NovelToon NovelToon
Status Palsu

Status Palsu

Status: tamat
Genre:Teen School/College
Popularitas:441.5k
Nilai: 5
Nama Author: Keke

Rara adalah gadis cantik di kampusnya. Setiap mata yang meliriknya, pasti langsung jatuh cinta padanya. Tapi sayang, sifat dinginnya itu membuat dia mengacuhkan segala perhatian cowok-cowok yang ada di kampus itu. Sampai suatu saat, dia merasa terus diikuti laki-laki. Setiap pulang menuju asrama, dia selalu ketakutan. Ia sering mendapat telepon gelap. Ia mengatakan bahwa ia telah memiliki tunangan, maksudnya agar tidak ada lagi orang yang akan mendekatinya. Pesta di kampus yang harus dia hadiri, memaksa ia untuk memperlihatkan pasangannya. Kebingungan terjadi saat itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Keke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

*flashback

Hafiz membuka matanya. Ia merasa sangat lelah setelah perjalanan dinas. Hatinya merasakan beban berat.

Ia kangen Rara.

"Sudah lama aku tidak tau keadaannya. Sedang apa dia"

Setelah sholat subuh, ia langsung siap-siap pergi.

"Sarapan dulu toh cah bagus" sapa mbok Asih lembut.

"Bawakan saja aku roti ini ya mbok. Aku mau sarapan di mobil saja"

Sambil menikmati segelas susu hangat, ia merasakan enaknya roti bakar butan mbok Asih.

"Aku mau nasi goreng juga deh. Bawain aku ya"

"Tumben, buat siapa sih nak?" tiba-tiba suara ibu datang dari belakangnya.

"Untuk calon mantu ibu" guyonnya sambil berlalu.

"Tolong bawain ke mobil ya mbok sayang"

Dan mbok Asih pun membawa perlengkapan yang akan dibawa Dimas pagi itu.

Ia melajukan mobilnya, tapi bukan ke arah kantor, tapi ke arah asrama kampus UB.

Masih sepi.

Jam di tangannya masih menunjukkan pukul 06.15

Ia membuka laptopnya, dan memeriksa pesan singkat WhatsApp milik Rara yang sudah Rara baca.

Apa? hari ini ulang tahun Rara?

Kenapa ia tidak memeriksanya.

Untung ia membawa oleh-oleh, sebuah kalung cantik, yang ia beli di UK.

Sederhana, Rara pasti suka. Hanya itu yang ia pikirkan saat melihat kalung itu.

Ia mencoba menghubungi Rara, tapi seperti sedang menerima panggilan.

Dimas menghela nafas panjang, Ia mengendurkan dasi yang sudah ia pakai.

Harus dirayakan berdua.

Pikiran itu yang terbesit di fikirannya.

SRC, ia memilih tempat romantis itu.

Ia mencoba menghubungi kembali.

"Ya mas"

suara itu, membuat hati Hafiz bergetar. Ia turun dari mobil. Meski dingin ia merasa hangatnya perasaannya.

"Turun ya. Aku di depan."

"Depan mana?"

"Kamu buka jendela kamu"

Rara buru-buru membuka jendela. Hafiz melambaikan tangannya.

Rara buru-buru turun dari kamarnya.

Ia juga tidak bisa memungkiri, kalau perasaannya sudah mulai tumbuh.

Ia berlari dengan semangatnya, dan langsung memeluk Hafiz.

Hafiz memeluknya kembali.

Rara menitikkan air matanya.

Ia rindu sosok lelaki yang sekarang dalam pelukannya.

Hafiz pun tidak ingin melepaskan pelukan itu.

Saat tersadar. Rara melepaskan pelukan itu pelan-pelan.

Tapi, saat ia melihat wajah Hafiz, ia memeluk kembali.

"Mas jahat"

Sakit hati Hafiz saat itu. Ia membuat perempuan itu menangis.

"Maafkan mas" Hafiz membersihkan air mata yang ada di pipi Rara.

"Masuk ke mobil ya" Hafiz membukakan pintu mobil. Kemudian Hafiz membawa Rara keluar dari tempat itu, dan berjalan menuju ujung kampus, dengan pemandangan yang indah. Kabut dingin masih terasa di sana.

"Selamat ulang tahun, Ra"

Rara melirik ke Hafiz,

"Kok tau?" ucapnya.

Hafiz tersenyum

"Belum sarapan kan?"

Rara menggeleng.

Hafiz mengambil kotak makan yang dibawakan oleh mbok Asih.

"Makanlah. Ini kadonya." sambil tertawa, Hafiz membukakan kotak makan itu.

Pandangan sinis Rara mengarah ke Hafiz yang sedang tertawa.

Hafiz sengaja membawa 2 sendok.

Mereka menyantap nasi goreng itu.

"Mas.. burung itu, lucu"

"Ya, mereka sepasang. Bahagia sekali mereka. Bisa terbang bersama, hidup bersama. Suatu saat, kita akan seperti sepasang burung itu."

"Aku bukan burung" ucap Rara.

Ia tersenyum dalam hati.

"Habiskan kadonya. Masih ada 2 potong roti. Kamu harus banyak makan, 1 bulan lebih tidak ketemu sama aku, kamu males makan ya? Sampai kurus begitu. Kalau rindu mbok bilang loh, Ra" Hafiz tertawa.

"Hisss. Ge er banget. Mas kan senang gak diganggu Rara" ucapnya sinis sambil menyantap potongan roti itu.

1
Fahri Kiyozie
lanjut kk semangat
Pingkan Runtu: d c
f
total 1 replies
Rosse Louis
Bagus ceritanya.ngak ngak kebelit2
De Afekh..
aku masih berharap hafids jodohnya
EL Tari
tadi smpet curiga dimas.. tp abis baca part ini kecurigaanku ilang... kira" siapa ya yg neror rara
EL Tari
smpe part ini feel aku ke dimas ya
Sekar Rasi Karimah
👍👍👍♥️♥️👌💪
Keke: Terima kasih sudah mau meluangkan waktunya di Status Palsu. Aku masih ada beberapa novel lain, Kalau tidak keberatan, silahkan mampir dan aku tunggu ya🤗
total 1 replies
Nisha Husnul
terimakasih ceritanya bagus
Keke: kembali kasih🤗
total 1 replies
Nisha Husnul
aku disini lagi
Nisha Husnul
cieeee
Nisha Husnul
jatuh cinta ni
Nisha Husnul
hmmmmtttt
Andryani Yani
jangan2 laki2 misterus yang akan di jodoh kan sama rara
Baiq Dwi Yunita Ratmawa
up dong
Baiq Dwi Yunita Ratmawa
aku suka karyamu
Baiq Dwi Yunita Ratmawa
bagus
Dewi Rukmini
pasti hafiz
Dwpu
aku sedang menyimak author..
Dian Cahyono
Smpe sini ceritanya asyik, author g bertele tele dlm menyampaikan sesuatu
Lise Aritonang
siapa sih lskj laki misterius itu ?
DeDe Edis Edis
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!