~ Seorang Ahli kimia abad 21 bernama Aurora dengan kecerdasannya dapat meracik berbagai macam obat medis maupun tradisional, membuatnya merasakan kesuksesan diusia muda, namun orang-orang disekitarnya merasa iri dengan kesuksesannya itu, begitupun dengan ibu dan saudara tirinya yang selalu berusaha menghancurkan hidup Aurora bagaimanapun caranya, namun usahanya tidak pernah berhasil, hingga pada suatu ketika sebuah tragedi menimpanya, membuat rohnya melewati lorong waktu ke abad 14 ke zaman Dinasti Ming.
Aurora yang dinyatakan meninggal dunia kembali dihidupkan di zaman yang berbeda di masa lampau, rohnya memasuki tubuh seorang permaisuri buruk rupa yang diasingkan pangeran Dinasti Ming yang juga seorang pangeran kutukan.
Bagaimanakah kisahnya menjalani kehidupan keduanya? Adakah cara untuknya kembali ke zamannya? Atau mungkin ia akan menetap disana hingga akhir?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yeni Sw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa Disana??
Pagi hari burung berkicauan, matahari sudah menembus jendela membuat Fangyin mengerjapkan matanya, samar samar ia melihat ke sekelilingnya, tersadar bahwa ia sudah berada di kamarnya.
"Kenapa aku disini?? Bukankah semalam aku tertidur di luar??" Fangyin merasa heran dengan keberadaannya di kamarnya "Apa aku berjalan sendiri ya?" Fangyin terus mengingat apa yang terjadi tadi malam, namun tak ada ingatan apapun kecuali ia tertidur di bawah pohon dengan menatap langit.
Terdengar suara langkah kaki berjalan ke arahnya, terlihat seorang gadis yang tak lain adalah Xian mei membawakannya makanan
"Nona kau sudah bangun…..ini ku bawakan sarapan untukmu, makanlah ini masih hangat" Xian mei meletakan nampannya di dekat meja, Fangyin hanya tersenyum padanya.
"Terimakasih Xian mei, emm dimana Lian cheng?" Tanya Fangyin
"Tuan Lian cheng pergi membantu ayah membawa barang ke pasar, tadi dia bilang tidak tega membangunkanmu jadi aku juga tidak membangunkanmu" jawabnya
"Oh, Xian mei pagi ini aku ingin berenang ke sungai apa kau mau mengantarku?"
"Tentu saja nona tapi makanlah dulu, aku membuatnya untukmu" Xian mei menyodorkan makanan itu padanya.
"Ah baiklah, kau baik sekali" Fangyin langsung melahapnya dengan cepat "Masakanmu enak sekali Xian mei" Xian mei tersenyum lebar ketika Fangyin memuji masakannya
"Benarkah?" Fangyin menganggukkan kepalanya dengan mulut penuh makanan.
"Jika di Istana masakannya seperti ini setiap hari aku bisa-bisa gemuk!! " Ucap Fangyin sambil terus memasukkan makanannya ke mulutnya
"Istana? Apa kau seorang prajurit nona?" Tanya Xian mei yang kebingungan dengan yang dikatakan Fangyin
"Emm sebenarnya aku seorang permaisuri di kerajaan Ming, aku istri dari pangeran Dong ming" Seketika Xian mei membulatkan matanya, ia langsung berlutut di hadapannya
"Maafkan aku permaisuri, aku tidak mengenalmu" Ucap Xian mei menunduk
"Bangunlah Xian mei kau tidak perlu seperti itu, anggap saja aku orang biasa karna disini aku tidak ingin diketahui siapapun, kau jangan ceritakan ini pada siapapun ya"
"Baiklah permaisuri"
"Hey panggil aku nona saja seperti sebelumnya, kau ini setelah tau identitasku malah berubah aku tidak suka itu!!" Fangyin mengerucutkan bibirnya
"Baiklah nona" seketika Fangyin langsung tersenyum mendengarnya
"kau tunggu aku di luar, setelah selesai makan kita ke sungai" Xian mei pergi meninggalkan Fangyin yang sedang makan.
