NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Tuan Mafia

Cinta Pertama Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Cintapertama
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sunshine_2

"Lepaskan tanganmu, jangan sampai tangan lunakmu ini sedikit saja menyentuh tubuhnya atau sampai menyakitinya!" ucap seorang pria menepis tangan penjaga dengan tatapan tajam dan dingin.

Pria itu langsung menarik Sera dan memeluk tubuhnya menatap lembut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sunshine_2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Tuk tuk tuk...

Turun Sera dari tangga memakai gaun hitam yang telah disiapkan untuknya. Sejenak Altas menatap kagum dengan kecantikan dan keanggunan Sera yang membuat pandangannya terus menatap.

"Sangat sempurna" lirihnya menatap kagum.

Kerut alis Sera menatap Altas dengan penuh kebingungan, melirik sekeliling rumah yang di penuhi penjaga gagah.

"Kenapa kau menyiapkan baju seperti ini, apa tidak ada baju yang lain. Seperti ingin berpesta" tanya Sera.

Berdiri Altas membelai rambut Sera berjalan mengelilingi tubuhnya sembari berbisik.

"Memang benar, kita akan berpesta malam ini. Dan aku ingin kau memakai apa yang telah aku siapkan, sayang."

"Berhentilah, jangan mendekati seperti itu, kau tidak punya hak" menghindar Sera.

Senyum misterius Altas meminum secangkir minuman lalu kembali duduk. Ia memainkan tangan meminta selembar kertas dari penjaga yang berada di belakangnya lalu menyodorkan kertas itu pada Sera.

"Duduklah sayang, dan tanda tangani itu" ucapnya.

Keruta alis Sera duduk membaca kertas yang di sodorkan Altas, sejenak ia langsung melempar kertas itu kemeja dengan marahnya.

"Apa itu, kekonyolan apa lagi ini. Saya tidak mengenal anda, dan saya tidak akan menikah dengan anda!"

Yang mana kertas itu tidak lain adalah sebuah kertas mengenai persetujuan pernikahan. Sera pun berdiri dan berniat untuk pergi, namun langkahnya di hentikan salah seorang penjaga.

Altas pun kembali berdiri dan meminta penga itu untuk melepaskan pegangannya pada calon istrinya itu sembari mendekati tubuh Sera.

"Tidak ada yang boleh menyentuhnya selain saya. Dia milik saya!" nada lembut.

"Mungkin kamu lupa sayang, tapi aku tidak pernah melupakan orang yang telah membuatku merasa ingin terus hidup. Ciuman pertama, pelukan pertama, dan orang yang telah membelaku saat semua orang menjatuhkanku 15 tahun lalu" bisik Alatas membelai lembut Sera.

Sejenak Sera berpikir dan ia teringat akan pria yang penuh luka dan derita yang pernah ia bantu 15 tahun lalu.

"Kamu, laki-laki itu?"

"Tanda tangani itu, dan jangan sia-siakan 30 miliarku itu sayang" bisik Altas.

"Kau sama saja!" kesal Sera dengan tatapan marah mengambil dan menandatangani kertas itu lalu bergegas pergi.

Di dalam kamar, bingung Sera berjalan kesana kemari apa yang harus ia lakukan, ia pun berniat untuk kabur dari tempat itu.

"Hanya sekali aku bertemu, tapi dia mengingatnya seumur hidup. Apakah benar pria ini adalah laki-laki yang pernah aku bantu 15 tahun lalu. Apa ini, apa yang sebenarnya terjadi" gumamnya.

(Note: 15 tahun lalu saat Sera  menginjak 12 tahun, ia pernah menolong seorang anak laki-laki dengan keadaan yang penuh luka, lusuh dan kusam. Sera membantu menyembuhkan luka sayatan yang ada di dada anak laki-laki itu. Yang mana anak itu telah menjadi korban kekerasan dari ayah kandungnya sendiri, ia di siksa bahkan tak segan-segan akan dihabisi.

"Nggak, aku nggak bisa menikah dan percaya dia. Laki-laki yang bahkan aku saja tidak mengenalnya, hidup terlalu liar dan penuh dengan kekerasan. Aku harus meninggalkan tempat ini!"

Tak berselang lama, Altas datang bersama beberapa pelayanan perempuan membawakan Sera barang-barang untuk persiapan pernikahannya nanti malam.

"Apa lagi!" nada kesal Sera.

Senyum tipis Altas, "Pilihlah pakaian ini untuk nanti malam, semua telah disiapkan dan beritahu saja jika ada yang kamu perlukan. Aku menunggumu dengan penuh bahagia, selamat bertemu nanti malam di pernikahan kita, sayang."

Berjalan keluar kamar.

Sera yang melihat pelayan perempuan masih dikamarnya pun menyuruh untuk keluar, "Tinggalkan saya sendiri, jika ada yang saya perlukan saya akan panggil kalian."

"Baik, nyonya."

Sera pun kembali mengoceh mengatakan dengan mudahnya pria itu menikahinya, bertemu semalam dan tiba-tiba langsung mengejarnya menikah.

"Lepas dari lelaki tua tapi sekarang justru bertemu dengan pria aneh. Kenapa hidupku seperti ini, tuhan!"

Tak ingin berlama-lama, Sera pun langsung menyusun rencana pergi dari tempat itu. Namun, disisi lain ia bingung bagaimana ia bisa keluar jika rumah itu dijaga dengan sebegitu ketatnya.

1
Sunshine_2
Hai guys bantu dukung karya pertama aku ya, dengan like, komen, subscribe dan boleh kasih tip juga ya, terimakasih 🥰.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!