(SLOW UPDATE)
(karya pertama sebelum Kaisar cahaya kultivasi iblis)
Kehidupan sebelum adanya kultivasi, memang cukup sulit! Mereka para umat manusia harus bertahan hidup bersama iblis-iblis yang masuk ke dalam alam umat manusia ini.
Kaisar Wu Shen, tidak menduga bahwa anak ini (Xin Dao) adalah iblis! Namun karena melihat kondisi Xin Dao yang ia temukan dalam kondisi prihatin, membuat Wu Shen berniat untuk menyatukan kembali umat manusia dan juga bangsa iblis. Benar! Jawaban dari orang-orang ini pastilah "Tidak mungkin!"
"Impian mu bodoh, Wu Shen!"
Wu Shen; "peperangan, mungkin akan terjadi karena itu, aku akan selalu berdoa, padanya agar setia untuk melindungi desa Qishan Jin ini dari serangan para iblis itu."
bagaimana bisa Wu Shen berdoa seperti itu setelah tahu bahwa anak yang selama ini di asuhnya adalah seorang iblis dan tepatnya dia adalah calon untuk pemimpin alam iblis!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arinimase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter. 20 - Membohongi Penglihatan Dewa
"Bagaimana ini? Ketika kaisar kami sedang tidak berada di tempatnya, apa yang harus kami lakukan!"
"Jangan bercanda! Kami disini sangat khawatir tentang keselamatan kami! Bisa saja sekelompok orang akan membantai negara ini!"
Tatapan wajah rakyat Qishan Jin sangatlah terlihat khawatir, apa yang mereka pikirkan sekarang ini, diluar dugaan dari dewa murah hati yang masih berdiri di depan mereka juga dengan ekspresi yang sama. "Seberapa bencinya kalian pada Kaisar kalian sendiri?" Setelah jeda sejenak dewa murah hati kembali melanjutkan, "Saya banyak mendengar dan melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh kaisar kalian yang seperti mengatakan banyak keluhan dari benaknya sendiri dan tidak bisa diungkapkan kembali. Bagaimanapun juga, Kaisar kalian sendiri juga telah mencoba untuk melindungi rakyatnya dan berusaha semampu mungkin untuk mencapai tingkat pedang yang tertinggi dan laki-laki yang bersahabat dengan iblis, kalian tidak mengerti apa yang menjadi maksud Kaisar kalian selama ini?"
Rakyat yang memiliki wajah tebal, tidak sanggup kembali berkata dan berpikir. Mereka menundukkan pandangannya dan saling melihat satu sama lain. "Apakah benar ini adalah kesalahan kami?"
Salah satu rakyat yang berada pada barisan kedua, menerobos maju dan menunjuk-nunjuk Dewa murah hati sebagai pembohong yang kejam! "Memangnya kau ini siapa!? Bisakah kami layak untuk percaya pada anda! Apa yang membuat anda tiba-tiba berkata seperti itu!? Apakah itu karena Kaisar kami adalah pengikut pertama anda yang sangat anda lindungi sekarang ini!?"
Dewa murah hati semakin mengeluarkan pedangnya dari sarungnya, dan kemudian mulai menatap serius pada laki-laki yang berdiri di depannya ini, "Anda bukanlah manusia! Berhati-hatilah dengan mata saya yang mampu membedakan antara iblis dengan manusia!"
Dewa murah hati mengeluarkan pedangnya secara sepenuhnya dan kemudian menepis tubuh laki-laki tersebut hingga terbelah dua. Wujudnya kembali berubah menjadi salah satu iblis kecil. Rupanya, iblis kecil itu memiliki kemampuan untuk menjelma sebagai manusia yang berada ditempat yang tidak seharusnya dan akan mempengaruhi pikiran banyak orang disini.
Setelah menghabisi satu iblis, Dewa murah hati kembali bergerak dan kemudian melangkah terbang ke arah salah satu dari laki-laki yang berada di dalam kerumunan tersebut. Karena iblis itu termasuk jelmaan manusia yang memiliki racun di seluruh tubuhnya, dewa murah hati menghentakan pedangnya ke tanah dan di atas pedang tersebut, iblis kecil yang memunculkan wujudnya sedang terbaring karena pedang dewa murah hati yang menancap pada jantungnya.
Dewa murah hati memulai interogasi pada iblis ini, "Dari mana kau mendapatkan perintah untuk menyerang tanah ini!?"
Iblis kecil tersebut ketakutan melihat ekspresi pandangan dari seorang Dewa yang sedang mencoba untuk menyiksanya kali ini dan berkata, "Ini bukan perintah! Tapi kemauan kami untuk menyerang tanah ini karena Kaisar kami yang banyak mengeluh!"
Dewa murah hati bertanya, "Kaisar yang banyak mengeluh? Apa maksudnya dari semua itu!?"
Iblis kecil tersebut menjawab, "Kaisar kami, kaisar alam iblis Xin Dao selalu mengeluh ingin bertemu dengan seseorang yang sudah lama ditinggalkan olehnya. Kami mengetahui orang yang Kaisar kami maksud itu dari para bangsawan iblis yang biasa dekat dengan kaisar Xin Dao dan untuk memuaskan Kaisar, kami melakukan apa yang belum kaisar kami lakukan."
