(REVISI)
Cerita ini mengisahkan seorang Wanita pintar,cantik dan sexy yang bernama Hara Pramaswari
Hara memiliki teman baru yaitu pria terpopuler dikampusnya,laki-laki ini menyukai Hara tapi kedekatan mereka membuat sahabat Hara membencinya,karena sahabat Hara juga menyukai laki-laki ini.
Pengusaha tampan dan kaya yang digandrungi banyak wanita,ialah Alexander Pranata pewaris pranata grup,pertemuannya dengan Hara sangat singkat,sampai akhirnya Alex memutuskan untuk menikahinya,akan ada banyak ujian yang akan dilalui mereka berdua,akankah mereka sanggup bertahan atau memilih untuk berpisah..?
Ingin tahu cerita selengkapnya silahkan dibaca😁mari kumpul dulu jangan jaga jarak di antara kita😆
JANGAN LUPA LIKE,VOTE DAN KOMEN ===
😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulandari05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alex Kecelakaan
Tak terasa sudah larut malam Alex pamit kepada ibu Ana Dan Hara, Alex berjanji pada Hara besok pagi akan menjemputnya.
"Bu Alex ijin pamit, semoga Ibu lekas sembuh.."ucap Alex.
"Terima kasih nak hati-hati dijalan.."ucap ibu Ana tersenyum.
Hara mengantar Alex sampai pintu, dia mengucapkan banyak-banyak terima kasih pada kekasihnya, Alex hanya membalas dengan senyuman, dia berjalan meninggalkan ruangan Hara, Hara kembali masuk dia juga ingin tidur badannya sudah sangat remuk.
sebelum tidur Hara mengabari Rangga dan Rara jika ibunya sudah siuman.
Bagaimana dengan kabar Leon..?Leon sedikit menjauh sejak dia menggira Hara dan Rangga berpacaran.
Malam itu Alex melajukan mobilnya cukup kencang dia sangat lelah ingin cepat-cepat sampai rumah, di perjalanan Alex mendapat panggilan telvon dari Vera, ponselnya terus berbunyi, di saat Alex ingin mengangkat panggilan dari Vera, ponsel Alex terjatuh dia mencoba mengambilnya dengan meraba, setelah bersusah payah akhirnya Alex mendapatkannya, tanpa Alex ketahui ada truk yang melaju dari sebelah kiri, Alex reflek membanting setir mobil dan menabrakkan mobilnya pada pohon besar di sisi jalan, dia pingsan dengan kepala bercucuran darah.
Untung saat itu ada beberapa pesepeda motor yang lewat, mereka berusaha mengeluarkan Alex dari mobil dan membawah Alex kerumah sakit terdekat.
Para penolong tadi menemukan ponsel Alex dan mencoba menghubungi satu nomor terakhir di kontak panggilan.
Tuuuutt,telvon langsung tersambung.
"Halo, apa anda keluarga yang punya ponsel ini..?"tanya orang itu.
Vera kebinggungan kenapa yang menelvon orang lain bukan Alex.
"Iya benar ini siapa? mana Alex..?"tanya Vera.
"Maaf mbak pemilik hp ini kecelakaan, baru saja dia di bawah kerumah sakit RS. Sehat Medika.."ucap para penolong,Vera langsung mematikan ponselnya lalu menghubungi Mama Dewi.
'Tuuuuuut panggilan tersambung
"Hallo tante Alex sekarang berada dirumah sakit Sehat Medika, Alex mengalami kecelakaan, kita ketemu disana ya tante.."ucap Vera.
panggilan terputus.
Mama Dewi yang mendengar itu syok dan menjerit, Papa Adi yang mendengar, berlari menghampiri istrinya.
"Ada apa Ma..?"tanya Papa Adi panik.
"Anak kita Pa,anak kita kecelakaan hiks hiks.."tangis Mama Dewi.
"Astaga sekarang dia dimana Ma...?"tanya Papa Alex.
"Alex dibawah ke RG.Sehat Medika Pa, ayo Pa kita kesana.."ucap Mama menarik tangan suaminya.
Supir pribadi Papa Adi sudah bersiap, mereka berangkat menuju rumah sakit, saat sampai dirumah sakit Mama Dewi bertemu Vera di UGD.
"Sayang kenapa bisa begini..?"tanya Mama Dewi menangis tersedu sedu.
"Semua ini gara-gara wanita itu tante.."ucap Vera dia ingin Mama Dewi membenci Hara.
"Wanita siapa..?"tanya Mama Dewi.
"Sekertaris baru itu tante, pacar Alex namanya Hara, Vera tadi lihat mereka di mall tan, dia meminta Alex untuk membayar semua belanjaannya tante, wanita itu memang pembawa sial untuk Alex.."ucap Vera mengompori,sambil menangis.
