Season 1-2
Nayra Quinza adalah seorang gadis yang ramah, cantik, berhati lembut, dan penurut. Tapi kehidupan yang dijalani olehnya tidak seindah namanya dan secantik dirinya. Dia menanggung pahit nya kehidupan dari umur 14 tahun saat ayahnya meninggalkan dirinya bersama ibu tirinya, ayahnya meninggal karena kecelakaan.
Saat berumur 18 tahun ibu tirinya menjualnya kepada Dean Rodriguez Griffths seorang pengusaha kaya raya dan pemimpin yang bersifat dingin untuk dijadikan rahim sewaan.
Bagaimana kelanjutan ceritanya?
Yuk Ikuti saja untuk membacanya😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanisya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEMBALI
Setelah memastikan nayra betul betul makan dan meminum obatnya papa david dan mama emily pergi kembali ke kamar mereka karena mereka juga ingin istirahat
Dean berencana besok sudah kembali lagi ke mansion tapi mama emily meminta mereka untuk ke mansion utama lebih dulu bahkan mama emily ingin mereka tinggal disana
pagi hari mereka sudah bersiap siap untuk pulang dan beristirahat dirumah
'' Dean setelah ini pulang ke mansion utama dan tinggal lah disana agar mama memiliki teman disana '' ucap mamanya
'' Tidak bisa ma, dean sudah punya mansion sendiri '' tegas dean pada mamanya
'' Tapi dean, mama kesepian '' rajuk mama nya dan melihat papa david
sedangkan papa david tidak bisa berkata apa apa, papa david berpikir itu sudah menjadi hak dean karena dia sekarang sudah menjadi seorang suami tapi istrinya itu tetap memelas dengan alasan nya sendiri
'' Tidak bisa ma, nanti kami akan sering berkunjung '' ucap dean lagi dengan datar
'' Sementara saja dean nayra juga belum sembuh, nanti tidak ada yang menemani nya jika kamu bekerja atau ada urusan lain '' pinta mamanya
'' Ada bi nani dan pelayan lainnya ma '' kekeh dean tetap pada pendiriannya
'' Ayolah dean '' bujuk mama nya lagi
'' Tidak ma tetap tidak bisa, dean ingin leluasa di mansion dean sendiri '' tegas dengan dingin
'' Jaga nada bicara mu dean '' ucap papanya dingin
Dean hanya menghela nafas nya kasar
Nayra melihat semua perdebatan itu dia hanya diam tidak berani menjawab, namun dia juga kasian pada mama emily yang dari tadi sudah memohon pada dean agar tinggal di mansion utama untuk sementara waktu saja
Nayra ingin membujuk dean, dia menatap dean ada sedikit rasa takut di dalam hatinya tapi dia akan berusaha agar mama emily bahagia
'' emm... sayang kita ikuti saja mama ya, hanya untuk sementara waktu nanti setelah pulih total kita kembali ke rumah, kasian mama tidak ada yang menemani '' ucap nayra lembut dengan senyuman nya pada dean dia berharap dean mengiyakan permintaan nya
'' Tidak tetap tidak, mama juga sudah terbiasa sebelumnya juga seperti itu, di mansion utama juga banyak pelayan '' Tegas dean menatap tajam nayra
Nayra menunduk matanya sudah berkaca kaca dia kembali menatap dean dengan tatapan memohonnya, susah sekali membujuk dean pikirnya
'' Sayang please hanya sementara saja'' pinta nayra memohon
Dean tidak bisa melihat nayra seperti itu
'' 1 minggu atau tidak sama sekali '' ucap dean datar
'' ah baiklah tidak apa apa '' bukannya nayra yang menjawab tapi mama emily menjawabnya dengan tatapan berbinar bahagia akhirnya dia bisa bercerita dengan nayra nanti nya
'' huh '' hela dean dengan nafas kecilnya
'' Segera bersiap kita kembali sekarang '' tegas papa david
'' ayo sayang mama bantu siap siap '' ajak mama emily pada nayra
'' iya ma, terimakasih ma '' ucap nayra tersenyum
mama emily menanggapi nya tersenyum
" Apakah semalam kau memperketat penjagaan di sekitar hotel ? " tanya papa david pada dean
