NovelToon NovelToon
Pocong Tampan

Pocong Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cinta Beda Dunia / Hantu / Mata Batin / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:42.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie Junaeni

Cari ide itu susah ya, jadi please jangan plagiat!
Next season di Anta's Diary.

Kecelakaan itu merenggut nyawa ibu dan adik dari gadis bernama Anandita Mikhaela. Gadis itu mengalami koma selama satu minggu.

Setelah Dita sadar entah kenapa ia jadi bisa melihat penampakan di sekitarnya dan membuatnya jadi terbiasa dengan keberadaan makhluk astral.

Hingga perjumpaannya dengan sosok pocong bernama Ananta Prayoga, sosok pria tampan di balik bungkusan kain putih itu, membuatnya jatuh cinta.

Dapatkah Dita dan Anan memecahkan misteri kematian para hantu itu?

Dan dapatkah kisah cinta Anan dan Dita berakhir bahagia?

So stay tune.

Follow my IG @vie_junaeni

Happy Reading 😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie Junaeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecelakaan

Sebelum membaca...

Jangan lupa like babnya, votenya dan masukin list favorit ya...

Komentar positifnya juga biar makin semangat nulis apalagi kalau dapet koin...

Happy Reading...

*****

"Pak, maaf saya gak bawa uang." ucap Dita perlahan tanpa bisa menatap wajah bos nya itu.

"Hahaha kamu ini Ta, kan saya yang ajak kamu makan, tenang aja saya traktir."

Dita makin merasa tak enak mengutarakan maksud tujuannya mengikut Pak Herdi untuk pinjam uang apalagi makanan ini semua pak Herdi yang bayar.

"Ta, hello kamu mau ngomong apa tadi?" Pak Herdi mengibaskan tangan nya depan wajah Dita.

"Sa, sa, saya umm... bingung pak." jawabnya terbata - bata.

"Lho pegangan dong kalo bingung hahhaha."

Ih si bos jayus banget garing padahal gak lucu amat jones nya tapi Dita berusaha tertawa agar si Bos tak tersinggung.

"Bingung kenapa sih? oh... saya tahu, kamu mau kasbon yak?"

"Ting tong yak benar selamat anda berhasil menebak raut muka saya."

batin Dita.

"Ketebak banget ya pak di wajah saya ada gambar uang?" ucap Dita lirih.

"Hahahha bener kan? soalnya kamu jarang-jarang nyamperin saya kaya gini." Tanpa canggung Pak Herdi mengunyah gurame saus Padang nya.

"Dah di makan dulu nanti keburu dingin nasi nya!"

Itu nasi goreng terenak yang Dita pernah makan selain dari harga yang mahal buat kantong dia, tapi memang bahan-bahan campurannya benar-benar enak ada sayuran sawi, wortel segar, ditambah suiran ayam dan bakso serta acar mentimun dan bawang yang pasti akan bercampur dengan nikmatnya di lidah Dita.

***

Di dalam mobil menuju arah tempat kerjanya ,Dita mencuri pandang memandangi Pak Herdi.

"Tadi mau pinjem berapa Ta?" Tanya Pak Herdi mengagetkan Dita.

"Astagfirullah maaf pak, kalo boleh pinjem satu juta pak, tapi cicil 10 kali ya pak potong gaji eh jangan deh, 5 kali cicil aja pak please saya mohon, ini untuk adik saya pak kasian dia pak mau liburan terus..."

"Sssttt.... panjang banget Ta, pusing dengernya, nanti aja ya kamu minta ke Bu Devi, kamu minta surat kasbonnya biar bisa langsung cair."

Yaa Allah pak bos baik banget udah traktir makan, pinjemin duit pula, mana ganteng lagi nih duda ehm ehm jadi in love aku tuh, duh...

Batin Dita memandangi kaca mobil tersenyum - senyum sendiri.

Diliriknya senyum Dita oleh Pak Herdi dari kaca spion, terlihat senyum tipis tersungging di bibirnya.

***

"Anita...!!" Dita datang memeluk Anita.

"Eh kamu gak apa-apa kan, gak diapa-apain Ta?"

"Apaan sih orang aku diajak makan doang terus aku di bolehin dong pinjem duit." Dita tertawa riang menjelaskan.

"Dih kerja baru 2 bulan udah boleh kasbon, kamu habis di pake ya? main di hotel mana barusan?"

"Sompret...!!! kamu pikir aku perempuan macam apa? liat tuh aku pergi cuma satu jam mana sempet cari hotel, mesum banget pikiran kamu." Ucap Dita dengan kesal.

"Hehehe kirain gitu tuh, kan Pak bos duda kesepian kan, kali aja..."

Plak..!! Buku tiket mendarat di wajah Anita.

