NovelToon NovelToon
Erlangga Aileen Satria

Erlangga Aileen Satria

Status: tamat
Genre:Playboy / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Romansa / Tamat
Popularitas:61.6k
Nilai: 5
Nama Author: aria adelia

Kisah seorang laki laki tampan dan kaya raya yang memperjuangkan cintanya. Wanita ini amat galak, sinis dan kasar. Namun, Elang ini cinta pada pandangan pertama, walaupun ia yang memang seorang biawak bandoeng ini, namun ia tak pernah merasa deg deg-an saat berpacaran dengan beberapa wanita. Tapi saat bertemu Bulan, Ia benar benar terpaku oleh kecantikannya yang katanya bak bidadari yang turun dari kahyangan.

"Lan, Gua kira loe nerima gua karena alesan kasian, yah... Mana mungkin sih ya? Cewek cantik dan sempurna kayak loe punya tipe yang kayak gua, Pasti loe gak suka cowo kayak gua, yang super aktif ini, iya kan?" -Elang-

"Tapi asal loe tau lan, Gua, Erlangga, mencintai elo sampe ke ubun ubun, oke? Jangan lupain itu," -Elang-

Begitulah, elang masih mengira kalau cintanya diterima hanya karena semata mata bulan kasihan pada elang. Namun kenyataannya, bulan menerima elang dengan tulus dan mencintainya dengan sungguh sungguh. Bulan yang mulai luluh dengan Elang pun mulai menerimanya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aria adelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20

Bulan pun mulai berjalan menyusuri lorong untuk bertemu dengan ayahnya di kantornya. Ia sedikit gugup di depan pintu kantornya, sambil mengetuk pintunya pelan, ia juga mengucapkan salam.

"Assalamualaikum... Papah, ini Bulan." Ucap Bulan pelan sekali.

"Masuk neng,"

Bulan pun masuk kedalam dan duduk disana. Pak Ahmad tertawa melihat ekspresi Bulan yang ketakutan, sepertinya.

"Kenapa tegang gitu ari kamu? Tenang aja, gak akan papah usir lagi. Papah cuma mau bilang, Tolong anterin surat surat ini ke Elang,"

Deg!

Kenapa dirinya selalu dilibatkan dengan Elang? Apakah papahnya tahu kalau elang menyukainya?

"Kenapa harus Bulan ih? Gak mau ah, kenapa gak nyuruh si Chio aja???" Tanya Bulan langsung bereaksi.

"Si Chio katanya sibuk mau ngerjain tugas kimia nya, yang nganggur kan kamu, gak ada kerjaan apa apa kan?" Tanya Pak Ahmad balik.

"Ukh... Papah," Panggil Bulan merengek.

"Apalagi neng? Mau bakso? Mau makan geprek? Nanti papah beliin kalo kamu udah anterin tugas ini ke Elang. Soalnya kompetisi tuh bentar lagi, Gak ada yang bisa gantiin Elang buat sekarang, apalagi ngedadak kayak gini," Ucap Papah panjang lebar, membuat Bulan makin penasaran sehebat apa Elang.

"Emangnya Elang sehebat apa sih sampe jadi andalan sekolah gitu?" Tanya Bulan akhirnha berani menanyakan pada papahnya.

"Kalo diceritain panjang sih neng, pokoknya... Elang itu... Papah akui Elang jenius, bisa ngelakuin apa aja, Otaknya itu... Encer banget lho neng, yang paling subhanallah nya tuh, gak KASAR lagi... Masya allah kan?" Jawab pak ahmad panjang lebar.

"Pah... Kata kata Terakhirnya nyindir Bulan ya?"

"Eh? Kamu Ngerasa kamu kasar ya? Yaudah gak papa sih, pokoknya... Elang tuh bagus lah, walaupun agak barbar sih,"

"Terus gimana caranya Bulan kesana? Bulan gak tau rumahnya," Tanya Bulan lagi.

