NovelToon NovelToon
My Hottest Man

My Hottest Man

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Balas Dendam / Playboy / Percintaan Konglomerat / Obsesi / Tamat
Popularitas:262.9k
Nilai: 5
Nama Author: Senja Cewen

Takdir, secara kikuk menari di atas lembaran putih. Ujung pena menggurat kisah perjumpaan dua insan yang tak bisa menolak kebetulan.

Adik perempuannya yang sedang hamil menerima tindak kekerasan kemudian sekarat di ranjang rumah sakit, Raymundo Alvaro oleh kemurkaan brutal bersumpah akan jebloskan semua yang terlibat ke dalam penjara. Tidak terkecuali, seorang wanita muda yang pernah secara terang-terangan berikan peringatan padanya juga mengancam adik perempuannya.

Raymundo yakini Bellova Driely adalah nama teratas dalam daftar hitam yang paling bertanggung jawab atas segala hal buruk yang menimpa keluarganya.

Sedangkan, Bellova Driely tak menyangka ia akan terseret kasus yang kemudian menghilangkan nyawa bayi Hellena Alvaro.


Raymundo kemudian putuskan menghukum Bellova Driely dengan caranya sendiri. Ia bebaskan Bellova dari penjara dengan banyak syarat dan sengaja ciptakan kegelapan untuk Bellova. Bellova tak berdaya membalas ketidak-adilan yang menimpa karena sebuah janji yang harus ditepati. Bellova menyimpan rahasia besar yang bisa akhiri kesalah-pahaman tetapi ia telah dituntut sumpah untuk pengorbanan berdarah.

Apa yang terjadi ketika akhirnya masa lalu terkuak dan masa depan kehilangan ketenangan? Akankah cinta yang hadir mampu kalahkan kebencian?!

***

Ditulis oleh Senja Cewen

Ja'o Mora Ne'e Masa Miu (Aku Mencintaimu)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja Cewen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 20. I am Surrender

Berjalan di sepanjang lorong panjang, meraba-raba. Tak tahu batas, tak kenal jam atau hari. Hanya melangkah. Tak bernapas, tapi tak mati. Ketika seakan tak habis, duduk dalam diam. Memeluk lutut.

Tidur dan bermimpi dalam tidak sadar, tetapi sadar dalam tidak sadar. Tak ada panas, tak ada dingin. Tak punya indera peraba, mati rasa hanya bisa mendengar, terkadang.

Tak ada emas juga barang-barang mewah yang dikumpulkan dapat bantu keluar dari dunia aneh ini. Belliza Driely Damier terjebak dalam kehampaan juga ketidak-pastian. Begitu lama dan ia kemudian percaya ia telah mati.

Lalu, ia melihat sebuah cahaya. Cuma setitik putih di hitam. Belliza bangkit dan berlari sekuat tenaga menuju cahaya itu. Ternyata, ia sampai di suatu tempat. Kubah bening terbuat dari kristal es. Ia melihat pantulan dirinya di dinding, seorang wanita bergaun putih dan berambut panjang, cantik tetapi pucat pasi. Itu dirinya.

"Belliza ...." Mulanya samar-samar suara berat seorang pria terdengar. Ia pergi ke dinding dan tempelkan kupingnya di sana.

"Apa kabarmu, Belliza?" tanyanya lagi. Kini, ia bisa lebih jelas mendengar. Mengetuk kaca. Tapi tak timbulkan efek apapun.

Sebuah lagu. Eternal Flame mengalun lembut di telinga, kemudian berganti lagu You're Beautiful dari James Blunt.

Hening.

"Belliza ...." Suara berat itu. Belliza mengenali, meski tak begitu jelas mengingat wajah si pria. Hanya wajah Oskan Devano, Suaminya. Begitu pula, cinta mereka masih sehangat mentari pagi, bercahaya indah seperti purnama dan mengalir tenang seperti air sungai.

"Belliza, kita punya klien, seorang wanita berusia 49 tahun. Aku buatkan gaun polos sesuai yang dia custom tetapi dia tak expect kalau hasilnya akan sangat polos dan dia kelihatan tak suka. Aku jadi kuatir. Jadi, aku berjanji di fitting kedua akan buat ia terpesona. Maukah kamu bangun dan ajari aku?" Suara Bellova.

Hening.

"Belliza ..., Bellinda gantikan aku jadi guru sementara waktu. Aku bertemu kakak laki-laki Helena. Dia sedikit tidak berperi-kemanusiaan, kami banyak menemukan ketegangan." Bellova. "Aku punya dongeng untukmu tentang Puteri Kembar."

