NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Arum dibuat kesal, Dirinya akan pindah besok dan Rizal belum melaksanakan janjinya yang ingin bersamanya untuk terakhir kalinya

Biasanya Rizal akan datang padanya pada malam hari dan malam ini tidak "Apa mas Rizal udah gak tertarik sama aku?"

Sejak tadi Arum hanya menggerutu saja, sementara itu dikamar lain Rizal tengah sibuk melayani keperluan istrinya

Sejak tadi Hanna merasa gelisah, wanita hamil itu kesulitan mencari posisi yang nyaman untuk tidur dan Rizal terus mendampingi istrinya itu

"Mas pasti keganggu" Ujar Hanna merasa bersalah

"Gak apa-apa sayang! Biar kamu nyaman dulu" Rizal terus mengusap punggung istrinya kadang juga tangan lebarnya berada diperut yang sudah sangat membesar

"Kamu butuh sesuatu?" Tanya Rizal namun gelengan kepala Hanna berikan sebagai jawabannya

"Aku mau dielus-elus aja" Ujar Hanna semakin membenamkan wajahnya di dada suaminya

Rizal menurutinya, pria tampan itu mengusap pelan punggung istrinya itu membuat Hanna merasa nyaman lalu memejamkan matanya

Malam ini Rizal harus menemui Arum agar masalahnya dan wanita itu segera selesai. Ia tidak ingin memiliki urusan apapun lagi dengan wanita bernama Arum

Merasa sang istri telah terlelap, Rizal berusaha menarik diri. Namun saat Hanna merasakan pergerakan suaminya, wanita hamil itu kembali membuka matanya

"Mas mau kemana?"

"Maaf, maaf! Ayo tidur lagi!" Rizal kembali mengusap punggung istrinya itu dan tanpa sadar ia ikut terlelap

"Aku akan membuat rumah tangga kamu hancur mas!" Geram Arum karena Rizal tak kunjung datang

"Kamu yakin baik-baik aja?" Tanya Rizal karena sang istri tengah bersiap untuk ketempat senam

"Iya, lagian ini jadwal terakhir aku buat senam. Persalinan aku sebentar lagi, jadi ini perlu!"

Hanna sudah siap, pakaian olahraga itu mencetak tubuhnya yang begitu menggoda bagi Rizal, rasanya ia ingin menerkamnya saat ini juga

"Ayo!" Hanna melambaikan tangannya didepan wajah sang suami yang sepertinya melamun "Mas"

"Iya maaf, kamu yakin mau pakai itu?" Hanna melihat tubuh bagian atasnya, kausnya memang sedikit ketat, namun bagian celana ia masih mengenakan celana olahraga yang longgar

"Nanti aku ganti celananya di studio!" Jawab Hanna

"Bajunya sayang! Mas gak mau kamu diliatin sama cowok-cowok!" Rizal bersikap posesif

Bagaimana ia bisa membiarkan istrinya menjadi pusat perhatian para hidung belang diluar sana

"Apaan sih kamu mas! Emangnya siapa yang mau tergoda sama perempuan hamil yang gendut kayak aku!"

Hanna hanya menggelengkan kepalanya, menurutnya suaminya ini sangat berlebihan

"Ayo mas! Nanti aku telat loh!" Gerutunya karena sang suami tidak beranjak dari duduknya

Rizal berdiri, mendekat kearah lemari dan mengambil jaketnya "Kamu pake jaket!"

Hanna melongo, jaket ini sangat besar pada tubuhnya yang pendek karena jaket ini milik suaminya

"Ini jaket kamu! Kebesaran dong sama aku!" Gerutunya, namun hanya bisa pasrah saat sang suami memakaikannya ditubuhnya

"Biar perutnya ditutup aja! Nanti princess kita masuk angin!"

Hanna hanya bisa menggerutu dalam hatinya, ia pasrah saja saat kini tubuhnya telah terbungkus sempurna

"Puas?"

Rizal tersenyum lalu mengecup bibir ranum itu sekilas "I Love You!"

