NovelToon NovelToon
Melati, Cinta Yang Terkoyak

Melati, Cinta Yang Terkoyak

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: istia akhtar

Melati harus menelan pil pahit ketika dirinya harus di benci oleh suaminya.
Kesalahan melati di masa lalu, membuatnya mau tak mau menerima luka demi luka akibat pernikahannya yang berawal dari fitnah yang ia lakukan terhadap Faisal.

Duka demi duka ia lalui.
Pedih demi kepedihan ia lewati.
Hingga ia tak tahan dan memilih pergi.

Sayangnya, keputusannya untuk pergi menjauh, membuatnya menyesali segalanya.
Untuk kembali pun, Melati tak lagi memiliki nyali.
Hatinya seakan mati seiring penyiksaan yang Faisal lakukan terhadapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istia akhtar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Faisal tengah membawa Gibran untuk bermain ke sebuah pusat perbelanjaan hari ini bersama kedua anaknya bersama Rianti. Rianti pun ikut serta dalam acara kali ini.

Sebelumnya, Melati menunjukkan nada keberatan dan gelagat tidak nyaman saat Faisal memaksa membawa Gibran. Entah apa yang terjadi, si Gibran justru ikut-ikutan memujuk Melati untuk meminta ijin. Alhasil, Melati mengangguk pasrah, namun kecewa.

Benar kata orang, darah lebih kental dari air. Sekuat apapun Melati menentang kebersamaan mereka, nyatanya mereka tetap kompak untuk menghabiskan waktu bersama. Batin Melati merasa tak nyaman kali ini.

Seminggu berlalu setelah makan malam bersama keluarga Winata, Faisal memang sengaja menjemput Gibran dari temanggung untuk di bawanya ke Yogya. Hal ini juga atas usulan rianti yang meminta berjalan-jalan bersama dan mengikut sertakan Gibran.

Setibanya di pusat perbelanjaan, Faisal segera turun dengan menggandeng Gibran di sebelah kirinya, dan putri, anak pertamanya bersama Rianti di sebelah kanannya. Sedang Risti, anak kedua Faisal, berada dalam gendongan rianti.

Dalam hati, Rianti masih merasa bersalah. Ia teringat akan percakapannya dengan Melati seminggu lalu.

--

"Saya minta maaf, Melati"

Rianti mengatakan apa yang belakangan ini ia pendam seorang diri. Berada di pondok belakang hanya berdua, memberikan celah bagi Rianti untuk berbicara berdua dengan mantan istri suaminya, secara pribadi.

Melati menatap datar Rianti, tidak segera menjawab tanya yang Rianti lontarkan. Sejujurnya, di hati Melati, ia tidak begitu sakit hati akan sikap Rianti sepuluh tahun lalu, ketika dengan tega Rianti mengajak Faisal dan Ratri untuk segera pulang menemui petugas catering.

Namun yang begitu menyakitkan Melati adalah, ketika dirinya datang mencari Faisal demi darah untuk Gibran. Inginnya Melati berteriak dan mengatakan bahwa ia sudah mengikhlaskan Faisal untuk Rianti sendiri. Tapi jelas itu bukan karakter Melati.

"Untuk?"

"Kesalahan saya sepuluh tahun lalu yang sudah...... merebut mas Fai....sal dari... dari kamu".

Air mata Rianti pecah.

Namun tragisnya, Melati tidak memiliki rasa iba sama sekali. Bayangan dirinya yang di hina saat datang beberapa waktu lalu demi bertemu dengan Faisal, menumbuhkan rasa sakit yang hingga kini masih bercokol di hatinya.

"Tidak usah nangis, mbak Rianti. Sakit saya sepuluh tahun lalu, tidak akan merubah apapun saat ini.

Bukankah justru mbak Rianti bahagia. Memiliki suami tampan, baik, mapan, bahkan memiliki nilai yang nyaris sempurna sebagai suami idaman. Di tambah lagi, dua anak yang cantik-cantik dan lucu.

