NovelToon NovelToon
Melawan Takdir

Melawan Takdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Duniamasadepan / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:3.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Shina Yuzuki

Dia terlahir dari setitik cahaya yang membentuk sebuah kehidupan.

Tidak tahu darimana dia berasal atau kemana tujuannya.

Tapi segala yang dia lihat saat ini membuatnya merasa asing.

Entah dibalik asal usul kehidupan yang dia jalani sekarang akan seperti apa takdir membawa semua ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shina Yuzuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pandai bicara

Itu terjadi dalam sepersekian detik, memutar balik keadaan, tidak ada yang bisa melihat gerakan mereka, tapi nyata tubuh Suryo sudah terpental jauh dan membentur dinding batu hingga roboh.

Sedangkan Davendra masih berdiri kokoh meski pun dia sudah babak belur, compang camping akibat serangan Suryo sebelumnya.

Semua orang melongo, lupa bernafas, tidak percaya... terkejut ?, Tentu saja, jika mereka sudah memastikan bahwa Davendra akan kalah, tapi kini Suryo sendiri yang tergeletak semaput.

"Ba... Ba... Bagaimana Suryo bisa kalah."

"Apa dia tergelincir, atau tersandung sesuatu."

"Itu tidak mungkin, karena jelas di kepalanya ada bekas pukulan."

Semua orang melihat bukti atas pukulan Davendra, meski tanda tanya besar terlintas di kepala mereka, bagiamana mungkin lelaki yang sudah dihajar habis-habisan mampu melawan balik.

Terlebih lagi, hanya satu pukulan, pukulan tanpa energi pula, tapi Suryo tidak mampu lagi untuk berdiri, jelas Guan Hou kebingungan, karena dia sendiri menolak percaya dengan kejadian ini.

"Kau.. kau pasti melakukan sesuatu." Guan Hou merasa kesal untuk kekalahan dari Suryo.

"Ya.... Aku memukul kepalanya." Davendra tidak berbohong karena memang hanya itu yang dia lakukan.

Guan Hou pun terdiam, dia kehabisan kata-kata untuk membalas perkataan Askar, dimana Suryo kalah, itu menjadi fakta tidak terbantahkan dan dilihat pula oleh semua orang.

Tapi berbeda saat Davendra melihat ke arah Asmi, wanita itu terdiam di tempat, seakan coba memahami apa yang dia lihat secara langsung.

Meski begitu, Asmi tidak mengatakan apa pun, karena saat dia melihat Suryo melepaskan serangan terakhir, ada perasaan aneh kepada Davendra, dimana kekuatan energi muncul dalam waktu singkat.

Itu terlalu cepat, jauh lebih cepat dari kilatan cahaya, karenanya tidak semua orang menyadari apa yang Davendra lakukan kecuali Asmi.

"Jika tidak ada lagi yang mau dibicarakan aku ingin pergi istirahat, badanku sakit semua." Ucap Davendra melangkah.

"Tunggu sebentar..." Ucap lelaki buncit itu.

Guan Hou tidak membiarkan Davendra pergi begitu saja, karena kekalahan dari Suryo itu, menjadi sebuah coretan terhadap nama besarnya.

"Tuan Guan Hou, jika anda ingin membicarakan hal lain bisa lakukan itu besok."

"Ini tidak benar, darimana kekuatanmu berasal, aku jelas melihat kau hampir jatuh."

"Jika anda masih menahan aku untuk tetap berdiri, aku benar-benar akan jatuh, kaki ku sudah mati rasa."

Itu yang Davendra rasakan sekarang, memang benar, satu kejadian sebelum menghantam pukulan ke Suryo sangatlah aneh.

Dimana dunia seakan berubah menjadi lambat, hampir tidak bergerak, tapi setelah beberapa nafas, tubuh Davendra sangatlah lemas, persendian dirasa ingin copot dan pusing kepala.

Wajah guru Guan Hou jelas menunjukkan ekspresi tidak menyenangkan, dan ada niat lain terlintas di balik tatapan mata itu.

"Baiklah, baiklah, mari kita akhiri semua keributan ini." Seketika Salman menampakan diri karena situasi dirasakan mulai panas.

Guan Hou mengurungkan niatnya, kepalan tangan yang sudah siap dengan energi dilepaskan hingga lenyap, kemudian berbalik untuk tersenyum kepada Salman.

"Tuan besar, aku benar-benar tidak menyangka jika anak muda yang kau bawa ini sangatlah luar biasa." Berubah nada bicara Guan Hou ketika Salman datang.

"Huah.... Pandai sekali kau bicara." Davendra menyindir cara lelaki buntal itu menjilat.

Salman membalas senyum Guan Hou dengan terpaksa, tentu dia pun menyadari jika semua uang dikatakan olehnya hanya bersikap baik dalam kepura-puraan saja.

Tapi kehadiran Guan Hou cukup penting bagi klan harimau api, karena sulit bagi Salman mencari guru pengganti yang lebih baik. Karena hal itu, Salman menerima apa pun seperti yang dikatakan olehnya.

"Sudahlah Davendra, kau pergilah dan mintalah kepada Asmi untuk mengobati lukamu." Salman memberi perintah kepada Asmi.

"Baik tuan." Dia pun tidak menolak hal itu.

