NovelToon NovelToon
Badai Masa Lalu

Badai Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Poligami / CEO / Model / Pelakor / Romansa / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:57.1k
Nilai: 5
Nama Author: StarMaker

Pernikahan Keyla dan Edwin yang didasari oleh perjodohan terasa dingin sejak awal. Namun, waktu telah perlahan menumbuhkan benih-benih cinta di hati Edwin. Tepat saat Keyla merasa pernikahan mereka mulai membaik, badai datang dari masa lalu.

Seorang wanita dari masa lalu Edwin, cinta pertamanya, kembali muncul. Kehadirannya yang tak terduga seketika menggoyahkan hati Edwin yang tadinya sudah mulai mencintai Keyla. Edwin, yang masih menyimpan sisa-sisa perasaan, mulai bimbang antara janji pernikahan dan nostalgia.

Di sisi lain, Keyla tengah berjuang meraih impiannya di dunia modeling, sebuah profesi yang tidak disukai dan dianggap tabu oleh Edwin. Keputusan Keyla untuk tetap mengejar karier ini semakin memperkeruh rumah tangga mereka, membuat Edwin merasa tidak dihargai.

Keyla kini berada di ujung tanduk. Ia harus berjuang mempertahankan suaminya dari bayangan masa lalu yang memikat, sambil berusaha membuktikan bahwa pilihannya sebagai seorang model tidak akan menghancurkan mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon StarMaker, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab21

Malam telah tiba, langit yang tadinya terang sekarang sudah menjadi gelap. Saat ini Keyla tengah berbincang dengan Edwin di ruangan kerja Edwin.

"Maksud kamu, aku nggak jadi kerja di perusahaan?" tanya Keyla sedikit kecewa karena Edwin tiba-tiba memberi tahukan jika Juna pulang lebih cepat dari LA.

"Iya," jawab Edwin.

"Yah aku kan udah bilang kalau aku mau kerja," ucap Keyla kecewa karena tidak jadi bekerja.

"Iya aku tau,"

"Yaudah aku nggak jadi sekretaris nggak masalah asalkan bisa kerja, gimana?" tanya Keyla penuh harap, tapi ternyata Edwin malah langsung menolaknya.

"Enggak," jawab Edwin cepat.

"Terus?" tanya Keyla lagi. Berharap Edwin memberinya pekerjaan lain.

"Kamu nggak usah kerja," jawab Edwin sepenuhnya membuat Keyla sedikit ingin marah.

"Nggak bisa gitu Ed, aku pengen kerja dan kamu tau itu," ucap Keyla menatap Edwin memohon.

"Aku suka Keyla yang penurut, jadi turuti permintaan aku Key!" ucap Edwin terdengar tegas di telinga Keyla.

Keyla menatap Edwin tidak suka karena sikap Edwin yang sedikit keras kepala. Keyla sangat ingin pergi bekerja ia bosan setiap hari berada di rumah atau ngerecokin Hana di cafenya. Keyla sangat ingin merasakan jadi wanita karier. Merasakan lelahnya selepas bekerja, merasakan bagaimana rasanya bahagia setelah mendapat gaji semuanya ingin Keyla rasakan.

"Kalau gitu aku terima tawaran jadi model," ucap Keyla melenggang pergi dari ruangan kerja Edwin.

"Jangan coba-coba atau kamu akan dapat konsekuensinya Key," ucap Edwin menahan emosinya agar tidak memuncak karena perkataan Keyla.

Keyla tidak menghiraukan pekataan Edwin ia langsung keluar dari rungan kerja itu.

Keyla tidak suka di kekang, ia suka kebebasan. Keyla merasa Edwin terlalu pemaksa untuk kali ini. Melarang Keyla untuk tidak melakukan apa yang ia mau, tidak seperti biasanya. Cowok itu biasa tidak ingin ikut campur urusannya tapi kali ini berbeda.

Keyla mengotak-atik hpnya untuk menelpon seseorang dan tidak butuh waktu lama panggilan sudah terhubung.

"Hai Key ada perlu apa kamu menelpon saya setelah kamu menolak tawaran dari saya?" tanya seseorang di sebrang sana seraya terkekeh.

"Aku berubah pikiran kak," ucap Keyla mantap dengan keinginannya.

"Maksud kamu apa?" tanyanya.

"Aku terima tawaran kakak," putus Keyla mantap.

"Really?" tanyanya terdengar antusias.

"Iya,"

"Keputusan tepat Key, saya yakin kamu akan sukses di dunia modeling," tuturnya.

"Jadi kapan aku bisa pemotretan kak?" tanya Keyla.

