NovelToon NovelToon
Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Cahaya Malaikat Dan Polisi Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan
Popularitas:620.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: tanuwawa

Sebuah Pertemuan begitu singkat dengan seorang Putri kecil dan Seorang Pria
Membuat kehidupannya berubah drastis...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanuwawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cara Bertemu Dengan Mu

Setelah tadi pagi Rendi bertemu dengan Alia sebenarnya Rendi mau mengantar Alia nanti untuk membawa motornya karena Rendi tadi menerima telepon dari atasan nya untuk menangkap para pelaku yang mencoba melarikan diri.

Penangkapan

" Tiarap.... Tiarap angkat Tangan kalian, Kalau tidak akan saya Tembak ! " bentak Rendi

( Karena dari tadi sudah kejar-kejaran bahkan Sampai hutan Mereka mencoba tetap kabur )

Dan akhir nya Tim Rendi berhasil melumpuhkan lawan dengan salah satu dari penjahat terkena tembakan di kaki kanannya dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk di obati.

" Kenapa kau coba melawan saya ? Dari tadi kau sudah menyusahkan kami semua. " ucap Rendi sedikit membentaknya sambil memegang tangan si pelaku ke belakang untuk diborgol.

" Lepas ... Lepas... Hm... hm Hm Lepas " ucap pelaku yang terus bergerak melawan cengkraman tangan Rendi yang mau memborgol nya.

" Iya nanti saya akan lepas, nanti saat kau dipenjara. Ucap Rendi dengan muka datar nya

" Don ! Don, bawa dia ! ucap Rendi memanggil Doni untuk dibawa, langsung saja Doni Membawa si pelaku kedalam mobil.

Setelah semua di amankan Rendi memuji kinerja Tim,

" kerja bagus, terimakasih semuanya " ucap Rendi sambil menepuk pundak setiap anggota timnya.

" Abang juga sangat bekerja keras, selamat bang kita berhasil." ucap Saiful menjabat tangan Rendi dan diikuti semua rekannya.

" Baiklah Ayo kita ke kantor sekarang." ucap Rendi sambil menuju motornya.

Seminggu sudah berlalu

Seminggu sudah berlalu Rendi dan Alia belum bertemu lagi keduanya sibuk bekerja kadang Rendi ada,saat bersama Amira. Dan terkadang saat Alia mengunjungi Amira Rendi yang tidak ada

Hari ini Alia memutuskan untuk memulai membuat pastry. Alia ingin uang hasil kerjanya bisa sewa ruko dan buka toko pastry. Alia selesai membuat berbagai pastry dengan Varian isi berbeda-beda ,kali ini Alia memilih menjual pastry nya ke toko toko kue kecil. Nanti jika sudah terkumpul Alia akan buka sendiri Tokonya.

Huh akhirnya selesai juga. bisa buat Sempel sama dibagiin ke tetangga dan Amira juga . Sambil membuka celemek dan mengelap keringat di dahinya

Setelah selesai beres beres Alia langsung membawa beberapa kotak pastry dan menyimpan beberapa Kue pastry untuk Rita dan Teh Dina. Akhir-akhir ini teh Dina disibuk kan di kantor hari Minggu saja dia harus bekerja ikut proyek dengan si bos. Memang kantor kami sedang sibuk ada masalah sedikit, Alia juga harus lembur baru kali ini bisa istirahat.

Oke berangkat Anterin Sempel ke Toko toko, langsung ke rumah Oma kasih pastry dan balikin uang bengkel motor ke Pak Rendi.

Rumah Oma

" Assalamualaikum " ucap Alia saat sudah sampai di rumah Oma.

" walaikumsalam, Eh ada neng Alia masuk neng! ucap mang Asep yang sedang menyiram tanaman.

" Ibu ada di dalam kok neng masuk saja langsung " ucap mang Asep memberhentikan pekerjaan menyiram nya .

" Siap Mang Asep, Oh Ya ini " ucap Alia sambil memberikan kotak berisi pastry buatan nya tadi.

" Ini apa neng ?, Wangi banget ucap mang Asep memegang kotak pastry yang Alia berikan tadi.

