NovelToon NovelToon
Dua Kali Jatuh Cinta

Dua Kali Jatuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi
Popularitas:952
Nilai: 5
Nama Author: SAIDA VALE

Nadia mati mengenaskan akibat dikhianati. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dengan memindahkan jiwanya ke tubuh Chelsea Latief, gadis kaya raya yang sedang koma.

Terbangun sebagai Chelsea, Nadia tidak hanya harus mencari cara untuk menghancurkan orang-orang yang telah membunuhnya di masa lalu, tetapi ia juga harus bertahan hidup di rumah mewah yang penuh dengan konspirasi racun, sekaligus menghadapi Reynald—tunangan arogan yang tiba-tiba berbalik mengejar cintanya.

"Aku bukan Chelsea yang bisa kamu injak-injak lagi, Tuan Reynald."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SAIDA VALE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20: Jaring-Jaring Maut

Malam semakin larut saat mobil sedan mewah Bentley milik Reynald membelah jalanan protokol kota yang mulai sepi. Pendar lampu jalanan kuning temaram berkelebat bergantian di kaca mobil, merefleksikan wajah Nadia yang menatap lurus ke depan. Jemari tangannya masih berada di dalam genggaman hangat Reynald, seolah pria itu enggan melepaskannya bahkan untuk sedetik pun sejak mereka meninggalkan restoran.

Namun, di kursi depan, atmosfer mendadak berubah mencekam. Barra, sang kapten keamanan yang sedang mengemudi, melirik berulang kali ke arah kaca spion tengah dengan sorot mata yang menegang.

"Tuan Reynald," panggil Barra, suaranya rendah namun sarat akan siaga satu. "Kita dibuntuti. Dua mobil SUV hitam tanpa pelat nomor telah mengikuti kita sejak keluar dari jalur hotel."

Mendengar laporan itu, kehangatan di mata Reynald seketika menguap, digantikan oleh kilat elang yang sangat dingin dan mematikan. Ia melirik ke kaca belakang. Dua mobil SUV ber-kaca sangat gelap tampak melaju dengan kecepatan tinggi, mencoba memotong jalur Bentley mereka.

"Baskoro benar-benar sudah kehilangan akal sehatnya," desis Reynald dengan rahang mengetat. Ia mempererat genggaman tangannya pada Nadia. "Chelsea, merunduk di bawah kursi sekarang!"

Nadia tidak panik. Jiwanya yang tangguh justru membuat otaknya berpikir jernih di bawah tekanan. "Tidak, Reynald. Jika aku merunduk, aku tidak bisa melihat arah datangnya bahaya. Barra, ambil jalur kanan menuju area konstruksi jalan lingkar luar yang sepi. Jangan biarkan mereka menjepit kita di area publik!"

Barra mengangguk cepat. Dengan keahlian mengemudi tingkat tinggi, ia membanting setir ke kanan, membuat ban mobil berdecit keras di atas aspal. Dua mobil SUV pengejar di belakang ikut menambah kecepatan, mengejar mereka seperti serigala yang kelaparan.

Brak!

Salah satu mobil SUV menabrak bagian belakang mobil Bentley dengan keras, memicu guncangan hebat di dalam kabin. Nadia terhuyung ke depan, namun dengan sigap lengan kokoh Reynald langsung menarik tubuhnya, mendekapnya erat ke dalam dada bidang pria itu untuk melindunginya dari benturan.

"Barra, lumpuhkan mereka!" perintah Reynald dengan suara menggelegar penuh amarah.

Barra membuka kaca jendela samping, mengeluarkan sebuah pistol taktis peredam suara, lalu menembak secara presisi ke arah ban depan mobil SUV yang berada di sisi kiri.

DOR! DOR!

Ban mobil SUV itu meledak seketika, membuatnya hilang kendali dan berputar beberapa kali sebelum akhirnya menghantam pembatas jalan beton dengan keras hingga memercikkan api. Tersisa satu mobil SUV lagi yang kini melaju sejajar dengan mobil mereka. Kaca jendela SUV itu terbuka, memperlihatkan moncong senjata laras pendek milik pembunuh bayaran profesional yang siap menembak langsung ke arah kursi belakang tempat Chelsea duduk.

Melihat bahaya maut yang mengincar tunangannya, Reynald melakukan tindakan nekat. Ia membalikkan tubuhnya, memeluk seluruh tubuh Nadia dan menjadikannya sebagai perisai hidup di atas jok mobil.

DOR! DOR!

Dua tembakan menghantam kaca mobil Bentley yang untungnya sudah dilapisi material antipeluru kelas satu, menyisakan retakan putih yang besar. Di saat yang sama, Barra membalas dengan tembakan beruntun yang menghantam kaca depan mobil pengejar tersebut, tepat mengenai sang pengemudi. Mobil SUV kedua itu langsung oleng dan menabrak tiang lampu jalan hingga ringsek total.

Keheningan mendadak kembali merayap di dalam kabin mobil yang terus melaju menjauh dari lokasi kejadian.

Reynald perlahan melepaskan dekapannya, menatap wajah Nadia yang berada hanya beberapa sentimeter di bawah wajahnya. Napas pria itu memburu, matanya memancarkan ketakutan yang teramat sangat—ketakutan kehilangan wanita yang kini telah sepenuhnya mencuri hatinya.

"Kamu tidak apa-apa? Katakan padaku kamu tidak terluka, Chelsea!" suara Reynald bergetar, jemarinya menyentuh pipi Nadia dengan sangat lembut, memastikan tidak ada setitik pun darah di sana.

Nadia menatap mata elang Reynald yang kini dipenuhi oleh ketulusan cinta dan kecemasan yang mendalam. Kebekuan hati dendam di dalam diri Nadia runtuh sepenuhnya malam itu. Ia tersenyum tipis, menaruh telapak tangannya di atas tangan Reynald yang berada di pipinya.

"Aku aman, Reynald. Terima kasih... kamu lagi-lagi menyelamatkanku," ucap Nadia dengan tulus.

Reynald mengembuskan napas lega yang panjang, lalu menarik Nadia kembali ke dalam pelukannya, memeluknya dengan sangat erat seolah tidak akan pernah membiarkan bahaya apa pun menyentuh gadis itu lagi. "Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyentuhmu, Chelsea. Baskoro sudah melintasi batas akhir kesabaranku. Besok pagi, dia akan menerima akibatnya."

Nadia menyandarkan kepalanya di pundak nyaman Reynald, matanya menatap retakan kaca mobil dengan kilat sedingin es. Baskoro telah melepaskan peluru pertamanya, dan itu berarti perang ini tidak lagi sekadar perang di atas kertas saham; ini adalah perang hidup dan mati.

Baskoro, Elena... kalian baru saja menggali liang kubur kalian sendiri, batin Nadia kejam. Besok, dengan kekuatan penuh dari modal keluarga Latief dan perlindungan absolut dari Reynald Group, aku akan memastikan kalian merangkak di kakiku untuk memohon ampunan yang tidak akan pernah kalian dapatkan.

Mobil mewah itu terus melaju menembus kegelapan malam, membawa sepasang kekasih yang kini telah terikat oleh takdir dan dendam yang sama menuju medan pertempuran terakhir yang akan mengubah sejarah dunia bisnis kota selamanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!