Hanna tersenyum, keduanya keluar dengan saling bergandengan tangan. Arum yang melihat itu jelas saja merasa cemburu

Rizal terlihat begitu bahagia bersama istrinya dan sepertinya pria itu melupakan janji mereka

Arum mengepal, melihat bagaimana Rizal begitu perhatian pada Hanna. Terlebih saat mendengar ucapan Warsih

"Ibu kayaknya salah pake jaket, ini kebesaran!" Ujar Warsih saat melihat majikannya itu

"Mbok tanya nih sama si posesif ini! Masa mau olahraga pake jaket" Gerutu Hanna yang sepertinya masih kesal

"Itu tandanya bapak sayang sama ibu, makanya bapak cemburu kalau ibu dilihat sama cowok lain"

Arum semakin mengepal kuat, ia ingin sadar diri, namun rasa cemburu ini tetap saja ada dan membuat hatinya terbakar

"Tau ah" Kesal Hanna

"Udah jangan marah gitu! Biar mas anterin sekarang!" Rizal membelai puncak kepala wanitanya itu dengan lembut

Saat keduanya hendak pergi, tatapan Rizal dan Arum bertemu. Wanita itu terlihat begitu kecewa dan Rizal mengerti itu

Rizal tersenyum saat sangat istri menegurnya lalu keduanya keluar rumah.

Rizal membuka pintu dan Hanna masuk mobil melaju, hingga tiga puluh menit kemudian mobil yang dikendarai Rizal tiba di studio senam

"Kamu pulangnya jam berapa?"

"Gak tau, mungkin siang" jawab Hanna

"Kalau senamnya udah selesai, langsung telepon mas!" Hanna mengangguk lalu turun dari mobil suaminya

"Mas mau kerja kan?"

Rizal mengangguk "Iya, mas mau ngecek proyek"

"Kalau gitu nanti biar aku dijemput sama Ipul aja!" Ujar Hanna tidak ingin merepotkan suaminya

"Ya udah, mas pergi dulu!" Hanna mencium punggung tangan suaminya dan Rizal mengecup kening istrinya seperti biasa

Sementara itu Rizal kembali kerumah dan bukannya bekerja, ia sudah tidak sabar untuk secepatnya tiba di rumah

Terlebih ada sesuatu dalam dirinya yang ingin segera dituntaskan karena tubuh menggoda Hanna pagi tadi

Sesampainya dirumah, kediaman itu terasa sepi. Rizal melangkah menuju kamar Arum. Tanpa mengetuk ia membuka pintu yang memang tidak dikunci

Arum tengah duduk disisi tempat tidur, wanita itu hanya melirik sekilas kearah pintu dimana Rizal baru saja masuk

"Kamu marah?"

"Menurut kamu?" Ketus Arum, wanita cantik itu memalingkan wajahnya

Rizal tersenyum, ia mengeluarkan sebuah kotak beludru dari saku celananya kemudian membukanya dan memperlihatkannya pada Arum

Arum terbelalak, didepannya sebuah cincin berlian yang begitu indah. Kilauan nya bahkan sangat memanjakan mata

"Mas ini?" Arum menatap tak percaya

"Aku minta maaf, sebenarnya aku sudah menyiapkan semuanya jauh-jauh hari. Tapi belum ada kesempatan" Ujar pria itu seraya menarik tangan Arum dan menyematkan cincin berlian itu dijari manisnya

"Kamu suka?" Arum mengangguk antusias, dengan wajah berbinar ia membenamkan dirinya dalam dekapan sang kekasih

"Aku suka, terima kasih mas!"

"Maaf karena beberapa hari ini aku mengabaikan kamu" Rizal mengusap punggung wanitanya itu

Arum menarik dirinya, ia menatap Rizal dengan cairan bening yang sudah membasahi pipinya

"Apa kita tidak bisa seperti ini terus mas? Aku gak masalah kok jadi simpanan selamanya"

Rasanya Arum tidak ingin melepaskan Rizal. Ia sudah terlalu jatuh cinta pada pria tampan ini

"Maaf Arum, bukannya aku tidak mau! Tapi aku ingin memperbaiki rumah tangga aku" Ujar Rizal

Ia sudah bertekad bahwa kebersamaan ini adalah yang terakhir. Dirinya tidak akan menggadaikan keluarganya demi kesenangan sesaat

"Aku akan pastikan kalau semuanya akan baik-baik saja, mbak Hanna tidak akan tahu" Arum memelas namun Rizal mengusap pipinya dengan lembut

