NovelToon NovelToon
KAISAR PENGUASA BENUA BIRU

KAISAR PENGUASA BENUA BIRU

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Menantu Pria/matrilokal / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mr. Lim's

Sebagai seorang kultivator keabadian ia bersikap sombong karena berpikir tidak ada yang mengalahkannya, ia berpikir jika hidup dan mati seseorang bisa ia tentukan dengan mudah.

Dewa kehidupan dan Dewa kematian dibuat murka olehnya, lalu keduanya bekerjasama menghukum kultivator keabadian yang sombong itu dengan mengalami seratus kali reinkarnasi dengan jiwa yang sama. Selama ia bereinkarnasi, ingatan kehidupan satu dengan yang lainnya tidak terhapus, setiap kali ia mengalami kehidupan yang baru maka bayangan kehidupan sebelumnya akan membayangi.

Hingga ia lelah dan merasa frustasi dengan penderitaan kehidupan yang ia alami, setiap kali ia dihidupkan akan menimpa kesialan yang berakhir dengan kematian menyedihkan.

Setelah ia menyesal karena pernah meremehkan kehidupan dan melewati 99 kali reinkarnasi, barulah seorang Dewa Kehampaan muncul dan memberikan kesempatan kehidupan yang normal di reinkarnasi terakhirnya.

Mampukah Liu Feng berubah dan bisa berarti bagi kehidupan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr. Lim's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia Kehampaan

Namun, pada saat ini Liu Feng tidak memiliki pilihan. Hidupnya yang sudah tidak berarti, ditambah dengan penghinaan dari Shiao Ling membuat hatinya terasa pilu. Belum lagi kejadian yang selalu menemaninya dalam beberapa tahun terakhir selalu membuatnya tidak nyaman. Ia juga masih memiliki kedua orang tua yang harus ia bahagiakan, tidak mungkin dirinya selalu menyusahkan di hari tua mereka.

Liu Feng sudah tidak remaja lagi, usianya sudah menginjak 25 tahun dan oleh karenanya ia selalu merasa sangat bersedih karena tidak mempunyai pencapaian apapun. Untungnya di Kota Xi'an berlaku peraturan yang ketat, dimana rakyat biasa seperti dirinya masih dilindungi oleh tuan Kota yang berasal dari Klan Xie. Seorang Kultivator dilarang melakukan tindakan kekerasan kepada masyarakat biasa, jika hal itu terjadi maka Xie Haoran sendiri yang akan memusnahkan kultivator tersebut sebagai hukuman.

Peraturan ini berlaku sejak lama, menjadikan Kota Xi'an satu-satunya Kota Provinsi yang paling aman dan damai. Sementara di kota-kota lainnya berlaku hukum rimba dimana siapa yang kuat dapat memangsa yang lemah, hukum yang biasa diterapkan oleh kultivator pada umumnya.

Kehidupan tempat tinggal Liu Feng disebut Benua Biru, terdiri dari beberapa wilayah mengikuti petunjuk arah mata angin. Wilayah Barat, Utara, Timur dan Selatan. Masing-masing wilayah dikuasai oleh sebuah kerajaan yang pada dasarnya merupakan perwakilan dari anggota Klan terkuat yang berada di wilayah tersebut. Sementara saat ini, Liu Feng berada di wilayah Tengah. Wilayah terluas yang dikuasai oleh Klan Xie dan tidak membentuk kerajaan seperti wilayah-wilayah yang lainnya.

"Baiklah, aku mempercayaimu.." ucap Liu Feng kepada pengemis tua tersebut, ia sudah berpikir segalanya.

"Baguslah, mulai sekarang kau bisa memanggilku guru" pengemis tua berkata dengan sikap yang tenang.

Liu Feng yang sudah membulatkan tekadnya tersebut lalu berlutut dan bersujud, mengambil sumpahnya sebagai seorang murid. Tidak lama kemudian, tiba-tiba pengemis tua menghampirinya dan meletakkan jari telunjuknya di dahi Liu Feng. Pandangan Liu Feng menjadi kabur dan kesadarannya pun hilang, dalam sekejap ia sudah tidak sadarkan diri.

"Gunakanlah kesempatan ini, aku secara khusus yang melatih mu" ucap pengemis tua yang merupakan perwujudan dari Dewa kehampaan itu.

"Whush..."

Setelah berkata seperti itu, pengemis tua mengangkat tangannya lalu tubuh Liu Feng pun terangkat ke udara dan menghilang ke ruang hampa.

Pada sebuah puncak gunung dengan suhu udara yang sangat dingin, sebuah cahaya terang berwarna keemasan tampak berkilau di tengah malam. Sesaat kemudian, tubuh Liu Feng muncul dari kehampaan dalam posisi berbaring bersamaan dengan kedatangan sosok tubuh tua.

