NovelToon NovelToon
Because Of You

Because Of You

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Kembar / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Persahabatan / Tamat
Popularitas:97.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Garis kehidupan setiap orang kadang berliku. Awalnya mungkin sedikit menyimpang, tapi tujuan akhir yang ditentukan Tuhan tidak pernah meleset. Demikianlah yang terjadi dengan kehidupan Darel dan Dara di kisah sebelumnya.

Novel lanjutan ini akan mengisahkan:
》Perjalanan hidup Darel dan Dara selanjutnya bersama kedua anak mereka.
》Begitu juga dengan garis kehidupan Mikha dan Manche yang terhisap dalam lika liku kehidupan cinta Darel dan Dara sebelumnya.

Selamat membaca.
Semoga terhibur. 🙏🤗💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03. Mengenang

...~•Happy Reading•~...

Kandara hanya diam menunduk, tanpa berani menatap Darel yang sedang menatapnya dengan perasaan cemas dan rasa bersalah terhadap apa yang dialaminya.

Darel yakin Kandara sudah memaafkan dia, tetapi apa yang dialaminya masih membekas. Oleh sebab itu, Darel sengaja membawa dia ke tempat dimana peristiwa itu terjadi untuk memastikan. Agar kelak mereka bisa hidup bersama dengan lebih baik.

"Kau tidak mau melihatku atau mengatakan sesuatu padaku?" Tanya Darel sambil terus mengelus tangan Kandara yang mulai menghangat dalam genggamannya.

Kandara masih terus menunduk, karena sangat terharu. Kehangatan tangan Darel yang menggenggam tangannya, semua hal yang didengar dan diterima dari Darel bisa membuatnya menangis.

Kalau dia mau berkata sesuatu, hanya tangisan yang keluar dari mulutnya. Sehingga dia hanya bisa diam untuk menahan gejolak hatinya.

Sambil mengendalikan diri, dia menyadari suatu hal yang baru disadarinya ketika hendak melangkah masuk ke kamar hotel bersama Darel. Dia mengira telah melupakan semua hal buruk yang pernah terjadi di kamar ini bersama Darel.

Tetapi di alam bawa sadarnya, masih menyimpan trauma masa lalu dengan kejadian di kamar Darel. Hal itu membuat dia sangat sedih dan merasa bersalah terhadap Darel. Dia tidak menyangka hal itu masih ada, sedangkan di rumah mereka bisa bersama dengan baik.

Melihat Kandara tetap diam menunduk, Darel berdiri tanpa melepaskan tangannya dari tangan Kandara. Mengetahui Darel yang tiba-tiba berdiri, sontak Kandara menengadah dan melihat Darel.

"Sudah cukup di sini. Aku tidak tahan melihatmu seperti ini. Mari kita temui anak-anak." Darel berkata pelan, karena melihat mata Kandara yang sudah tergenang dan sedang menahan tangis.

Darel berharap, dengan mengatakan tentang anak-anak, bisa mengalihkan apa yang berkecamuk di hati Kandara. Dia tidak ingin Kandara terus bersedih, ketika mengingat pertemuan mereka.

Kandara ikut berdiri, lalu melepaskan tangannya dari genggaman Darel. Kemudian dia melingkar tangan ke bahu Darel dan memeluknya. "Maafkan aku." Tangis Kandara pecah di bahu Darel.

"Dara, aku tahu, mungkin sulit untuk melupakannya. Tapi bisakah kau melihat dari sudut yang lain, bahwa pertemuan kita adalah anugrah Tuhan untuk masa depan kita?"

"Sebagaimana yang aku katakan tadi di konferensi pers. Tuhan telah merubah rencana jahat seseorang padaku menjadi kebaikan untuk kita." Darel berkata pelan, sambil mengelus punggung Kandara untuk meredakan tangisannya. Darel melakukan beberapa saat untuk menenangkan Kandara.

Kandara mengangguk di bahu Darel sambil terus memeluknya. Dia menyadari, apa yang dikatakan Darel adalah benar. Pertemuan mereka adalah anugrah Tuhan, terutama baginya. Seorang yang bukan siapa-siapa, tidak memiliki kelebihan apa-apa, dari keluarga biasa-biasa saja, bisa bertemu dan bahkan telah menjadi istri seorang Darel Key. Member boyband idolanya dan juga 'biasnya'.

