NovelToon NovelToon
MY LITTLE WIFE

MY LITTLE WIFE

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:625.2k
Nilai: 5
Nama Author: diyah nur arroyan

Dika Nugraha seorang CEO di sebuah perusahaan besar. Saat ini dia sudah berusia 30 tahun namun dia belum juga mau untuk menikah. Karena sebuah kecelakaan dia mengalami kelumpuhan dan harus duduk di kursi roda.

Pak Nugraha sebagai papah Dika merasa kasihan pada putra nya itu. Akhir nya dia membeli gadis bernama Nisa Putri Surya yang masih berusia 19 tahun untuk Dika nikahi.

Dika di beri minuman oleh sang papah agar dia berhubungan badan dengan Nisa.

Bagaimana kelanjutan cerita nya?
Tetap setia di sini😊😊😊
Terima kasih banyak 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diyah nur arroyan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

Di rumah Dika.

Malam hari nya Nisa telah di berdandan sederhana untuk melaksanakan pernikahan nya. Dia hanya memakai kebaya putih dan menata rambutnya sederhana.

Tok tok tok

Huda mengetuk pintu kamar yang pakai oleh Nisa saat ini. Nisa berjalan ke arah pintu dan membuka nya.

"Semua nya sudah siap nona" Ucap Huda.

"Terima kasih" Ucap Nisa sopan.

Nisa berjalan ke arah ruang tengah rumah Dika. Dia melihat Dika yang sudah duduk di depan penghulu. Nisa duduk di samping Dika.

"Apa sudah siap?" Tanya penghulu.

"Iya kami sudah siap" Jawab Dika.

Dika mulai mengucapkan ijab kabul setelah penghulu menikahkan mereka. Nisa mulai menitihkan air mata nya karena di hari yang sangat ia nantikan dia menikah dengan pria yang baru dia kenal.

Nisa teringat kembali dengan kedua orang tua nya yang sudah tiada. Pak Nugraha terus menatap tajam ke arah Nisa. Dia ingin melihat sifat Nusa yang sebenar nya.

Pak Nugraha melambaikan jari nya meminta Huda untuk mendekat.

"Cari tau semua tentang gadis itu. Aku ingin tau dia gadis yang seperti apa" Bisik pak Nugraha pada Huda.

"Baik pak" Jawab Huda.

Ijab kabul telah selesai. Dika menatap Nisa yang menangis. Nisa menyalami tangan Dika dengan tangan nya sendiri yang genetaran.

Dika meraih kepala Nisa lalu mencium kening Nisa lembut. Dika juga menghapus air mata Nisa karena dia tidak tega melihat gadia kecil itu menangis.

Setelah acara selesai Nisa kembali ke kamar yang dia pakai tadi. Sedangkan Dika ke ruang kerja papah nya.

"Pah. Dika mau bicara" Ucap Dika yang sudah masuk ke dalam ruang kerja pak Nugraha.

Huda menutup pintu ruang kerja pak Nugraha dan menunggu tuan nya di pintu luar.

Dika berdiri dari kursi roda nya untuk menghampiri papah nya.

"Kenapa papah melemparkan Nisa ke aku pah? Apa papah tidak kasihan dengan dia? Dia masih kecil pah umur nya saja belum genap 20 tahun" Ucap Dika marah.

"Dika tenang lah. Papah melakukan ini semua demi kebaikan kamu. Papah hanya ingin kamu secepat nya memiliki penerus" Ucap pak Nugraha.

"Iya tapi tidak dengan cara seperti ini pah" Ucap Dika.

"Lalu cara apa lagi Dika? Apa pernah kamu menyentuh wanita sejak kecelakaan itu terjadi. Sadar Dika kekasih kamu meninggal itu bukan karena salah kamu. Ini semua memang jalan yang di berikan Tuhan untuk kamu" Sahut pak Nugraha marah.

"Tapi tidak dengan gadis itu pah. Dia masih terlalu kecil untuk hidup dengan Dika" Ucap Dika pelan.

