NovelToon NovelToon
The Dearcurt Sword

The Dearcurt Sword

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Isekai / Barat / Tamat
Popularitas:167.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Fadly Abdul f

Remaja bernama Adzli, ia seorang yatim piatu dan belum pernah merasakan bagaimana hangatnya sebuah keluarga setidaknya sebelum dia pulang ke dunia asalnya...

Dia berada di tempat yang tak di ketahui dengan ingatan masa lalunya, harapan untuk memiliki keluarga sudah ada di tangan. Hanya saja... kebahagiaan hingga kesenangan, bahkan cintanya pada seseorang lenyap ketika hanya benang dan beberapa jarum membuat tubuhnya.

Dia hanya sebuah boneka, boneka hidup yang seakan manusia.. dan sesampainya dia mempunyai kerajaan, tak pernah dia melihat bagaimana rasanya hidup tanpa beban.

Istana yang dia miliki saat ini hanya sebuah mainan semata, tak di sangka kalau sebenarnya dia adalah sesosok monster dari perwujudan sebuah setan boneka.

Sampainya mendirikan kerajaan sekalipun, tetap saja dia selalu di datangi masalah dan pada akhirnya sampai hembusan nafas terakhirnya... dia tetap memegang tangan orang yang dia cintai.. sampai akhir...

-

pembuat masih pemula dan membutuhkan kritik saran yang membangun... :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadly Abdul f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

The dearcurt sword

Dia menghadap Zian tak lama menunduk minta maaf, kenapa kamu minta maaf ?

"Cepetan! Minta maaf soal tadi!"

"Aku gak mau.."

"Jangan melawan!" bentak Sylvia padaku.

Entah kenapa dia ngotot sekali agar aku minta maaf pada Zian, tapi Zian menggelengkan kepala sambil berjalan ke arahku...

Menepuk pundak kananku dia kelihatan senang tak lama menghela nafas, wajahnya merona merah seakan mau meminta sesuatu yang memalukan dariku. Apa yang dia inginkan ?

Matanya melirik kearah kanannya, dia hanya menatap langit bukan ke orang atau suatu objek. Jika aku pikirkan, dia ini sedang berpikir apakah yang akan dia lakukan nantinya bagus atau tidak. Kurasa ilmu membaca gerak gerik manusia serta ekspresi itu sangat menguntungkan, kurasa harusnya aku tak berhenti belajar.

"Maukah kamu jadi guru bagiku ?"

"Hah ?!"

"Pangeran Zian, apa yang anda bicarakan ? Ah, Adzli ini orangnya payah, dia terlalu baik, kadang suka bertindak sendiri, main-main, orangnya nafsuan, dan aku... Aku..."

Sylvia bicara dengan wajah merona merah, tak lama mulai cemberut di hadapanku mengambil tanganku dan menariknya berlari sambil pamitan. Aku di bawa berlari olehnya, wajahnya sangat memerah dan kenapa kamu malu ?

Beberapa menit kemudian kecepatannya melambat setelah kami jauh dari pangeran...

Kalau aku melihat dia tadi seakan menghormati pangeran itu, apa dia cinta padanya ? Ah, aku tanyakan saja karena sangat penasaran juga. Kukira pasti dia akan cinta padanya, dia juga membelanya sebegitunya.

"Apa kamu cinta pada Zian ?"

"Huh ? Tidak, aku sama sekali tidak suka.. Hanya saja dia itu calon suami adikku, aku tak ingin berbuat masalah dengannya dan buat apa aku dengannya karena dia udah punya 5 tunangan."

"Hah ?! Dia punya lima ?!"

"Iya,.. Kamu terkejut banget... Dan menurutku kalau kamu menggunakan kekuatanmu pasti banyak perempuan yang berdatangan padamu."

Apa yang dia katakan benar juga, tapi aku tak ingin punya banyak perempuan karena satu saja cukup buatku asalkan dia takkan berpaling dariku. Entah kenapa dulu saat punya juga, kami itu hanya seakan teman saja dan pacar hanya sebuah status semata.