"Kamu bisa meminta apapun! Tapi maafkan aku" Rizal mendekat, membubuhkan satu kecupan lembut di kening Arum dan wanita itu memejamkan matanya

"Kita selesaikan ini!" Rizal mendekatkan wajahnya hingga dua belah bibir itu bertemu

Kecupan itu turun pada leher jenjangnya dengan tangan Rizal yang mulai menjelajah. Tali penyangga daster yang Arum kenakan juga mulai ia turunkan

Tubuh Arum sudah terbaring dengan Rizal berada diatasnya "Aku pasti akan merindukan kamu Arum"

Napas keduanya saling memburu, suhu kamar mendadak naik terlebih cuaca diluar sangat terik yang semakin membakar dua insan yang tengah dimabuk kepayang itu

1
Siti Umaroh
mau nyah Hana blik SMA Rizal Thor BKIN mreka bersatu lgi
Eva Safitri: Tapi banyak yang gak setuju
total 1 replies
cinta semu 2
🤣🤣bos koplak ...bikin kopi aja kasih tutorial...
Oma Gavin
hidup hanna keluar dari macan ompong cuma doyan selingkuh masuk kandang buaya darat hobby menindas
Siti M Akil
mantan ada² aja kelakuan mu
Oma Gavin
wah hanna ketemu mantan kelihatannya jodoh yg tertunda sudah dipertemukan
Oma Gavin
intinya jgn mau balikan sama rizal menjijikan sudah celap celup arum bisa kena penyakit kelamin kan arum lobang nya banyak yg celup tinggal tunggu waktu arum krna hiv
Lee Mba Young
Males banget peran wanita nya gk badas mlh menye menye. masih mau juga ngurusin laki tukang selingkuh. mnjijik kan. mlh kelihatan murahan Hana nya.
Lee Mba Young
🤣🤣 Hana terlalu bucin mkne smpe Gila di selingkuhi.
ngapain juga ngurusin laki bgitu kl Aku mah bodo amat.
Aku dah ngrasain kok dan gk sebucin itu ma laki.
di khianati tambah sukses bukan mlh Gila Dan gk bisa move on plus plenger.
Oma Gavin
jgn pernah memaafkan perselingkuhan itu udah penyakit dan pastinya kedepan akan terulang jadi tetap tegas dan lanjutkan perceraian
Lee Mba Young: Hana kn bucin jd goblok pol masih mau ngurusin laki bgitu.
total 1 replies
stela aza
bertele-tele si Hanna 🤦🤦 maaf y Thor jujur ceritanya membosankan,,, stuck di situ trs kaya novel tetangga ceritanya kaya gini ,,,udh gitu penulisnya anti kritik dr pembaca ,,, padahal kritik itu bagus bagi para penulis agar karyanya lebih baik lagi ,,, tapi ada sebagian penulis yg g mau di kritik bahkan yg lebih parah lagi si penulis memblokir orng yg mengkritiknya 🤦🙏
Cha Libra: bner bnget ..pdhal kritikan itu bagus jdi s penulis bisa lbih memperbaiki lagi ,,lbih tau d mna letak certa yg d bkin kurang bagus atau kurang sreg bagi s pembca
total 1 replies
Anonim
BUNUH RIZAL ANJING... DEMI APAPUN
Anonim
BUNUH RIZAL... BUNUH DIA...
Lee Mba Young
Bagus jng mau balikan, lagian dah pernh niduri wanita lain jijik banget lah dpt bekasan.
Cha Libra
jngan ampe blikan lagi Thour .udh celup² ma jalang masih mau blikan
Oma Gavin
buang sampah pada tempatnya jgn pernah dipungut lagi
Lee Mba Young
iya lah kl masih mau rujuk naman ya bodoh. laki selengki kok mau rujuk najis banget.
Oma Gavin
jangan sampai jalan cerita nya hanna rujuk sama rizal menjijikan sudah celap celup sama arum
Oma Gavin
udah melek matamu rizal suami lucknut goblok ngga ketulungan perempuan murahan seperti arum kamu jadikan selingkuhan sekarang nikmati saja penyesalan mu sampai mati hanna TDK akan lagi memaafkan dan kembali sama kamu
Siti M Akil
cinta ttpi selingkuh 🤣🤣
Oma Gavin
menjijikan jgn percaya bu dgn air mata buaya Rizal, semoga jodoh Hanna dokter Rama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!