NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Dewasa

Menikahi Pria Dewasa

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / CEO / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:455.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: PutrieRose

Brianna, gadis berumur 20 tahun. Yang selalu menghabiskan harinya hanya untuk bersenang-senang. Tidak mau melanjutkan ke perguruan tinggi dan hanya menjadi benalu di rumah. Anak tunggal yang pasti akan mewarisi semua harta kekayaan orang tuanya.

Henry, pria dewasa berumur 35 tahun yang belum menginginkan untuk menikah selepas kehilangan tunangannya 10 tahun silam. Olivia yang merupakan tunangannya dinyatakan hilang dan jejaknya tak dapat dicari hingga detik ini.

Abraham yang merupakan ayah dari Brianna menjodohkan putrinya dengan putra dari sahabat lamanya. Berharap setelah menikah Brianna akan berubah menjadi seseorang yang lebih menghargai hidup dan masa depannya.

Saat Brianna bertemu dengan sosok Henry, mereka berdua sama-sama terkejut. Karna mereka sebelumnya pernah bertemu dalam sebuah tragedi tak terduga.

Bagaimana kisah rumah tangga Anna si gadis nakal dan Henry si pria dewasa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PutrieRose, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 KEKAYAAN HENRY

Pernikahan Zion dan Bella akan segera dilaksanakan di sebuah hotel ternama. Persiapan mereka sudah mencapai 70 persen. Kedua pasangan yang terlihat serasi itu tak melunturkan senyumannya sedari tadi. Niat mereka untuk segera menikah akhirnya bisa terlaksana juga.

Setelah pembicaraan serius yang diadakan di rumah Chris, mereka akhirnya bisa bersantai seraya mengobrol ringan. Anna sekarang berada dikumpulkan para wanita hanya untuk sekedar mengobrol tentang fashion atau pun berita terpanas dari artis.

"Ibu ke toilet dulu ya." Jane tiba-tiba pamit ke belakang. Meninggalkan Anna, Alice dan Bella. Walaupun kedua wanita itu memanggil Anna dengan sebutan Kak, sejujurnya Anna tidak nyaman. Apalagi umurnya jauh lebih muda daripada mereka.

"Kak Anna, ceritakan dong bulan madu kemarin dengan kak Henry. Kakak jalan-jalan kemana saja?" Bella membahas soal bulan madu, ini yang ia takutkan. Anna kesulitan untuk menjawab, karna mereka tidak pergi berbulan madu. Tempatnya dimana pun dia tidak tahu. Ia akan mengarang apa, Anna takut salah jawab.

"Aku mau ke kamar, istirahat." Henry menghampiri istrinya. Kedatangan Henry seakan menyelamatkan hidupnya, ia segera bangkit dari duduknya. Tangannya ia lingkarkan pada lengan suaminya dan berpamitan pada kedua iparnya tersebut. Anna mengatakan akan membahas soal itu nanti lagi.

"Apa yang sedang kalian bicarakan?" Henry bertanya saat mereka sudah berjalan agak jauh dari mereka.

"Alice dan Bella bertanya soal bulan madu," jawabnya setelah sampai di kamar. "Aku bingung mau jawab apa. Nanti kalau aku jawab dan ternyata tidak sesuai dengan tempatnya, ketahuan bohong dong."

Henry menghela napasnya. "Nanti kalau mereka tanya lagi, kau tinggal jawab saja. Rahasia."

Anna pun mengangguk, saran dari suaminya cukup masuk akal menurutnya.

"Kita akan tinggal disini lagi? Kenapa tidak di apartemen saja?" Ia memalingkan wajahnya saat melihat Henry membuka kancing kemejanya. Walaupun ia sudah melihat betapa seksinya dada bidang suaminya itu.

"Malam ini kita tidur dulu di sini. Besok kita pindah ke apartemen."

Anna tersenyum senang, ia merasa lega jika tidak tinggal bersama mertua. Bukan karna apa, tapi ia merasa lelah jika harus berakting depan mereka terus.

***

Pagi ini, Anna bangun agak siang. Entah apa yang menyebabkan gadis itu bangun kesiangan. Suaminya pun tak ada niat membangunkannya. Ia lihat di bawah ranjangnya, sudah bersih tak ada karpet di sana. Itu artinya suaminya sudah bangun dan membereskan tempat tidurnya di bawah.

