NovelToon NovelToon
Embun Untuk Allan

Embun Untuk Allan

Status: tamat
Genre:CEO / Playboy / Crazy Rich/Konglomerat / Dijodohkan Orang Tua / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Tamat
Popularitas:157.1k
Nilai: 5
Nama Author: tyas Ayu

Baca novelnya .

Ini novel mengandung sedikit bawang , merica , cabe cabean .. eaaaaa .. bukan ya .

Cerita dalam novel ini bikin greget dan bikin gemes .

Baca novelnya .. Harus .. nggak boleh enggak .

tinggalkan jejak ya . karena setiap dukungan kalian adalah semngat ku .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tyas Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

E.U.A 21

Hari ini Embun pulang agak larut malam . Karena dia datang agak siang . Dan juga ada pasien yang harus dia periksa sehingga membuatnya memperpanjang jam kerjanya . Rekannya saat itu harusnya Mutia tapi seperti biasa .Dia akan bertindak sesuka hati . Tapi biarlah . Embun menyukai pekerjaannya . Keluarganya juga pasien pasien yang dia obati . Di rumah sakit dia bisa memiliki teman untuk bicara , sedangkan di rumah dia pasti hanya akan merasakan sendiri . Dan memikirkan hidup yang sedang seang tidak ramah terhadapnya . Tapi Embun srlalu bersyukur karena selalu di kelilingi orang orang yang baik yang selalu menyayanginya . Meskipun bukan dari papanya .

" Kenapa ini ?" ucap Embun ketika merasakan mobilnya sedikit aneh .

Embun menepikan mobilnya supaya tidak menghalangi jalan mobil lain .

" Ya elah . Bannya malah kempes lagi " Embun menendang ban mobil itu dengan kesal .

" Ada apa ?" tanya seorang pria tinggi tegap yang melihat mobil Embun berhenti . Mobil yang di tumpangi Allan berada sedikit jauh di depan mobil Embun . Setelah melihat gadis itu Embun , Allan segera menepikan mobilnya dan menghampiri Embun .

" Ban aku kempes sepertinya " ucap Embun tanpa menoleh ke arah sumber suara .

Allan menunduk melihat ban mobil Embun .

Embun menatap pria tampan di hadapannya dengan terkejut .

" Lo ngapain di sini ?" tanya Embun setelah tahu jika pria di depannya itu adalah Allan .

" Nolongin bidadari " jawab Allan mendekat ke arah Embun .Hingga tubuh Embun menempel ke badan mobil .

" Sepertinya ban kamu bocor . Bareng aku aja aku antar pulang " ucap Allan menatap manik cantik milik Embun .

Embun segera memalingkan wajahnya .

" Gue bisa naik taksi " ucap Embun .

Jarak antara keduanya terlalu dekat menurut Embun .

" Taksi di jam segini tidak ada lagi " ucap Allan melihat jam tangannya . Mata Allan tetap menatap wajah ayu di depannya .

" Ya udah kalau nggak mau . Gue pergi , tunggu aja taksinya sampai lumutan " ucap Allan .

Embun tampak menimbang-nimbang ucapan Allan . Jika dia tidak ikut dia juga takut karena ini jalanan cukup sepi .

Allan sudah berjalan menjauh dari Embun .

Embun segera mengambil tasnya dan mengejar Allan .

" Tunggu " ucap Embun lalu menabrak dada bidang Allan . Saat itu Allan ingin melihat Embun ikut dengannya atau hanya diam di sana .

Tangan Allan dengan sigap memegangi Embun yang nampak hampir jatuh kebelakang . Tatapan kefuanya saling terkunci sesaat .

" Maaf " lirih Embun segera menjauhkan tubuhnya dari Allan .

" Oke " ucap Allan dengan tersenyum gemas melihat tingkah Embun .

Embun lalu mengikuti Allan dari belakang dengan jarang yang cukup jauh .

" Gue nggak bakal makan lo atau per ...

" Stoppp ... " teriak Embun memotong perkataan Allan .

