NovelToon NovelToon
Kekasih Bayaran

Kekasih Bayaran

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Selamat datang di karyaku yang ke-18

Tidak sengaja membuat nyawa seorang pria melayang, Winda harus menanggung akibatnya. Memiliki ibu yang mengalami ganguan mental, membuat Winda berani melakukan apa saja, tak kecuali menjadi kekasih bayaran seorang pria yang tiba-tiba muncul merubah segalanya.

Follow IG: Sept_September2020
Ikuti IG Sept dan banyak Give Away setiap bulan menanti pembaca setia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menumpang Hidup

Kekasih Bayaran Bagian 21

Oleh Sept

'Ya ampun ... aku gak nyangka dia seperti ini. Pembohong besar, katanya gak kenal lalu ini apa? Kalian malah tinggal bersama. Aku mengerti sekarang, uang sebanyak itu yang dia berikan padaku pasti dari pak Arjun,' pikir Winda saat melihat bos Tourshine Groups telerr di apartment Kavi.

"Pakkk!! Pak Arjun ... kenapa Bapak tidur di sini?" Kavi menepuk pipi Arjuna. Ia pura-pura tidak kenal sang kakak karena ada Winda di dalam sana.

Dasar kakak yang lagi stress berat karena suatu hal. Baik pekerjaan dan masalah pribadi, yang akhirnya memutuskan minum di tempat Kavi. Ya, kalau ada masalah ia suka menganggu dan mengusik adiknya itu, seperti malam ini.

"Pakkk!" panggil Kavi dengan intonasi yang meninggi agar kakaknya bangun.

BRUKKKK ...

"Ya ampun!" pekik Winda yang melihat kaki Arjun malah menendang Kavi sampai terduduk di lantai.

"Sebentar, Win. Aku urusin Pak Arjun dulu. Kamu masuk saja, istirahat di sana. Itu kamarnya!" Kavi menunjuk sebuah pintu dengan tangannya. Agar Winda masuk dulu. Ia akan mengatasi sang kakak yang mabuk parah. Sudah tahu tidak bisa tahan dengan minuman, ini malah minum satu botol. Pasti Arjun punya masalah berat, pikir Kavi.

"Tapi itu pak Arjuna, kan?"

"Nanti aku jelasin, kamu istirahat saja."

Mendengar suara wanita yang terdengar samar-samar, mata Arjun mengerjap.

"Kau di sini?"

Arjuna langsung duduk, meski agak sempoyongan. Jelas ia belum mendapat kesadarannya. Sambil tersenyum lebar, meperlihatkan gigi-giginya yang putih nan rapi, Arjun mencoba berdiri.

Kavi yang melihat sang kakak hampir jatuh, ia langsung spontan memapah kakaknya itu. Tapi brukkkkk .... Sang kakak kembali mendorong dan membuat Kavi jengkel.

'Harusnya jangan sekarang!'

Kavi yang sebal, hanya bisa mendengus kesal. Ia tahu, kalau kakaknya mabukkk pasti berkata yang bukan-bukan. Sebelum itu terjadi ia menatap tajam ke arah Winda.

"Wind, masuklah. Dia sangat berbahaya jika mabukk!"

Winda jadi bengong, ia pun mengangguk meski bingung dan segera berbalik menuju kamar yang sudah dirunjuk Kavi sebelumnya.

"Heiiii!" panggil Arjuna. Gayanya sempoyongan seperti dewa mabukk dari negeri ginseng.

"Udah Win! Masuk aja!" seru Kavi yang melihat sang kakak memanggil Winda.

Winda sekali lagi menurut, ia langsung saja ke kamar karena takut juga melihat tatapan Pak Arjuna yang tidak biasa tersebut. Pria yang biasanya terlihat sangat berwibawa, charismatic, dan dihormati banyak orang itu kini merancau tidak karuan.

"Gadis BODOHHH!"

Ngekkk ...

Winda yang sudah memegang knop pintu langsung menoleh.

"Ish ... apa-apaan lagi ini?" desis Kavi kesal pada abangnya tersebut.

Ia pun memegangi lengan sang kakak, agar duduk kembali sebelum merancau tidak jelas. Tapi sialll bagi Kavi, ia mala ditepi dengan kasar.

"Heiii sini kau! Berani sekali sekarang."

Winda menunjuk hidungnya dengan ibu jarinya. Apakah dia yang dimaksud Pak Arjun? Lalu kenapa dia dikatakan bodohhh?

Winda menatap Kavi penuh tanya. Keduanya saling melempar pandangan.

"Sudah, Win. Masuk saja."

"Jangan ikut campur anak nakal!"

Buuuugh ...

Arjun menonyor lengan Kavi cukup keras, mabukk tapi tenaganya boleh juga. Hingga Kavi meringiss kesakitan.