Anita langsung tertunduk melihat wajah merah mata melotot dan tangan yang sudah berada di pinggang di hadapannya itu. Dia tau kalo Anandita sudah marah seperti itu maka gempa berskala kecil pasti akan terjadi di sekitarnya. Jadi sebaiknya dia berhenti menggoda Dita.

***

"Makasih ya kak, Ali seneng banget akhirnya bisa jalan-jalan ke wahana ini."

"Iya, Anan makasih ya itu bos kamu baik banget mau pinjemin uang ke kamu." ucap ibu sambil melahap bekal makan siang yang digelar beralaskan koran di wahana tersebut

"Iya dong Bu, Anan gitu loh." sambil melahap nasi dan ikan asin di tutul ke sambel terasi enak buatan ibunya.

"Ali gak jajan nih seminggu jual bekal dari kakak juga, Ali mau beli mobil-mobilan itu." menunjukan uang recehan sejumlah enam puluh ribu lalu menunjuk pada mainan mobil-mobilan di toko yang berada di sebrangnya.

"Kamu jual bekal dari kakak lagi ya? nanti kalo maag nya kambuh gimana?"

"Enggak kok cuma dua hari doang hehehhe tapi Ali kan udah sarapan tanya aja ibu."

Ibu tersenyum mengangguk.

"Jadi kamu udah sarapan terus minta bekal.dari kakak cuma buat dijual? ckckckck terlalu.." sungut Dita lalu mengelitik perut Aku dengan gemas.

Hari itu Dita sangat bahagia dapat membuat Ibu dan Ali tertawa riang dan senang, ditambah Ali juga sudah menenteng mainan barunya seharga delapan puluh ribu. Berhubung uangnya kurang jadi Dita yang menambahkan kekurangannya.

"Kita pulang ya, tuh taxi online nya udah sampe." ajak Dita.

Sesekali Dita juga ingin Ali dan Ibunya merasakan naik mobil pribadi ber AC dan wangi parfum mobil seperti teman-teman Ali yang anak orang kaya.

"Ali seneng banget kak, besok nih Ali bakal tunjukin foto-foto selfie kita nanti terus pulang sekolah Ali mau kerumah Danang bawa nih mobil baru." Ali tertawa dengan riang.

"Ibu kenapa ? kok pucet?" tanya Dita pada Ibunya yang dari tadi terdiam.

"Ibu mual nan, duh mabok nih."

"Hahaha Ibu norak nih baru naik mobil ini aja udah norak gimana punya mobil sendiri." ejek Ali.

"Eh kurang ajar nih ya kamu." Dita menggelitik pinggang Ali yang tertawa riang kegelian.

BRAK.....!!!!

Benturan tak terhindarkan menimpa mobil yang di tumpangi Dita dan keluarganya. Pandangan Dita gelap dan samar-samar terlihat wajah Ibunya yang penuh darah tergeletak dengan mata terpejam tal sadarkan diri. Serta dilihatnya pula kepala Ali yang mengucur darah deras juga sudah menutup mata.

Dita ingin meraih keduanya dan membangunkan mereka, namun badan Dita juga terasa lemas dan sakit semua. Lalu akhirnya ia tak sadarkan diri.

***

Bersambung...

Happy Reading 😊😊😘😍

1
Afif AL Majid
udah pernqh baca part ini tetep aja bikin nangis ama nyesek
Rui
baca ulang
Ryan Alkhumaira
go publik Dita
arman andi
kok si Dita gatal😄, kayak perempuan gampangan gitu🤣
Minara Rachel
dari dulu GK pernah bosan kak aku udah ke 3 kalinya baca ini😍😍🥰
Minara Rachel
kak vie aku kangen jdi aku balik lagi baca novel ini😍😍
ayaa
😭😭😭
Muhammad Alishodiq
mak 😍😍😍😍😍 kisahh nya fantastih semoga bisa berkembang
good reader
❤️❤️❤️❤️
estycatwoman
the best 😘
Hardianti Haeba
pasien baru😄
yupiiii
kok udh 6bulan aja
yupiiii
aneh ih harusnya udh tengkorak dong
Minara Rachel: positif thinking aja kak mungkin di formalinnl sama ayahnya 😭🙏
total 1 replies
Nur Bahagia
tahun nya pasti tahun xxxx 😁
Nur Bahagia
dih ngomong nya kok begitu 😤
Nur Bahagia
lho katanya ada uang santunan dari perusahaan bus yg nabrak
Nur Bahagia
cara masukin ke liat favorit gimana ya caranya 🤔
🐶αરαກતїтα🐶
abis baca raja story malah jadi kangen sama Dita, balik lagi kesini buat baca ulang
jeakawa loving❤️: sama kangen potam dan hantu gosongnya
total 1 replies
good reader
❤️❤️❤️❤️❤️
good reader
/Kiss/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!