"Papah tau Dika. Papah akan melihat bagaimana sikap nya lebih dulu. Jika dia berani macam macam terhadap keluarga kita maka papah akan menyingkirkan nya" Ucap pak Nugraha.

"Dia tidak memiliki niat yang jahat pah. Papah akan menyesal karena telah melukai nya" Ucap Dika.

Dika kembali duduk ke kursi roda nya. Dia menjalankan kursi roda nya keluar dari ruang kerja pak Nugraha.

"Huda" Panggil pak Nugraha ketika Dika sudah menjauh dari ruang kerja nya.

"Saya pak" Jawab Huda.

"Laporkan semua yang kamu dapat kan" Pinta pak Nugraha.

"Nisa Putri Surya. Anak yatim piyatu yang hidup bersama adik tiri mamah nya. Namun yang di terima nya siksaan dan hinaan setiap hari nya. Yang menjual nona Nisa ke anda adalah anak dari tante nya atau lebih tepat nya sepupu." Jelas Huda.

"Jadi dia menjual sepupu nya sendiri ke saya.?" Tanya pak Nugraha tidak percaya.

"Iya pak dia adik sepupu nona Nisa. Nona Nisa gadis yang baik sopan dan pintar. Semua guru di sekolah nya dulu mengenal nona Nisa karena nona Nisa yang selalu berprestasi dan juga sopan" Jelas Huda lagi.

"Kerja bagus. Kamu boleh keluar sekarang jangan memberi taukan nya pada Dika. Dia aka semakin marah kalau dia tau kebenaran nya" Pinta pak Nugraha.

"Baik pak. Permisi" Pamit Huda dan di angguki oleh pak Nugraha.

Pak Nugraha memikirkan tentang keluarga Nisa.

"Keluarga yang kejam. Dia tega menjual saudara nya sendiri hanya untuk uang yang tidak ada harga sama sekali" Guman pak Nugraha marah.

Di kamar.

Nisa duduk di sofa kamar. Dia tidak tau harus melakukan apa di rumah yang sebesar ini.

Saat Dika kamu ke dalam kamar yang sama dengan Nisa. Nisa seketika berdiri karena terkejut.

Dika tersenyum lalu menjalankan kursi roda nya mendekat ke arah Nisa.

"Jangan takut aku sudah janji tidak akan menyentuh kamu tanpa seijin kamu kan? Jadi saya harap kamu jangan takut lagi dengan ku" Pinta Dika.

Nisa mengangguk pelan lalu Dika menjalanka kursi roda nya ke arah kasur. Dengan sedikit kesusahan Dika ingin naik ke atas kasur.

Nisa mendekati Dika dan membantu Dika naik ke kasur. Dia tersenyum kecut melihat Nisa yang membantu nya.

"Aku sangat tidak berguna kan Nisa? Naik ke ranjang tidur ku saja harus memerlukan bantuan orang lain" Ucap Dika.

"Tidak. Kak Dika sangat berguna bagi ku" Ucap Nisa.

"Berguna untuk apa? Apa pernah aku melakukan hal berguna untuk mu?" Tanya Dika.

"Dengan kakak menikahi ku. Aku bisa keluar dari rumah itu" Jawab Nisa tertunduk.

Dika terkejut dengan jawaban yang di berikan Nisa pada nya. Dika meraih janggut Nisa untuk melihat wajah Nisa. Dia melihat mata Nisa yang mulai memerah karena ingin menangis.

"Apa kamu ingin sekali keluar dari rumah mu?" Tanya Dika.

"Em maaf kak saya ingin ke kamar mandi dulu" Ucap Nisa yang tidak ingin menjawab pertanyaan Dika.

Nisa berlari ke dalam kamar mandi. Hal itu membuat Dika semakin penasaran kehidupan seperti apa yang di jalani Nisa sebelum nya.

Cukup lama Nisa di dalam kamar mandi. Dika terus melihat ke arah pintu kamar mandi. Namun saat Nisa mulai membuka pintu kamar mandi Dika dengan cepat pura pura tidur.