" Hahaha ... Kamu menggemaskan sekali " ucap Allan melihat wajah panik Embun . Allan mengacak acak rambut Embun .

Embun mengerucutkan bibirnya .

Allan lalu mendekat ke wajah Embun dengan sedikit menunduk . Dengan sigap Embun memundurkan wajahnya .

" Mau di cium ?" ucap Allan tepat di depan Embun .

" Dasar mesum " teriak Embun lalu mendorong tubuh Allan . Dan masuk ke dalam mobil Allan .

Tawa Allan pecah melihat tingkah Embun . Padahal baru saja Embun mengatakan jika dirinya mesum tapi sekarang dia justru masuk ke dalam mobil pria yang dia sebut mesum.

" Padahal bilang mesum tapi malah masuk ke dalam kandang pria mesum " goda Allan .

" Sudah malam . Jalankan mobilnya aku lelah " ucap Embun bersungguh-sungguh dan juga waspada sepenuhnya dengan pria di sebelahnya .

" Jangan khawatir aku bukan penjahat wanita " ucap Allan .

" Tapi ......." Allan menjeda ucapannya

" Kalau mau juga nggak papa " goda Allan lagi . Melihat gadis di sebelahnya merasa takut membuat Allan bersemangat untuk menjahilinya .

" Jangan ngadi ngadi deh " ucap Embun memukul lengan Allan brutal .

" Stop.. Gue hanya bercanda . Gila tubuh kecil tapi tenaga kayak singa betina " ucap Allan mengelus lengannya .

" Mau di pukul lagi " ucap Embun .

Allan hanya tersenyum samar melihat gadis di sebelahnya . Biasanya jika gafis lainnya akan menggoda Allan terlebih dahulu tapi gadis di sampingnya ini berbeda . Bahkan tidak terlihat tertarik kepada Allan sedikit pun .

Mona dulu saja dan Allan adalah teman kuliah . Jika bukan karena kegigihan Mona untuk mendekati Allan , Mona tidak akan mendapatkan Allan .

Memikirkan semua itu mengingatkan dirinya dengan Mona . Gadis itu dulu sempat mengisi hati Allan tapi saat ini Allan sendiri tidak tahu .

Tidak terasa Embun tertidur di mobil Allan . Allan yang menyadari itu merasa kagum dengan gadis di sampingnya . Dia melihat kinerja Embun melalui cctv di ruangannya . Embun terlihat begitu peduli dengan pasiennya . Embun juga akrab dengan rekan kerjanya begitu juga dengan sepupunya . Keduanya terlihat dekat satu sama lain .

Allan merapikan anak rambut Embun yang menutupi wajahnya .

" Kalau kamu tidur , Gue harus antar lo kemana ? " tanya Allan seakan Embun bisa mendengar apa yang dia katakan .

Allan menepikan mobilnya . Dia ingin membawa pulang ke apartemennya tapi di sebelah sudah ada sepupunya . Jika ke hotel menurut Allan itu kurang baik . Apalagi Embun bukanlah gadis seperri gadis yang ia temui .

" Tio tolong beli apartemen di dekat jalan ...... " pinta Allan kepada asistennya .

" Semalam ini ? Bukannya bos sudah punya apartemen ya ?" tanya Tio penasaran . Apalagi ini sudah jam 10 malam .

" Segera Tio . Jangan banyak tanya kalau masih mau kerja " tegas Allan .

" Oke bos " ucap Tio lesu .

Dengan sigap Tio mencari apartemen terdekat dengan tempat Alkan saat ini .

" Mahal juga biarin yang penting dapat " ucap Tio ...

Allan memberikan jasnya untuk menyelimuti tubuh Embun .

" Kamu cantik " ucap Allan .

drt drt drt

" Dimana lo ?" tanya Ryan kepada Allan .

" Gue nggak bisa pergi " ucap Allan apa adanya .

" Gue udah di sini sama Roki dan Gio . Lo yang buat acara lo yang nggak jadi " ucap Ryan .

