NovelToon NovelToon
Married With Pilot

Married With Pilot

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:18.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: cherryblossom

Squel dari Found Love in Kyoto.
Namun, ada yang tidak di sangka. Anthonino menemukan sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah ia temui seumur hidupnya. “Sayang?” tanyanya, ia mengerutkan keningnya, mata birunya memandang seluruh wajah Keiko.

“Are you virgin?” tanya pilot itu.

Hening sejenak. “Yess, i’am,” jawab Keiko.

“Shit!”

Ikuti kisah cinta Yamada Keiko yang manis.

Yamada's lover


⚠⚠⚠ SKIP BAGIAN YANG BERTANDA MERAH BAGI YANG BELUM CUKUP UMUR.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cherryblossom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Itu lagu cinta

Keiko sedang membaca partitur musik di atas kertas yang ia pegang, sesekali ia memejamkan matanya seolah sedang membayangkan not-not yang tergambar di atas kertas. Setelah beberapa kali mengulangi hal yang sama ia menutup lembar partitur musik di tangannya sambil mengomel.

“Mengapa mendadak sekali?” gerutunya pada Sarah dan Lelya yang berdiri di sampingnya.

Sebuah stasiun televisi di New York mengundangnya untuk tampil di sebuah variety show, bukan hanya untuk berbincang namun juga untuk menunjukkan kepiawaiannya memainkan piano, Keiko sedikit merasa tidak percaya diri karena minimnya persiapan, ia bahkan berulang kali telah memanggil kakeknya untuk meminta pendapat kakeknya, ia sempat bimbang dengan pemilihan lagu yang akan ia bawakan.

Belum lagi acara itu juga akan memberikan tantangan yang harus Keiko pilih, Keiko akan didaulat untuk menyanyikan sebuah lagu. Tidak masallah bagi Keiko, ia hanya harus memilih lagu yang tepat agar penampilannya sempurna.

“Kau pasti bisa aku yakin Kei,” Lelya memberikan semangat.

“Tapi bernyanyi, ini benar-benar konyol, kenapa manajemen menerima begitu saja?”

“Ini kesempatanmu tampil di stasiun televisi Hollywood tentu saja manajemen menyetujui.”

“Sepertinya aku harus berterima kasih pada Laurent yang langsing,” sarkas Keiko, ia tampak sangat kesal pada Laurent manajernya yang bertubuh gemuk itu.

Sarah dan Lelya tentu saja tertawa mendengar kata kata sarkas yang ieluar dari mulut Keiko.

“Kurasa aku ingin menyanyikan lagu Jepang yang di nyanyikan oleh Olivia oneesan,” tiba tiba saja ide itu muncul di otaknya.

“Tapi bukankah itu lagu dalam bahasa Jepang Kei?” Sarah bertanya.

“Hmmm, ku rasa aku ingin mengenalkan pada dunia, bahwa lagu ciptaan musisi jepang juga layak berada di dengarkan di Amerika,” jawab Keiko.

Keiko meraih ponsel miliknya yang terletak di atas meja di depannya, kemudian ia mengirim pesan teks pada Takumi, orang yang menciptakan lagu yang pernah di nyanyikan Oleh kakak iparnya Olivia dan Keiko sendiri yang menggiring Olivia bernyanyi dengan pianonya.

Tidak berapa lama Takumi memanggil Keiko melalui ponselnya dan mereka terlibat dalam pembicaraan cukup panjang, Keiko mengisyaratkan kepada Sarah untuk memberinya pensil dan kertas.

Kemudian dengan serius Keiko mulai menggambar susunan partitur musik di atas sebuah kertas, wajahnya tampak sangat serius dan jari jemarinya terus menggerakkan pensilnya, sementara ponselnya ia jepit di antara pundak dan telinganya. Sesekali Keiko tertawa lepas di sela-sela obrolannya bersama Takumi, ia bahkan tidak menyadari kehadiran Anthonino yang sedari tadi berdiri di depannya memperhatikan Keiko dan kertas berisikan partitur musik buatan keiko.

“Takumi-kun aku akan mengirimkan hasilnya, kau tolong koreksi jika ada yang masih kurang,” kata Keiko menggunakan bahasa Jepang.

Takumi, “......”

“Hai hai, arigatou Takumi-kun,” Keiko menjawab. Kemudian ia mengambil ponselnya dan membidikkan kameranya ke arah lembar partitur musik, lalu mengirimkan kepada Takumi melalui pesan singkat.

Ketika Keiko mendongakkan kepalanya ia nyaris terlonjak karena di depannya, Anthonino sedang memandanginya dengan tatapan mata penuh kasih sayang.

“Hubby, sejak kapan kau di situ?” tanya Keiko sambil meletakkan ponselnya.

“Kau serius sekali cintaku.”

“Aku harus belajar, besok malam aku harus tampil di sebuah acara reality show.”