Dengan pemikiran itu, Kandara menenangkan hatinya dengan bersyukur untuk apa yang diterimanya. Kemudian dia melepaskan pelukan dan menghapus air matanya dengan punggung tangannya. "Aku mau minum." Kandara berkata dengan wajah memerah, lalu berjalan ke tempat Darel meletakan air mineral.

Seperti yang dikatakan Darel, semua yang ada dalam kamar masih sama, tidak berubah. Sebagaimana malam itu dia menuangkan air untuk Darel, dia melakukannya lagi dan minum. Darel hanya melihatnya dari jauh, untuk memastikan kondisi Kandara. Dia tahu, malam itu Kandara menuangkan air untuk minum. Karena saat dia hendak minum ke esokan hari, ada gelas yang sudah dipakai untuk minum.

Ketika melihat Kandara bisa minum dengan baik dan tenang, Darel berjalan mendekatinya. "Aku tidak pindahkan tempat itu. Kau tidak ingat, ada sesuatu di bawah gelas itu?" Tanya Darel dengan wajah tersenyum.

"Jangan bicarakan itu lagi. Hanya itu yang terpikirkan malam itu, karena ponselku mati dan juga kamarmu sangat bersih. Tidak ada apa pun yang bisa dipakai untuk katakan sesuatu padamu." Kandara berkata pelan. Sikap Darel yang hangat dan santai dalam membicarakan hal yang terjadi malam itu, mulai menularinya.

"Kalau kau mau lihat kertasnya, aku masih simpan." Darel berkata santai, tapi tiba-tiba dia tidak melanjutkan ucapannya dan berharap Kandara tidak menyetujui permintaannya. Dia baru teringat, kertas pesan Kandara disimpan jadi satu dengan kertas pesan Efraim saat pertama bertemu dengannya.

Darel tidak mau Kandara tahu, Efraim memintanya untuk tes DNA. Darel hanya mengatakan dia tahu Efraim dari kemiripan wajah, sehingga curiga dia adalah putranya. Jadi bukan ada usaha dari Efraim untuk memastikan dirinya adalah ayahnya.

Kandara menggelengkan kepalanya dengan wajah makin merona, mengingat apa yang ditulisnya di kertas tersebut. Melihat Kandara menggelekan kepala, Darel bernafas lega. Dia berpikir untuk membicarakannya kelak setelah mereka telah saling mengenal dan menerima dengan baik.

"Tidak jadi pergi lihat anak-anak?" Tanya Darel saat melihat Kandara masih berdiri dan melihat isi kamar.

"Jangan sekarang. Efri akan ikut pindah ke sini. Nanti Mama sendiri di kamarnya. Tadi dia mengangguk untuk ikut ke kamar bersama Mama, karena sudah mengantuk. Tapi kalau dia tahu kita akan nginap di hotel, dia akan ikut aku." Kandara menjelaskan kebiasaan putrinya jika berada di luar rumah atau sedang bepergian.

"Kalau begitu, biarkan mereka istirahat dulu. Nanti kita temui mereka untuk makan malam. Aku mau mengajakmu ke bagian dari kamar ini yang belum kau injak, tapi sangat berarti untukku." Darel berkata serius, lalu mengambil tangan Kandara dan ke balkon kamar.

"Ini tempat favoritku bersama Mikha untuk membicarakan berbagai hal. Kami bisa duduk berjam-jam untuk membicarakan bisnis, masalah pekerjaan, masalah Melo, banyak hal, termasuk masalah kita berdua." Darel berkata setelah duduk di kursi santai yang disediakan dengan bantal-bantal empuk dan mewah.

Kandara mengakui kebenaran kata-kata Darel. Tempatnya sangat nyaman untuk duduk santai sendiri atau bercengkrama dengan seseorang. Apalagi ada sofa panjang yang empuk, sangat nyaman untuk beristirahat.

"Kalau lagi summer atau spring, aku suka berbaring di sini. Tapi kalau sekarang, sudah mulai dingin, gampang masuk angin." Darel berkata seakan mengerti maksud Kandara, karena melihatnya menepuk sofa dan menekannya.