" Gue lagi jagain aset negara " ucap Allan seraya memandang wajah Embun yang terlihat polos .

" Gayaan bahasa lo ngab " ucap Roki .

" Udah kalian senang senang nanti gue yang bayar " ucap Allan lalu menutup sambungan ponselnya . Allan tidak ingin jika Embun terganggu dengan obrolannya .

Sedangkan ketiga pria tampan itu merasa bersyukur . Allan selalu begitu . Bagi mereka Allan aset mereka .

Tak berselang lama Tio menghubungi Allan dan memberitahu jika apartemen yang di minta sudah siap di tempati .

Allan segera melajukan mobilnya menuju alamat yang sudah dia terima dari Tio .

Ketika sudah sampai Allan mengangkat tubuh Embun dengan hati hati . Tio yang berada di sana dengan sigap membukakan pintu untuk bosnya .

Pemandangan berbeda yang di lihat Tio . Gadis dalam gendongan Allan terlihat berbeda dari sebelum sebelumnya . Dari cara berpakaian juga lainnya .

" Cantik " kata itu lolos dari bibir Tio .

Allan menatap tajam Tio .

" Jaga mata mu " ketus Allan . Padahal Allan tidak pernah seperti itu .

" Siapa bos ?" tanya Tio setelah Allan merebahkan Embun ke dalam kamar .

" Bonus bulan ini tambah 10 % " ucap Allan .

" Terima kasih bos . Saya pamit dulu " jika menyangkut bonus Tio paling semangat .

Allan menuju kamar di sebelah Embun untuk membersihkan diri terlebih dahulu .

1
Aya Hadad
Baru terbit lg nih novel dah lm bnget gak update" br nongol lg nich ceritanye 🤨😕😕😬😋😋 lanjut lg dong double updatenye selalu ditungguuu..................👌👌😘🙏🙏 tetap semangaaat 💪💪
Irma Mulyati
mau up lgi ga sih?
udh bulukan ini nungguin lanjutan nya
niat ga sih?
Aya Hadad
Tegang & bikin penasaran nich jd ikut" deg" an pingin tau sp yg jd pemimpin rmh sakit 😲😱😱🤨🤔🤔 lanjut lg dong Kak othor double upnye selalu ditungguuu................👌👌😘🙏🙏 semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Akhirnye update lg lm bnget br up lg 🤗😏😏😋 lanjut lg dong Kak Tyas double updatenye yg bnyak selalu ditungguuu....................👌👌😘🙏🙏 tetap semangaaat 💪💪
Elnidar Gowasa
ceritanya menarik
Ades Astiti
Tania salting karena cinta tak terbalas
Aya Hadad
Yang sabar ya Kak othor mudah"an cepet sembuh & sehat selalu
ArRaf
baru mulai baca , baru nemu soalnya
aku suka gaya penulisannya kakak , jadi nyaman bacanya
semangat terus berkarya kak 🫶🏻
Fhaznia Khumaira
ko belum up
Fhaznia Khumaira
Luar biasa
Eni Latifah
pokoknya saya suka cerita ini,dan sy paling TDK untuk berkomentar maaf.mantap
Eni Latifah
suka dgn jln ceritanya dan menghibur👍👍
Nabila
jangan asal bicara tapi sudah nanam benih
Iyah Comel
/Facepalm/
Aya Hadad
Lanjut lg trs double updatenye dong Kak othor ditungguuu.....................👌👌😘🙏🙏 semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Sp yg ingin mencelakakan Embun, keren, seru & penasaran nich 🤔👍👍😲😱😱 lanjut lg trs Kak othor double updatenye selalu ditungguuu....................👌👌😘🙏🙏 tetap semangaaat 💪💪
Idawati
Ciara penghalang selanjutnya
Wayan Sumiarti
ceritanya bagus banget
Idawati
alhamdulillah Embun Allan otw
tayih kusnadi
/Rose//Rose//Rose//Rose/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!