NovelToon NovelToon
Anomali Rasa

Anomali Rasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:67k
Nilai: 4.6
Nama Author: Osi Oktariska

Pertemuan Angga dan Ocha memang takdir. Kepribadian mereka yang saling bertolak belakang, membuat keduanya makin dekat dari hari ke hari. Hanya saja bayangan masa lalu Ocha seakan membuat tembok besar di antara keduanya. Juga perasaan Angga yang belum bisa sepenuhnya menyukai Ocha. atau ... memang itu cara Angga menyukai Ocha?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Osi Oktariska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 20 Kekasih Baru Nova

Ponselku bergetar. Tanganku menjulur dan membuka mata saat layar tersebut menampilkan wajahku sendiri. Ini panggilan video, dan nama di layar itu yang membuatku langsung tersenyum.

"Pagi," sapa ku sambil menyapu wajah dan merapikan rambut yang acak-acakan.

Wajah Angga terlihat sumringah, senyum khasnya membuat aku malah salah tingkah jika terus ditatap begitu.

"Baru bangun ye. Masih bau," katanya terus gencar meledekku.

"Bau wangi, kan. Kamu aja nggak tau walau aku tidur tetep wangi." Aku lantas menyalakan lampu agar wajahku dapat dilihat jelas olehnya.

"Ye ... waktu itu kita tidur bareng malah olahraga dulu, kan, sebelum tidur."

"Ih ... dasar masih inget aja. Semalam pulang jam berapa? Ditungguin juga, nggak balas chat aku." Aku mulai memasang wajah teraniaya dan sedih.

"Yang enak mah inget terus. Iya, maaf. Selesai malam banget. Lagian udah di balas itu, kan?"

"Masa sih?" Aku lantas memeriksa ponsel dengan panggilan yang masih terjeda. Lalu tersenyum saat membaca balasan pesan darinya. Rupanya saat dia pulang sudah hampir tengah malam.

Layar kembali kuarahkan ke panggilan video. "Hehe. Oke deh. Ay udah mandi? Nanti jemput," rengekku dengan logat mirip anak kecil.

"Siaap tapi bawain bekel ya."

Setelah telepon dimatikan, aku melempar asal gawai ke atas kasur. Menggeliat sambil menguap, sepertinya aku butuh kopi sebelum berangkat. Lalu segera beranjak, mandi.

_________

"Pagi ...," sapa Nova yang sudah duduk di meja makan dengan seorang pria. Mereka sedang menikmati sarapan.

"Pagi. Apa nih?" tanyaku menatap meja makan. Padahal aku tau kalau itu nasi uduk. Pertanyaan itu sebenarnya aku tujukan ke pria di samping Nova sekarang. Tapi aku merasa risih jika harus menatapnya. Entahlah, sepertinya aku memang memiliki syndrome anti bertemu orang baru.

"Sarapan dulu, Cha. Nih Yudi bawain nasi uduk." Nova terlihat sumringah pagi ini. Oh, jadi dia yang membuat Nova sering melihat ponselnya dan senyam senyum sendiri.

Aku menarik kursi yang ada di depan Nova. Meja makan menjadi penghalang kami. Tidak langsung menyantap sarapan di depan seperti mereka, aku malah hanya memperhatikan dua sejoli itu yang tengah di mabuk asmara. Memuakkan. Karena melihat adegan 17+ di depan, aku segera membuat kopi.

Dua sendok kopi kutuang ke cangkir, sambil menunggu air panas, aku terus merutuki Nova dan Yudi yang sedang bermesraan di meja makan.

"Orang pacaran segitunya apa? Perasaan aku biasa aja. Apa belum sampai tahap itu, ya? Ckckck." Aku terus menggerutu pelan. Aroma kopi mulai tercium. Terpaksa aku kembali ke meja makan.

"Makan dulu 'kan, Cha?" tanya Nova sambil memeluk Yudi yang duduk di sampingnya.

"Enggak laper," sahutku sinis.

"Eh, Cha, pemandangan di luar tadi pagi bagus banget tau. Uh, kapan-kapan mesti lihat kamu."

"Kan elu yang punya jendela di kamar!" Aku mulai menaikkan nada bicara karena sebal melihat tangan jahil Yudi di sekitar tubuh Nova.

Aku tau, itu hak mereka. Tapi kenapa harus di depan orang lain?

"Kalian kenal di mana?" tanyaku datar.

"Oh iya, kalian belum kenalan resmi, kan? Sayang, ini Ocha, temen yang aku ceritain itu loh. Cha, ini Yudi, pacar baru gue."

"Nggak usah pakai perkenalan resmi, basi tau, Nov." Yudi yang hendak mengulurkan tangan padaku lantas terlihat kikuk saat aku langsung menolak hal itu.

"Ye, elu jutek banget. Lagi berantem sama Angga." Kembali panggilan 'elu gue' kami sisipkan. Kadang jika suasana hatiku buruk, kata itu sangat enak untuk diucapkan memang.

"Dih, kenapa bawa-bawa Angga?!"

"Gue tau, elu uring-uringan, kan, dia semaleman nggak ada kabar. "

"Sok tau lu!" Aku melirik jam di pergelangan tangan. "Udah, ah. Gue mau berangkat."

"Eh, bareng nggak? Yudi bawa mobil nih."

Aku beranjak setelah menghabiskan kopi milikku. "Nggak usah. Gue dijemput Angga!"

"Eh, Cha! Ocha! Tungguin ih. Bareng turunnya!" Nova terus memanggil namaku, tapi aku terus berjalan ke pintu sambil meraih sepatu. Saat pintu dibuka, aku terkejut melihat Angga sudah ada di depan.

