NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Dokter Tampan

Mengejar Cinta Dokter Tampan

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Romantis / Cintamanis / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:199.2k
Nilai: 5
Nama Author: umi ayi

"Aku lelah, aku lelah mengejar dan mengemis cinta mu. Mulai sekarang aku akan berhenti, berhenti mengharap cinta yang tidak mungkin bisa ku gapai".

Amanda, seorang gadis muda yang terjerat cinta seorang dokter, cinta nya bertepuk sebelah tangan, namun ia tidak menyerah untuk bisa mendapatkan cinta itu. Berharap suatu saat nanti cinta itu akan membalas cintanya.

Akankah manda bisa mendapatkan cinta itu? atau hanya akhir yang menyakitkan karena cinta tak kunjung terbalas?

Nantikan kisahnya di "Mengejar cinta dokter tampan"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umi ayi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

"Akhirnya mereka tidur juga".Manda menghela nafas sembari memperhatikan vano dan Vino tertidur. Seharian ini ia menghabiskan waktu bermain bersama kedua anak tampan itu. Nampak jelas wajahnya vano dan Vino yang terlihat lelah dalam tidurnya. Bagaimana tidak, mereka sangat aktif dan tidak kenal lelah. Manda dan sania yang kewalahan mengikuti mereka.

"Makasih banyak ya manda, kamu udah jagain vano dan Vino. " Ucap Almira berterima kasih pada manda yang sudah mengurus dan menjaga kedua putranya. "Tante juga, pasti kalian sangat lelah" sambung Almira sembari menatap Manda dan sania.

"Gak kok kak, justru aku tuh senang banget main sama mereka, mereka sangat menggemaskan" Sahut manda tersenyum senang, ia memang sangat senang bisa bermain dengan kedua putra Almira, ia sangat menyukai anak-anak.

Pembicaraan mereka berlanjut panjang sembari menunggu vano dan Vino bangun, juga menunggu Irfan datang untuk menjemput. Irfan sudah berpesan bahwa dia akan menjemput Almira dan anak-anak, jadi Almira menurut untuk tetap menunggu dirumah sania, bisa saja ia pulang duluan tapi ia sangat menghormati dan menurut apa perintah sang suami. Berhubung hari sudah sore, sania mengajak Almira juga manda menyiapkan makan malam, supaya mereka bisa makan malam bersama.

"Aku kerjanya memperhatikan saja ya kak? soalnya aku gak bisa masak. " Ucap manda tersenyum memamerkan gigi putih nya. Dia saat sania dan Almira menyiapkan bahan makanan ia hanya diam memperhatikan karena ia memang tidak mengerti dan tidak tahu memasak. Seumur-umurnya ia belum pernah memasak.

Almira tertawa kecil mendengar ucapan manda, "Ya udah kamu bantu kakak ambilkan bahan-bahan aja ya." Sahut Almira tersenyum.

Dengan semangat amanda setuju. Ia memperhatikan dengan telaten dan lihai nya Almira memotong daging juga sayuran. Ia berfikir bahwa itu sangat mudah dan meminta untuk menggantikan Almira.

"Biar ku coba kak, seperti nya gampang. " Ucap manda.

"Kamu yakin? " Sahut Almira merasa tidak yakin, tapi ia tidak mematahkan keingintahuan manda, ia memberi kesempatan untuk manda mencobanya.

Baru saja manda mengayunkan pisau ke daging, ia sudah kepayahan. Daging yang ia potong sedikit hancur, tidak seperti manda yang memotong daging dengan rapi dan baik.

"Kok bisa seperti ini? Apa pisaunya kurang tajam? " Ucap manda heran dengan kerjanya.

Sania tersenyum geli melihat manda.

"Bukan pisaunya yang tumpul manda." Sahut Almira tertawa geli melihat bentuk daging nya.

"Ya udah deh, sepertinya ini is not pasion" Sambung manda sembari meletakkan pisau dan kembali ke tempat duduknya tadi.

Almira hanya menggeleng mendengar ungkapan manda yang menurutnya lucu. Ia jadi teringat akan dirinya dulu. Ia juga tidak bisa memasak, bahkan suaminya lah yang sering memasak untuknya.

"Melihat manda aku jadi teringan aku yang dulu tan. " Ucap Almira sambil melanjutkan kerja nya.

"Tante juga melihat seperti itu al" Sahut sania tersenyum serta tertawa kecil.

"Kenapa kak? " Tanya manda penasaran.

"Kakak dulu juga tidak bisa memasak. " Sahut Almira.

"Benarkah? Tapi sepertinya kak al sangat jago. " Balas manda tidak percaya.

"Beneran, dulu kakak sama sekali tidak bisa masak. Suami kakak dan juga tante sania yang mengajarkan kakak hingga bisa masak seperti sekarang." Sahut Almira.

"Suami kakak bisa masak? " Tanya nya merasa tidak percaya.

"Iya, dia sangat jago. " Sambung Almira.

"Wauuuu... keren sekali" ucapnya excited. "Kalau kak Julian jago masak juga tan? " sambung manda.

"Kenapa tanya Julian? kamu berharap dimasakin Julian ya..!" Goda Almira pada manda membuat manda tersenyum kaku.

Memang benar, ia membayangkan jika Julian memasakkan sesuatu yang spesial untuknya. Sedangkan ia hanya menunggu sambil memperhatikan Julian yang sedang memasak, dan itu menurut nya sangat cool saat Julian berada di depan kompor.

"Kamu membayangkan apa? " Goda Almira menyenggol lengan manda.

Manda yang sadar langsung malu karena kepergok. "gak, gak bayangin apa-apa kok. " Elak manda tersenyum. Ia tidak mau mereka tahu jika saat ini ia sedang membayangkan Julian.