"Nanti saya kirim jadwal kamu," ucapnya.

"Thanks kak,"

"Oke see you," ucapnya sebelum panggilan terputus.

Keyla menatap hp yang ada di genggamannya dengan perasaan yang sedikit tidak bisa terdefinisikan.

"Apa yang kamu khawatirin Key, sebentar lagi mimpimu akan terwujud," ucap Keyla meyakinkan, tidak lama kemudian bibirnya membentuk lengkungan indah. Keyla merasa keputusannya kali ini memang tepat meskipun ia harus menentang Edwin sekalipun.

Ting.

Ponsel Keyla berdering.

Keyla membuka room chat, matanya berbinar karena mendapat pesan jadwal pemotretan, dan jadwal pertamanya jatuh pada hari esok.

Cklek.

Keyla seketika menoleh ke arah pintu, di sana ada Edwin yang menatapnya intens selanjutnya Edwin berjalan mendekati Keyla.

"Aku serius jangan berani-beraninya kamu menginjakkan kaki di dunia modeling," ucap Edwin tegas.

Keyla meremas erat ponselnya, Matanya tak kalah tajam saat menatap Edwin.

"Aku juga serius," jawab Keyla tak kalah tegasnya.

"Aku kasih kamu peringatan pertama, jika melanggar entahlah aku akan melakukan sesuatu," ucap Edwin memegang dagu Keyla.

"Egois," ucap Keyla menepis tangan Edwin.

"Aku egois juga demi kamu Key!!" ucap Edwin mencekal tangan Keyla kuat.

Keyla sedikit kaget saat Edwin mencekal erat tangannya, ditambah kilatan marah terpancar jelas di mata elang Edwin. Rahangnya yang tegas mengeras.

Keyla hanya diam tidak ingin membalas ucapan Edwin. Marah? Jelas Keyla marah mungkin jika sekarang Edwin bukan suaminya Keyla akan memberontak dan menghajar cowok itu sampai babak belur.

Edwin melepaskan tangan Keyla dan keluar kamar begitu saja tanpa memperdulikan Keyla.

Keyla duduk di tepi ranjang tangannya sedikit memerah karena cekalan tangan Edwin yang sedikit kuat.

Keyla tidak peduli dia lebih memilih membaringkan tubuhnya dan memejamkan matanya rapat-rapat.

Sejujurnya Keyla tidak tidur dia hanya berusaha meredakan kemarahannya agar tidak memuncak. Keyla tetap dalam posisinya hingga satu jam berlalu.

Keyla merasakan ranjangnya sedikit bergoyang. Perlahan Keyla membuka matanya dan mendapati Edwin tertidur dengan posisi memunggunginya.

Sama halnya dengan Edwin, Keyla juga memilih memungginya dan menutup matanya rapat-rapat berusaha untuk tertidur meskipun kenyataannya sulit.

•••

Ke esokan paginya

Keyla terbangun dari tidurnya karena sinar matahari jatuh tepat di wajah nya, ia menggeliatkan badannya tidak nyaman dan terpaksa membuka matanya.

Keyla menolehkan kesamping ranjangnya di sana sudah tidak ada Edwin.

Mungkinkah Edwin sedang berada di kamar mandi tapi setelah di cek ternyata Edwin tidak ada di sana.

"Semarah itu?" tanya Keyla seraya melirik tas kerja Edwin yang sudah tidak ada di tempatnya.

Drrtt drrrttt 

Keyla mengambil hpnya di nakas dan segera mengangkat panggilannya.

"Gimana kamu udah cek jadwal kamu?" tanya seseorang di sebrang sana.

"Udah kak," jawab Keyla.

"Oke, saya tunggu kamu di kantor pukul sembilan, sekalian saya kenalkan dengan partner kamu," ucapnya.

"Oke kak thanks,"

Keyla menutup panggilannya kemudian dia terdiam sebentar di tempatnya, ia memikirkan Edwin. Ada rasa bersalah yang menyelimuti dirinya. Keyla menggelengkan kepalanya seharusnya Edwin juga mengerti keinginan Keyla dan tidak seharusnya Edwin memutuskan sepihak. Jika Edwin saja bisa memutuskan sepihak kenapa Keyla tidak.

Keyla melirik jam yang tergantung di dinding kamarnya menunjukkan pukul delapan pagi itu artinya satu jam lagi dia sudah harus sampai.

Keyla segera bersiap-siap ia tidak ingin terlambat untuk pertama kalinya dan dia harus membuat kesan apik.

