Mencintai wanita yang juga dicintai oleh sahabatnya, membuat Rio lebih memilih mundur dan mengubur perasaannya dalam-dalam.
Melihat wanita yang dicintainya bahagia dia pun ikut bahagia. Bahkan segala usaha dia lakukan agar sang wanita bahagia. Semua usahanya untuk membahagiakan dilakukan tanpa ada yang tahu. Cukup dirinya dan Tuhan saja yang tahu. Tanpa sedikitpun ingin memiliki sang pujaan hati. Dia memilih mundur asalkan sahabat dan pujaan hatinya bahagia.
Setelah memastikan wanita pujaan hatinya bahagia, Rio pun memilih untuk mengabdikan hidupnya pada sang bunda. Setelah beberapa bulan tinggal bersama bunda, Rio hendak Dijodohkan dengan adik sahabatnya.
Apakah Rio menerima perjodohan itu nantinya ataukah memilih wanita lain? Yuk kawal Rio mencari dan menggapai cinta sejatinya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SR 21
"Rio, malam ini juga kamu ke rumah!" chat yang dikirim pak Edward setelah berulang kali menelepon Rio tidak diangkat karena dalam perjalanan pulang.
"Apa harus malam ini, Om? Rio baru saja masuk rumah ini." Balas Rio.
Setelah membalas pesan dari pemilik Surya Grup dan Surya Sawit, Rio membawa ponselnya ke meja makan.
"HP-nya letakkan dulu! Nanti lagi, sekarang kamu makan gih," tegur bunda Sonya karena dilihatnya sang anak masih asik memandangi layar ponselnya.
"Iya, Bun," sahut Rio Sembari meletakkan ponselnya.
Makan malam yang terlambat serta perintah dari pak Edward, membuat selera Rio menguap begitu saja. Padahal biasanya dia tidak pernah mau melewatkan makan masakan sang bunda.
Rio menyudahi makan malamnya kemudian membawa piring ke wastafel dan mencucinya.
"Malam ini makan kamu dikit sekali. Apa karena sudah larut baru makan?" tanya bunda Sonya heran.
"Bun, Rio mau ke rumah pak Edward sekarang. Maaf, untuk makan malam Rio yang sedikit. Rio sedang buru-buru, Bun!" pamit Rio sembari mencium punggung tangan sang ibu.
Rio bergegas memasuki mobilnya dan menyalakan mesin. Memanasi beberapa menit sebelum akhirnya melajukan mobil dengan kecepatan tinggi.
Malam yang mulai larut sehingga jalanan sepi, melancarkan perjalanan Rio menuju rumah pak Edward.
Dalam waktu lima belas menit Rio sampai di rumah pak Edward. Rio langsung memarkirkan mobilnya dan berlari menuju pintu masuk. Belum sempat membunyikan bel, pintu sudah terbuka.
Tampak pak Edward sudah berpakaian rapi dan menenteng tas pakaian. Sepertinya beliau menunggu kedatangan Rio sejak tadi.
"Om, mau pergi kemana?" tanya Rio heran.
"Malam ini kita berangkat ke ibu kota! Tenaga IT di sana semua dipecat oleh Frans," jawab pak Edward singkat, malah manambah rasa penasaran Rio.
"Semuanya? Termasuk Rahma?" tanya Rio heran sembari mengikuti langkah pak Edward menuju garasi mobil.
"Kunci mobilmu mana? Kamu kasih ke sopir biar dimasukkan ke garasi. Kita ke ibu kota naik mobilku saja!" tanya pak Edward sekaligus perintah.
Rio pun menyerahkan kunci mobilnya pada sopir pak Edward. Kemudian mengikuti pak Edward masuk ke dalam mobil mewah pak Edward.
Setelah berada di dalam mobil, Rio menghubungi sang bunda. Dia mengatakan jika dirinya mendadak diajak pak Edward ke ibu kota. Rio pun meminta sang bunda untuk tidak menunggu kepulangannya.
"Sebenarnya ada apa, Om? Kenapa semua tenaga IT di Surya Grup dipecat?" tanya Rio begitu mobil berjalan.
"Semua data penting di Surya Grup ada yang meretas. Itulah kenapa bisa kecolongan dan terjadi penipuan. Saat ini Frans membayar tenaga ahli IT dari freelance untuk menyelamatkan data perusahaan."
"Ternyata mereka berkelompok, bekerjasama untuk menghancurkan Surya Grup. Oleh karena itu, kami memintamu kembali bergabung dengan Surya Grup. Kalau Rahma yang dipecat, itu karena cucu-cucuku lebih membutuhkan dirinya. Lagian kalau dia masih kerja, takutnya nyawanya terancam. Semua demi keselamatan penerus Surya Grup."
Pak Edward menceritakan semuanya pada Rio. Padahal Frans juga mengambil pendidikan yang sama dengan Rio dan Rahma, akan tetapi kepandaian Rio dan Rahma lebih unggul dibanding dengan Frans.
Sebenarnya jika Rahma fokus pada perusahaan, mungkin dia bisa membantu. Akan tetapi, sebagai istri dan ibu rumah tangga membuatnya tidak fokus pada pekerjaan di kantor. Apalagi Frans sangat membatasi jam kerjanya selama ini.
"Apakah penghianat itu sudah ditemukan, Om?" tanya Rio penasaran.
"Kami sudah mencurigai beberapa, akan tetapi kami akan mengumpulkan bukti-bukti yang kuat baru bertindak."
*
*
*
Hallooo semua, readers tercinta 🙋🙋🙋
Maaf jika akhir-akhir terlambat up dan up cuma satu bab. Othor lagi ada kesibukan RL, selain itu juga badan kurang fit. Mon mangap ya semuanya 🙏🙏🙏
Selagi menunggu up mampir yuk ke karya temenku. Jangan lupa tinggalkan jejak ya 🤗
Judul: Perjalanan Cinta Almaida
Author: Mom Al
Blurb:
Nama ku Husna Almaida yang akrabnya di panggil Alma. Aku seorang kepala divisi di salah satu perusahaan industri, yang berkembang di dunia gadget/Smartphone. Banyak orang yang mengakui kecantikan ku, meskipun aku sehari-hari memakai hijab.
Di usia ku yang terbilang sudah matang, aku baru memutuskan menikah dengan seorang pria yang juga bekerja di perusahaan tempat ku bekerja.
Kami menikah, dan hingga beberapa tahun aku tidak kunjung hamil, lalu suami ku berselingkuh dengan pembantu di rumah ku sendiri.
Hati wanita mana yang tidak sakit, saat melihat suaminya sendiri bercinta dengan wanita lain di ranjang yang biasa aku gunakan saat melakukan hubungan dengan suami ku. Akankah aku bisa memaafkan suami ku atas segala kesalahannya? Atau aku lebih memilih bercerai dan hidup menjanda?
DAN ANGKAT TOPI JUGA BUAT DEVAN...
DI CERITA INI DN DI CERITA MNGGAPAI MIMPI, GK NYALAHIN KLUARGA SURYA, BAIK PAK EDWARD, FRANS, ATAU PUN RAHMA, JUSTRU KSALAHAN DI LO YG TDK BRANI MMPERJUANGKN HATI LO, LO TERLALU PNGECUT DGN ALASAN PERSAHABTN & UTANG BUDI, PADAHAL LO DULUAN YG KNAL RAHMA, DN LO YG TOLONG RAHMA DARI GANGGUAN PREMAN, LO YG MMUPUK PRASAAN CINTA, ORG LAIN YG MMANEN..