Lepas dari pembicaraan Guan Hou dan Salman, kini Davendra bersama dengan Asmi menuju ke sebuah tempat bagi orang yang terluka di rawat.

Kondisi tubuh Davendra jelas tidak bisa dikatakan baik-baik saja, karena dilihat dari atas hingga bawah, dia babak belur, lebam kanan kiri dan baju sudah compang camping seperti orang gila.

"Apa ada yang sakit." Bertanya Asmi.

"Semuanya sakit, efek pukulan Suryo seakan berdampak di bagian luar atau pun dalam." Memang begitu yang didalam oleh Davendra sekarang.

Dalam berapa kasus seorang ahli beladiri mampu menggunakan kekuatan untuk menghancurkan organ dalam para musuh tanpa memberi sedikit pun bekas luka.

Asmi cukup terkejut melihat Davendra bisa bertahan hidup setelah menerima puluhan pukulan Suryo dalam kekuatan maksimal sebagai lord alam nyata.

Memberi satu botol ramuan kepada Davendra dan dibantunya pula dengan kekuatan energi dari milik Asmi untuk menyetabilkan tubuh.

Semua terasa begitu nyaman, seketika rasa sakit lenyap dalam tiga nafas, meski pun bekas pukulan memerlukan waktu lebih banyak hingga beberapa hari untuk hilang.

"Nona apa kau melihat bagaimana aku mengalahkan Suryo." Bertanya Davendra.

"Ya begitulah, aku pun ingin tahu tentang hal itu." Asmi memiliki pertanyaan yang sama.

"Apa yang sebenarnya terjadi."

"Kenapa kau bertanya kepadaku, kau sendiri yang melakukan, harusnya bisa menjawabnya."

"Aku sendiri juga bingung, semua itu sangat aneh, aku tidak tahu kenapa." Davendra tidak bisa menjelaskan.

"Saat aku melihatnya, itu terjadi sangat cepat, bahkan terlalu cepat untuk di ikuti oleh mata, seperti cahaya yang datang kemudian menghilang, ada kekuatan tersembunyi muncul dari tubuhmu." Tapi sedikit cerita dari yang Asmi ketahui.

Davendra sejenak terdiam mengingat kejadian itu, bagi dirinya sebelum dia melayangkan satu pukulan telah kepada Suryo, paling tidak semua terjadi lebih dari lima hembusan nafas.

Tapi mata Asmi yang bisa menangkap gerakan cepat, hanya diam untuk melihat Davendra di saat terakhir dia bertarung melawan Suryo.

"Apa itu artinya aku memiliki kekuatan energi."

"Entahlah, memang benar sebelumnya aku bisa merasakan sendiri adanya energi muncul, tapi sekarang tidak ada." Asmi secara langsung memeriksa tubuh Davendra.

Dia pun yakin jika sebelumnya kekuatan Davendra berasal dari aliran energi, ya.. lelaki ini sangat aneh, abnormal, dan membingungkan.

Tapi Asmi percaya bahwa Davendra ini memiliki asal usul tidak biasa, entah itu kekuatan fisik atau aliran energi yang keluar seketika.

Itu bukan hal normal yang bisa terjadi kepada manusia biasa, kecuali ada suatu faktor penyebab hilangnya energi di tubuh Davendra.

"Apa aku ini benar-benar manusia."

"Kenapa kau malah merasa ragu sekarang."

"Ya karena semua orang bertanya tentang hal yang sama, aku manusia atau bukan, kemudian aku menjadi tidak nyaman sendiri." Ucap Davendra dengan tersenyum lemas.

"Aku tidak bisa memastikan apa pun, jika kau ingin tahu, sebaiknya kau pergi menemui seorang ahli pengobatan, mungkin ada yang tahu tentang keanehan di tubuhmu." Asmi menyarankan sesuatu kepada Davendra.

Itu adalah satu-satunya pilihan yang harus Davendra lakukan.

1
Ulun Jhava
kasi nama mulyono aja
Muh Syulfadrin ismail
Luar biasa
Bima Sakti
Nemu kitab suci yg berisi gambar konyol,kata davendra
PHOENIX UNGU
x
Bima Sakti
Luar biasa
blueby
novel bagus.
☆Ryan☆
Haaaaa... Setelah sekian lama, 4 atau 5 tahun lalu saya mengikuti buku ini dan akhirnya selesai. Meski ending dari buku ini Bagus tapi ini tidak sesuai dengan apa yang saya harapkan (Seperti ada yang mangganjal di Hatiku). Tapi Good Job👍 untuk Authornya 🙂🙂😁
Bob virley
Luar biasa
PHSNR👾
🤣🤣🤣🤣
Agang Junior
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
K.Antara
agak aneh namanya berubah2 lg kadang Askar kadang Davendra.
Teguh Santoso
up
Teguh Santoso
up saja
Teguh Santoso
lumayan ada kocaknya juga
judul lainya apa thor? yg kamu tulis biar tak baca semua
Songkok Preng
Luar biasa
Songkok Preng
Buruk
Songkok Preng
gk sekalian satu gunung di masukin thor/Grin/
Songkok Preng
/Facepalm/berkarisma....berkeris kali bang
🍊🍊🍊🍊🍊: wkwkwk
total 1 replies
Songkok Preng
reques nama bang...ditaleni rafia
Songkok Preng
kayaknya bakal jadi film indosiar ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!