NovelToon NovelToon
Istri Kedua Bukan Pelakor

Istri Kedua Bukan Pelakor

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Bukan maunya menikah dan menjadi istri kedua, kalau bukan permintaan dari istri pertama yang memaksanya untuk menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*20

Tapi sayangnya, bukan Lisa kalau ia akan menyerah dengan misi yang ia lakukan tidak berhasil. Sekali ia merasa gagal, ia seakan punya tantangan yang mendorong hatinya untuk melakukan hal itu lagi dan lagi. Sampai apa yang ia inginkan terwujud.

_____

Hubungan Nana dan Arya sudah sangat baik. Perhatian yang Arya berikan pada Nana, sangat melebihi batas. Arya seakan jarang memperhatikan Yulia sekarang. Jangankan memberi perhatian, bicara saja dengan Yulia sudah bisa dibilang sangat jarang.

Bukan hanya itu, Arya bahkan sudah menyiapkan rumah mewah dengan fasilitas yang lengkap untuk Nana. Ia berniat memindahkan Nana ke rumah baru.

Kabar itu terdengar oleh Yulia. Ia merasa terasing saat tahu Arya sudah membelikan rumah buat Nana. Ia merasa, tak dihargai lagi sekarang. Karena Arya tidak pernah menanyakan pendapatnya lagi sekarang.

"Mas, aku ingin bicara," kata Yulia saat mereka sama-sama baring setelah makan malam.

"Mau bicara apa? Bicarakan saja sebelum aku tidur," kata Arya terkesan sangat dingin pada Yulia.

"Apa benar kamu ingin membawa Nana pergi dari rumah ini?"

"Iya. Kenapa?"

"Kenapa kamu tidak bicara padaku dahulu sebelum berniat membawa Nana pergi mas. Aku ini adalah istri pertama kamu. Apa kamu lupa? Nana itu aku yang membawanya ke rumah ini. Jadi, bagaimanapun, kamu harusnya tanya pendapat aku dulu sebelum membuat keputusan."

"Kenapa aku harus tanya kamu dahulu Yulia? Bukankah Nana itu istri aku. Tidak perlu aku tanya kamu jika aku ingin membawanya pergi. Aku tahu kamu yang bawa Nana masuk ke rumah ini. Tapi aku tidak butuh pendapat kamu untuk bawa Nana kemana aku mau."

"Tapi mas .... "

"Sudahlah, jangan perpanjang masalah Yulia. Aku capek banget tahu gak. Apa kamu ingin bikin aku gak bisa tidur malam ini?"

Yulia terdiam. Ia tidak ingin melanjutkan pertengkaran lagi. Ujung-ujungnya, ia tidak akan pernah menang lagi dari Arya. Karena setiap perdebatan, Arya tidak pernah ingin mengalah lagi. Arya akan selalu membenarkan apa yang ia pikir benar. Dan pada akhirnya, Arya akan memilih kamar Nana sebagai tempat ternyaman yang ia punya.

_____

Hari ini, Nana pindah rumah. Walau ia merasa tidak enak dengan Yulia, tapi ia tetap mengikuti apa yang Arya inginkan. Lagipula, dengan pindahnya ia dari rumah itu, ia tidak akan mendengarkan pertengkaran Arya dan Yulia lagi.

"Hati-hati ya Na. Semoga kamu betah tinggal di rumah baru. Jangan lupa, kunjungi mbak selalu," kata Yulia sambil mengantarkan Nana ke mobil.

"Iya mbak. Mbak juga, sering-sering kunjungi aku ya mbak."

"Iya. Nanti jika ada waktu luang, aku akan datang."

"Iya deh. Da .... " Nana melambaikan tangannya ketika mobil berjalan pelan, meninggalkan halaman rumah Yulia.

Yulia membalas lambaian tangan Nana. Ia tersenyum manis pada Nana yang semakin lama semakin menjauh.

Setelah mobil yang membawa Nana tidak terlihat lagi, perlahan, air mata yang Yulia tahan sejak tadi pun jatuh perlahan melintasi pipinya.

Ia berusaha kuat di hadapan Nana. Padahal, hatinya sangat rapuh ketika melihat Nana begitu bahagia bersama Arya suaminya.

Ia ingin marah, tapi pada siapa? Pada Nana? Atau pada Arya? Tidak mungkin marah pada keduanya. Karena Yulia tahu, baik Arya maupun Nana, mereka tidak salah. Yang salah adalah dirinya sendiri. Dirinya yang telah merusak apa yang ia miliki.

Plokk ... plokk ... plokk ...