"Julian bisa masak sih, tapi gak jago, sekedar masak nasi goreng bisalah. " Sahut sania tertawa kecil. Julian sama seperti Danu, ia sibuk dengan dunia kerjanya mana sempat untuk ke dapur sekedar melihat sang istri memasak.

"Assalamualaikum" Ucap seseorang memberi salam.

"Waalaikumsalam" sahut mereka kompak.

"Wah, panjang umur tu doa, baru aja di omongin" Sambung almira.

Julian yang masuk rumah langsung saja menuju dapur dan salim mencium mama nya. Ia juga menyapa almira.

"Kamu disini al? mana jagoan? " Tanyanya sembari mengambil segelas air kemudian meneguknya. Ia sama sekali tidak melirik arah manda yang sedari tadi berharap di sapa.

"Ada dikamar, tidur. " Sahut almira.

Julian melangkahkan kakinya hendak pergi meninggalkan dapur namun manda mencegahnya.

"Kak, panggil manda namun Julian tetap melangkahkan kakinya seolah ia tidak mendengar panggilan manda.

"Budeg" gumam pelan manda kesal, namun masih bisa di dengar oleh Julian. Ia tidak peduli dan tetap melanjutkan langkahnya.

"Maafin Julian ya manda, tante gak enak sama kamu karena sikap Julian. " Ucap sania sesal karena Julian bersikap cuek dan acuh pada manda.

"Gak apa-apa kok tan. " Sahut manda tersenyum.

"Jangan di ambil hati ya manda, Julian memang seperti itu, datar, judes. Kakak saja sering ia marahi juga diceramahin sama dia. " Sambung almira menjelaskan bagaimana sifat Julian yang datar dan rewel.

"Benarkah? " Sahut manda penasaran.

Almira hanya mengangguk membenarkan.

Terdengar suara Vino menangis, almira langsung mencuci tangan dan hendak langsung menyusul anaknya. Namun manda mencegah almira, ia menawarkan jika ia akan menenangkan vino.

"Biar aku aja yang lihat vino kak. " Ucap manda dan langsung bangkit dari duduknya kemudian berlari menyusul dimana vano dan vino tidur.

Manda menarik handle pintu dan masuk, ternyata ada Julian disana. "Eh, ada kak Julian. " Ucap manda tersenyum.

Julian menoleh saat manda menegurnya, ia yang menggendong vino menenangkan mengernyit heran kenapa manda yang datang.

"Ngapain kamu kesini? " Ketus Julian tidak suka.

"Aku cuma mau liat vino kok. " Sahut manda yang berjalan mendekat. Ia langsung mengambil vino dari gendongan Julian, dan ajaibnya vino langsung diam saat berada di gendongan manda.

"Cup cup cup sayang" Manda menepuk nepuk pundak vino menenangkan.

Julian merasa takjub juga heran, kenapa vino bisa diam saat bersama manda, padahal jika saat bersamanya sangat susah membujuk vino.

"Kamu bisikin apa sama vino hingga dia diam? " Penasaran Julian sebab ia melihat manda membisikkan sesuatu pada vino. Ataukah manda membacakan mantra hingga vino diam. Ah pikiran julian kacau, bisa-bisanya dia berpikir sampai kesana, emangnya manda penyihir.

"Bagaimana? deal kan? " Tanya manda dengan berbisik pada vino dan seketika vino tersenyum lebar dan itu membuat Julian semakin penasaran.

"Aku juga mau. " Sambung vano menimpali.

Manda tertawa melihat vano yang baru bangun langsung nimbrung omongannya bersama vino.

"Aneh." Gumam Julian memperhatikan heran.

Bersambung.

1
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Raudhatul Jannah Lubis: makasih banyak kak 🙏
total 1 replies
Renesme
Bagus 👍👍
sri afrilinda
akhirnya happy ending😍💪
pejuang rupiah😶‍🌫️
alur ceritanya kurang greget,
V
ceritanya seru
Desmeri epy Epy
lanjut thor
Mar lina
hamil
kayak nya
Desmeri epy Epy
lanjut thor
Desmeri epy Epy
klu Julian meninggal ceritanya tidak seru dong thor.
Mar lina
jangan berprasangka buruk dulu
para pembaca...
pasti itu bukan julian...
lanjut thor ceritanya
Desmeri epy Epy
lanjut thor
Mar lina
gpp kak...
terimakasih sudah up
di tunggu kelanjutan nya
Mar lina
lanjut thor
ceritanya
semoga tripel up...
Mar lina
semoga bukan manda
yg donorin...
semoga Manda hamil
Resa Novi
jngn bilang manda yg donorin hatinya buat kiara thor aku gk ikhlas😔
Raudhatul Jannah Lubis: stay tune terus kak ☺
total 1 replies
dika edsel
nahloh manda akhirnya mundur pergi kan, menyesal.. menyesal deh loh..nangis sono dipojokkan..!! eh jd kepo siapa yg donorin hati buat kiara yah..,jgn2 manda..??? aneh ajah knp kebetulan sekali,manda pergi dan kiara lgsung dpt pendonor?? tebak2 buah manggis thor he..he..
Raudhatul Jannah Lubis: hehehe🙂
nantikan kelanjutan ya ☺
total 1 replies
Resa Novi
buat manda pulang ke korea thor,greget sama laki kayak julian mending minta cerai aja
Mar lina
kabur yg jauh
Manda...
Dasar suami plin plan...
nyesel belakang Julian...
Ariany Sudjana
semoga ada yang tolong manda
Mar lina
bawa Manda pergi jauh
lucky, biar julian tau rasa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!