NovelToon NovelToon
Diperistri Tuan Muda. (Season 2)

Diperistri Tuan Muda. (Season 2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / CEO / Tamat
Popularitas:804.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Mak Ee

'Uang adalah segalanya'
Begitulah prinsip hidup Resti Belangi. Yang sejak kecil sudah giat mencari uang untuk menghidupi dirinya sendiri karna keluarganya yang miskin. Dia tidak percaya dengan ungkapan yang menyatakan uang bukanlah segalanya.

Resti hanya ingin hidup nyaman tanpa mengkhawatirkan besok bisa makan atau tidak. Dia sudah lelah bekerja keras, yang ternyata tidak mengubah apapun dihidupnya.

Saat ia hampir menyerah, ketidak beruntungan kembali menghampirinya bersama seorang pria dingin bernama Jun. Yang ternyata adalah pewaris tahta kerajaan GD Group, tempatnya bekerja.

*setiap tokoh, tempat, dan kejadian hanya fiksi semata. (cuma ada diotak kriting Mak ya).
*karya ini hanya terbit di NovelToon. Tidak di platform lain.
*cus follow ig➡️ makee949

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Ee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep20. Menyerah.

“Jadi, kau mau minta mahar apa dari Jun?” Tanya Ayyara.

Deg.!

Mahar? Mahar apa maksudnya? Bukankah mahar itu digunakan untuk menikah? Kenapa nyonya Ayyara menanyakan hal itu padaku? Batin Resti. Masih mencoba menebak kemana arah pembicaraan itu akan berlanjut.

“Itu, apa maksud anda Nyonya? Mahar? Mahar apa?” Tanya Resti kepada Ayyara.

“Ha? Bukankah kau sudah membicarakan hal ini dengan Jun? Tentang pernikahan kalian.?”

“Pernikahan? Pernikahan apa? Siapa?” Tanya Resti semakin tidak mengerti.

“Apa Jun benar-benar belum membicarakan tentang hal ini denganmu?” Tanya Gama sambil mengerutkan dahi.

“Maaf sebelumnya, Tuan dan Nyonya. Tapi kenapa Jun harus membicarakan perikahan denganku?” Tanya Resti. Ia sungguh tidak berharap kalau apa yang sedang dia fikirkan akan menjadi kenyataan. Jangan!

Ayyara dan Gama hanya saling menatap saja. Sepertinya merek sedang memikirkan hal yang sama.

“Ehm, begini Resti. Keluarga kami sudah memutuskan, kalau kamu dan Jun, kalian harus menikah secepatnya.” Jelas Ayyara.

Apaa?!!!!

Kalimat yag baru saja diucapkan oleh Ayyara terdengar seperti petir yang menggelegar diteliga Resti. Dia masih tidak mengerti, kenapa ia harus menikah dengan Jun?

“Apa, karna malam itu? Tapi kami benar-benar tidak melakukan apapun nyonya. Kami sadar sepenuhnya. Jun hanya berusaha membantuku. Itu saja.” Dalam keadaan yang hampir putus asa, Resti masih berusaha menjelaskan. Semoga Ayyara dan Gama bisa mengerti.

“Resti, kamu tidak perlu takut untuk berterus terang kepada kami. Sebelum masalah ini semakin rumit, akan lebih baik kalau kalian segera menikah. Sebelum semuaya terlambat.”

“Kakak juga setuju. Kalau permasalahannya sudah rumit, nanti malah susah menyelesaikannya. Kakak setuju kamu menikah dengan Jun.” Yusniar menimpali. Membuat Resti ingin berteriak saja dengan keras.

“Maafkan adik saya nyonya, tuan. Salah saya yang tidak bisa mengontrolnya. Sehingga mereka terjerumus seperti ini." Imbuh Yusniar. Wanita itu mulai menangis merasakan kekecewaannya kepada Resti.

Sudah. Tidak ada lagi yang bisa Resti lakukan. Apalagi saat melihat airmata Yusniar yang sudah mengalir. Sekeras apapun dia berusaha untuk menjelaskan keadaan yang sebenarnya, tidak ada yang mempercayai mereka. Resti pasrah.

Kini, ia siap menyambut jurang kehancuran dari masa depannya. Suka rela masuk kedalam neraka yang pasti akan membakar seluruh tubuhnya. Sudah, dia menyerah.

