.

Di kursi lain, para lelaki keluarga Wicaksono hanya bisa menahan senyum. Mereka dibuat jatuh hati melihat tingkah polos dari sang Princess.

“Ayo masuk,” ajak Hendra menuntun tangan mungil putrinya, diikuti oleh barisan bapak-bapak berwajah rupawan di belakang mereka.

Namun, belum juga kaki mungil Naya melangkah sampai ke area ruang tamu, suara riuh dan heboh yang sangat asing sudah terdengar menggema dari arah dalam rumah.

“Daddy, di dalam ramai,” ucap Anaya yang rasa penasarannya langsung membumbung tinggi.

“Iya, Sayang. Nanti kamu akan tahu sendiri setelah masuk ke dalam,” jawab Hendra seadanya sambil tersenyum misterius.

Anaya pun mengangguk ribut dengan mata berbinar. “Oke, Daddy!” serunya riang.

Begitu pintu utama terbuka lebar dan Naya menangkap sosok sang ibu di ujung lorong, suara cempreng khasnya langsung mengisi seluruh sudut mansion. Rasa canggungnya yang tadi seketika menguap begitu saja.

“Mommyyyyyyy! Anaya cantik sudah pulang!” teriaknya lantang sambil berlari kecil ke arah sang ibu.

“Sayang, jangan lari-lari nanti jatuh! Jangan berteriak juga, nanti tenggorokan kamu sakit!” balas Siska berteriak dari ruang tengah, sama sekali tidak sadar kalau volumenya sendiri tidak kalah kencang.

Naya langsung mengerem langkahnya perlahan. “Padahal Mommy juga berteriak,” cicit Naya pelan dengan bibir mengerucut lucu.

Mendengar cicitan tanpa dosa dari putri mereka, barisan bapak-bapak di belakang Naya langsung kompak terkekeh geli. Siska benar-benar kena skakmat oleh anaknya sendiri.

Sesampainya di ruang tengah, Anaya tanpa aba-aba langsung menubruk tubuh Siska dan memeluk pinggang ibunya dengan sangat erat.

“Naya kangen Mommy, huhu,” ucapnya manja sambil menutup mata dan pura-pura menangis terisak di perut sang ibu.

Karena terlalu fokus bermanja-manja pada Siska, Naya sama sekali belum menyadari bahwa di sekeliling ruang tengah yang luas itu, ada belasan pasang mata dari para wanita paruhbaya yang masih cantik di usianya yang sudah kepala tiga serta deretan pemuda tampan yang sedang menatapnya dengan pandangan takjub sekaligus gemas maksimal.

Siska yang dipeluk begitu erat oleh putri bungsunya hanya bisa tertawa renyah. Ia mengusap punggung Anaya dengan penuh kasih sayang, lalu menepuknya pelan agar gadis itu melepaskan pelukannya.

“Mommy juga kangen, Sayang. Tapi coba lihat ke belakang Naya, ada siapa?” ucap Siska lembut.

Anaya yang mendengar penuturan ibunya lantas membalikkan badan. Detik itu juga, matanya langsung melotot lucu penuh keterkejutan.

“Mommy, banyak Abang Ganteng sama Peri Cantik!” ucapnya spontan dengan mulut kecil yang sedikit terbuka karena syok.

Di sofa mewah ruang tengah itu, kini duduk tiga orang wanita paruh baya berpenampilan sangat anggun dan cantik, serta deretan pemuda tampan seumuran Arka yang sejak tadi sedang menatapnya tanpa kedip. Semua orang di ruangan itu seketika dibuat gemas oleh tingkah Anaya yang terlampau polos.

Saat mengedarkan pandangannya ke sekeliling sofa, netra jernih Naya mendadak menangkap dua orang pemuda dengan rupa yang sangat identik. Ia pun memekik kecil sambil terkekeh gembira. “Mommy look, ada Abang yang mukanya mirip!”

“Pffft...!”

Tawa renyah langsung pecah dari ketiga wanita paruh baya tersebut, yang tidak lain adalah para ibu Naya. Sementara itu, para pemuda tampan yang tadinya duduk dengan gaya keren dan cool, langsung salah tingkah sendiri. Telinga mereka perlahan memerah akibat pujian spontan yang keluar dari bibir mungil adik sepupu mereka.

“Aduh, gemas banget! Hen, ini beneran Anaya yang dulu begitu pendiam dan cuek itu?” ucap Karina, istri dari Paman Arga. Wanita anggun itu langsung bangkit berdiri dari sofa dan menghambur untuk memeluk tubuh mungil Naya.

“Sayang, kenalin, aku Mama Karina, istri Papa Arga. Dan Mama dari Abang kembar, Selatan dan Utara,” terang Karina memperkenalkan diri sembari menunjuk ke arah sang suami dan kedua putra kembarnya secara bergantian.

Naya mengangguk-angguk paham. “Aloo Mama Karina, aku Anaya. Nama Abang kembar lucu hihi, mirip seperti arah mata angin,” sahut Anaya polos lalu terkekeh geli.

Mendengar suara Anaya yang begitu imut di telinganya, Karina tidak bisa menahan diri lagi. Jemarinya langsung bergerak mengunyel-unyel gemas kedua pipi tembam Naya. “Ya ampun, pipi bakpaonya gemas banget sih! Pengin Mama gigit rasanya!”