" sudah pa dean menempatkannya di tempat biasa dean hanya menambah nya saja " balas dean
" papa hanya khawatir ada musuh datang tiba tiba " ujar papa david
" semua aman pa " jawab dean
Musuh dari mana datang nya tidak ada yang berani mengusik keluarga griffths
kedua wanita disana hanya diam tapi lain dengan mama emily hanya biasa saja dia sudah paham dengan apa yang di bicarakan papa david dan dean tapi tidak dengan nayra dia bingung dan mama emily melihat raut wajah bingung nayra
" apakah dean sudah menjelaskan nya pada kamu nay ? " tanya mama emily hati hati
" menjelaskan apa ma ?" tanya nayra balik
" yasudah lupakan saja, tidak apa apa " ucap mama emily
Mama emily tidak ingin memperpanjang nya karena dia tidak ingin nayra berpikir yang tidak tidak dulu dengan kondisi masih seperti itu, dan dia tidak ingin nayra penasaran dengan hal itu biarlah dean yang akan mengatakannya saat waktu yang tepat karena itu hak dean
" Sudah ayo kita berangkat kita satu mobil saja "ajak mamanya
" kamu bawa mobil dean " titah papanya
Dean hanya mengangguk patuh pada papanya
Mereka segera turun, nayra dipaksa dean menggunakan kursi roda tapi nayra kekeh tidak mau dia berkata bahwa dia hanya kurang fit
"sayang aku hanya lelah bukan lumpuh atau semacamnya " rengek nayra pada dean
" cepat nayra " tegass nya
" tidak sayang aku jalan saja " bujuk nayra dan dia berdiri pelan pelan
Tiba tiba nayra di gendong dean lalu membawa nya berjalan keluar papa david dan mama emily hanya geleng geleng kepala melihat hal itu putra mereka sudah mulai berubah walaupun masih terkesan dingin dan datar
Nayra menyembunyikan wajahnya di bidang dada dean karena dia malu banyak orang dan para staff hotel melihat mereka sementara dean tetap bersikap seperti biasanya
Para staff disana terkagum kagum pada nayra bisa menaklukkan seorang dean ada juga yang menatap kagum pada dean dengan gaya cool nya mau menggendong nayra
Mobil sudah di siapkan di depan pintu lobby hotel mereka masuk kedalam mobil, mama emily dan nayra duduk dibangku belakang sedangkan dean mengemudi mobil, dan papa david duduk di sebelah kursi kemudi
30 menit kemudian mereka sampai di mansion nayra kembali tercengang melihat mansion utama yang tak kalah mewah dari mansion milik dean dia kembali terperangah
" astaga ya ampun seberapa kaya suamiku dan mertuaku, aku jadi merasa tidak pantas bersanding dengannya " batinnya meringis memikirkan hal itu
Sampai di depan pintu utama mereka sudah disambut beberapa pelayan disana, saat masuk nayra kembali tercengang benar benar mansion ini sangat mewah tidak kalah dengan milik suaminya
" Selamat datang tuan dan nyonya dan tuan muda nona muda " sambut bi lila
" Terimakasih bibi, apa semua sudah siap ?" tanya mama emily
" sudah nyonya " sahutnya lagi
" baiklah bi, kami keatas dulu nanti kami akan turun, dean bawa nayra dan istirahat lah kembali " suruh mamanya
" iya ma" jawab dean sambil menggendong nayra lagi ke kamar nya
Di lantai atas ada 2 kamar utama yaitu milik papa david dan mama emily dan satunya dean untuk kamar keluarga ada dibawah dan beserta kamar tamu
Bi lila adalah saudara dari bi nani dia bekerja di keluarga griffths itu karena bi nani, bi lila juga nasibnya tidak terlalu baik dia trauma dengan pernikahannya dia selalu di siksa oleh suaminya dan suaminya sering mabuk mabukan dan akhirnya dia bercerai dan dia menjadi kepala pelayan di mansion utama, bi lila sangat baik sama seperti bi nani
DEan dan Nayra sampai di kamar, dean terkagum melihat kamar dean kali ini terkesan sekali manly nya dan semua barang barang nya tertata rapi, disana juga sudah ada meja rias yang disediakan untuk nayra pakaian pakaian juga sudah ada