.
.
.
***
.
.
.
"Apa masih jauh sungainya?" Fangyin mengelap ketingat di dahinya, terlihat wajahnya mulai bosan karna berjalan
"Sebentar lagi sampai nona" ucap Xian mei, tak lama terdengar suara gemercik air yang jatuh dari atas gunung "Itu nona sungainya disana!!" Xian mei menunjuk ke arah air terjun di depannya
"Let's go kita kesana!!" Fangyin langsung berlari ke arah air terjun itu, karna terlalu senang melihat keindahan air terjun di hadapan matanya, ia langsung membuka sebagian bajunya dan menceburkan diri berenang di air yang jernih itu, sementara Xian mei di belakangnya kebingungan dengan apa yang baru saja Fangyin katakan.
Let's go?? Bahasa apa itu? Nona sangat aneh, senang sekali melihat air, seperti tidak pernah melihatnya saja. Batin Xian mei
Akhirnyaaa Aku bisa refreshing juga,...sudah lama sekali aku tidak bermain air, ahh aku akan berenang lebih lama disini, airnya sangat segar dan jernih!!!
Fangyin terus memainkan airnya asik sendiri, sementara Xian mei hanya memperhatikannya dari jauh duduk di atas bebatuan.
"Xian mei apa kau tidak mau berenang?" Teriak Fangyin di bawah guyuran air terjun itu
"Tidak nona aku sudah mandi" sahut Xian mei
"Oh yasudah kau pulang saja aku ingat ko jalan pulangnya! Kau akan bosan menungguku nanti!" Teriaknya kembali
"Tidak nona, lanjutkan saja aku akan menunggu disini"
Fangyin terus bermain dengan air hingga 2 jam lamanya, sementara Xian mei karna merasa bosan ia tertidur di bebatuan itu
Jika aku berteriak tidak akan ada yang mendengarnya bukan? Aku ingin berteriak!
"Heeeeeeeey…..oooiiiii….." haha tentu saja tidak akan ada yang mendengar ini kan hutan
"Ayahhh…...Lin Lin…...Aku merindukan kaliaann!…...Cheng Cheng!!" haha aku seperti orang gila saja!
"Dong ming…....aku membencimuuu!!!! Kau menyebalkaaaaan!!!! Heyyyy aku ingin pulang, aku ingin pulaaaaang!!!" Fangyin terus berteriak hingga terdengar ada suara mendekat ke arahnya dari semak-semak, membuatnya berhenti untuk berteriak
"Siapa disana?" Fangyin menoleh ke semua arah, mencari sumber suara, ia mengenakan pakaian lengkapnya lagi dengan membawa belati di tangannya
"Berani-beraninya mengintipku mandi!!!"
Fangyin terus mencari sesuatu di semak-semak, sekelebat bayangan muncul di belakangnya, Fangyin langsung menoleh namun tak ada siapapun
"Hey keluarlah!! Jangan jadi pengecut!!" teriak Fangyin yang merasa geram, tak lama seseorang di balik pohon keluar dengan menggunakan pakaian penutup yang menutupi wajahnya.
"Siapa kau?" Tanya Fangyin pada orang tersebut, orang itu terus mendekat ke arahnya "Jangan mendekat atau belati ini akan melukaimu!!" ancam Fangyin, namun lelaki itu terus saja mendekat dan setelah mereka saling berhadapan lelaki itu membuka penutup wajahnya hingga membuat Fangyin membulatkan matanya
"K, kauu… " Fangyin melepaskan belatinya begitu saja karna terkejut dengan seseorang di depannya, ia memundurkan langkahnya ke belakang dengan perlahan.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hallo mentemen!! maaf baru up lagi 😁 gimana penasaran ga siapa orangnya?? 😁