Mendengar kata 'gigit', Naya langsung panik. Ia buru-buru melepaskan tangan Karina dari pipinya, lalu mengambil langkah seribu untuk bersembunyi di balik punggung Siska. Ia imelongokkan kepalanya sedikit dari balik pinggang sang ibu.

“No no, ya, Mama. No gigit-gigit!” peringat Naya dengan wajah bersungguh-sungguh, yang justru malah terlihat berkali-kali lipat lebih menggemaskan di mata semua orang.

(Naya hampir nangis, karna mau di gigit)

“Kalau aku Buna Maya, istri dari Ayah Bumi dan Bunanya Abang Marvel,” ucap Maya tidak mau kalah ikut memperkenalkan diri seraya tersenyum manis.

“Lalu nama Mami adalah Mami Luna, istri Papi Langit dan Mami dari Marco,” sambung Luna ikut memperkenalkan diri dengan anggun.

Naya yang sedari tadi dikerumuni oleh para ibunya hanya bisa mengerjapkan mata. Netranya bergerak liar menatap barisan sepupu laki-lakinya yang kini mulai bangkit dari sofa dan berjalan melangkah mendekat. Para pemuda yang biasanya selalu menjaga imej itu kini menatap Naya dengan binar mata penuh semangat, seolah-olah baru saja menemukan boneka hidup yang sangat langka di dalam mansion.

“Minggir, Ma! Gantian kita yang mau kenalan sama dedek gemas baru kita!” seru salah satu sepupu laki-laki Naya dengan heboh.

Pernyataan itu seketika membuat ruang tengah yang megah itu langsung dipenuhi oleh riuh suara tawa dan keriuhan hangat dari keluarga besar Wicaksono yang sudah tidak sabar mengantre untuk memanjakan sang Princess.

...****************...

# HAI GUYSSS ✨#

GIMANA NIH CERITA DI BAB 14..

PASTI SERU BANGET KAN!!

STAY TUNE TERUS SETIAP PAGI DAN MALAM JAM 08.00-09.00 dan 19.00 YA GUYS. KARNA BAB BARU AKAN UP SETIAP JAM 08.00-09.00 dan 19.00😙

JANGAN LUPA YAAA

LIKE 👍🏻 DAN KOMENNYA 💬, KARNA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DAN BUAT AKU SEMANGAT BERKARYA.

THANK YOU SUDAH MAMPIR DI KARYA KU🥰🫶

1
Noey Aprilia
Emang hantu....jd siap2 jjritan krna d gntayangin sm naya.....🤣🤣🤣
fatmawati (pipit)
hey paman dan bibi gila kanaya datang untuk membalas apa yg sudah dilakukan
fatmawati (pipit)
mungkin kah dokter itu kaki tangan dari keluarga clara
Renn
akhirnya aku bisa baca degem lagi 🙈
Sandhyaruntala: Welcome back kak🤭
total 1 replies
Noey Aprilia
Wooww...
s polos yg brubah jd bar2....tp lbh suka alice sih....dia berani dn tegas,mskpn anaya jg mnggemaskn kl lg mode polos....
fatmawati (pipit)
anaya skrg sudah berubah menjadi dingin dan kaku
mungkin gk kalau naya itu diluar polos tapi didalam di psikopat
partini
gadis polosnya udah ganti ini Thor
Noey Aprilia
Mnimal dia bs mlindungi drinya sndri...ga kya pas lg polos,ngalah trs sking baiknya....kl ky gni kn mkin seru....
fatmawati (pipit)
double yg ini 🤭🤭🤭🤭
fatmawati (pipit): OK ku tunggu selanjutnya
total 2 replies
fatmawati (pipit)
alter ego anaya bangun sisi Lain dari anaya yg akan membuat saudara² terpaku 🤣🤣🤣🤣
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
ukuran badan Naya seberapa sih Thor ko main pangku aja
Sandhyaruntala: Kecil 🤭 ukuran dia itu petit emang yang kesannya imut imut gitu🤭
total 1 replies
Noey Aprilia
Woowww...
cwek lugu trnyta pnya sisi lain yg brbhya...ayo bls tu cwek gila,bkin dia kapok sklian....
fatmawati (pipit)
double 🤣🤣🤣🤣
fatmawati (pipit): iyalah🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
fatmawati (pipit)
naya punya alter ego, yg muncul saat tidak naya mau menyerah
partini
wow gas hajar balik
Sandhyaruntala
Huhu kasian itu anak nggak tau apa apa jadi korban
Dewiendahsetiowati
semoga ada yang nolong anak yang disiksa Alena
fatmawati (pipit)
bagus critanya, juga plot twist ya bikin deg deg kan lhooo
siapa ya musuh dari keluarga anaya
Mom Ilaa
penasaran siapa ya
Sandhyaruntala: Makin di baca makin seru loh kak🤭
Ayo lanjutt ke bab berikutnya🔥🔥
total 1 replies
Mom Ilaa
devan mulai ada rasa kah
Sandhyaruntala: Hayooooo hehehe, pesona degem nggak kaleng kaleng🔥
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!