NovelToon NovelToon
Menikahi Ipar

Menikahi Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Duda / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: harsupi fakihudin

Disarankan untuk membaca novel sebelumnya "Jodoh Sang Dokter Duda" karena disana ada silsilah seluruh keluarga ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon harsupi fakihudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Malam harinya, Alana bangun karena perutnya keroncongan

Sebelum turun, Alana membersihkan badan dan melepas gaun sial. Alana bercermin sebelum melepasnya, Alana tersenyum kecut "Pantas saja kakak menatapku jijik karena gaun ini menjijikkan" Alana melepas, lalu membuangnya ketempat sampah

Alana mandi ditengah malam dengan air hangat. Wajah alana sembab dan lengket karena air mata tadi sore

-

Alana duduk dikursi meja makan, sambil memakan roti untuk pengganjal perut

Sejak kejadian perseteruannya dengan Alana, Hanan tidak konsen. Mau masuk paksa kekamar Alana, takut Alana tambah membencinya. Daripada maju salah mundur salah, akhirnya Ia terpaksa menunggunya diruang televisi.

Hanan terus menatap kamar Alana yang tertutup terus. Ia menunggu pintu terbuka, rasanya seperti mau menghadapi ujian UMPTN

Setelah tengah malam, gadis yang ia bentak bentak tadi sore, akhirnya muncul dengan piyama panjang

Hanan memperhatikan Alana sedang makan Roti, sambil mencelupkan roti tawar itu, kedalam gelas yang berisi air coklat panas

Hanan ingin mendekatinya, namun takut Alana memberontak, dan mengurungkan niat untuk makan malamnya yang tertunda

Setelah terlihat Alana selesai makan malam yang tertunda , Hanan mendekati.

Hanan memegang kedua pundak Alana, mencium pucuk kepala Alana dari belakang, lalu menaruh wajahnya diceruk leher Alana

"Maafkan kakak Alana, maafkan" Pipinya ia gesek gesekkan pada pipi Alana

Alana terdiam, tidak menoleh

Alana memejamkan matanya, menghirup udara sebanyak banyaknya, untuk mengumpulkan keberanian menghadapi Hanan

Dengan pelan tapi pasti, Alana mendorong wajah Hanan agar menjauh dari dirinya

Alana berdiri, lalu membereskan meja makan, dan berlalu kedapur

Hanan berdiri diam, dirinya menahan jangan sampai marah diperlakukan Alana seperti itu

Alana berjalan melewati Hanan, tapi berhenti sekejab, lalu keatas lagi menuju kamarnya

Sesampainya dikamar, Alana langsung mengunci kamarnya, Dan menarik kunci tersebut

Dalam hati Alana, sebenarnya merasa kasihan terhadap Hanan, tapi Alana juga mempunyai ego yang sama sama ia pertahankan

Alana merebahkan badannya, rasanya susah sekali tak ada yang ia peluk

Mau mengambil Imran, tak enak mengganggu Rasti

Alana mulai berdoa sebisanya, dibolak balik badannya agar nyaman, dan terlelaplah Alana

-

Pagi harinya

Hanan sudah siap siap. Ia menuruni tangga Dan mengedarkan pandangannya mencari seseorang

Hanan menghentikan langkah Rasti "Eh mbak, bundanya Imran dimana?"

"Dikamar baby Imran tuan"

Hanan manggut manggut Dan berjalan menuju kamar tersebut

Terlihat, Alana sedang sibuk bermain game diponselnya, dengan nada yang ramai

Imran terhibur Dan mengoceh, seakan suara musik pada gamenya itu mengajaknya ngobrol

Hanan duduk ditepi ranjang. Lalu, tangannya menyingkirkan ponsel yang sedang dipegang oleh Alana "Imran jangan diajarin game bund, nanti mengganggumu kalau kamu sedang asik" Ucapnya dengan senyum. Maksud Hanan, agar Alana menyambutnya. Ternyata salah.

Alana menyingkir dari mereka berdua, dan dia malah memilih kedapur untuk bersarapan

"Bik.. Sarapannya sudah jadi belum bik" Tanya Alana

"Sudah non" Bibik membawa dua piring nasi goreng, Dan membawanya kemeja makan "Ini untuk tuan Hanan, dan ini untuk non" Bi Surti sudah membuatkan nasi goreng sea food request Alana. Untuk Hanan tidak pedas, sedang untuk dirinya, nasi goreng yang pedas

"Makasih ya bik" Alana menerimanya

Meskipun hatinya sedikit sakit terhadap Hanan, ia masih memikirkan makanan kesukaan suaminya

"Iya non sama sama. Itu sudah tugas saya non" Jawab bibik sambil berlalu

Hanan sudah datang bersama Imran, mendekati meja makan, dimana Alana ada disana, yang sedang menuangkan minuman untuk dirinya dan juga untuk Alana

Alana sarapan duluan, ia tidak peduli Hanan makan dengan kesusahan.

Alana terlihat makan dengan cepat

"Bund, makannya pelan, nggak usah ngebut gitu. Imran nggak bakalan minta"

Alana melirik sekilas, tapi ia lanjutkan mengunyahnya dengan ngebut juga. Setelah nasi gorengnya habis dan sudah minum, Alana mengambil Imran dari tangan Hanan, tanpa suara

-

Sore harinya

Alana berenang bersama Imran. Alana memang senang melatih Imran untuk berenang

Imran sudah diatas pelampung bayi.