"Kemana dia? Dasar suami tidak pengertian! Tau istrinya belum bangun bukannya dibangunin malah ditinggalin!" gerutunya seraya berjalan ke kamar mandi.

Di sebuah ruangan yang sunyi. Pria tampan itu melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan kerja ayahnya. Atas perintah ayahnya yang memanggilnya untuk segera menemuinya pagi ini.

Ia mengetok pintu terlebih dahulu dan terdengar sahutan dari dalam membuat Henry segera membuka pintunya.

"Duduk lah," kata Chris pada putranya.

Henry duduk dengan perasaan bingung. Ia tidak tahu apa yang ingin ayahnya katakan. Jika sudah seperti ini, kayaknya ada sesuatu hal yang sangat penting.

"Ada apa Ayah memanggilku? Hm, soal bulan madu aku benar—"

"Ayah tidak akan membahas itu," jawabnya membuat Henry bisa lega. "Ada beberapa hal yang ingin Ayah sampaikan padamu. Yang berkaitan dengan orang tua kandungmu."

DEG.

Henry sudah tahu dari dulu, bahkan dari ia kecil. Bahwa ia bukanlah anak kandung dari Chris dan Jane. Tapi Jason dan Zion tidak mengetahui itu. Itu sebabnya, Henry menolak untuk menerima apa pun pemberian dari Chris.

"Ada apa, Yah?" Jujur saja, jika mengingat kedua orang tua kandungnya, hati Henry mendadak sakit. Kedua orang tuanya sudah meninggal dunia akibat kecelakaan. Mereka meninggalkan Henry, disaat usianya masih beberapa bulan. Lalu Chris yang merupakan sahabat ayahnya mengadopsinya sebagai bentuk balas budinya karna ayahnya Henry sering membantu bisnisnya dulu. Hingga saat ini Chris bisa menjadi pengusaha yang sukses.

"Ayahmu adalah pria yang sangat pekerja keras. Sebelum kau lahir, ayahmu telah menuliskan wasiat. Yang isinya akan memberikan seluruh hartanya pada anak-anaknya dengan catatan mereka sudah menikah. Dan takdir berpihak padamu, Henry. Kau menjadi satu-satunya anak yang dimiliki oleh Bram dan Shinta. Dan itu artinya semua kekayaan Bram akan jatuh pada tanganmu semua."

Tubuhnya terasa kaku, mendengar setiap kata yang keluar dari mulut Chris. Sebuah pengakuan dan rahasia yang baru ia ketahui saat ini. Ia pikir orang tuanya tak memiliki kekayaan yang bahkan lebih besar dari milik Chris. Tapi ternyata, orang tua kandungnya memiliki kekayaan yang sangat banyak.

"Henry, ini semua surat-surat kepemilikan dari semua perusahaan yang dimiliki ayahmu. Simpan ini dan kau bisa mengelolanya. Perusahaan ayahmu hingga saat ini masih berjalan dengan baik, karna dipimpin oleh sanak keluarga yang bertanggung jawab."

Serasa mimpi di pagi hari, Henry benar-benar tidak percaya. Padahal ia terus berkecil hati karena hanya dia yang tak memiliki perusahaan. Rasanya sulit untuk memiliki sebuah perusahaan dengan tangannya sendiri. Karna ia harus berjuang sendiri tanpa bantuan siapa pun. Tapi sekarang tanpa berjuang, ia ternyata sudah memiliki beberapa perusahaan yang sudah berjalan dan berkembang pesat.

"Ayah ...." Henry tak mampu berucap.

"Ini semua untukmu. Kau berhak menerimanya. Hargai setiap tetes keringat orang tuamu yang sudah memperjuangkan ini semua. Buatlah mereka bahagia di alam sana."

Chris merasa lega, akhirnya ia bisa memberikan amanah yang selama ini ia simpan. Melepaskan Henry menikah dan juga memberikan aset berharga yang sudah menjadi miliknya. Walaupun Henry bukan anak kandungnya, tapi Chris sangat menyayanginya.

"Henry, Ayah sangat menyayangimu. Kamu akan selalu di hati Ayah. Maafkan jika selama ini Ayah belum bisa menjadi Ayah yang terbaik untukmu." Mata Chris berkaca-kaca, apalagi mengingat betapa hancurnya Henry saat kehilangan Olivia. Serasa waktu itu, ia belum bisa bahagiakan putranya.