Hening.

"Ayolah Sayang. Hortensia sedang mekar kini di sepanjang jalanan Flores. Betapa indahnya rumah kita." Bellinda. "Ingat kita pernah mendaki bukit menuju kaki pelangi, karena mitos ada naga jantan yang bila dikecup akan berubah jadi pangeran tampan? Jovana Damier sangat murka dan mengejar kita dengan pembersih berbulu. Kita ketakutan tetapi tak pernah kapok. Ayolah, Kak. Aku ingin jahili Jovana Damier lagi bersamamu."

Hening. Lalu ....

"Oh, aku tak tahan. Aku merasakanmu dalam diriku. Kembalilah padaku!" Suara Nyonya Jovana Damier Driely, Ibunya. "Belliza, selamat ulang tahun, Sayang. Puteriku yang cantik jelita. Aku sangat merindukanmu."

"Tuhan, kembalikan Puteriku. Beri dia kekuatan untuk bangun dan sembuh." Ayah. "Kamu adalah yang terbaik, Belliza. Terang bagi kedua adikmu. Cinta kami selalu mendukungmu. Kembalilah!"

Terdengar tegar tetapi Ayahnya menangis.

Seseorang keluarkan aku. Please.

"Belliza ..., apa kabarmu? Selamat ulang tahun. Maaf lebih cepat dari tanggal lahirmu. Aku takut tak sempat kemari. Aku dan sinar mentari menunggumu di tepian sungai Tagus." Suara berat itu. "Aku mengirim fotomu pada seluruh klub di Negara ini. Jika kamu datang lagi dan memesan minuman, kamu hanya akan dapatkan banyak gelas berisi susu segar." Tangannya digenggam. "Tak percaya? Bangunlah. Kamu akan lihat nanti."

Lagu Ayer dari Enrique Iglesias.

Hey ..., dime a donde vas y si

sabes tu destino

Hei ..., katakan padaku kemana Anda pergi dan jika Anda tahu tujuanmu?

Hey .., donde dejaras tus sueños escondidos

Hei ..., di mana Anda akan menyimpan mimpi tersembunyi Anda?

Mira que la luna nos dejo

Lihatlah bulan meninggalkan kita

iluminados bien de cerca

Bercahaya indah dari dekat

Lalu hening. Banyak suara datang dan pergi, hilang muncul.

"Apa yang sebenarnya terjadi?" Ibu.

"Bagaimana keadaannya, Dona?" Bellova.

"Kondisinya semakin stabil. Mau dengar detak jantungnya?" Dokter. "Mari kita lihat keajaiban. Belliza hanya tidur. Dia akan segera bangun."

"Tidur hingga dua tahun?"

Hening.

"Apa mimpimu terlalu indah? Anda tak ingin bangun? Ini sudah terlalu lama, Belliza." Suara berat itu.

Sebuah lagu dari 90-an. Musiknya sedikit mistis, tetapi sangat indah.

"Where are you, Belliza? Come to me. Aku menunggumu."

Hening.

"Oh ya, mari bangun dan perbesar studio kerjamu, Belliza. Kita bisa buatkan ruangan yang terpisah bagi tim marketing. Kamu akan pergi bekerja tiap hari setelah antarkan Cheryl bekerja. Kamu akan bertemu dengan seorang pria baik hati suatu waktu. Aku menyayangimu, Belliza. Bisakah kita lupakan saja Oskan?"

Hening.

"Halo Belliza Driely Damier, Anda sedang mendengar suara emas Tuan Lucio Vargas. Aku tak pernah menyanyi untuk seorang wanita. Kamulah satu-satunya yang beruntung."

"Oskan membawa Cheryl bertemu para sepupunya di Sao Vicente. Cheryl berumur tiga tahun sekarang dan sangat cantik sepertimu. Mari kita pergi ke Barreiro dan Cheryl akan bersenang-senang di taman." Pria itu berkata lagi.

Suara berat yang nyaman. Sebuah lagu menggema, dinyanyikan tanpa musik diperdengarkan pada telinganya. Lagu dinyanyikan penuh penghayatan dan di-record.

"Where are you now? Banyak kebahagiaan yang menantimu. Kamu, harus mengantarkan Cheryl masuk sekolah."

Hilang.