"Siapa yang kamu maksud itu!?"
Iblis kecil tersebut menjawab, "Sudah jelas, orang itu adalah Kaisar di negara ini!"
"Maksudnya, Wu Shen yang menjadi targetnya sekarang ini? Lalu, apa yang dilakukan padanya?"
Iblis kecil itu semakin menunjukkan wajah ketakutannya pada dewa murah hati dan menjawab, "Saya tidak mengetahuinya lagi tapi, mungkin saja Kaisar kalian akan terbunuh olehnya."
Panglima Jin Mo yang merasa sudah cukup banyak tahu dengan iblis kecil ini yang mengatakan jika Wu Shen akan dibunuh oleh Xin Dao, bergerak maju dengan cepat dan mengayunkan pedangnya untuk memutus leher dari iblis kecil yang terbaring di tanahnya ini. "Keterlaluan! Jika seperti ini, siapa yang akan bertanggung jawab!?"
Dewa murah hati kembali memasukan pedangnya dan berjalan membalikkan tubuhnya berkata para rakyat Qishan Jin yang sudah mulai pucat, "Saya akan meminta pertolongan dari para pejabat surgawi lainnya. Orang-orang yang disini, tenang saja dan jangan sebarkan ini kemanapun karena, kalian juga yang akan menerima resikonya."
Sementara ini, Wu Shen yang tiba-tiba terbangun karena hal yang membuatnya resah, tidak sengaja melakukan hal tidak seharusnya. Xin Dao begitu memaksa Wu Shen untuk meminum darahnya yang bisa menjadi penawar menghilangkan racun iblis wabah yang ada pada tangannya dan dilakukan dari mulut ke mulut membuat Wu Shen merasakan sakit pada bibirnya yang terus dipaksa terbuka.
"Tidak adakah cara lain untuk meminimalisir rasa sakitnya?"
Wu Shen melihat pakaiannya yang di taruh di atas kasur yang ditempatinya, kembali memakainya lagi setelah ia bertelanjang dada selama Xin Dao melakukan itu padanya.
Wu Shen melirik keluar pintu dan tidak ada siapapun yang sedang berjaga di luar ruangannya. Ini adalah sebuah kesempatan besar untuk segera pergi dari sini! "Tapi, bagaimana cara untuk keluar dari alam iblis tanpa menggunakan array pemanggil?"
Meskipun kemungkinan kecil untuk bisa keluar dari alam iblis karena masih banyak hutang yang ia tinggalkan di istananya, Wu Shen tetap berlari pergi dari ruangan tersebut dengan terburu-buru melihat dan memperhatikan disekitar kanan dan kirinya.
Xin Dao memiliki tugas-tugasnya yang juga harus diselesaikan, sepertinya dia sangat sibuk hingga tidak sempat untuk melihat tawanannya.
Sampai pada halaman depan istana alam iblis, langkah kaki Wu Shen terdiam karena melihat sosok laki-laki dengan memakai kerudung hitam yang menutupi wajahnya.
Kaisar Yan Feng sudah berada di halaman depan istana alam iblis untuk mengawasi Wu Shen yang berniat untuk lari keluar dari tempatnya. Wajahnya yang sama sekali tidak terlihat, membuat Wu Shen bingung dengan ekspresinya yang tidak bisa dijelaskan.
Kaisar Yan Feng berkata, "Wah, Kaisar ini hendak pergi kemana? Apakah anda tidak ingin membuat adik kecil anda marah karena pelarian anda?"
Wu Shen bingung untuk melakukan apa dan terdiam sesaat mencoba kembali untuk berpikir, apa yang harus dilakukannya sekarang ini apakah berpotensi untuk dikalahkan? "Bisakah anda membiarkan saya untuk pergi? Percayalah saya masih memiliki kedudukan sebagai Kaisar dan masih memiliki rakyat yang harus diurus."
Kaisar Yan Feng berkata, "Saya percaya dengan perkataan anda, jika ingin pergi silahkan saja. Lagipula di alam iblis ini pastinya akan menjadi sangat risih untuk anda dan tidak nyaman membuat anda sendiri juga akan melakukan bunuh diri karena itu, pergilah."
Wu Shen merasa sangat berterimakasih pada Kaisar Yan Feng yang telah mengizinkannya untuk pergi tapi, bagaimana caranya untuk keluar, "Bisakah saya meminta bantuan pada anda sekali lagi?"
Kaisar Yan Feng mendengus dan menjawab, "Baiklah, saya mengerti tapi, tidak menentu saya bisa mengirim anda langsung ke tempat anda yang seharusnya."
Array merah itu terbentuk di bawah kakinya bercampur dengan warna hitam yang membuat pandangan seperti buta, Wu Shen merasa seperti melayang dan ketika membuka matanya, tubuhnya sekarang ini sudah berada di luar kuil ghaib yang berada di atas bukit Yaguan.
Kuy Mampir di karyaku judulnya TERNYATA CINTA. Kisah Cinta Seorang ceo muda dan gadis cantik sederhana pemilik usaha catering
ku tunggu feedback mu ya
↓↓↓↓↓
The Revival Of The Grand Master Mage
↑↑↑↑↑
.
.
.
.
.