"Henry juga sangat menyayangi Ayah. Ayah adalah pria panutan untukku."

Keduanya berdiri, lalu Henry berjalan memeluknya dengan erat. Ia bersyukur bisa tumbuh besar di keluarga ini.

"Dan Ayah harap pernikahanmu dengan Anna, kau bisa cepat melupakan Olivia. Anna gadis yang baik, lebih baik dari Olivia," kata Chris.

Entah perasaan Henry saja, ia merasa kalau Chris tidak begitu menyukai sosok Olivia.

"Olivia akan tetap di hatiku, Yah," ujar Henry. Chris hanya mengangguk dengan wajahnya yang kurang bersahabat.

"Anna sepertinya sudah bangun, ajak sarapan bersama. Ayah tunggu di meja makan." Chris berjalan lebih dulu, meninggalkan Henry yang masih menetap di ruang kerjanya.

Henry masih menatap tak percaya pada lembaran berkas yang banyak itu. Kekayaan yang dimiliki ayahnya benar-benar diluar dugaannya.

"Ayah, Ibu, terima kasih ...." ucapnya penuh syukur.

1
Qaisaa Nazarudin
PRIA PALING BODOH,TAMPA MENCARI TAU KEBENARAN NYA TERLEBIH DAHULU,MALAH MENGAMBIL TINDAKAN MEMBABI BUTA, CINTA SIH CINTA TAPI JANGAN DI BUTA KAN DENGAN CINTA JUGA..
Qaisaa Nazarudin
ORTU YG TERLALU IKUT CAMPUR URUSAN RT ANAK JUGA GAK BAGUS..DULU MAKSA2 ANNA NIKAH,LHA SEKARANG MALAH MAKSA PISAH..EMANG ORTU YG EGOIS,MAUNYA MEREKA INI APA YA?? HERAN DEH..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Sok tau..Kenapa gak ditanya kebenaran nya sama Henry..Semua Orang di novel ini suka menduga2 sendiri tanpa tau kebenaran nya.. ckk kesel aku..
Qaisaa Nazarudin
Kalo ini alasannya gak masuk akal,Bukan kah dari awal ortunya Anna tau kalo Henry itu udah punya tunangan,Dan tunangannya menghilang?? Tapi mereka yg keukeuh untuk menikah kan Anna dengan Henry..Lha sekarang anak kalian udah Hamil,kenapa di pisahkan,Heran deh dengan ORTU KAYAK GINI,MAU NYA MENANG SENDIRI..
Qaisaa Nazarudin
Noh pergi jemput Istri kamu,jaga dia baik2 jangan berusaha jadi PELAKOR..
Qaisaa Nazarudin
RATA-RATA NOVEL YG KU BACA ALURNYA PASTI SAMA,MENGHILANG BERTAHUN2 ATAU BERSELINGKUH BERTAHUN2,EH SAAT PASANGAN YG DI TINGGAL UDAH BAHAGIA,MALAH NONGOL LAGI DENGAN ALASAN MASIH CINTA,DAN DRAMA SOK TERSAKITI.. HADEUUHH...
Qaisaa Nazarudin
Ckk baper nih CEWEK,Harusnya bisa nebak kan didepan keluarga besar,ya pastilah Henry cuman DRAMA doang..
Qaisaa Nazarudin
Lha ngarep...Bukan kah dari awal Perjodohan juga kamu yg nolak mentah-mentah..terus kenapa sekarang malah sok tersakiti..
Rika Fitria
Luar biasa
Uncle Mumble
👍🏻👍🏻👍🏻
Uncle Mumble
hajar!! bantai!!! cincang!!! ratakan!!!!
Uncle Mumble
baru tau ya...? blom tempenya tar nongol 😂😂😂
Uncle Mumble
curiga Olip Oil yg nongol
Uncle Mumble
kan kan kan...
Congrats Henry!!!
buang Olivia kelaoot 😂😂😂
Uncle Mumble
makin semangat urg bacanya 🤭🤭
Uncle Mumble
jangan² Anna hamidun...🤭 👍🏻👍🏻👍🏻
Uncle Mumble
checkmate... U R Dead Alden 😂😂😂
Uncle Mumble
nah... kena kali ini si Henry... 😂😂🤣
Uncle Mumble
😂😂😂
Uncle Mumble
like this... 👍🏻👍🏻👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!