Resti tidak lagi berkata apapun. Ia tidak lagi berusaha menjelaskan. Dia hanya terdiam saja saat Yusniar, Ayyara dan Gama membicarakan pernikahannya secara sepihak. Dia hanya meremas jari-jemarinya dengan kuat. Bahkan sampai meninggalkan luka di salah satu telunjuknya.

Sekarang Resti yakin. Kalau hidupnya telah hancur. Tidak ada lagi yang bisa dia harapkan. Hatinya sakit sekali. Dalam kesabarannya menerima semua nasib yang diberikan Tuhan, seolah belum cukup membuktikan.

Dan dari begitu banyak perbincangan dari mereka, haya satu kalimat yang Resti ingat. Bahwa lusa, dia kan menikah dengan Jun.

“Menikah dibawah tangan saja dulu, setelah persiapannya selesai, baru bisa diadakan acara peresmiannya.” Jelas Ayyara kemudian.

Setelahnya, Gama dan Ayyara pamit pulang. Menyisakan Resti dan Yusniar yang saling diam satu sama lain.

Bahkan si Ariga kecil seperti ikut merasakan kesedihan yang dua wanita itu rasakan. Ia berlari masuk kedalam rumah dan langsung memeluk ibunya.

Dan Resti, air matanya baru bisa keluar setelah lama menggenang dan membuat matanya terasa panas. Tapi bibirnya malah menyuggingkan senyum. Dia sedang menertawakan dirinya sendiri.

Sejak bertemu dengan pria bernama Jun, hidupnya semakin bertambah buruk saja.

“Kenapa? Kenapa kak Yus tidak percaya dengan penjelasanku? Dan lebih memilih mempercayai orang asing yang baru sekali ini datang kerumah kita?” Tanyanya dengan suara lirih. Teaganya sudah habis.

“Res... Kakak cuma,,”

“Jadi selama ini kak Yus tidak pernah mempercayaiku?”

“Maafkan kakak Resti. Tapi kakak berfikir inilah yang terbaik untuk kamu. Sekarang, fikirkan kebahagiaanmu sendiri.”

Kebahagiaan apa? Apa menikah dengan pria yang baru saja kukenal itu adalah jalan menuju kebahagian? Padahal sudah jelas kalau dia adalah lambang ketidak beruntungaku? Protes Resti didalam hati.

Resti tidak lagi menaggapi ucapan Yusniar. Di langsung bangkit walau lututnya gemetar dan lemas. Ia masuk kedalam kamarnya dan menutupnya rapat-rapat.

Kemudian langsung berbaring diranjang dan menutupi dirinya dengan selimut.

Resti tergugu dalam selimutnya. Ia sudah menyerah kepada hidupnya. Dan itu rasanya sangat sakit sekali.

Sama halnya dengan Yusniar. Wanita itu duduk terpaku di meja makan sambil menunggui ariga yang sedang melahap makan malamnya. Hatinya juga sedang hacur. Tidak menyangka kalau dirinya akan mengantarkan adik iparnya itu menuju kejurang kesengsaraannya.

Yusniar tidak punya pilihan lain. Ia harus melakukannya demi Resti.

Adik iparnya itu, sudah cukup menyulitkan diri sendiri demi membantu mencari nafkah untuk mereka. Dan entah kenapa, Yusniar sangat yakin kalau Resti pasti akan bahagia bersama denga Jun.

*****

Jun sedang termenung memandangi ikan arwananya berenang kesana kemari didalam akuarium raksasa yang ada di taman kebun binatang mininya.

Seperti halnya Resti, Junpun sedang merasa putus asa. Sekuat apapun ia melawan dan menolak pernikahan itu, tapi rasa sayangnya kepada keluarganya jauh lebih besar.

“Nak.” Panggil Ayyara yang baru saja datang bersama Gama.

“Ma, Pa.”

“Ayo masuk. Ada yang harus kita bahas.” Ajak Gama kemudian.

Jun menundukkan wajah sambil berjalan masuk kedalam rumahnya. Kemudian ikut duduk disofa dihadapan ayah dan ibunya.

“Kami baru saja dari rumah Resti. Dan sudah disepakati, kalau kalian akan menikah besok lusa.” Jelas Ayyara dega sangat hati-hati.