"Kau tidak apa-apa, Kav?" tanya Winda.

"Ke mari! Jangan pergi. Dan jangan bicara dengan dia!" Arjun menunjuk Kavi dengan marah.

"Jangan pernah bicara pada pria! Jangan pernah! Jangan pernah tidur dengan pria ... jangan!" Arjun terkekeh kemudian berjalan sempoyongan mendekati Winda. Setelah hanya terisa beberapa langkah eh tiba-tiba tubuhnya tumbang, pria itu malah pingsan.

Untung Winda berlari mendekat dan langsung menangkap tubuh bosnya tersebut. Melihat hal itu dari tempatnya berdiri, Kavi hanya bisa mengusap wajahnya dengan kasar. Kavi kemudian memapah sang kakak dan membawanya ke dalam kamarnya.

Sesaat kemudian

Kavi dan Winda duduk berdua di ruang tamu, Winda tidak bisa tinggal di sana sebelum ia tahu kondisi di sana.

"Maaf sebelumnya, tapi bolehkan aku bertanya sekali lagi."

Kavi seolah paham, apa pertanyaan selanjutnya dari Winda. Ia hanya mengangguk pelan.

"Kenapa pak Arjun ada di sini? Dan ini bukan sekali aku melihatnya di apartment ini. Jangan bohong padaku ... apa selama ini kau menumpang hidup dengan beliau?"

Ngekkk ...

Kavi tersenyum miris dan bersambung.

Eh mbuh Kav ... Hehehe

IG Sept_September2020

1
Arida Susida
Luar biasa
Yuningsih Nining
suamiku tergoda pelakor
coba ketik/nyari di sini knp gaada thor?
Yuningsih Nining
mo baca judul yng ini di sini koq susah gaada?
Yuningsih Nining
semangat lanjut thor
eee thor mo baca *seruni dendam istri pertama nya knp gak bs di buka ya, di pencarian jg kayk gaada,? mksih info
Yuningsih Nining
bilang jg semua 500 jt dl yng dr mm mu buat bantu Winda ,
Yuningsih Nining
jujur apa ada nya sm mama nya kavi , toch udah telanjur semua barang Winda kebongkar mma mu
bilang klo Winda jd pembokat di rmh mu jg buat duit yng km minta dl ke mm mu
Andriyati
is sok arogan padahal yg bayar gaji nya kan kantor, bukan kamu,, sok berkuasa sekali anda bu
Nurmiati Aruan
kamu sih bi... disayang malah ngelunjak...
Nurmiati Aruan
ahh... Winda juga terlalu....
Nurmiati Aruan
si ayah tuh yang telpon...
Memyr 67
𝗻𝗴𝗴𝗮𝗸 𝗷𝗲𝗹𝗮𝘀 𝗯𝗮𝗻𝗴𝗲𝗱 𝘄𝗶𝗻𝗱𝗮
Memyr 67
𝗺𝗮𝘁𝗮 𝗽𝗲𝗿𝗮𝘄𝗮𝗻 𝗸𝗮𝗱𝗲𝗸 𝘁𝗲𝗿𝗻𝗼𝗱𝗮
Memyr 67
keseeel jengkeeeel. hanum si pembuat kacau masih othor kasih kesempatan hidup lagi. jengkeeel bener bener jengkeeeel.
Memyr 67
aq berharap hanum yg nggak tau diri nggak sadar diri mati aja. lenyap dari novel ini. tukang bikin kacau.
Memyr 67
ghadi lantaran kwturunan kaya aja, sok kuasa. disetir istri sebego hanum kok diem aja. yg begok banyak bener di sini ya?
Memyr 67
tu kan? othor ratu tega. winda nggak punya salah apa apa ke kavi dan keluarganya, dah mau dikuliti aja.
Memyr 67
tega bener othor ma kavi. kavi yg baik, berjiwa sosial tinggi, disiksa habis babisan, dibuat sial tanpa henti. sedang arjun yg seenaknya memperbudak olivia diberi enak. menikmati malam pertama dengan olivia. sungguh othor terlalu.
Memyr 67
semua kekacauan, karena mamah hanum. bisanya bikin kacau, dan suami begoknya yg membereskan kekacauan yg dibuat hanum. ghadi bucin ke hanum, dah buta mata buta hati, istri tukang bikin kacau nggak pernah "dididik"
Memyr 67
nggak tau ngurus anak hanum, cuma tau mendoktrin anak, itu namanya tidak mendidik. salahkan diri sendiri atas keadaan anak anak tersayang sekarang. ibu ibu egois nggak ada lawan.
Memyr 67
dah tau dari masih kecil, arjun pemaksa. tapi malah menjatuhkan cinta ke pria model arjun, olivia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!