Abhi Athaillah. Seorang lelaki yang sedari kecil merawat ibu nya yang mengalami gangguan jiwa harus menikah dengan wanita yang juga mengalami gangguan jiwa. Siapakah wanita itu? Akankah Abhi mencintai wanita gila itu? Dan akankah wanita itu menerima Abhi sebagai suami nya setelah kembali sehat? Mohon like, and koment nya. Serta dukungannya ya 🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sebutir Debu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21 Tania vs Tina
Abhi memegang kepalanya karena terasa sakit di lehernya. Tania melemparkan sebuah boneka beruang yang cukup besar.
"Tania."
Tania berlari ke arah Tina. Tampak tatapan benci dari Tania. Baru saja tangan Tania hampir menyentuh jilbab coklat Tina, tangan kekar Abhi cepat menari kedua tangan Tania. Hingga Abhi berdiri didepan Tania.
"Arrgghh...."
Rahang Tania terlihat menyatu dari giginya yang terlihat karena bibir Tania tertarik. Wanita itu sepertinya merasa sangat kesal kepada Tina. Bahkan Abhi harus merasakan sakitnya beberapa Kali dari cakaran kuku Tania pada wajahnya.
"Cepat pergi lah dulu Tin."
"Tapi bang?"
"Cepat. Biar Abang yang ngadepin Tania."
Tina cepat meninggalkan villa Abhi karena ia merasa sangat takut melihat ekspresi wajah Tania. Serta matanya begitu nanar menatap Tina.
Abhi memeluk Tania, tangan istrinya itu masih mencoba menggapai-gapai sesuatu.
"Tenang lah Tania. Tidak ada yang mengambil aku. aku masih disini."
Tania masih meronta-ronta dari pelukan Abhi. Ia seakan-akan masih ingin mencari Tina. Napas nya pun terdengar tersengal-sengal.
Beberapa menit kemudian Tania cukup tenang. Abhi membelai rambut panjang istrinya itu. Ada rasa bersalah dalam hati Abhi. Ia merasa menjadi lelaki yang sama seperti lelaki yang menyakiti ibunya dulu.
"Hiks.Hiks. Hiks "
Tania menangis dalam pelukan Abhi. Abhi makin merasa bersalah.
"Apa arti tangisan mu Tan? apakah kamu mulai sehat? apakah kamu mencintai aku? Cepatlah sehat. Agar kita bisa menjalankan hidup kita dan tentu kan arah kemana kita akan melangkah. Berpisah atau tetap bersama."
Kembali adegan di villa Suryo menjadi pemandangan yang sangat di nikmati sepasang suami istri yang sedang berada di apartemen mewah di kota Los Angeles.
Di Amerika. Sepasang suami istri itu kini menikmati pemandangan itu dari layar ponsel Suryo. Sebuah kiriman CCTV yang selalu terhubung dengan ponsel pintar Suryo.
"Siapa wanita itu Sur?"
"Dia wanita yang disukai Abhi."
"What?"
"Cintanya bertepuk sebelah tangan. Wanita itu hanya menganggap Abhi sebagai kakak."
"Tapi dia seperti menikmati apa yang Abhi berikan pada bibirnya tadi."
"Aku malah fokus dan mengkhawatirkan Tania. ekspresi nya. Dan tindakannya kepada Tina.Bukankan dia belum mengenal Tina dan Abhi saat ia sehat. Apakah Tania mau berangsur membaik?"
"Secepat itu kah.? bukan kah baru kurang lebih 2 bulan dia bersama Abhi?"
Suryo meletakkan jari tangan kanannya didepan mulut dan sedikit menutup hidungnya.
"Tania juga mengalami Post-traumatic stress disorder (PTSD). PTSD adalah gangguan jiwa yang dapat dialami setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa yang tidak menyenangkan, misalnya kecelakaan, bencana alam, kekerasan, atau pelecehan seksual. Apakah hal itu yang membuat dia agresif melihat Tina. Atau dia mulai sehat dan ada cinta untuk Abhi?
"Kamu berbicara pada ku atau pada siapa?"
"Aku harus mengirim teman ku untuk memeriksa nya langsung yank. Aku khawatir Tania sehat."
"Maksud mu, kau ingin dia dengan kondisi nya seperti itu selama nya?
"Bukan itu. Aku harus bersiap mental menerima amukan darinya karena ide gila itu aku yang pikirkan. Ia dinikahkan dengan Abhi."
Suryo sedikit khawatir karena ia bisa melihat perubahan Tania mengarah kepada orang yang mulai sehat.
"Lalu apa tujuan mu memantau mereka lewat CCTV ini?"
"Setidaknya, ketika Tania sehat dia akan melihat bagaimana Abhi begitu tulus merawatnya. Abhi merawatnya bukan karena nama Maharani nya. Tapi seorang istri dengan kondisi sakit jiwa dan tak punya siapa-siapa."
"Maksud mu, kau ingin Tania tak berpisah dengan Abhi ketika Tania sehat?"
Suryo hanya diam menatap layar ponselnya. Terlihat Abhi masih memeluk Tania dan mengelus-elus punggung Tania.
"Semoga kamu bisa membuat Tania jatuh cinta pada mu Bhi. Hanya kamu lelaki yang baik untuk Tania. Semua lelaki yang mendekati dirinya hanya karena ia dikenal dalam mode Maharani bukan Tania seperti sekarang."
kka sebutir debu.. maa syaaAlloh rindu akan ilmumu.. kak /Sob/ gmna kbarnya kka?? sejak tahu novel yg kka belum up sya gak buka noteltoon lagi.. tp sekarng bbrpa hri tiba2 mau buka lagi ternyata kka bkin karya baru..
makasih kak../Rose/
alhamdulillah ibu kinan bener" sdh sembuh