NovelToon NovelToon
Sugar Baby

Sugar Baby

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: BILANOUR

Kesetiaan itu memang ada. Hanya saja, situasi dan kondisi yang membuat itu tiada. Saat kita menerima dia sepenuh jiwa, tapi kondisi memintanya sesuatu yang tak terduga. Maka, kita harus bersiap dengan kemungkinannya yang akan membuat kita kecewa dan menderita.

Pengorbanan hati dan harga diri demi dia yang kita sayang. Apakah dia akan menerima meski hati terluka, atau dia akan menjauh dengan hati yang runtuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BILANOUR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 3

Setelah mengantar pelanggan terkahir, aku kembali ke kosan. Kamar yang berukuran 3x3m itu merupakan tempat ternyaman untuk melepas lelah dan penat setelah seharian bekerja. Tempat untukku menyelesaikan tugas-tugas kampus, sekaligus tempat untukku bermunajat kepada Allah.

Kecil, memang. Setidaknya di sini aku merasa nyaman dan damai. Panas yang aku rasakan hanya karena faktor cuaca, bukan karena kerisauan hati dan pikiran. Wajar, semua orang yang kebetulan tidak memiliki AC pasti akan merasakan hal yang sama. Siapa, sih yang tidak tau bagaimana rasanya tinggal di kota besar tanpa pendingin ruangan. Bahkan, kipas angin hanya akan menambah rasa gerah tubuh kita.

Setelah tubuh bersih dan memakai pakaian santai, aku membaringkan diri di atas kasur busa yang belum lama aku beli. Itu artinya masih empuk untuk dipakai. Membuka ponsel untuk melihat sosial media. Scroll terus ke bawah.

Aku bahkan sudah beberapa bulan ini tidak memposting sesuatu apapun. Ck!

"Hidup hanya sibuk untuk bekerja dan belajar. Mana ada waktu untuk haha hihi di sosmed. Lagi pula, apa yang mau aku posting? tidak ada yang bisa aku pamerkan."

Pamer. Ya, media sosial bagiku hanya wadah untuk pamer. Mereka yang selalu menyebarkan kehidupan indah dan bahagia mereka meski sebenarnya tidak sesuai dengan dunia nyatanya. Miris.

Lalu untuk apa aku memiliki Facebook dan sebagainya?

Untuk melihat dia yang selalu aku rindukan sejak dulu.

Renata.

Ah! wanita itu. Apa dia bisa hidup tanpaku, kacungnya?

Aku menghela nafas panjang lalu mengembuskannya perlahan. Berat kurasakan. Sesak dada ini jika mengingat wanita manja itu. Umurnya lebih tua dariku, tapi tingkahnya seperti wanita yang jauh di bawahku.

Aku hanya berdoa agar dia bahagia dan bisa menjadi wanita mandiri, sekarang.

Memikirkan dia hanya akan membuat kepalaku nyut-nyutan. Lebih baik aku segera memejamkan mata agar besok bisa fresh saat mendengarkan dosen.

Baru saja bulu mataku saling bertautan, tiba-tiba ponselku berbunyi. Ada sebuah pesan masuk.

[Udah tidur?]

Aku tidak membalas dan malah terpaku. Pasalnya, aku tidak tahu siapa pengirim pesan ini.

[Heh! tukang ojeg. Bales, dong!]

Astagahhhhh. Siapa orang ini?

Belum selesai aku berdiskusi dengan otak ini, ponselku kembali berbunyi. Sebuah panggilan dari nomor yang sama.

"Hal–"

"Lama banget!" dia langsung ngambek.

Raya? ya, suara ini milik gadis tadi. Tunggu ... dari mana dia mendapat nomor ponselku? bukankah dia ngojek tanpa melalui aplikasi?

"Lahhh ... dia bengong! masih melototin duit tadi? kaget? syok tuh, pasti."

"Kamu dari mana punya nomor telepon aku?"

"Oh ... kamu mikirin itu dari tadi? gimana mau maju coba hidupnya. Hal sepele aja dipikirin ampe dalem gitu."

"Bukan, tapi kan ...."

"Dari bapak-bapak yang bareng sama kamu tadi. Pas pulang, gak sengaja dia kesenggol mobil aku."

"Apa? terus, terus ...."

"Ya aku bawa ke rumah sakit lah. Masa terus aku lindes, sih! emang belum ngabarin?"

"Belum. Makanya aku kaget denger ini dari kamu."

"Gak apa-apa dianya juga. Hanya kesenggol, bukan ke tabrak. Cuma lecet doang."

"Oh, syukurlah."

"Ya udah, cuma mau kasih tau itu doang."

Pembicaraan terputus.

Aku menghela nafas lalu kembali meletakkan ponsel. Membaringkan tubuh dengan kedua tangan sebagai bantalan. Menatap langit-langit kamar yang tidak terlalu luas. Pikiranku jauh melayang, tanpa batasan dan tanpa arah. Hingga aku tidak ingat apapun. Sampai pada akhirnya aku mendengar bunyi dari alarm ponsel.

Azan subuh. Salat, siap-siap lalu kembali pergi mencari rezeki. Begitulah kegiatannya sehari-hari yang aku lalui.

1
Arfaza Putri
luar biasa 🌹💞
Andien Zahro
luar biasa baru kali ini ada novel alurnya g bertele" g banyak konflik rumit, pokoknya the best dech❤️❤️❤️
Hayati Nufus
saya mewek bacanya biarin raya tinggalin Andre kasih pelajaran dulu biar memantapkan hatinya pada siapa
Hayati Nufus
Andre cowok plin plan
Mat Grobak
mampir
Lailatul Nikmah
thor tak tunggu kelanjutan ceritanya
Bunda silvia
Sukurrr membuang berlian demi mendapatkan imitasi
Alfiatun Khasanah
kapok...andre...kurang tegas milihnya ke raya aja yg pasti jujur karakternya
Alfiatun Khasanah
andre kenapa gak bisa bedakan berlian asli dan palsu ya 🤔
Yolanda Yokanda Putri
judulnya sugar baby.. tpi koq ceritanya jauh dri kt judulnya y
Ica Rismawati
raya artis Thailand
Ica Rismawati
emang namanya Andre kan dari episode awal
Meili Mekel
ceritax cuma pendrk
Meili Mekel
semangat thuor
Meili Mekel
next up
Meili Mekel
penasaran ceritax
Meili Mekel
mia sdh mati atau hax sandiwara
Meili Mekel
lanjut
Meili Mekel
andre sdh jadian
Meili Mekel
waw andre mia kupu kupu malam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!