Namun kurasa wajar saja dia punya lima tunangan, karena wajahnya sangat tampan dan terlebih lagi dia itu pangeran...

Pasti banyak perempuan yang akan rela mengejarnya, tapi setidaknya aku hanya penasaran.. Apa dia itu bisa menjaga hati kelima perempuan sekaligus. Yah kurasa itu terlalu beresiko untuk membuat rumah tangga, kupikir kalau punya istri juga maksimal tiga saja.

Tapi apa yang aku pikirkan ?! Ah, aku sama sekali tak ingin punya istri lebih dari dua..

"Benar! Dua saja cukup!"

"Hah ? Dua apa ?"

"Eh !? Enggak kok, lupakan aja!"

"Kenapa kamu kelihatan memikirkan soal wanita ?" tanya Sylvia padaku.

Heran kenapa dia menatapku dengan tatapan yang sinis, dia kelihatan sangat serius serta agak marah padaku dan entah kenapa ini bagaikan sebuah tomat yang baru matang, pipinya itu kenapa selalu memerah sih ?

Tapi aku hanya penasaran apa yang sedang ada dalam pikirannya, sekarang aku tidak bisa menebaknya...

Menghembuskan nafasku aku mengambil tangannya melakukan teleport kembali ke penginapan, seperti biasanya kami silau dan memejamkan mata. Biasanya juga hanya sekitar 10 detik saja.

Membuka kembali kelopak mataku, aku melihat ada fiana di depanku...

"Apa yang kamu lihat ?"

"Tak ada, hanya saja kenapa kamu berkelahi dengan pangeran sih ?"

"Siapapun yang cari masalah denganku akan aku ladeni, kalau dia membuat Sylvia atau kamu menangis juga akan aku habisi.. Tidak, bukan kalian saja tapi temanku juga."

"Itu terlalu berlebihan, tapi ya makasih soal itu dan kalian masuk saja ke dalam untuk makan, makanan udah tersaji di kamar kalian."

"Umm.. Soal itu Fiana, apa aku bisa pindah ke kamar yang lain ? Maksudku tak berdua dengan Sylvia."

"Jangan begitu, kalau mau misah jadi... Pembayarannya dua kali lipat."

"Hah ?!"

"Jangan kaget, kalian makan saja dan aku minta maaf.. Aku malas cici piring," katanya sambil berjalan pergi.

Dia setelah bicara langsung segera pergi dengan sihir angin ada di kakinya, melesat ke jalanan dan berlari bagaikan angin. Tapi aku sadar kalau apa yang dia lakukan sama denganku.

Tunggu, dia sampai meniru caraku ?! Ah, kurasa itu wajar juga sih...

"Semenjak kamu bertarung memakai sihir di gunakan dengan cara bijak, banyak yang meniru kamu loh."

"Bagus, aku secara tak sengaja jadi guru."

"Kenapa kamu bangga sekali, aku takkan meniru kamu karena itu tak baik dan pas pulang aku yakin fiana akan merasa sakit di kakinya."

"Kenapa kamu pikir begitu ?" tanyaku heran padanya.

Dia tak lama membalas dengan penjelasan soal sihir angin, sihir itu tidak sama dengan sihir lain yang bisa bebas mengarah pada manapun. Contohnya sihir tanah, sihir itu hanya bisa mengarah pada depan penginapan maupun sebaliknya atau belakang pengguna sihir.

Sedangkan pengguna sihir angin bisa mengarah secara bebas kemanapun, tapi kalau di simpan ke kaki maka akan menekan telapak kaki dan membuat rasa pegal yang luar biasa. Walau takkan fatal, tapi akan membuat pengguna merasakan sakit kaki.

"Lalu kenapa aku tidak ?"

"Aku melihat kamu itu menggunakan sihir memakai pikirkan, jadi jika mau sihir apapun asalkan pikiranmu tenang maka akan semakin kuat."

"Begitu yah..."