Dengan lincahnya, ia mengangkat kepalanya dan menggerakkan kaki dan tangannya

"Iya sayang, kamu pasti bisa"

Imran dengan girang terus menggoyang goyangkan kaki dan tangannya

"Ayo ketepian yuk" Alana terus ikut berenang ketepian sama seperti Imran "Mbak ini mbak, Imran sudah selesai"

Rasti mengangkat Imran dari kolam renang, tapi Imran menolak dan nangis kejer

"Eh eh eh, kan sudah lama. Ntar masuk angin Adek... Yuk naik yuk" Bujuk Alana, tapi Imran tetap menangis karena ingin berenang lagi "Waduh gimana ini mbak" Tanya Alana pada Rasti

"Ayuk, sudah ya sayang ya.. " Bujukan Rasti, tapi nihil

"Ada apa ini?" Tiba tiba suara bariton muncul dari dalam rumah

Rasti menyingkir karena yang datang papanya Imran, ia tidak enak, karena Hanan selalu ikut menjebur jika ada anak istrinya berenang

"Kenapa ini, nggak mau naik ya? Nggak mau naik bund?" Tanya Hanan yang sedang melepas baju dan celananya

"Iya" Jawabnya malas

Hanan tersenyum mengusap pucuk kepala Alana, tapi Alana menyingkirkan tangan besar Hanan yang sebenarnya ia inginkan

Kini Hanan sudah menyisakan boxer saja, karena kaus ketat yang biasa ia pakai, kali ini ia lepas

Hanan sudah ikut berenang dengan anak dan istrinya

"Imran, ayok ikutin daddy yuk. Sini bund sini bund" Hanan merangkul Alana, agar Imran ikut ketengah

"Ayok kejar daddy sama bunda yuk" Sambung Hanan

Imran terlihat kegirangan dan terus mengejar kedua orang tuanya ketengah

Alana sampai lupa tentang permusuhannya dengan Hanan

Alana menggoda Imran

"Cil luk ba" Ucap Alana bersembunyi dibelakang punggung Hanan

Imran kegirangan mengejar Alana

Alana terus bersembunyi dibelakang Hanan, sambil memegang lengan kekar Hanan

Sekarang giliran Imran yang dibelakang tubuh Hanan, dan Alana yang didepan tubuh Hanan

"Imran" Panggil Alana melongok dibawah lengan Hanan

Hanan yang merasa kepegang perutnya oleh Alana, spontan miliknya menegang "Bund, nanti celanaku mlorot"

Alana langsung tersadar "Oh" Alana langsung menjauhi Hanan, dan mengangkat Imran "Mbak, Imran ini mbak" Teriak Alana memanggil Rasti

Hanan menyelam dari ujung sini sampai ujung sana

Rasti cepat cepat menghanduki Imran. Kali ini Imran tidak menangis karena mungkin sudah puas berenang

Rasti sudah menghilang

Tiba tiba dari dalam air, merayap memeluk tubuh Alana "Eh eh, lepasin ah" Ucap Alana sambil mengurai tangan Hanan

"Nggak ada orang bund. Sebentar Saja. Semalam tidur tidak memeluk bunda, apa bunda tidak kangen ?" Tangan Hanan masih memeluk perut Alana

"Enggak" Alana melepas jari jari Hanan yang telah meraba tubuhnya, tapi susah

Hanan tambah erat "Maafkan daddy ya bund, tak semestinya daddy membentak bunda"

Alana melepaskan tangan Hanan yang merekat seperti lem tikus "Sudah aku maafin" Alana naik, mengambil handuknya, lalu berlari menuju kamarnya

-

Malampun tiba

"Mbak, malam ini, biar Imran tidur dikamarku ya.. "

Hanan yang mendengar seperti itu, langsung mengejar Alana "Bund, malam ini daddy juga tidur dengan bunda ya? boleh ya bund ya?"

BERSAMBUNG.....

1
ika krisdianti
alur ceritanya bagus, tidak vulgar saat ada adegan dewasa.
cerita dan penokohannya bagus2, ceritanya penuh dengan ilmu baru, terutama ttg kesehatan
ika krisdianti
nangis kejer
ika krisdianti
/Sob/mewek lagi, padahal sudah beberapa kali membaca sampai tamat, dan diulang kembali, tapi tetap mewek saja /Sob//Sob/
ika krisdianti
di bab ini mulai deh, kisah sedihnya /Sob/bikin mewek
Safa Almira
bagus
indah
Luar biasa
Suratmi Michele
Biasa
Suratmi Michele
😂😂mamanya lucu.... mana bapak Budi mana ibu Budi...?😂😂😂
Elizabeth Zulfa
gak jdi Ena-ena nya
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍
Saekhul Game
Aku sukka ceritamu thorrrrrrrr
Saekhul Game
/Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin//Grin/
Saekhul Game
hhhhhh
Saekhul Game
part ini bikin ngakak
Saekhul Game
Nggak tauuuuuuuu hhhhhhhh
Saekhul Game
😂😂😂😂😂😂😂 apanya yg dijembreng thorrrrr
Saekhul Game
😁😁😁😁 pasiennya jujur. Tp jwbn Hanan okelah sdkt kesal
Saekhul Game
😆😆😆😆😆😆😆😆😆
ika krisdianti
tambah ilmu,
saya suka saya suka saya suka
ika krisdianti
lucu dan seru jika keluarga besar kumpul, papi anand gercep dan mantul, bi Lis sudah hamil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!