Mama Dewi yang mendengar itu sangat geram, sedangkan Papa Adi sama sekali tidak percaya dengan omongan Vera, karena waktu itu Hara terlihat sangat polos, lama mereka menunggu akhirnya dokter keluar, Papa Adi langsung menanyakan keadaan anaknya.
"Bagaimana keadaan anak saya Dok..?"tanya Papa Adi.
"Alhamdulillah,hanya luka ringan di kepala Pak, tapi kondisinya masih lemah pasien harus rawat inap beberapa hari,sampai keadaannya pulih.."ucap Dokter menjelaskan.
"Lakukan yang terbaik untuk anak saya Dok.."Papa Adi.
"Tentu Pak setelah pasien siuman,pasien akan dipindahkan keruang rawat,saya permisi dulu.."pamit Dokter.
Mereka semua lega ternyata luka Alex tidak parah, Papa Adi mengabari Reno.
"Hallo Ren bisa kamu kerumah sakit Sehat Medika,Alex rawat inap disini dia baru saja kecelakaan.."Papa Alex.
"Apa Pa,baik Reno segera kesana.."ucap Reno panggilan terputus, dia buru-buru mengambil jaket dan melajukan mobilnya dengan kencang karna sekarang sudah menunjukkan pukul 23.00 tengah malam,jalan raya sangat lenggang saat ini.
Reno sampai di rumah sakit, sementara Vera sudah pulang dia berhasil membuat Mama Dewi membenci Hara.
"Bagaimana keadaan Alex Pa.."tanya Reno.
"Reno.."tangis Mama Dewi memeluk Reno.
"Alex hanya terluka ringan di kepalanya Ren, tapi sementara dia harus dirawat.."ucap Papa Adi.
"Papa sama Mama pulang saja, biar Reno yang menjaga Alex .."ucap Reno.
"Baiklah Ren Papa titip Alex, jika terjadi sesuatu kabari Papa.." ucap Papa Adi.
Mereka berdua pergi meninggalkan rumah sakit, Reno masuk dia melihat tangan Alex bergerak, Reno memencet tombol darurat tak lama dokter datang.
"Bagaimana keadaannya Dok.."tanya Reno.
"Pasien sudah siuman, jadi bisa dipindahkan keruang rawat.."ucap Dokter.
"Baik Dok siapkan kamar VIP.."pinta Reno, Dokter segera menyuruh perawat untuk memindahkan Alex, Reno segera mengabari Hara bahwa Alex kecelakaan.
📤Ra Alex sekarang berada di ruangan mawar 01,dia baru saja mengalami kecelakaan.
Tidak lama pesan centang biru, itu tandanya Hara sudah membacanya, Hara yang mendengar kabar itu langsung berlari keluar, untung ibunya sudah tidur, dia mencari ruangan yang ditempati Alex.
"Pak Ren bagaimana keadaan Kak Alex.." tanya Hara menangis dengan nafas yang masih ngos-ngosan.
"Alex hanya mengalami luka ringan dikepalanya kamu jangan terlalu kawatir.."ucap Reno menenangkan Hara.
Mereka masuk ke ruangan Alex, Alex yang melihat kekasihnya disana tersenyum, saat ini kepala Alex dibalut perban, Hara menangis dia berlari memeluk kekasihnya, Hara yang tidak tega menangis tersedu sedu.
"Sayang, Kakak tidak apa-apa jangan menangis.."ucap Alex menghapus airmata Hara.
Hara tidak menjawab, dia memeluk Alex dengan erat, Reno pamit untuk tidur disofa.
Alex menyuruh Hara untuk kembali, takut ibu Ana mencarinya, sebelum Hara pergi Alex mencium puncak kepala Hara.
"Kamu cepat tidur besok kan kerja.."ucap Alex.
"Kakak besok kan ngak kerja trus siapa yang ganti'in Kakak..?"tanya Hara.
"Siapa lagi sayang kalau bukan noh jomblo akut.." ucap Alex melirik Reno.
"Ngak boleh nakal-nakal kalau kakak ngak ada.." ucap Alex lagi.
"Iya sayangku, bawel banget siih.."ucap Hara mengusap airmatanya.
"Udah jangan ngak usah cenggeng, sana balik nanti Kakak khilaf nih.." ucap Alex.
Hara pamit dia melirik Reno, memastikan jika pria itu sudah tidur, Hara dengan cepat mencium bibir Alex berlari menutup pintu, Alex terbenggong sejenak, saat sadar dia memegang bibirnya dan tersenyum, wanitanya sangat nakal tapi dia menyukai itu, Alex merebahkan badannya dan beranjak tidur.
Dari awal sudah aku revisi ya kakak readers🥰
lgian sii vera udh d bilang udh slesai masih ajj ngejar",,