"Ya allah, Rumah Elang tuh pinggir jalan lho, masa gak tau?"

"Kan jalan tuh besar, Banyak gang juga, Bulan gak tau dan gak mau ribet ah," Jawab Bulan lagi.

"Rumah Elang gede kok, jadi keliatan walaupun masuk gang, Chio tau rumahnya, minta tolong aja ke Chio," Ucap Pak Ahmad mengakhiri percakapan.

Bulan pun pergi meninggalkan ruangan bapaknya. Jantungnya kembali berdebar karena ia mau pergi ke rumah Elang.

Seperti biasa, sehabis pulang sekolah di jam 14.00, bulan mulai bersiap dengan outfit seadanya. Bulan memang tidak terlalu suka jalan jalan, makannya ia juga tak terlalu mengkhawatirkan penampilannya. Namun sekali bergaya, membuat Bulan bisa bersinar di antara orang orang.

"Poto dulu gak papa kali ya?" Gumam Bulan pelan.

"Okey! Otw ke rumah burung! Cuss ngeng!" Seru Bulan menjadi bersemangat, padahal ia hanya ingin memberikan tugas saja.

Tak lupa Bulan membawa buah buahan sebagai buah tangan untuk Elang. Sampailah Bulan di rumah (mewah) Elang, melongo bulan melihat rumah yang benar benar besar. Apakah ini rumah ataukah istana? Pikir Bulan demikian.

Kucing kucing Elang mulai berdatangan menghampiri Bulan. Mereka mulai mengeluskan kepala mereka ke kaki Bulan, membuat Bulan gemas dan ikut mengelus mereka. Hampir lupa kalau dia punya tujuan lain, Bulan pun segera berdiri dan mengucapkan salam.

"Ehem, Assalamualaikum..." Ucap Bulan sok lembut, ia akan menunjukkan kepribadiannya di hadapan orang lain sebagai bulan yang penuh sopan santun dan ramah.

"Wa'alaikumussalam.....!!! Who is there?" Sahut seseorang dari dalam rumah.

'Lah?! Suara bochil ep ep? Mana sok inggris lagi,' Batin Bulan heran.

"Bulan, saya Bulan." Jawab Bulan tetap sabar.

"Oooh... Bentar!"

Bulan agak lama menunggu seseorang yang membukakan pintu untuknya. Pintu mulai dibuka dan terlihat jelas pemandangan didalam rumah Elang. Orang yang membuka pintu itu adalah seorang anak laki laki berusia 16 tahun yang putih, mata kecil dan manis. Bulan pun tersenyum kepadanya sebagai sapaan.

"Halo^^" Sapa Bulan dan diberi anggukkan oleh si anak itu.

"Teh bulan? Pacarnya bang Elang bukan?" pertanyaan yang membuat Bulan meng-Salting lagi.

"B,bukan! Temennya! Temennya si (Laknat) Elang! B,bukan pacarnya..." Jawab Bulan memerah malu.

"Halah! Alesan aja, kenapa sih... Gak mau ngaku? Kasian lho bang Elang, sekarang dia sakit lagi gegara alerginya kambuh, kalo denger berita kayak gini sih... Bisa pingsan tu anak," Ketus anak laki laki itu yang diketahui bernama Adit.

"E,eh?! T,tapi... Beneran bukan pacarnya kok..." Jawab Bulan lagi sambil mengalihkan pandangannya kemana saja asal tidak menatap Adit.

"Saya Adit, adik bang Elang." Monolog Adit memperkenalkan dirinya.

'Oh jadi ini toh yang namanya Adit... Adek kesayangannya si Elang ya??? Manis sih... Tapi... Sampe kapan gue bakal nanggung disini???' Batin Bulan mulai pegal.

"Adit ya??? Ah, gimana kalo kak Bulan titipin tugas ini buat kak Elang? Kan kak Elang lagi sakit, jadi... Takutnya ngeganggu, jadi mending kak Bulan pulang aja kan?"