Beberapa saat kemudian, Liu Feng membuka matanya dan memperhatikan tubuhnya yang sudah berpindah dari tempat sebelumnya.

"Dimana ini?" tanya Liu Feng sambil bangkit mencoba untuk duduk.

"Besok kau akan tahu. Sebaiknya kau sekarang beristirahat saja dahulu" ucap pengemis tua tersebut.

"Baik guru.."

Liu Feng yang semula ada sedikit rasa keraguan, kini merasakan jika pengemis tua yang kini menjadi gurunya tersebut bukanlah orang biasa. Liu Feng hanya pernah mendengar hal-hal seperti ini bisa dilakukan oleh para orang sakti yang bisa menguasai puncak kehidupan di Benua Biru.

Dengan beralaskan batu besar dan beratapkan langit, Liu Feng memaksakan diri untuk beristirahat seperti apa yang dianjurkan oleh gurunya. Namun suhu udara yang begitu dingin membuatnya tidak berdaya menahan hawa yang sangat tidak lazim bagi tubuh kurusnya.

Liu Feng memang memiliki kekuatan fisik yang lebih kuat dibandingkan dengan pemuda lain, tetapi rasa dingin yang begitu menusuk membuatnya benar-benar merasa sangat tersisa.

Pengemis tua hanya tersenyum melihat tubuh Liu Feng yang menggigil kedinginan, suhu udara di tempat ini memang sangat berbeda dengan tempat tinggal dimana dunia Liu Feng berada. Liu Feng sebenarnya berada pada dunia kehampaan, dunia kehidupan yang dibuat oleh Dewa kehampaan itu sendiri.

Andai saja Liu Feng tahu jika saat ini ia sedang mengkondisikan tubuhnya pada energi terbaik bumi dan langit, maka posisinya akan menjadi rebutan kultivator dunia fana yang sangat mendambakan kekuatan dan keabadian.

Meski pada saat ini Liu Feng belum bisa berkultivasi, energi langit dan bumi itu terserap dengan baik membentuk nutrisi alami di dalam tubuhnya. Secara perlahan penguatan tulangnya pun berlangsung secara alami berbarengan dengan rasa dingin yang menusuk hingga ke tulangnya tersebut.

Hingga keesokan paginya, saat sinar matahari mulai bersinar tubuh Liu Feng pun tergerak untuk bangkit seperti biasanya dimana ia mulai menjalani rutinitas untuk berangkat kerja di rumah makan tempat sebelumnya ia bergantung hidup.

"Bagaimana istirahat mu" tanya pengemis tua yang bernama asli Fang Yuan itu.

"Sedikit membuat tubuhku kaku dan pegal-pegal" jawab Liu Feng tanpa menyembunyikan perasaannya.

"Hmm.. Sepertinya kau harus lebih terbiasa untuk tinggal di tempat ini" ucap gurunya tersebut.

"Guru, sebenarnya aku berada dimana?" tanya Liu Feng yang masih penasaran sejak semalam.

"Ini adalah dunia kehampaan, sebuah tempat tinggal yang berada di bawah pemahaman mu. Kelak jika kamu sudah memiliki kekuatan yang cukup maka kau akan memahaminya" ucap Fang Yuan menjelaskan.

"Dunia kehampaan?" Liu Feng tertegun dan tidak bisa berpikir apa-apa.

Sebagai seorang awam yang belum mengenal dunia kultivator ia hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

"Apakah ini masih di Kota Xi'an juga?" tanya Liu Feng lagi dengan ekspresi heran.

"Tinggallah di sini, maka kau akan mengerti. Semua yang ada di sini bisa kau makan dan minum sesukamu" ucap Fang Yuan sambil tersenyum.

"Baik guru, lalu bagaimana jika terjadi hujan? Apakah tidak ada Gua atau tempat tinggal untuk berlindung?" tanya Liu Feng yang masih lugu tersebut.

"Sesuai perkataan ku sebelumnya, aku akan merubah mu kepada kehidupan yang lebih baik. Namun semuanya memerlukan proses, jika kamu memiliki mental yang kuat maka kamu layak menjadi muridku dan tinggal di tempat ini lebih lama. Jika tidak, maka aku akan pastikan kau tidak akan pernah merasakan apa yang pernah kau rasakan sebelumnya" Fang Yuan berkata dengan santai, namun setiap katanya membuat Liu Feng merasakan hawa ketakutan.

"Baik guru, aku berjanji tidak akan mengecewakan mu" Liu Feng berkata dengan sungguh-sungguh pada akhirnya.

Berada di tempat yang asing seperti ini tidak selalu rugi, selama dirinya masih bisa makan dan minum untuk bertahan hidup itu sudah cukup. Hal lainnya tidak pernah ia pikirkan setelah dirinya bertubi-tubi dilanda cobaan hidup yang seperti tiada habisnya itu.