Pasti kehidupan njenengan lebih bahagia dan berwarna di banding saya".

Kali ini, Melati lah yang meneteskan air mata.

"Tapi.... saya, saya merasa bersalah, Melati".

Melati menatap Rianti kembali setelah mengusap air matanya dengan lembut.

"Merasa bersalah atau tidak nya, tidak akan mengembalikan mas Faisal pada saya, bukan? Tidak akan mengembalikan sembilan tahun masa Gibran tanpa ayahnya, bukan? Juga, tidak akan membasuh luka dan malam-malam saya sendiri tanpa orang yang saya cintai. Semua sudah berlalu, jadi jangan mengungkit masa lalu lagi.

Andai jiwa congkak saya muncul ke permukaan saat itu, saya sudah merebut mas Faisal dengan dalih anak tanpa memikirkan gagalnya pernikahan njenengan dengan mas Faisal.

Tapi urung saya lakukan karna saya sangat mencintai mas Faisal. Tidak akan saya biarkan mas Faisal menderita bersama saya, justru saya bahagia kalau mas Faisal bahagia, sekalipun itu dengan saya melepasnya seutuhnya".

Rianti menangis semakin dalam.

Begitu juga dengan Faisal yang bersembunyi di balik guci mahal dengan tinggi hampir menyerupai tubuhnya.

Hati Faisal hancur berkeping ketika mendengar dari Melati sendiri, Melati benar-benar terluka luar dalam kala itu.

"Saya... saya minta maaf."

"Tidak ada yang perlu di maafkan, dan mbak Rianti tidak perlu meminta maaf pada saya.

Saya bukan malaikat yang berhati baik dan mulia.

Saya hanya bisa mengadukan luka dan tangis saya pada Gusti Allah sejak saat itu.

Percayalah, mbak Rianti..... Tidak mudah menjalani semua yang saya alami. Tapi saya mampu melewatinya demi melihat pria yang saya cintai agar bahagia".

Kalimat panjang Melati telak memukul sisi rapuh Rianti, dan Faisal yang menutup mulutnya dengan kedua tangannya, agar tangisnya tak terdengar siapapun.

Membayangkan Melati hidup sendiri kala itu, diusia muda dan tengah mengandung, membuat Faisal tak bisa menahan air matanya.

"Andai saya tidak terlahir sebagai anak dari seorang abdi di keluarga ndoro Winata, pasti tidak akan seperti ini".

Lirih Melati lagi. Ia menangis dan butuh menyuarakan kesakitan hatinya kali ini.

Rianti mendekat dan berniat memeluk Melati, sayangnya, melati menepis tubuh Rianti pelan.

Mendapat penolakan dari Melati, tentu Rianti semakin terluka.

"Sa..saya minta maaf nama mas Faisal dan kesalahan saya di masa lalu. Saya tau kamu tidak baik-baik saja.

Tapi tolong, ijinkan saya menjadi saudara kami, Melati.

Kalau kamu tidak keberatan, Rujuk lah lagi dengan mas Faisal."

Melati menatap nanar Rianti sebelum berkata....

"Bagaimana kalau saya menolak di madu dan meminta menjadi satu-satunya wanita mas Faisal?

Apa mbak Rianti bersedia mundur?

Saya tau, sebagai seorang ibu, tentu mbak Rianti memikirkan nasib anak-anak njenengan dengan mas Faisal. Saya juga ingin bahagia, mbak Rianti. Saya ingin lepas dari bayang-bayang mas Faisal.

Kalau saya kembali dengan mas Faisal, saya akan terluka kembali.

Jadi saya akan tetap menikah dengan mas Fian, apapun yang terjadi."

--

Sampai kini, Rianti masih di hinggapi rasa bersalah.

