Menikah dengan orang yang di cintai adalah impian setiap insan, lantas bagaimana jadinya jika sebuah pernikahan terjadi karena rasa kemanusiaan semata?
Kaka beradik, sama-sama menikahi wanita yang tidak mereka cintai, lantas setelah pernikahan itu terjadi bisakah mereka mengemban tanggung jawab masing-masing sebagai seorang Suami, sedangkan pernikahan itu terjadi begitu saja tanpa adanya persiapan bahkan perasaan??
Cerita ini adalah kisah lanjutkan dari kisah takdir , jadi di sarankan membaca 'Takdir' sebelumnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Yunus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Si Ve
Sudah hampir dua bulan pembangunan pabrik Darren dan Khanza berjalan, perlahan modal mereka mulai kembali sedikit demi sedikit, anggaran yang besar jelas butuh waktu untuk mengembalikan modal yang di gunakan. Tetapi Baik Darren atupun Khanza tidak terlalu khawatir, bisnis mereka adalah jangka panjang dan kalau bisa selamanya. Tentu semakin hari akan semakin berkembang
Hari ini Dareen sudah menemukan mobil yang cocok untuk Danish, pada akhirnya Danish mau membeli mobil setelah hampir satu tahun menetap di Indonesia
[" Kak, aku Otw ya, kita langsung ke lokasi sama-sama"] Ucap Dareen dalam pesan yang ia tulis untuk Danish
Danish hanya membalas dengan stiker jempol ada sang adik, yang membuat pemuda bersurai coklat itu tersenyum kecil
Dareen baru saja mengecek lokasi yang akan di lakukan pembangunan perhotelan milik Ayahnya, saat baru memasuki mobil, mata Dareen melihat sosok wanita yang juga baru turun dari mobil
Dareen dapat melihat wanita itu celingukan melihat situasi sebelum akhirnya melepas kaos oblong nya yang membuat pemuda itu terbelalak
Bukan karena mulai tahu siapa sosok tersebut, tetapi karena terkejut dengan kecerobohan wanita itu
Saat kaos yang cukup bermerk sudah terlepas dari tubuh atas wanita itu, terlihat wanita itu hanya memakai kaos tanpa lengan berwarna hitam, Dareen dapat melihat wanita itu memakai jaket lusuh setelahnya, rambutnya yang tampak panjang dan indah di Cepol asal yang menjadi perhatian Dareen adalah karet gelang yang di pake melilit rambut wanita itu agar tak lepas
Dareen dapat melihat Ve seperti kurang percaya diri dengan pakaian bawahnya, sebelum akhirnya wanita itu kembali masuk kedalam mobil untuk beberapa saat
Sekitar lima menitan Ve keluar dari mobil dengan celana jins yang tampak compang camping
Dareen sendiri sedikit heran dengan kelakuan wanita itu. Setelah dirasa penampilannya pas, Ve mengeluarkan satu karung dari pintu belakang mobilnya
Saat melintas di samping mobil Dareen, wanita itu berhenti membuat Dareen terdiam sejenak, sebelum akhirnya kelakuan nyleneh wanita itu membuat bibir Dareen tertarik keatas
Bagaimana tidak? Ve berhenti dan bercermin di jendela mobil Dareen yang berkaca gelap dan tidak tembus pandang dari luar, wanita itu mengacak-acak rambut atasnya dan meniup-niup poninya dengan percaya diri
Dareen melihat jenjangnya lehar Ve saat rambutnya di gulung seperti itu, tetapi beberapa saat kemudian Dareen tercengang saat Ve dengan sengaja mengoleskan sesuatu pada lehar dan tengkuknya, pun dengan wajahnya agar tampak selusuh pakaiannya, setelahnya Wanita itu melenggang pergi dengan dandanan yang seperti gembel
Dareen yang tadinya akan langsung menemui Danish, urung, pemuda itu malah jadi tertarik dengan kehidupan Ve, dengan pelan Dareen akhirnya mengikuti langkah Ve
Dareen tampak bingung saat Ve masuk ke dalam gang kecil yang tadi sempat Dareen lewati, di sebrang gang itu banyak pemukiman kumuh dan TPA yang berbau menyengat, sepanjang meninjau lokasi saja Dareen terus mengerutu karena aroma yang tidak sedap apalagi harus kembali kesini, namun demi menuntaskan rasa penasarannya akhirnya Dareen tetap melangkah mengikuti Ve
Dareen mengikuti Ve yang kali ini berhenti di sebuah rumah yang tampak paling bersih di antara pemukiman lainnya
Saat wanita itu membuka pintunya, Dareen terkejut saat sorakan anak-anak menyambut wanita itu dengan riang gembira
Dareen tertegun saat melihat karung yang di binting wanita itu ternyata berisi Snack dan makanan yang langsung di sambut dengan tawa bahagia oleh anak-anak di balik pintu itu.
Sejak kejadian itu, Dareen mulai sering membuntuti wanita bernama Ve , namun hingga sekarang Dareen juga belum berhasil mengungkap identitas sebenarnya seorang Ve, Dareen juga tidak mau melibatkan orang lain, itu sebabnya dia sedikit kalem untuk mencari tahunya, karena dia juga sedang sibuk, hanya saat bertemu dengan Ve dan memungkinkan dia untuk membuntuti maka dia akan lakukan, lama kelamaan rasa penasaran itu berubah jadi rasa simpati, Ve yang rendah hati itulah yang di pikiran Dareen saat ini
Namun ternyata tidak hanya Dareen yang mengagumi sosok Ve, ada pemuda yang diam-diam juga memiliki kekaguman pada sosok wanita yang di pikir sangat menarik untuk di miliki sebagai pasangan hidup.