"Lalu apa hubungannya dengan pegal ? Ah, karena pengguna sihir bisa bebas menggunakan sihir angin ke arah manapun tapi bagaimana saat bergerak ?"

"Oh aku paham!"

Paham dengan apa yang di katakan Sylvia, aku berpikir kalau aku menggunakan pikiranku maka arah angin akan mengikuti pikiranku karena pikiranku yang mengontrol kakiku. Jika aku ingin menggerakkan kaki ke kanan, maka sihir juga akan ikut mengikuti arahan pikirkan dariku.

Begitu yah, sekarang aku paham dan sylvia mengatakan kalau semua sihir bisa aku kendalikan dari pikiranku...

Tapi sayang aku memiliki kelemahan yang begitu fatal bagi diriku, jika musuh membuatku pusing ataupun membuatku gelisah atau bahkan membuat mentalku kacau maka akan cepat kalah.

"Kelemahanku hanyalah soal pikirkan, jika aku di buat pusing atau mentalku kacau itu masalahnya..."

"Enggak, kalau pusing beda lagi karena tak berpengaruh dan soal mental aku tak tahu... Hanya saja itu tergantung padamu, apa bisa mengendalikan atau tidak."

"Ya kuharap sekali bisa melakukan apa yang kamu katakan," kataku membuat jawabnya.

Kami setelah bicara mulai berjalan masuk ke dalam penginapan, aku berjalan sambil berpikir kalau musuhku nanti akan membuat orang yang paling berharga bagiku untuk di jadikan senjata. Tapi ya saat ini aku tak punya seseorang seperti itu.

Seorang gadis yang sedang berjalan di depanku ini, aku berpikir tentangnya dan bisa mencemaskan keadaannya hingga seperti ini, apa yang terjadi padaku dan entah kenapa walau tak mungkin itu agak benar.

Menatap Sylvia yang berjalan di depanku, aku pikir soal dirinya... Apa mungkin aku tertarik padanya ?

1
V.Y.Z
omoshiroi
Raysonic Lans™
goods
Rizal Kamaludin
O
Jenenku Sopo
tulisanya aduhhhhh
....: 😅

"Pelahap Tangisan" tulisannya lebih baik kak. kakak bisa cek.
total 1 replies
Mertana Bjw
mcnya lemah kurang nenarik bacanya.
....: bisa di bilang ini aaa.. novel gagal, kalau mau bisa cek "Pelahap tangisan" mcnya op lah ya v:
total 1 replies
Botha Hantu
nyimak
....
author sedang membuat cerita lanjutannya, sembari nunggu bisa ke karya yang baru judulnya 'The Prince of Drakcraw' kalau mau baca. cerita dearcurt bakalan up buat lanjutannya langsung puluhan mungkin sekali up langsung tamat :v
aybij
hemm
Oura Gaming
.
Rima×
wow👍🏻
bulu ijo
ini apaan
....: cerita punya banyak kekurangan, jika ada saran yang membangun bisa katakan saja :)
total 1 replies
₵ⱨɽł₴ ø₭₮₳vł₳
ku tunggu feedback mu thor di novel aku.

CEWEK CULUN BERUBAH MENJADI CEWEK CANTIK.
....: udah :)
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
15 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
....: sudah kak :)
total 1 replies
Pendragon D Ryu
lanjut
....: ok :)
total 1 replies
Dinda Natalisa
Hai author aku mampir nih kasih like jangan lupa mampir di novel ku "menyimpan perasaan" mari saling mendukung.
....: sudah :)
total 1 replies
Adzli Ardika
feargear. apa ? Thor.. jelasin lebih detail lagi. gak paham.
....: sebuah robot pokoknya :)
total 1 replies
Nara
Permisi kk🙏
Izin promote thor,novel aku
Judulnya :
- Abnormal Boy
- Pendekar Rawa Belut

Terima Kasih
....: sudah mampr :)
total 1 replies
Hary Zeen
👍👍👍
ルスヌ
mantap thor
ルスヌ
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!