NovelToon NovelToon
Cinta Dalam Pernikahan Kontrak

Cinta Dalam Pernikahan Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: umi whiby

ini menceritakan tentang kisah radiska dan Arvin yang terjerat oleh pernikahan kontrak.

namun siapa sangka cinta itu tumbuh dalam pernikahan kontrak mereka.😊😊

warning!!
cerita ini mengandung adegan dewasa!! mohon bijak dalam membaca ya guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umi whiby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 19. tidak bisa jauh

Pagi hari Adis terbangun lebih dulu, walaupun Cuma nikah kontak, setidaknya ia bersyukur masih bisa tidur nyenyak dikasur yang empuk. Tidak seperti pernikahan kontrak lain yang pernah ia baca di novel sebelumnya.

Adis membersihkan dirinya terlebih dahulu setelah itu ia turun kebawah untuk membantu menyiapkan makanan.

“Selamat pagi..” sapa Adis pada dua asisten rumah tangga dirumah mertua nya itu.

“Selamat pagi nona muda,” jawab keduanya dengan menundukkan kepalanya. “Nona butuh sesuatu? Saya bisa ambilkan..”

“Tidak!” Adis menggelengkan kepalanya, “aku cuma mau membantu kalian memasak..” ujar Adis lalu membuka kulkas sultan yang ada dibelakang nya.

“Tidak perlu nona, kami sudah membuat kan makanan, sebentar lagi matang..” tolak dua asisten nya sopan, jangan sampai nyonya besar tau, bisa-bisa mereka dimarahi dan dipecat dari sana karena membiarkan menantu keluarga itu memasa, batin mereka.

Adis menatap makanan yang sudah hampir matang diatas kompor, dan semua peralatan makan sudah tersedia di atas meja. “Yasudah bik, kalau begitu aku pergi saja..” ucap Adis cemberut meninggalkan dapur. Adis masuk lagi kedalam kamar membuka koper miliknya. Adis mau bekerja saja hari ini, apalagi sudah dua hari ia cuti atas permintaan bundanya.

“Kau mau kemana?” tanya Arvin yang sudah berpakaian lengkap, ia baru keluar dari ruang ganti bajunya.

Adis membawa baju dan blazer ditangannya, “aku mau kerja tuan, sudah dua hari libur.”

“hari ini kau sudah harus mengundurkan diri dari perusahaan itu. Ingat! Kau sudah menyetujui perjanjian itu.”

Adis terdiam, benar! Ia lupa dengan perjanjian mereka. Padahal ia sudah sangat nyaman bekerja diperusahaan sahabatnya itu.

“Tapi tuan, bukannya anda masih ada seorang sekretaris diperusahaan tuan? Bagaimana bisa ada dua sekertaris disana.”

Adis mencoba mencari alasan agar Arvin bisa melupakan kesepakatan mereka, tapi sayang, pria yang sedang ia bujuk itu mempunyai watak yang keras. Jadi semua perkataan Adis tak akan mempengaruhi nya.

“aku tidak mau tau, besok kau sudah harus bekerja diperusahaan ku, atau aku...”

Belum sempat selesai berucap Adis sudah lebih dulu menyambar, “ia tuanku, aku akan bekerja diperusahaan mu.” Potong Adis langsung, ia tau betul, pasti suaminya itu ingin mengancamnya dengan surat perjanjian laknat itu.

Setelah mereka berdua siap, Adis dan Arvin turun bersama-sama kelantai bawah. Arvin tidak ingin ada yang curiga dengan hubungan mereka berdua.

“Selamat pagi..” sapa Adis dengan senyuman indah nya.

“Pqgi nak, sudah bangun ternyata..” mommy menarik kursi disebelahnya untuk Adis duduki.

Bunda tersenyum melihat besarnya begitu sayang pada putrinya. Padahal selama ini bunda sempat berpikir negatif pada keluarga Willson, ia takut jika keluarga Willson tidak bisa menerima putrinya dengan baik.

“Kamu sudah kerja lagi kak?” tanya bunda memperhatikan baju yang dikenakan Adis.

“Iya, kalian berdua sudah mulai kerja lagi? Kenapa tidak ambil cuti saja, kalian pengantin baru loh.” Ucap mommy melanjutkan.

Adis bingung mau Jawab apa, ia melirik Arvin yang diam saja rak berniat menjawab pertanyaan mommy dan bunda.

“Gak bisa Bun, mommy. Kan Adis sudah cuti dua hari, takut nya nanti Adis dipecat lagi.”

“Kamu berhenti saja nak! Kamu dirumah saja biar suami mu yang bekerja.” Ujar mommy menyarankan.

“Tidak mom, besok Adis sudah bekerja diperusahaan kita. Dia bilang, dia tidak mau berpisah dariku terlalu lama..”

Adis membulat kan kedua matanya saat Arvin mengatakan hal konyol itu. Bisa-bisanya suami gaianya mengatakan hal yang tak masuk akal. “apa yang dikatakan nya tadi? Tidak mau berpisah? Cih, satu detik bersamanya saja buat darah ku naik drastis.” Gumam Adis dalam hatinya, ia menatap Arvin seperti ingin memangsa lelaki itu. Sementara Arvin, pria itu menyunggingkan senyum nya puas.

