SEMUANYA!,BEBAS PROMOSI YA,YANG MAU PROMOSI BOLEH SILAHKAN,ASALKAN NGGAK BERLEBIHAN!
arka dan Laura, kedua orang yang mengikat janji sejak kecil akan di pertemukan saat suatu hari nanti.
berawal dari pertemuan yang tak di sengaja pada masa kecil mereka membawa mereka menjadi kedua sahabat yang saling menyayangi.
hingga pada akhirnya, arka, harus terpaksa meninggalkan Laura mengikuti kedua orang tuanya.
dan dengan ini perjuangan Laura di mulai, dari awal niatnya hanya mencari keberadaan laki laki yang ia sayangi.
hingga ia di pertemukan segelintir orang yang menaruh rasa padanya, apakah bisa mereka merajut cinta suatu saat nanti?, dan jangan lupakan beberapa sahabat Laura yang selalu ada untuk Laura.
bagaimana kelanjutan ceritanya?, penasaran?, apakah Laura akan bertemu dengan arka?, simak terus ceritanya, dan jangan lupa dukung novel lain author... 😘
no plagiat!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fadliana rahmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
berangkat bersama
setelah mereka selesai makan merekapun segera berpamitan untuk pulang ke rumah masing-masing.
"gue pamit dulu ya guys", ucap chika yang sok sok-an bicara pakai bahasa gaul.
" apaan sih kamu, bicara pakai lo, gue, lagian kita kan orang gaul", ucap Ratna sambil tersenyum masam.
"iya iya, aku tau kalian nggak suka pakai bahasa gaul", ucap chika dengan senyum tipis.
" udah udah, ini udah jam 7 , nanti kemalaman lho pulangnya ", ucap Laura.
" iya, nih juga mau pulang ", jawab akila.
" aku pergi dulu, assalamu'alaikum ", ucap Ratna pamit yang diikuti dengan salam yang lainya.
" iya, waalaikum salam", jawab Laura sambil melambaikan tangan, melihat kepergian ketiga sahabatnya.
keesokan harinya......
"hah aku bangun terlambat", ucap Laura yang melihat jam menunjukkan pukul setengah 6.
Laura yang terbiasa bangun subuh kaget saat dirinya bangun jam segitu, padahal kebanyakan anak seusianya itu biasanya susah bangunnya.
" ah....,harus siap siap nih", pekik Laura sambil berlari menuju kamar mandi.
"aduh, mana belum bikin sarapan lagi", ucap Laura setelah keluar dari kamar mandi.
" ya udah deh aku jajan di kantin aja", ucap Laura.
"aduh, malah udah jam enam lagi", pekik Laura.
'tunggu tunggu, kan kosan aku deket sekolahan, paling lima menit sampai, kok aku ribut nggak karuan gini', gumam Laura sambil memikirkan kebodohannya.
tok...tok.... tok..., suara pintu di ketuk dari luar.
" permisi", ucap seseorang bersamaan dengan mengetuk pintu.
"iya sebentar", ucap Laura yang baru selesai memakai seragamnya.
ceklek, bunyi Laura yang membuka pintu kosannya.
" iya ada apa ", ucap Laura yang baru saja membuka pintu kosannya.
" eh iya Laura, aku mau ngajak kamu bareng berangkat nya", ucap seseorang yang dari tadi mengetuk pintu kosan Laura yang tak lain adalah radit.
"eh kak radit, boleh, tapi kan sekolahan deket, ngapain di anterin segala", ucap Laura.
"oh iya ya, kok aku lupa", ucap radit sambil menepuk pelan dahinya, " tapi nggak papa kan kalau kita berangkat bareng", imbuh radit.
"boleh sih, tapi kak radit kok belum pakai seragam", ucap Laura bingung melihat radit yang mengajaknya berangkat bareng tapi belum memakai seragam.
" hah, iya ya", jawab radit langsung berlari ke kamar kosannya.
Laura hanya menggeleng pelan melihat tingkah kakak kelasnya itu.
flashback .
"aduh gimana ya, aku ngajak dia atau nggak ya", gumam radit yang sudah setengah jam berdiri di depan kamar Laura.
" emm, gimana ya", gumam nya lagi.
"aku harus berani", gumamnya menyemangati dirinya sendiri.
saat radit sudah mengangkat tangannya untuk mengetuk pintu" ah, nggak ngak, ngak jadi deh ", gumam nya lagi sambil menurunkan tangannya.
" aduh, aku harus gimana", gumam radit sambil membolak balikan badanya gelisah.
setelah satu jam radit berdiri mondar mandor gak jelas di depan kamar Laura, akhirnya ia memberanikan diri untuk mengetuk pintu.
namun tanpa ia sadari ia belum siap siap. sama sekali.
flashback.
"aduh bodoh banget sih gue", gumam radit radit saat masuk ke kamar.
radit pun dengan kecepatan kilat mandi, dan mengganti bajunya.
" akhirnya selesai juga", gumam radit langsung mengambil tasnya.
"ayo Laura kita berangkat", ucap radit yang melihat Laura tengah menunggu nya di depan kosannya.
" iya kak, ayo", ucap Laura.
merekapun berjalan beriringan untuk menuju sekolahan ya.
"akhirnya sampai juga", ucap Laura saat sudah ada di depan gerbang sekolah.
" ya udah aku masuk ke kelas aku dulu ya, nanti kita ketemu di kantin", ucap radit lalu meninggalkan Laura.
"ok kak", ucap Laura sambil melambaikan tangan nya.
bersambung..........
masih bingung karena....🙈🙈