°°°

Setelah berkutik cukup lama dengan pakaian akhirnya Keyla sudah siap dengan pakainnya yang menurutnya paling bagus. Sekarang ia tengah memoles wajahnya dengan make up natural, selesai dengan make up Keyla beralih mencatok rambutnya.

Keyla menyudahi kegiatannya dia mengambil sepatu heels yang lumayan tinggi untuk dipakainya.

Keyla segera keluar kamar mengambil mobilya yang ada di garasi dan mengendarainya keluar dari area rumah.

Butuh dua puluh menit Keyla untuk sampai di gedung dan sekarang ia tengah memarkirkan mobilnya.

Keyla keluar dari mobil dia sedikit tersenyum karena gedung di depannya merupakan agensi modeling yang cukup terkenal.

Keyla memasuki gedung tersebut.

"Ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang anak remaja mengahmpiri Keyla.

"Kak Rahma ada?" tanya Keyla.

"Bentar tebakan saya kakak pasti Keyla kan?" ucapnya membuat Keyla mengerutkan dahinya.

"Kak rahma sudah berpesan sama saya, ayo kak saya antar ke ruangannya," ucapnya. Keyla hanya mengangguk dan mengikutinya.

"Thanks," ucap Keyla ketika sudah berada di depan pintu yang sepertinya adalah ruangan Rahma.

"Oh iya kak kenalin saya Manda," ucapnya mengulurkan tangan kepada Keyla.

"Keyla," jawab Keyla menjabat balik tangan Manda tidak lupa ia menunjukkan senyumannya.

"Pantesan kak rahma milih kakak. Ternyata kakak selain cantik body juga bagus," ucap Manda membuat Keyla terkekeh. Manda meskipun masih remaja tapi sudah tahu mana body yang bagus dan yang bukan. Pasti Gadis itu sudah di didik mengenai dunia permodelan bisa di lihat dari gaya pakaian dan cara bicaranya yang anggun.

"Kamu bisa aja, lagian juga mungkin ini keberuntungan saya" jawab Keyla membuat Manda terkekeh.

"Saya tinggal lain kali kita ngobrol bareng lagi ya kak" ucap Manda sebelum beranjak pergi.

"Okee," jawab Keyla.

Setelah itu Keyla segera mengetuk pintu di depannya.

"Masuk," ucap seseorang dari dalam lantas Keyla segera masuk ke dalam setelah di persilahkan.

"Hai kak," sapa Keyla.

Yang di sapa langsung mendongakkan kepalanya dan menatap Keyla.

"Keyla," ucapnya seraya bangkit dari kursinya.

"Apa kabar?" tanyanya seraya cipika-cipiki khas seorang wanita.

"Baik kak, kakak sendiri gimana kabarnya?" tanya Keyla.

"Seperti yang kamu lihat," ucap Rahma pemilik agensi model yang sebentar lagi menaungi Keyla.

"Sebaiknya kamu duduk kita bicarkan masalah kontrak ini," ucap Rahma yang di angguki Keyla.

Cklek.

"Sorry kak saya telat," ucap seseorang memasuki ruangan rahma, sontak keduanya menolehkan pandangannya.

"Ternyata dunia emang sempit sampai aku ketemu dia disini." Batin Keyla.

1
Surati
bagus
wlychr
ceweknya tak tegas. 🤭
Inaina
🥰🤩🤩
Woro Wardani
😍😍😍
falea sezi
males np g Edwin aja yg mati skip g jelas
falea sezi
itu yg dlu di rasain keyla saat lu nikah ma kesya hahaha impas kan sakit g lu kapok
falea sezi
nah ngapain balik ma pembunuh dia penyebab lu stres
falea sezi
tolol mending ma raka lu tau suami mu bekas. jalang lu masih mau abis nikah g mungkin mereka gk tidur bareng oh goblok bgt lu keyy lu cm di jadiin serep doank tau gak Ban serep
falea sezi
cerai key hamil bisa cerai jangan bodoh kau
falea sezi
keyla nya np di buat bodoh
falea sezi
yg bisa Edwin g plg g di jelasin dia kemana jangan2 selingkuh ma kesya trs ketiduran
falea sezi
kn emank km goblok uda cerai urus anak sendiri bodoh
falea sezi
g mau hamil g usa buat tolol
falea sezi
cerai lah bodoh
Arayden_15
thor satuin Edwin dan keyla kembali
Arayden_15
thor ini ga ada lanjutannya kah?
Arayden_15
Edwin💔🥺
ballqiisty sirnawab .
🥺😭😭😭
Garang Anggriawan
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
Drone Ground
Thor-nim, aku kepo banget sama lanjutannya, nih. Ditunggu crazy upnya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!