“Betul nak?” tanya bunda tersenyum geli, “suamimu cuma bekerja nak, kamu ngerti dong kak .” Ucap bunda menasehati putrinya.

“Bu,bukan begitu Bun, Adis..” Adis menatap bundanya, ia bingung harus menjawab apa. Arvin benar-benar membuat nya malu dihadapan keluarga nya.

“Haha..” mommy tertawa melihat wajah menantinya yang sudah memerah menahan malu. “biarin aja mbak, biasalah pengantin baru.” Goda mommy membuat Adis semakin malu.

“Adis sudah kenyang, Adis berangkat duluan saja.”

“loh nak, berangkat sama suami saja..”

“Gak Bun, Adis naik taksi, kan kita beda arah.” Ucap Adis mencium punggung tangan bunda Daddy dan mommy.

Arvin bangkit dan berpamitan, “aku juga harus berangkat,” Arvin melakukan hal yang sama seperti Adis, mencium tangan para orang tua.

Didepan Juna sudah menunggu tuannya seperti biasa nya, ia selalu menjemput dan mengantar Arvin kerja. Juna memperhatikan Adis yang berjalan melewati nya dengan wajah kesal, wanita itu berjalan dengan sangat cepat.

“Tarik dia, bawa kedalam mobil.” Titah Arvin dengan suara yang dibuat sangat keras, hingga Adis mendengar nya.

“tapi tuan aku..,” Juna enggan melakukan hal yang diperintahkan Arvin padanya.

Adis yang mendengar suaranya Arvin langsung berlari cepat menuju gerbang, ia berusaha menghindar dari pria yang menyebalkan itu.

“Nona, nona muda..” pekik Juna memanggil nama Adis, tapi wanita itu sudah keburu melarikan diri.

“Dasar pria arogan, pria egois..” gumam Adis ngedumel, sesekali ia menghentakkan kakinya dengan kuat, “dasar tua Bangka, bisa-bisa nya dia bilang aku tidak mau berpisah dengannya! Dasar pria gila.” Maki Adis masih dengan berjalan cepat. Sudah lama berjalan tapi ia masih belum menemukan taksi. Ia malas bertatapan muka lagi dengan suami menyebalkan nya itu.

“Cepat jalan, seret dia kedalam mobil..”

Juna langsung memacu mobilnya keluar gerbang mencari Adis, “cepat sekali nona muda berjalan..” batin Juna tak lagi melihat Adis disana. Padahal di sekitar mansion keluarga Willson sangat sudah mendapatkan kendaraan umum atau taksi disana.

“Berhenti disini!” peintah Arvin lalu membuka pintu mobilnya.

“Anda mau kemana tuan?”

“mau menangkap wanita bodoh itu..”

Arvin berjalan kearah pinggir jalan dekat pohon besar. Juna heran sendiri, mengapa Arvin berjalan kearah pohon besar batinnya heran. Tapi setelah beberapa saat ia melihat Arvin menarik tangan seseorang perempuan.

“Lepaskan aku, aku bisa pergi sendiri..” pekik Adis memukul tangan Arvin yang menarik tangannya.

“Masuk! Jangan membantah ku wanita bodoh!”

Adis masih kekeh tidak mau, “aku tidak mau, aku bisa pergi sendiri.” Pekik wanita itu sekali lagi.

“Masuk..!” bentak Arvin menatap tajam Adis, gadis itu benar-benar menguji kesabaran nya.

Mendengar suara tegas Arvin membuat Adis terdiam. Baru kali ini ia melihat wajah Arvin yang menyeramkan. Biasanya Arvin hanya akan diam atau menunjukkan wajah dinginnya, tapi kali ini berbeda, rasanya Adis benar benar takut.

 

 

 

 

*****

 

jangan lupa tinggalkan komentarnya ya kak..! biar aku makin semangat lanjutin ceritanya..!! 😍😍😘

 

1
Sumar Sutinah
haadeuh alvin apa msh punya muka istri dn mertuanya sengsata sedangkan dia mengurus wanita lain, heran sm mertua adis knp diem" aja g ngebantu menantu katanya sayang, kno kelakuan anaknya yg aneh g d selidiki sm ayah c alvin
Sumar Sutinah
bagus thor aku aka karyamu 👍❤️💪
November
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor
Yati Yati
kpn yp nya thor
si ciprut
angel sama bpaknya bersekutu... pura2 doang memanfaatkn
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
betul2 parah sakit jiwa itu nenek
Nuraini Ibrahim
hummm
seruh deh
Nuraini Ibrahim
makin seruh deh
Nuraini Ibrahim
huummmm
Nuraini Ibrahim
yeee udah mulai jatuh cinta rupanya
Nuraini Ibrahim
sekurangnya claudia nga sombong jadi adis jadi punya teman
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
dasar nene pikun
Nuraini Ibrahim
malu2 tapi mau dia
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
dasar tidak peka dia
Nuraini Ibrahim
lanjut
Nuraini Ibrahim
huummmm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!