Nisa perlahan mendekat ke ranjang tempat tidur.

"Sudah tidur ya. Bagus lah" Ucap Nisa.

Nisa mengambil bantal lalu membawa nya ke sofa. Nisa memilih tidur di sofa karena dia belum terbiasa tidur dengan Dika.

Tengah malam Dika terbangun. Dia berjalan untuk mengambil air minum. Saat dia berbalik dia terkejut melihat Nisa yang tidur di sofa.

"Dasar Dika. Bagaimana kamu bisa lupa kalau kamu sudah menikah" Guman Dika dalam hati.

Dika berjalan dengan pelan ke arah Nisa. Dika berjongkok melihat Nisa yang tertidur pulas.

"Manis nya" Guman Dika tersenyum ketika melihat ke arah Nisa.

Saat Nisa menggeliat Dika terkejut. Dika langsung berlari naik ke tempat tidur nya. Namun Nisa hanya mengubah posisi tidur nya saja.

Dika menghela nafas nya karena terkejut dengan pergerakan Nisa.

"Hahaha konyol kamu Dika" Ucap Dika mentertawai diri nya sendiri.

# selamat membaca

# terima kasih banyak

🙏🙏🙏😊😊😊

1
Qaisaa Nazarudin
NISA INI OON APA BODOH SIH,UDAH SEGITUNYA OM DAN BIBI NYA BIKIN ULAH,MASIH AJA GAK PERCAYA GITU.CKK🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Di depan Dika gak perlu pakai nama Grace lah thor,Nisa aja..
Qaisaa Nazarudin
Enak aja kamu,Gak tau aja kamu kalo dia di tunggu sama isteri dan ayahnya..😡😡
Qaisaa Nazarudin
Ini pasti Dika.. Alhamdulillah Akhirnya sadar,Semoga Dika gak Amnesia..🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Duuhh Daniel jangan Baper,itu isteri orang lho..
Qaisaa Nazarudin
Ya Allah Putra masih kecil,Dia lah satu-satunya cucu kebanggan yg di tunggu2 sama kakeknya,Kenapa harus gini alurnya sih thor,Bikin aku nyesek...😭😭😭😭😭😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Hadeeuuh apa lagi sih ini?? Kenapa di saat Dika dan Nisa naik pesawat nya baru bikin ulah ckk,Apa pesawatnya di sabotaj juga ya..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Ya kamu aja yg ngenyel,Di suruh baik2 malah ngebantah,Naik satu oktaf malah nangis,lebay...
Qaisaa Nazarudin
Semoga kamu dan Huda mendapatkan KARMA nya..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Lha Tiara hamil,Kan tadi dengan brutal nya di menghajar Huda..
Qaisaa Nazarudin
Lha kalo udah tau gitu ngapain bapak menjebak anak sendiri,Dengan alesan pengen keturunan dari Dika..Pernikahan dan hubungan bukan satu permainan lho pak..
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilang juga apa,Wah makin posesif aja nih Misua..😂
Qaisaa Nazarudin
Jangan2 Nisa hamidun nih..
Qaisaa Nazarudin
Apa benaran Oliv meninggal?? Takutnya nanti saat Dika udah bahagia dgn Nisa,Oliv malah nongol,Dan Dika menerima Oliv kembali,Kasian Nisanya,Aku pernah baca Alurnya yg kek gini,Tapi aku lupa judulnya apa...
Qaisaa Nazarudin
Waahh seenak jidatnya ngomong gitu,Padahal kerjaannya numpuk,Malah Huda yg harus mengerjakan nya..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Lumayan
Qaisaa Nazarudin
Kamu sih slah ngasih saran ke orang bucin..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Emangnya apa yg berlaku di dalam toko tadi? Bikin aku penasaran bae..🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Emangnya kenapa? Kartu hitam itu bisa di pakai dimana2 saja,tdk ada pengecualiannya,Mau toko kecil atau toko besar..
Qaisaa Nazarudin
Lho Nisa udah gak kuliah ya..🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!