Putu Saraswati, seorang gadis yang tidak pernah percaya dengan mistis, harus dihadapkan pada sebuah kenyataan menyakitkan, dimana sepupunya Kadek Dwi, harus mengalami sakit keras setelah acara Metatah dan pernikahan yang dilaksanakan secara bersamaan.
Segala upaya di lakukan, dari dokter dan juga dukun, tetapi tidak ada yang sanggup mengobatinya...
Bagaiamana kondisi Kadek Dwi, dan perjuangan Putu Saraswati dalam mengungkap teror yang menimpa keluarga dan juga warga desanya...
ikuti kisah selanjutnya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Draft
Nama depan yang menandakan urutan kelahiran anak dalam keluarga: [1]
Anak Pertama: Putu, Wayan, atau Gede
Anak Kedua: Made atau Kadek
Anak Ketiga: Nyoman atau Komang
Anak Keempat: Ketut [1]
Kata Sandang (Awalan)
Awalan ini menunjukkan jenis kelamin dan sering kali merepresentasikan kasta: [1]
Ni: Digunakan untuk perempuan dari kalangan umum/Sudra atau gelar untuk perempuan.
Ida Ayu (Dayu): Gelar untuk perempuan dari kasta Brahmana. [1, 2]
Contoh Rangkaian Nama & Arti
Gabungan kata penanda urutan dan nama Sansekerta yang populer: [1]
Ni Wayan Putri: Anak pertama (Wayan) yang merupakan anak perempuan yang baik.
Ni Kade Lestari: Anak kedua (Kade/Made) yang diharapkan membawa kelanggengan/kebaikan.
Ni Komang Saraswati: Anak ketiga (Komang) yang cerdas (Saraswati).
Ni Ketut Cahyani: Anak keempat (Ketut) yang bercahaya.
Nama wanita Bali dari garis keturunan bangsawan (kasta Ksatria) biasanya diawali dengan gelar kebangsawanan tertentu. Gelar ini disusul oleh nama penunjuk urutan kelahiran dan nama pribadi. [1, 2, 3, 4]
Gelar bangsawan Bali untuk wanita meliputi:
Anak Agung Ayu (biasa disingkat Gung Ayu atau Dayu)
Cokorda Istri (sering disingkat Cok Istri)
Gusti Ayu
Dewi Ayu atau Dewa Ayu
Desak [1, 2, 3, 4]
Contoh rangkaian nama:
Anak Agung Ayu Laksmi (Gelar - Urutan Kelahiran/Ke-2 - Nama Pribadi)
Cokorda Istri Rai (Gelar - Urutan Kelahiran/Ke-4 - Nama Pribadi)
Untuk memahami status kebangsawanan lainnya di Bali, termasuk dari kasta Brahma
Ksatria) terdiri dari dua unsur utama: Gelar Kebangsawanan (menunjukkan garis keturunan) dan Nama Urutan Kelahiran. [1, 2, 3]
Gelar Kebangsawanan (Berdasarkan Garis Keluarga)
Wanita bangsawan Bali biasanya menggunakan gelar di depan nama mereka: [1, 2]
Anak Agung / Anak Agung Istri (Gelar untuk keturunan raja/bangsawan tinggi)
Cokorda / Cokorda Istri (Gelar untuk keturunan raja/penguasa kerajaan)
Gusti / Gusti Ayu (Gelar untuk keluarga bangsawan dan kesatria)
Dewa Ayu (Gelar untuk keturunan bangsawan/raja)
Desak (Sapaan untuk keturunan bangsawan, umum di daerah tertentu) [1, 2, 3, 4]
Nama Urutan Kelahiran
Setelah gelar bangsawan, diikuti dengan nama penanda urutan lahir untuk wanita: [1, 2]
Anak Pertama: Putu, Wayan, atau Gede
Anak Kedua: Made, Kadek, atau Nengah
Anak Ketiga: Nyoman atau Komang
Anak Kedua: Ketut [1, 2]
Contoh Kombinasi Nama
Jika digabungkan sesuai urutannya, format nama wanita bangsawan Bali akan menjadi seperti berikut: [1]
Anak Pertama: Anak Agung Istri Putu [Nama Asli]
Anak Kedua: Cokorda Istri Kadek [Nama Asli]
Anak Ketiga: Gusti Ayu Nyoman [Nama Asli]
Karena bagaimanapun Saraswati anaknya.. 🤧
hadeh punya bapak kok bisa ya memlilih kasta dr anak
aq bgg deh
gila ya hany kasta yg di pandang nya gemblung
kyk keturunan ningrat ya kek gtu
tp skrg udah g sih hehehehe
kmaren akun yg dulu khapus. 😌
hadeh smownkapan itu akan berkahir kasiham saras
Kayaknya Wayan Ratri nggak akan berhenti, sebelum mendapatkan apa yang ia mau.. 😌
masa iya air lebih kental dr darah
weeh piye iki
ada ya pepatah mantan anak
ini gila deh