" Oh ini Pastry mang Asep, tadi Alia buat lebih buat mang Asep sama Bi Ami dan Untuk bunda juga, Lagi mulai usaha kue Sekarang, semoga saja konsumen pada suka dengan Pastry Alia. ucap Alia dengan penuh harapan

" Wah Alhamdulillah atuh neng, Pasti pada suka neng liatnya aja udah ngiler nih, Nanti mang Asep cobain selesai ini." ucap mang Asep

" Ya sudah masuk dulu ya mang, dimakan nanti pastry nya " ucap Alia sambil tersenyum

" Iya Monggoh neng, membungkuk kan badannya.

" Assalamualaikum " ucap Alia saat masuk ke rumah dan melihat Amira yang sedang dikejar Rendi sambil tertawa.

" Ah jangan kejal aku, ah aunty tolong akuuu " ucap Amira pada Rendi dan Amira langsung berlari kearah Alia langsung memeluk kaki Alia

" oh Amira." ucap Alia sambil Buru-buru, Alia menaruh kotak pastry dilantai lalu mengendong Amira.

Rendi tersenyum melihat Alia datang, sudah lama tidak melihat nya langsung.

Sekarang Alia sedang duduk memangku Amira di sofa.

" Senang banget sih, mainnya main apa sih sampai kejar kejaran gitu ? " ucap Alia sambil merapikan rambut Amira yang tergerai kusut mencoba mengepang rambutnya.

" Lagi main polisi polisian aunty " ucap Amira

sambil memakan biskuit yang Alia buat khusus untuk Amira dengan kue yang penuh di mulutnya iya menjawab.

" Aduh Amira cucu Oma kaya nya senang banget nih dibuatin aunty biskuitnya di mulut kamu masih penuh sayang sambil mengelus kepala Amira ucap bunda yang baru datang.

" Hm Hm ini enak Oma " ucap Amira menjawab sambil mengunyah biskuit.

" Rendi Tolong na Ambilin Pastry nya dimeja, bunda pengen cobain."ucap bunda menyuruh Rendi yang duduk di sofa depan Alia Mereka sedang duduk diruang tamu.

" Iya bunda sebentar." ucap Rendi, Rendi membawanya langsung dikasih ke bunda lalu Rendi ikut duduk lagi disitu. Sambil curi ciri pandang pada Alia dan Amira dengan pura pura mainin hpnya.

" Wah ini enak banget sayang, ini kamu yang buat ? ucap bunda yang terlihat menyukai pastry buatan Alia.

" Iya Oma, Tadi Alia buat untuk dijual sekalian saja bikin lebih buat disini. " ucap Alia yang sudah selesai mengepang rambut Amira.

" Wah ini enak loh, kamu bisa buat ini belajar dari mana, ucap bunda sambil tetap mengunyah

" Belajar dari mamah, mamah suka jual kue basah dan makanan Tradisional ikut Lihat-lihat saja waktu itu dan langsung coba buat Waktu sekolah SMK juga ikut jualan disekolah jam 6 pagi berangkat ambil tentengan 2 keresek besar bawa risol sama kue basah .

Nanti ada yang dititip dikelas lain dan dijual dikelas sendiri dagangannya lumayan cepat habis uang nya dikumpul buat bayar sekolah " ucap Alia yang mulai bisa menceritakan hidupnya pada bunda ( Oma ) biasanya Alia tidak pernah mau menceritakan apapun tentangnya paling yang diceritain hal sepele.

Tanpa Alia sadari jika Rendi juga ada disitu saat Alia bercerita karena Alia fokus pada Amira dan tidak melihat sana-sini hanya mendengar pada orang yang bicara saja padanya.

" Wah pintar deh kamu nak, udah bantuin mamahnya bayar sekolah sendiri lagi. Disana mamah mu masih sering buat ? " Ucap bunda menanyakan karena penasaran dengan hidup Alia dulu.

" Sekarang nggak buat, lagi buat kue keranjang (dodol) karena lagi musimnya mendekati Imlek Oma " ucap Alia melihat bunda dan terlihat kaget saat melihat Rendi ada Disana juga.

" Kenapa ada bang Rendi dari tadi dia dengar dong huh ... " ucap Alia dalam hatinya.

" Wah kue keranjang yah? ko bisa buat kue keranjang bukannya buat Imlek yah kayak gitu?" ucap Oma

" Iya turun temurun Oma. Waktu itu mamahnya mamah yang bikin sekarang mamah yang bikin walau nggak besar buatnya . Paling sekali bikin 50 kg" ucap Alia terlanjur bercerita dan melihat Rendi tersenyum dan terus menatap nya sambil menarik turunkan alis nya, Alia mendengus kesal.