"Loh, kok ay tau aku di kamar ini?" tanyaku bingung.

"Si Once. Kan semalem udah kasih tau kamarnya yang mana."

Nova lantas menyusul ku bersama Yudi. Dia masih menggerutu karena sikap tidak bersahabat yang kulayangkan pada kekasihnya.

"Eh, Angga, kenalin nih. Cowok gue, namanya Yudi. Sayang ... Ini Angga pacarnya Ocha." Kedua pria itu lantas saling berjabat tangan. Aku hanya diam lalu menggandeng Angga pergi. Nova dan Yudi juga mengekor pada kami menuju lift.

"Nyebelin banget Nova ay, sama cowoknya tuh," bisikku.

"Ngapa lagi sih ni anak banyak banget yang disebelin," cetusnya seolah berbicara sendiri.

"Pacaran di depan aku tadi. Ih bener-bener nggak tau malu."

"Lah ya nggak apa-apa, 'kan dunia juga luas, ay."

"Ih tapi 'kan, Ay. Nggak gitu juga. Masa di depan orang cium ciuman gitu. Kita aja nggak pernah."

"Ay, sirik kali. Iri gitu nanti tak cium kamu depan mereka!"

"Ih, Ay! Malah ikutan mereka! Pokoknya aku nggak suka. Feeling aku, mereka bakal sering tuh di sini berduaan. Astaga, bayangin aku harus ada di antara mereka." Aku terus menyerocos sepanjang koridor, sementara Angga hanya mendengarkan sambil sesekali menyahut.

1
falea sezi
tolol di perkosa ya lapor polisi visum kok malah kabur enak. pelaku nya donk tolol nya ne cwek
Sari Tulus Pinasti
lanjut thor
Sari Tulus Pinasti
Ya Allah,,, angga
Sari Tulus Pinasti
karyamu endolbahenol thor
ini yang ke 3 dari karyamu,,, 1,2 ud aku babat habis smua
masih penasaran dengan smua jalan ceritanya
novalinda manullang
dah 2 th nunggu
novalinda manullang
mba osiiii...
Smile Sll
Thor cerita anomali rasa pa pindah lapak ya?kalo iya pindah di lapak mana ya?
aprilia adhani
hett si oncee 🤣🤣🤣
aprilia adhani
kok mentok sini thor.??? up dong.. bagus bgt ini cerita nya..
Dnarsyd
kata"nya kok gue kamu sih gaenak di baca jadinya
Naniya fannonna shiners
semangat kakak author. ditunggu up selanjutnya yup😘

salam dari "UNSEEN."
mamah wangda
gada nextnya ya?????
Lyde
tor g dilanjut kah?
Noen Inon
suka sama critanya, sperti kehidupn nyata, terjebak dlam cinlok.. gk bnyak hayalan / imajinasi, tp lama bnget update kelnjutan critanya.. ✌✌✌✌ semangat buat author..
Tenny Halona
thor lanjut hmm
All
tang... elu ilang ke mana?
Smile Sll
duuuuh nunggu nunggu kelanjutannya niiiih g sabar
Osi Oktariska
Hai teman - teman sesama penulis. saya mau membahas tentang spam promo cerita kalian di sini ya. Kenapa kalau ada yg spam promosi cerita, nggak saya gubris, malah dulu sering saya laporkan agar postingan itu hilang, karena bagi saya (mungkin hanya saya saja.) komentar itu sangat mengganggu.
mungkin kalian ngga terima ya, sama statemen saya, "namanya org lg usaha promosi ya udah lah biarin aja"

menurut saya nggak bs gtu dong. namanya org promosi itu alangkah baik nya tdk mengganggu lapak org lain. apalagi di cerita saya wlw dgn embel2 kalian sudah vote komen like, (yg entah betul dilakukan atau tdk, ya) Buat saya, akun saya, lapak saya itu bagai rmh kedua. kalau saya sedang komenan atau pembaca komen ttg crta saya, tiba2 ada yg komen promo crtanya sendiri, jujur saya terganggu dgn hal itu. karena menurut saya, apa yg kalian lakukan itu nggak baik. prinsipnya gini ya, kalau saya melakukan sesuatu hrs fair, hrs win win. kalau kalian promo dgn cara spam, itu artinya kalian mementingkan kepentingan kalian, tp memperdulikan kepentingan org lain. saya tau, promosi cerita sndri itu sulit, tp bukan berarti kalian mengizinkan diri kalian untuk spam hal tersebut dan mengganggu kepentingan yg di spam.
Nayla Husna: permisi izin promo ya kak

aku baru aja belajar bikin cerita,jadi maaf banget kalau ceritanya kurang menarik

kalau ada kritik dan saran boleh ditulis di komentar ya,nanti sebisa mungkin aku bakal ganti ceritanya sesuai dengan kritik dan saran kalian semua

"Kisah Cinta Yang Bertepuk Sebelah Tangan"

terimakasih kakak kakak
total 2 replies
who.am.i???
mbak.. beneran.. aku exited banget loh sama ini cerita... sering2 up ya mbak aku doain semoga kerjaan lancar serta banyak ide dan waktu luang buat bikin cerita ini dan yg lainnya... aku sukaaa😅
who.am.i???: suka karakter seorang angga wkwkwk
total 2 replies
Indah Pratiwi
mau dibawa kmn kah cerita ini sm mbak Osi?
Indah Pratiwi: mbakk...mbak Osi... yuhuuu...
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!