"Aku akan naik pesawat besok dan bekerja untuk waktu yang lama. Aku akan kembali menjengukmu. Apa kamu ingin sesuatu dari Perancis? Maukah beritahu aku jika nanti kamu bangun?" Keningnya dikecup, dan kepalanya diusap. Ia bisa rasakan tubuhnya kembali

Kubah kaca mulai mencair. Belliza menyukai kehangatan jenis ini, tetapi ia menunggu seseorang.

Oskan Devano, suaminya.

Hening.

Pria itu akhirnya berkunjung.

"Belliza, tolong pergilah dengan damai dan akhiri sengsara dirimu sendiri juga diriku. Aku akan bersama Helena dan merawat Cheryl. Kamu tak perlu cemas, aku menyayangi Cheryl lebih dari siapapun. Walaupun Helena akan lahirkan banyak putera untukku. Bukankah kamu perlu biarkan aku bahagia, jika kamu mencintaiku? Aku akan mendoakan kedamaian bagi arwahmu?"

"Tuan Devano, apa yang hendak Anda lakukan?" Suara Dona menegur Oskan.

Apa yang hendak Oskan lakukan? Apakah Oskan ingin membunuhnya?

"Apa salah, aku mencium istriku?"

Lenyap.

Bayangan Helena menggendong bayi dan Cheryl bermain tak jauh dari wanita itu, bangkitkan kemarahan. Jika pada Belliza saja Helena berani merebut perhatian Oskan, bagaimana dengan gadis kecilnya yang rapuh? Oh ya Tuhan, apakah Helena tak akan jahat pada puterinya.

Tuhan ..., Tuhan ..., Biarkan aku bangun! Aku harus melihat Puteriku.

Belliza membuka mata perlahan, tak sukai cahaya lampu karena sakiti matanya. Ia pejamkan kembali, sesuatu menariknya untuk terus tidur.

Rasakan napasnya kembali memburu ketika ia berjuang untuk bangun. Sesenggukan oleh putus asa.

Belliza wake up. Mari kita bangun dan berikan Cheryl kebahagiaan.

Tekad kuat membuncah di dada. Ia terus memohon agar bisa bangun. Lalu, ia benar-benar bisa membuka matanya. Wajah ketakutan seorang pria melayang di atasnya. Sekilas berganti wajah seorang dokter. Belliza menutup mata.

"Belliza ..., kamu bisa dengar aku? Anggukkan kepalamu jika kamu bisa dengar aku?"

Belliza mengangguk sangat pelan.

Aku harus bangun dan menjaga Cheryl.

"Aku akan kabari keluargamu," kata Dona pelan.

Berusaha menggeleng. Rahangnya bergerak-gerak. Meskipun ia rindukan Oskan, Belliza tak ingin Oskan tahu. Cintanya pada Oskan sedikit luntur.

"Suamimu perlu tahu, Belliza."

Tak ada yang keluar hanya sesuatu seperti;

"No!"

***

Tinggalkan komentarmu ya... Di Chapter ini dan chapter setelahnya. Di tiap chapter dengan begitu aku bisa up banyak chapter. Like dan like komentar readers lain.

Cintai aku. Aku mencintaimu.

1
choirotun nisa
pait kaya antibiotik 🤣
choirotun nisa
kayaknya suka ngemilin es batu kali ya😄
choirotun nisa
Wes embuh lah ray.. karepmu 🤣🤣🤣
choirotun nisa
wkwkwkw.. kata2 kak ceine selalu bikin senyum2 lucu..
choirotun nisa
uuhhhh anda memang hot tuan raymundo 🤭
choirotun nisa
queenaass plis stop yaa.. nanti mr owl cemburu butong 😄
✨Susanti✨
hai-hai Thor
aku datang lagi
Elly Adisusetyo
puluhan kali baca cerpen ini..gak.bosan2nya,aq msh blm menemukan novel yg bagusnya sprti krya novel2..mksh kak senja
Ros Yusmiasih
meskipun agak sulit mencerna alur ceeitanya ,tapi ini novel yg bagus ....terimakah authir ....smkn sukses ....Gbu
Ros Yusmiasih
mati aja alfaro .......
Ros Yusmiasih
ini baru seru ceritanya
Rossida Sity
ini rencana BM unk ray bulan madu
Rossida Sity
ini Pat bm
Rossida Sity
mulai jahat LG rey
Rossida Sity
kasian belova ini semua Krn oskan,ya slh belova jg sih, tp oskan yg LBH slh
Rossida Sity
seru bgt AQ JD begadang dr kemaren bcx
Rossida Sity
susu 🐮🐮
Rossida Sity
kocak🤣🤣
Rossida Sity
bingung
bunga cinta
mantaap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!