Terlebih melihat kondisi tubuh Gibran yang tak sempurna. Saat melintasi jalan masuk, beberapa ibu-ibu yang bergerombol, berbisik-bisik sambil menunjuk-nunjuk ke arah Gibran.

Melati merasa iba sekaligus geram dalam hatinya.

Namun, si Gibran justru bersikap acuh dan santai. Mereka tetap melangkah santai menuju ke arena game Zone.

"Iban, Iban nggak apa-apa?".

Tanya Faisal.

"Maksudnya, yah? Apanya yang nggak apa-apa?

Ayah tau kan, Iban baik-baik aja?".

"Apa Gibran nggak terganggu dengan ibu-ibu tadi?"

Faisal kembali bertanya-tanya dengan hati-hati.

"Kata ibu, orang yang membicarakan keburukan kita, adalah orang yang rela memberikan pahalanya untuk orang yang dibicarakan.

Iban udah biasa kok yah....."

Faisal yang mendengar kalimat singkat putranya, merasa kan semakin tercubit hatinya.

"Maafkan ayah, nak".

Lirih Faisal penuh sesal.

....

....

....

1
Dewi Dama
kok gk..di jelasin yg cacad nya itu di mana...
ega lestaluhu
aduh, kosakatanya itu loh. aku-saya-aku, tolong bahasanya kak
Siska Febriana
kok dah abis z...lanjutin thor cerita tentang kemesraan Gibran n Rana beserta anak anakny
Siska Febriana
si Gibran cacat apanya kok gk dijelasin...ini gegara melati kekeh mau gugurin anakny kykny
falea sezi
karna pelakor mana nih
Amid Eko
heleh jijik bgt bilang cinta setelah di sakiti dan di ceraikan..
ingat loh masih punya istri gak mikir apa udah punya dua anak sama rianti,, mau melati juga🤣🤣🤣
Erni Fitriana
mampir🙏
Ran Aulia
terimakasih author 👍👍👍

bawangnya banyak banget 😩😩😩😩😩
ina tae
Luar biasa
Rahma Lia
senang baca ceritanya Thor,gaya bahasanya luar biasa👍👍👍
Haryanti Puji Rahayu
lah tau tau tamat!
Rahma Lia
Luar biasa
Haryanti Puji Rahayu
aku suka dr Fian langsung memberi pil anti hamil biar tdk hamil krn oerkosaan,, biasa klo di novel lain ,, diperkosa mesti hamil , walo ada obat pencegahnya
Bun Yian Cu Dumpit
dah tamat deh,sumpah ak sampai nangis baca kalimat paisal cinta sampai mati sm melati meskipun mereka sudah memiliki pasangan Masing² Thor klo bleh sy minta kelanjutan nsib Arum SM adek² Gibran yh klo bisa hehe
Bun Yian Cu Dumpit
tuh kn Rana kmu dlu tu yg Blang, klo terjadi kecelakaan untuk bisa hmil anak Gibran bisa buat kmu dn Gibran bersatu, jdi terkabulkn deh,tu udh d kaburkn SM Thor ny
Bun Yian Cu Dumpit
aduuuh,..tolong gagalkan rencana busuk Arum yah Thor pliisss
Istia Akhtar ❤️: Terima kasih sudah singgah. Jangan lupa singgah pada kisah Unwanted Husband dan kisah Petunia Amarilys, ya.
total 1 replies
Bun Yian Cu Dumpit
kayaknya tu rana anaknya lintang kan Thor SMA suaminya yg pertama?
Bun Yian Cu Dumpit
terharu ak Thor sampai mewek 😭😭😭
Istia Akhtar ❤️: Terima kasih, mari singgah ke kisah Petunia Amarilys, dan kisah Unwanted Husband, ya?
Tidak kalah seru.
total 1 replies
Bun Yian Cu Dumpit
suruh anak melati membenci Faisal Thor ,agar Faisal menyesal kemudian hari nanti sudah melantarkan mereka
rey_ya
siapa lg Fatin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!