“Iya, Ma.” Hanya itu jawaban dari Jun. Ia sudah malas menjelaskan apa-apa lagi.

Bagaimana cara membuktikan kepada kedua orangtuanya kalau malam itu benar-benar tidak terjadi sesuatu?

“Kau baik-baik saja?” Tanya Ayyara yang sebenarnya sagat mengkhawatirkan putranya itu.

“Apa aku terlihat baik-baik saja?” Jawab Jun dengan menyunggingkan senyum pias kepada kedua orangtuanya.

Dan senyuman itu berhasil menimbulkan rasa nyeri dihati Ayyara.

Jujur dia tidak tega melihat wajah Jun yang dingin itu semakin pucat saja.

Yang sebenarnya terjadi adalah, bahwa media sudah siap dengan berita mereka mengenai Jun yang berada dikamar hotel bersama dengan Resti malam itu.

Salah satu karyawan yang dibawa oleh manajer hotel itu saat mencarikan pakaian untuk Resti, ternyata menyebarkan berita itu. Karyawan itu bahkan diam-diam mengambil foto Resti dan Jun.

Tentu saja berita itu sudah dicegah oleh Gama. Sehingga berita itupun tidak jadi beredar. Tapi, Tuan dan Nyonya Gundala sudah terlanjur mendengar berita itu. Dan membuat kondisi Nyonya Gundala semain memburuk.

Merasa tidak mempuyai pilihan lain, akhirnya Gama dan Ayyara memutuskan untuk menikahkan mereka saja. Karna tidak ada yang tau apa yang akan terjadi selanjutnya. Mungkin saja masih ada satu dua artikel yang belum diterbitkan dan luput dari pengawasan Gama.

Jika kabar itu masih muncul, itu pasti akan membuat Resti jadi bahan perbincangan publik. Orang-orang akan menggunjing dan menyalahkannya. Itu akan membuat hidup gadis itu jauh lebih sulit dari sebelumnya.

Dan untuk Jun, dewan diresksi dan pemegang saham tidak akan senang dengan skandal itu. Dan itu akan mengancam rencana Gama untuk membuat Jun sebagai penerusnya. Karna belakangan ini, orang-orang yang tidak suka dengan kepemimpinan Jun terus saja mencari kesalahan-kesalahan dari Jun.

1
Yeni Meyliana
Luar biasa
Ita rahmawati
ruth kah atau siapa krn si ruth ini mndadak gk ada kabar 😁
Ita rahmawati
ternyta tk se runyam itu thor 🤣
Ita rahmawati
ini mah bukan runyam lagi tp wes mbuhlah gk karu² an 😩😩
Ita rahmawati
🤦‍♀️🤦‍♀️
Ita rahmawati
wwah siapa yg ditusuk dn menusuk ya 🤔
Ita rahmawati
terharu 😭😭
Ita rahmawati
aih kirain org suruhannya jun ternyta 🤔🤔
Ita rahmawati
kebiasaan cwe klo nguping tuh gk sampe selesai 🤦‍♀️🤣
Ita rahmawati
eh jd laper 🤣
Ita rahmawati
saking lamanya hidup susah si resti smpe jd gila tuh mulut juga gk ada saringannya 🤦‍♀️🙄
Ita rahmawati
ya ampun 🤦‍♀️🤦‍♀️
Ita rahmawati
kesurupan kyknya si resti ini,,ngomongnya gk karuan 🤦‍♀️🤦‍♀️🙄🙄
Ita rahmawati
sampe sini yg aku bc si restinya cwe gk tau diuntung,,walaupun gk sm² cinta diawal tp kan jun udh berusha baik sm dia tp dia yg masih benci² gk suka gtu sm jun trus malah yg kegeeran sm irba yg jelas² udh punya pacar dn berarti gk suka sm dia kan 🙄🙄
Ita rahmawati
si resti mulutnya pedes juga
Ita rahmawati
apakah itu adiknya jun
Ita rahmawati
dg resti mulai mencairlah es batu itu 🤣
Ita rahmawati
jd bgtu
Ita rahmawati
gtu aja lgsg jatuh gelasnya 🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣
Ita rahmawati
waduh pasti disuruh nikah nih 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!