" Oh gitu, berapa lama buat kue keranjang biasanya ? Oma pernah lihat sih waktu itu saat teman Oma kasih." Ucap bunda sambil mengingat.

" 12 jam Oma, harus tetap dijaga karena 1 jam sekali harus isi air panas kedalam nya dan dijaga sama papah nanti mamah yang jahit setelah matang 12 jam matang " ucap Alia

" wah lama banget yah, nanti Oma mau coba beli deh sekalian Oma juga mau beli pastry buatan mu buat acara Pengajian " ucap bunda

" Boleh Oma, Alia bisa buatin kalau Oma mau nggak usah bayar ! ucap Alia tersenyum melihat Oma suka dengan Pastry buatannya.

" Nggak lah kan kamu lagi cobain usaha masa Oma minta terus " ucap bunda sambil tersenyum.

Rendi yang tadi hanya menyimak sambil pura-pura scroll bawah scroll atas hpnya tersenyum nyaris tak ada yang melihat karena ketiga orang didepannya fokus ngobrol tanpa menghiraukan dirinya. Tapi saat Alia terkejut melihat Rendi ada di sini Rendi tersenyum dan menaik turunkan alisnya dan membuat Alia mendengus kesal dan terlihat mengemaskan untuk Rendi, Rendi juga senang, bisa mengenal dan tahu tentang Alia.

Bunda pun sama dia senang karena Alia sudah mulai mau cerita tentang keluarga nya Disana. Biasanya dia tidak pernah membicarakan hal pribadinya. Oma sengaja bertanya disini agar Rendi juga bisa mendengar nya.

" wah tidur nih Oma Amira nya dengar Alia cerita sampai ngantuk gini " ucap Alia sambil mengelus wajah Amira yang mulai mengantuk.

" Emang waktunya dia tidur sayang dari tadi sama Rendi main terus, kecapean kayaknya " ucap bunda

"Ayo bawa Amira kekamar ya Aunty, ucap Rendi tersenyum jahil.

" Aunty ? " ucap Alia tanpa suara. Alia berpikir kapan kamu jadi ponakan ku pakai manggil Aunty segala ! dalam hatinya.

" Ayo nak , Ke kamar saja tidurin biar nggak pegal dipangku terus Ucap bunda

" Iya Oma " ucap Alia sambil beranjak dari duduknya.

" Oh yah Oma mau pergi keluar dulu, mau beli bahan puding kamu disini saja dulu Yah, tunggu Oma. Oma mau buat puding untuk Rendi kamu mau bantu kan ? soalnya Rendi Suka Puding buatan mu " ucap bunda minta tolong.

Alia melihat sekilas wajah Rendi langsung menundukkan pandangan matanya.

Rendi yang melihat Alia yang menatap nya, tapi langsung di paling kan. membuat nya terlihat gemas.

" Iya Oma boleh " ucap Alia tersenyum

" oke, makasih ya nak, Oma pergi dulu " ucap bunda.

Alia langsung ke kamar Amira mau membuka pintu tapi susah karena kedua tangannya mengendong Amira. Rendi yang mengikutinya dari tadi langsung membukakan pintu yang membuat keduanya begitu dekat buru-buru Alia sedikit menjauh.

" Makasih " ucap Alia masuk dan langsung menidurkan Amira di box bayi yang bersebelahan dengan ranjang.

Tiba tiba saat berbalik didepannya ada Rendi tidak sengaja kaki Alia tersandung karpet repleks Alia terjatuh kepelukan Rendi di atas ranjang dengan Alia yang wajahnya terbenam di dada Rendi.

Tercium wangi aroma vanila ditubuh Alia. Harum yang sangat menyegarkan di hidungnya, jantungnya berdetak lebih cepat

" Astagfirullah, " ucap Alia buru buru bangun dari atas tubuh Rendi

" Maaf bang, Saya tadi tersandung . Abang nggak kenapa-napa kan ? " tanya Alia menyesal sekaligus malu karena terjatuh di pelukan Rendi

" Nggak kenapa-napa kok. " ucap Rendi bangun sambil tersenyum.

" Kaki mu nggak terluka ? " ucap Rendi memperhatikan kaki Alia.