"Tapi kalau kau mau istirahat di sini, boleh. Aku akan ambil selimut untuk kita." Darel langsung berdiri masuk ke kamar, tanpa menunggu persetujuan Kandara. Karena jika mereka akan duduk dalam waktu lama pun, membutuhkan selimut.

"Ini, selimuti badanmu dan letakan kepalamu di sini. Aku akan bercerita padamu." Darel memberikan selimut kepada Kandara, lalu menyelimuti paha dan kakinya. Kemudian menepuk pahanya, agar Kandara meletakan kepala di pahanya.

"Di sini aku sering merindukanmu dan juga menciptakan lagu itu untukmu." Darel mulai berkata setelah Kandara meletakan kepalanya seperti yang diminta Darel.

Kandara sontak mengangkat kepalanya dan melihat Darel dengan tertegun. "Jadi benar, lagu itu untukku? Kau pernah menyebut namaku saat nyanyikan lagu itu secara live?" Kandara bertanya dengan serius sambil terus memandang Darel untuk menyakinkannya.

"Iya. Mengapa? Kau mengetahuinya?" Tanya Darel heran dengan reaksi Kandara yang tiba-tiba mengangkat kepala dan memandangnya dengan wajah yang berbeda.

Kandara mengangguk kuat sambil tersenyum, dia pernah berpikir saat itu Darel menyebut namanya. Tetapi dia menepuk dahinya dengan telapak tangan dan menyebut 'Jangan GR' untuk mengingatkannya, agar sadar diri.

...~•••~...

...~●○♡○●~...

1
Sheety Saqdiyah
Luar biasa..
Terimakasih buat authornya..
❥␠⃝ ͭ🍁Katrin💃📙📖📚❣️: Waaaah 🤭, makasih dukungannya Kak. 🙏😍 sehat & bahagia sllu 🙏🤗
total 1 replies
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Sikap yang sangat ramah sekali pada yang lainnya, kalau ngomong sama orang kayak gini adem
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya karena setiap tindakan yang di bawa dengan emosi yang tinggi terkadang malah miris ke diri sendiri
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kalau suatu penting memang harus serius, ya kali mau ngaur ujungnya malah gak enak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar tuh, kalau terlalu di pikirin tidur gak nyenyak. Gak baik juga buat kesehatan nantinya
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Astaga ngakak Star baca namanya trio apa itu kwak Kwak bukan ya ampun... Ada - ada ae dah
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Putus cinta memang sakit sih, apa lagi kalau di tinggalkan tanpa kesalahan nyessss banget nano - nano
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Heem, Meraka tentunya juga sudah banyak membantunya selama ini. Gak mungkin di sia - siakan aja
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Harus usaha keras banget kalau bukan lanjutin aja, tapi emang buat dulu dari nol ya ampun
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Benar sekali, kadang gak nyangka dan sesak banget kalau jadi orang yang ada tapi di anggap gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Pemilik perusahaan udah gak kaget lagi kalau punya masalah sama banyak wanita, kecuali istrinya galak banget bisa handle
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Akan jadi lebih mudah kalau udah tau karakter, beda halnya jika belum kan masih harus jauh lebih hati - hati
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kadang ada aja ekpresi orang pas kayak gitu malah lucu, jadi lawannya sampe mau ketawa
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Di mana - mana kalau orang baru bangun meski udah mandi sekalipun bagian mata masih terlihat
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Setidaknya masih menghargai, sikap cuek seseorang belum tentu dia tidak peduli akan sesuatu
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Kan kalau udah salah jadinya gak enak sendiri alias salting, makanya harusnya tanya dulu pelan2 jangan asal ngomong hehe
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Mau bagaimana pun sebagai seorang ibu sesibuk - sibuknya dalam suatu hal pasti masih sempat kepikiran sama anak
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Ya pasti, kalau udah bubar gak mungkin tetap maksa daftar ya kan. Orang tempatnya dah gak ada
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Emang susah kalau udah liat sosok yang akshsjdb susah buat di jelasin dengan kata - kata, cukup jantung yang tau
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Stargirl✨
Satu sisi pasti gak enak ya, cuma semuanya kembali pada keputusan setelah keluar sebuah usulan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!