"Eits! Gak bisa gitu lah teh... Justru bang Elang bakal seneng kalo liat Teh Bulan, gak papa Teh, langsung ke atas aja, lagi pun kak Elang lagi rebahan sekarang," Jawab Adit sambil menundukkan kepalanya, sepertinya ada kalimat selanjutnya yang harus ia katakan.

"Bang Elang itu orangnya baik banget, ya... Walaupun jail, usil, julid, tapi orangnya penyayang kok, Bang Elang juga ramah, satu keluarga suka sama bang Elang. Ketika tau bang Elang (otw)  punya pacar lagi... Kita takut. Takut kalo bang Elang di khianatin lagi, terlebih lo*te yang kemarin berani bawa bang Elang ke kamar di hotel. Dia cuma mau porotin uang bang Elang aja."

"Tapi... Adit percaya kok sama Teh Bulan. Ya... Walaupun bermuka dua, tapi setidaknya Teh Bulan bisa dipercaya dan jujur apa adanya,"

Deg!

'Kok akhirnya malah nyelekit...' Batin Bulan mematung.

"Yah... Pokoknya tolong jagain Bang Elang lah, kak Bulan cantik kok, cocok lah buat bang Elang yang biasa aja," Ujar Adit memecahkan keheningan.

Bulan pun tersenyum dan meraih kepala Adit dan mengacak acak rambutnya.

"Iya bawellllll uuukkhh! Gemesin banget!" Kata Bulan sambil tersenyum.

"Ih! Adit gak becanda lho!" ketus adit kesal.

"Hahaha, oke oke. Sekarang boleh masuk?" Tanya Bulan lagi.

"Oh boleh, langsung masuk aja Teh. Bang Elang lagi kumat alergi nya, jadi... Tolong tenangin ya?"

"Makasih ya Dit, kak Bulan ke atas dulu," Jawab Bulan sambil masuk ke dalam.

Adit memegang kepalanya sembari cemberut. Sepertinya ia merestui hubungan Bulan dan Elang. Adit pun masuk ke dalam sambil menjalankan kursi rodanya....

Bulan pun mulai menaikkan kakinya menuju ruangan atas. Ia sedikit pusing dengan rumah Elang yang bolak balik kesana kemari. Ia pun menemukan Elang yang sedang rebahan di atas sofa nya.

"Lang???"

1
Feni Novariani
Seru nih ceritanya...
Taurus06
uwaaw
Tini Timmy
liat fotonya




liat visulnya jadi inget wanna one lagi.....😌
Tini Timmy: sayang nya udah bubar.....
total 2 replies
Helmi Sintya Junaedi
thor, mo nanya si elang itu klo di dunia asli maen film ap atw grup k-pop ap??? serius nanya saya nh ...
jawab y thor
Helmi Sintya Junaedi: mantap thor,,, hayu buat novel baru lagi y
total 2 replies
Sunmei
2like hadir kak semangat
like balik iya
Ariaaa12: Makasih udah hadir ya kakak^^ Makasih juga udah mau mampir^^ Selamat membaca^v^
total 1 replies
Asep Najda
bagus,seru,rame,kocak,ngakak,luxu,
Asep Najda
lanjutin atuh kepo akunya
Ariaaa12: siap att a, di tunggu
total 1 replies
Helmi Sintya Junaedi
lanjuuuuut
Ariaaa12: halo^^ Boleh kenalan?
total 1 replies
Aron999
cerita seru kak, mantap👍
Tini Timmy
wah ganteng-ganteng banget 🤭
Ariaaa12: oh iya? ahahaha, makasih lho...
total 1 replies
Helmi Sintya Junaedi
bonus foto nya bikin senyum2,,,
Helmi Sintya Junaedi
semangat buat karya mu ya,,, 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!