" Nggak, bang nggak kenapa-napa kok " ucap Alia.

" Ya udah ayo kita keluar biar Amira nggak keganggu " ucap Rendi mengajak Alia keluar

Amira atau Rendi yang keganggu nih, bilang saja mau ngobrol sama Alia biar nggak keganggu !

Alia mengikuti Rendi yang berjalan didepannya sampai di taman.

" Duduk disini saja " ucap Rendi sambil duduk di bangku taman.

" Boleh " ucap Alia sambil ikut duduk.

" Saya boleh tanya nggak bang ",ucap Alia ingin bertanya tentang pembayaran motor

" Boleh, mau tanya apa ? " ucap Rendi penasaran apa yang akan di tanyakan Alia.

" Motor saya Abang yang bayarin ?" ucap Alia bertanya.

" kirain mau nanya apa ? " ucap Rendi dalam hati

" Iya, saya yang bayar." ucap Rendi dengan muka datar

" Oh, saya mau ganti uangnya " ucap Alia mengeluarkan amplop yang sudah Alia siapkan tadi.

" Nggak usah " Ucap Rendi menolak dan mukanya langsung datar lagi.

" Tapi..... " ucap Alia terpotong

" Nggak usah saya ikhlas kok " ucap Rendi

" Tapi saya mau ganti ucap Alia menolak dibayarin.

Karena Alia juga bersih keras mau balikin.

Rendi punya ide buat bisa ketemu besok.

" Gini saja kamu kan jual pastry tuh kalau saya butuh saya beli saja dari kamu dan uangnya kamu simpan nanti biar nggak bayar lagi." ucap Rendi

" Baiklah kalau gitu saya setuju " ucap Alia sepakat.

" Tapi besok kamu sehabis kerja bisa kan antar saya melongok istri teman saya yang melahirkan " ucap Rendi dengan harapan Alia tidak menolak.

" Baiklah, karena bang Rendi juga sudah bantu Alia bayar perbaikan motor. Tapi Alia bayar yah ? Alia ikut saja tapi habis pulang kerja bisanya " ucap Alia mengingat besok dia harus bekerja.

" baiklah siap " ucap Rendi tersenyum

*

*

*

*

*

~Cintaku Akan Membawamu Padaku~

1
Aris Hartutik
semangat Thor nulisnya ..... ditunggu up nya
Yus Ys
asik...suka dng tokoh alia, tapi kenapa tdk sampai selesai ceritanya, biar bacanya semakin asik....semangat kk👍👍👍🥰🥰🥰🤩🤩🤩
Lia Rompas
lanjut dong thorrrr
Lia Rompas
lanjut
Athy Chayank
Lanjut thor...
Jumadin Adin
amira itu anak siapa ya
Kanza Nia
lanjut
Suriza Za
cepat update ,tak sabar nk tahu seterusnya........
Lisahin Karlina
lanjuy
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
lanjoott thorr
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Kuntyo Wantari Dewi
cocuit sekali.... mau Alia... jgn tolak lamaran babang Rendi
Siti Kholisoh
lanjut
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Tini Agustini
kapan lanjutnya thor udah lama nich pengen baca klanjutan kisah nya yg bikin seru.
cepet ya lanjutnya
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Sri Astuti Caem
lanjutt thooor...
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Nenni Yanti
msns lanjutan ceritany
Nenni Yanti
next thor
Mdy
ayo, dilanjut dong thor
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
Elizabeth Zulfa
sbnrnya lmyan bgus critanya tp bingung bacanya...la tanda baca untuk mngawali & mngakhiri percakapan g sesuai/ kadang nyampur sama kata narasi.. jdi pmbacanya msti pinter mngira2 ini msih ikut dlm klimat prckapan/ dah g msuk..

🙏🙏ya...saran aja tlg dirapiin lagi tulisannya... aq jg tau klo nulis novel, cerpen dll itu susah tp kn sayang bnget karyamu klo dah bagus2 tp kurang peminatnya cuma krna tulisannya kurang rapi...semangaaaatt terus buat brkarya..
Sri Hartaty
lanjut
Nartyana Gunawan
ceritanya panjang dan bertele tele
Ansifa: permisi kak izin promote.
Mampir yu ke karya baru ku.

* Cinta Sang Danton

Terimakasih🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!