Bunyi tepuk tangan yang datang dari arah samping, membuat Yulia terkaget. Ia tidak menyangka kalau ada orang yang sedang memperhatikannya.

"Wow, drama yang sangat bagus," kata Lisa sambil terus bertepuk tangan dan berjalan mendekati Yulia.

"Sejak kapan kamu berada di sini?" tanya Yulia sambil menghapus air matanya.

"Pertanyaan yang bagus mbak Yuli .... aku datang sejak kapan ya?" tanya Lisa pada dirinya sendiri, seolah-olah dia lupa kapan ia datang.

Seakan tidak ingin menanggapi Lisa yang akan bikin hatinya semakin sakit, Yulia ingin segera masuk kedalam rumah untuk menghindari Lisa. Tapi sayangnya, dengan gerakan yang sangat cepat, Lisa menahan tangan Yulia agar tidak pergi meninggalkannya.

"Jangan buru-buru mbak. Aku ingin ngomong empat mata dengan mbak Yulia. Aku ingin ngomong baik-baik mbak."

"Mau ngomong apa? Aku tidak punya waktu untuk ngomong empat mata dengan kamu."

"Mbak Yulia tidak bisa memutuskan tali darah yang terjalin antara kita mbak. Bagaimanapun, aku adalah adik sepupu mbak Yuli. Aku tidak akan membiarkan mbak Yuli begitu menderita seperti ini mbak."

"Tahu apa kamu soal aku Lisa? Kamu tidak perlu sok-sok perhatian begitu padaku. Aku baik-baik saja sekarang. Tidak menderita sama sekali. Kamu aja yang terlalu berlebihan kalo ngomong."

"Mbak Yuli tidak bisa membohongi aku mbak. Bagaimanapun, aku dan mbak Yuli punya ikatan darah."

1
Uneh Wee
nah kmu y
tau ibu tiri ga sebaik ibu kbdung.
Uneh Wee
bisa yah tuh mulut meong.....emng c yuli ga punya malu ..dulu kn nana udah nolak kmu yg mksa dasar mndul
Uneh Wee
yah jngan salah kan nana donk stalah kan c lisa yg. jadi kompor nya
Yenni Angraeni
Luar biasa
Yenni Angraeni
Yunus Yuan
Alhamdulilah selamat.makanya yulia.kmu jgn egois. dlm.islam dikatakan carilh wanita yg subur. kan yulia tau dia tdk subur.,...bukan egois tpi ini knyataan. jika tak sanggup maka lepaskanlah bebn hari esok.masi.panjang tpi.sayang yulia yg lemah akan pngetahuan agama mudah skali di bodohi oleh nafsu amarah dn gmpng terpengaruh lisa.
Yunus Yuan
makanya.yulia jhn terhasut omongan.lisa....kamu.aja yg tsk.pumya.pndirian coba.kamu sabar..jika.kau.tdk tahan cukup kau cerai baik baik. ini.malah jadi.wanita iblis
Yunus Yuan
Yulia2 lama2 kamu yg di tinggal arya. wanit.mcam.apa.kamu.....mkanya jgn.main api.klw takut trbakar.
Ana As
bagus
NaNaaa
sikap Arya sedikit keterlaluan juga sih ya, terlalu menunjukan perhatian n cintanya ke nana..ya wajar sih secara kan nana cinta masa kecil Arya..tapi nyesek juga d posisi Yulia yg merasa tersingkirkan, yaaa walaupun itu hasil dari pilihannya yulia sendiri..n gegara dia gak bisa ngasih keturunan buat Arya, d tambah sikap mertua yg ketus..
NaNaaa
iya aku juga sangat sadar akan kecantikan wajah sedari aku kecil hingga dewasa kini😌
sombongngg🤣🤣🤣
NaNaaa
aku mas, itu foto masa kecil nana.
😂😂😂
NaNaaa
aku mas, itu foto masa kecil nana.
😂😂
NaNaaa
iya mas?.
Hasrie Bakrie
Mampir ya
Suryani
sukaaaaaaa
Rani: makasih🥰
total 1 replies
Betti Betti
braoa ronde y ud bawa kehotel klu gak garap sampai puas mana bisa rnana lakukan kewajiban mu beri kepuasan pada suami mu biar dia betah aj buka paha setiap saat buat suami mu
Betti Betti
blm buka paha aj arya ud sangat cinta pada nana apalagi klu uda buka paha pastii lebih sayang lg
Socha Kirana
ada orang ke 4 makin kacau rumah tangga deh..😩
Socha Kirana
kalau saja mama mertua bisa menerima kekurangan menantu nya..tak akan rela meminta suami berpoligami..huhu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!