NovelToon NovelToon
Perjuangan Ucup

Perjuangan Ucup

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:90.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mentary

⚠️Warning! Dilarang Boom Like

Muhammad Yusuf biasa di panggil Ucup, mahasiswa Universitas S di kota Pekanbaru. Ucup kuliah jurusan peternakan, dia berkuliah sambil berjualan.

Ucup yang memiliki hobi memasak akhirnya memutuskan untuk berjualan. Ucup berjualan Tela-Tela di Jl.Panam setiap malam harinya.

Bagaimana Perjuangan Ucup Kuliah sambil Berjualan Tela-Tela?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Secangkir Kopi Dan Singkong Goreng

"Met pagi dunia, jangan lupa dahulukan sarapan ketimbang harapan. Karena sarapan tidak ada yang sepalsu harapan."

"Siapa sih pagi-pagi begini sudah bertamu?" tanya Zai.

"Ntalah," jawab Ucup.

"Ya udah lanjutin sarapannya, biar ke depan dulu." Ibu berdiri dari kursi lalu berjalan ke arah pintu rumah.

Ibu yang sudah sampai di depan pintu rumahnya lalu membuka pintu.

Ceklek......Cekle

"Selamat pagi budhe." Seorang perempuan berdiri di depan pintu rumah.

"Selamat pagi juga Lea," kata ibu.

"Apa Zai udah berangkat ke sekolah budhe?" tanya Lea.

"Belum, Zai lagi sarapan. Apa Lea udah sarapan?" tanya ibu.

"Belum," jawab Lea.

"Kalau begitu Lea sekalian aja ikut sarapan," kata ibu.

"Tidak usah natik aku sarapan di kantin sekolah aja." Lea yang menolak untuk sarapan bersama ama keluarga budhe. Lea merasa tidak enak kalau sarapan bersama keluarga budhe.

" Ayo Lea ikut budhe ke dapur!" Ibu mengandeng tangan Lea.

Ibu dan Lea berjalan masuk ke dalam rumah, mereka berjalan ke arah dapur. Ayah, Ucup dan Zai sedang memakan singkong goreng buatan ibu.

"Ibu mana sih kok belum datang juga?" tanya Zai.

"Sabar dek bentar lagi juga ibu datang," jawab Ucup.

"Itu ibu udah datang." Ayah yang melihat ke arah Ibu dan Lea yang sudah berada di dapur.

"Eh ada Lea." Ucup yang melihat Lea yang berada di samping ibu.

"Iya abang Ucup." Lea yang tersenyum.

"Lea sini duduk." Ayah yang menyuruh Lea duduk di kursi yang kosong.

"Iya pakde." Lea berjalan ke arah kursi tersebut lalu Lea menarik kursi. Kemudian Lea duduk di kursi tersebut.

"Kamu ngapain kesini pagi-pagi?"tanya Zai.

"Aku mau ngajak kamu berangkat sekolah bareng," jawab Lea.

"Apa Lea udah sarapan?" tanya Ayah.

"Belum pakde," jawab Lea.

"Nah ini sarapan untuk Lea, di makan ya." Ibu meletakan sebuah piring yang berisi singkong goreng di hadapan Lea.

"Dia mana doyan makan singkong goreng, dia suka keju," kata Zai.

"Sok tahu kamu." Lea mengambil sebuah singkong goreng dari dalam piring. Lea memasukan singkong goreng ke dalam mulutnya.

"Gimana rasanya Lea?" Ibu melihat ke arah Lea sedang memakan singkong goreng buatannya.

"Ini enak banget, maknyos budhe." Lea yang mengacuhkan jempol kepada budhe.

"Emang Lea udah pernah makan singkong goreng sebelumnya?" tanya Ucup.

"Belum, ini pertama kali aku makan singkong goreng abang," jawab Lea.

"Kalian lanjutin sarapan, ayah udah selesai sarapan." Ayah yang berdiri dari kursi lalu Ayah berjalan pergi meninggalkan dapur.

"Lea di makan lagi singkong goreng, masih banyak tuh. Budhe mau nyusul pakde dulu ya." Ibu yang berjalan meninggalkan dapur.

"Ibu tunggu dulu." Zai berdiri dari kursi lalu menyusul ibu yang sudah berjalan meninggalkan dapur.

"Zai mau kemana?" tanya Lea.

"Paling dia ke teras rumah menyusul bapak dan ibu," jawab Ucup.

"Abang suka minum kopi?" Lea yang melihat Ucup yang sedang meminum secangkir kopi.

"Suka, secangkir kopi hitam dan singkong goreng menu yang pas buat sarapan Lea." Ucup yang meletakan secangkir kopi di atas meja.

Mereka berdua menikmati sarapan pagi, lalu ibu menghampiri Lea dan Ucup.

"Zai mana budhe?" Lea yang melihat ibu yang sudah berada di dapur.

"Dia sudah berangkat kesekolah," jawab ibu.

"Aduh Zai kok ninggalin aku sih. Budhe dan abang Ucup aku pamit pergi sekolah dulu." Lea yang menyalim punggung tangan ibu dan Ucup secara bergantian.

...~ Bersambung ~...

1
Mamath Ziad Malik
ternyata teusan Dindut pacarku ya ooh jadinya dinda sama fikri ya .terus kenapa Dindut pacarku blm tamatya blm.up lagi
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Fiqrie dan Dinda yg di sini itu beda ama tokoh di novel DinDut
Sabar ya Kak
Ry lagi nulis dulu
total 1 replies
Mamath Ziad Malik
jangan selalu ketukar ka namanya tuh
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Maaf Kk
total 1 replies
Mamath Ziad Malik
lihat nasi bungkusnya hadiingat dulu waktu kerja dikompeksi jadi kangendeh masa masa dikompeksidulu bisa makan bareng teman teman
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Jadi Flashback ya Kk
Kalau novel Ucup itu memang kisah nyata yg Ry angkat
total 1 replies
Mamath Ziad Malik
romantis kali ucup
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Iya Kk
Babang Ucup yg di Real memang kyk gitu
total 1 replies
Mamath Ziad Malik
kaya zai deh yg dipegang tangannya
Mamath Ziad Malik
pasti dibawa zai motornya
Mamath Ziad Malik
melupakan uang jajan kali ayah ibu
Mamath Ziad Malik
jadi ini terusannya Dindut itu pacarkuya ka .dinda nya jadi kurus dan makin cantikya .tapi novel Dindut itu pacarku blm up lagi ka masih saya tunggu
Mamath Ziad Malik: ooh begitu kirain soalnya nama tokohnya banyak yg samanka sorry
total 2 replies
Usmi Usmi
Ucup nama kucing' ku yg jagoan sering berantem 🤭
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Kalau begitu salam ya buat Ucup Kk Usmi
Makasih Kk Usmi
total 1 replies
Kreasi Rizky
iya bener
Kreasi Rizky
Ucup kawan aku, hello my friend who are you
Rahma AR
keren Ry
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Novel baru udh Ry hapus
Mau tamatkan Novel PaMud dulu
total 3 replies
Ka'Unna
aku mampir kakak🥰
Senajudifa
akhirx bs bc sampe tamat jg
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌: Makasih Kk
total 1 replies
Senajudifa
ngga bs ketebak ganteng semua ry
Senajudifa
ayo cup aku mendukungmu
Senajudifa
nggak usah pake penaaaram hana
Senajudifa
kasihanx ucup
Senajudifa
oalah cup...
Senajudifa
jujur ya aqila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!