"Bagus kalau begitu, mulai sekarang kau sudah bisa berlatih untuk menempa tubuh fisik mu terdahulu" ucap Fang Yuan sambil tersenyum penuh minat.

1
Armoire
Sorry Thor... W banyak skip chapter nya, cuma scroll doank... Terlalu banyak omong , action nya kurang 😑😑😑😑
YaN Nie: Betul
Seperti Sinetron 🤔
total 1 replies
Abi Ar Rachman110
akhirnya terjadilah kultivasi ganda
Dewa Raka jl
MAKIN BANYAK SAMPAH
Dewa Raka jl
MAKIN BUSUK SAMPAHNYA
Dewa Raka jl
LAMA"JADI SAMPAH CERITANYA,, KEBANYAKAN TANYA JAWAB DARIPADA JALAN CERITA
Guttasilo Sasmita
Benar, kita semua dilahirkan oleh wanita. Karena itu, dalam memilih wanita yg bakal melahirkan anak2 saya, saya harus ber-hati2. Tidak memilih wanita sombong, munafik, egois, suka mendominasi, suka menghakimi dan sejenisnya seperti Fang Yin. Wanita menjijikkan.
Guttasilo Sasmita
Liu Feng lelaki gemblung. Mau diatur oleh wanita egois Fang Yin. Wanita yg sombong, penjilat lagi. Menjijikkan!!!
Guttasilo Sasmita
Wanita bersifat seperti Fang Yin tidak layak mendampingi pria berjiwa besar seperti Liu Feng..
Mang AGus
mantaappp
Mang AGus
Luar biasa
cheng phong
𝒎𝒊𝒓𝒊𝒑 𝒎𝒊𝒓𝒊𝒑 𝒚𝒂𝒉 𝒏𝒐𝒗𝒆𝒍 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒖𝒅𝒖𝒍 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒖𝒂𝒔𝒂 𝒃𝒆𝒏𝒖𝒂 𝒕𝒆𝒓𝒂𝒕𝒂𝒊 𝒃𝒊𝒓𝒖 𝒚𝒈 𝒔𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒅𝒉 𝒑𝒊𝒏𝒅𝒂𝒉 𝒍𝒂𝒑𝒂𝒌 𝒍𝒂𝒏𝒋𝒖𝒕𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝑴𝑪-𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒏𝒂𝒎𝒂 𝒎𝒊𝒓𝒊𝒑 𝒋𝒖𝒈𝒂 𝒌𝒍 𝒚𝒈 𝒔𝒂𝒕𝒖𝒏𝒚𝒂 𝑳𝑰𝑵𝑮 𝑭𝑬𝑵𝑮
cheng phong
🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️🧚‍♀️🦸‍♀️🦸‍♀️🦸‍♀️
cheng phong
𝒑𝒂𝒅𝒂 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒅𝒂 𝒊𝒔𝒕𝒓𝒊 𝒑𝒆𝒓𝒕𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒆𝒅𝒖𝒂 𝒅𝒂𝒏 𝒌𝒆𝒕𝒊𝒈𝒂🤣
cheng phong
mantap👍👍
cheng phong
👍👍👍👍👍👍
cheng phong
🌺🌺🌺🌺🌺
cheng phong
🌻🌻🌻🌻
Guttasilo Sasmita
Adegan dibawal episode ini yg dilakukan Fang Yin malah bikin saya marah. Bukan berarti karena saya demdam sama Fang Yin tapi karena dia udah meremehkan suaminya maka lebih baik saya udah ga punya hubungan apapun. Artinya saya ga pengen Fang Yin minta maaf apalagi balikan. Yg jelas rasa kagum doawal pertemuan langsung hilang dan ga pengen menjalin hubungan lebih lanjut, karena bagi saya dia ga layak baik jadi teman apalagi keluarga saya🙏🙏🙏
Guttasilo Sasmita
Episode ini saya tidak sejalan thor. Mungkin orang akan menilai saya seorang pendendam. Tapi saya tidak pernah dendam pada siapapun. Hanya saja, saya selalu memutus hubungan dengan orang2 yg buat saya berwatak ga masuk akal, terutama yg suka meremehkan orang lain dan ga setia kawan. Sehebat apapun dia, saya PASTI akan memutuskan hubungan sepanjang hidup saya, walu dia minta maaf setelahnya.

Secantik apapun Fang Yin, ga ada nilai tambahnya buat saya. Mending Liu Feng jadian dengan Xie Shuang aja🙏🙏🙏
Guttasilo Sasmita
Karya Mr Lim's memang selalu asyik. Mudah di cerna serta alurnya mengalir dan pas banget. Tapi sayang banyak yg putus tengah jalan🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!