“Oh ya? Kau tidak memberitahu jadwalmu padaku?” kata Anthonino sambil duduk di kursi tepat di depan Keiko, wajahnya tampak sedikit mengisyaratkan tidak senang.

Sarah dan Lelya tampak menciut, mereka berdua memang belum memberitahu Anthonino boss baru mereka tentang jadwal mendadak Keiko.

“Manajerku baru memberitahuku satu jam yang lalu," buru-buru Keiko menjawab, agar kedua asistennya tidak disalahkan.

“Kenapa mendadak sekali?”

“Tawarannya juga sangat mendadak, pihak televisi baru saja mengetahui aku berada di New York,” jawab Keiko sambil matanya menatap ke arah lembar partitur musiknya, jemari tangannya bergerak gerak di atas pahanya seolah sedang memainkan piano, “oh astaga, aku bahkan tidak memiliki styling di sini” gerutu Keiko sambil tatapannya tak lepas dari lembar partitur musik di tangannya.

Anthonino tersenyum melihat tingkah Keiko, dimatanya istrinya benar-benar menggemaskan saat sedang sedikit panik, apalagi melihat Keiko menggambar partitur musik, ia terlihat seperti anak kecil yang sedang bermain main dengan pensil dan kertas.

“Sarah, aku harus mengenakan gaun seperti apa besok malam?” nada suara Keiko seperti bukan bertanya namun ia tampak sedang mengeluh.

“Aku akan mengaturnya, kau tenang saja,” sebenarnya Sarah adalah asisten keduanya sekaligus penata rias Keiko, namun di saat-saat genting ia bisa di andalkan sebagai styling dadakan.

“Masalah styling serahkan saja padaku, kau akan mendapatkan styling terbaik di kota ini,” Anthonino yang sedari tadi hanya memperhatikan Keiko menggerutu akhirnya angkat bicaramsambil memberikan kode pada Sarah dan Lelya untuk meninggalkan mereka berdua.

Keiko mengangkat wajahnya dan mengalihkan pandangannya ke depan, menatap wajah suaminya yang duduk tepat di depannya dengan wajahnya tampak berseri-seri.

“Terima kasih,” kata Keiko di iring senyuman yang sangat lebar.

“Kau fokus saja berlatih cintaku,” kata Anthonino.

Keiko mengangguk, ia kemudian bangkit dari duduknya lalu melangkahkan kakinya menuju tempat di mana piano berada, meletakkan lembar partitur musik di depannya, duduk dengan anggun dan jemarinya mulai menekan tuts-tuts pianonya sambil melantunkan sebuah lagu berbahasa Jepang yang berjudul Orange dengan suara yang merdu.

Chiisana kata wo nabete aruita

Nandemonai koto de warai ai onaji yume wo mitsumete ita

Mimi wo sumaseba ima demo kikoeru

Kimi no koe orenji-iro ni somaru machi no naka

Kimi ga inai to hontou ni taikutsu da ne

Samishii to ieba warawareteshimau kedo

Nokosareta mono nandomo tashikameru yo

Kieru koto naku kagayaiteru

Ameagari no sora no you na kokoro ga hareru youna

Kimi no egao wo oboete iru omoide shite egao ni naru

Kitto futari wa ano hi no mama mujakina kodomo no mama

Meguru kisetsu wo kakenukete iku sorezore no ashita wo mite

Hitori ni nareba fuan ni naru to

Nemuritakunai yoru wa hanashi tsudzukete ita

Kimi wa korekara nani wo mite iku ndarou

Watashi wa koko de nani wo mite iku nodarou

Shizumu yuuyake orenji ni somaru machini

Sotto namida wo azukete miru

Nanoku mo no hikari no naka umareta hitotsu no ai

Kawaranakute mo kawatte shimatte mo kimiwa kimidayo shinpai nai yo

Itsuka futari ga otona ni natte sutekinahito ni deatte

Kakegae no nai kazoku wo tsurete kono basho de aeruto ii na

Smeagari no sora no youna kokoro ga hareru youna

Kimi no egao wo oboete iru omoide shite egao ni naru

Nan oku mo no hikari no naka umareta hitotsu no ai

Meguru kisetsu wo kakenukete iku sorezore no ashita wo mite

Sorezore no yume wo erande.

Keiko mengulang ulang permainannya hingga beberapa kali, setelah di rasa cukup ia menghentikan permainannya.

“Suaramu indah sekali cintaku,” kata Anthonino sambil lengannya melingkar di pundak Keiko, “aku baru tahu kau pandai bernyanyi.”

Keiko tersenyum, ia mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah suaminya, dan... sebuah kecupan mendarat dengan manis di keningnya. Kecupan penuh kasih sayang dari suami yang tampan.

Wajah Keiko sontak merah merona, jantungnya bahkan seperti melompat-lompat tidak beraturan dirongga dadanya, buru buru ia menundukkan wajahnya dan jemarinya menekan kembali tuts piano dengan tak beraturan.

“Apa kau suka lagunya?” tanya Keiko menutupi kegugupannya.

“Apa pun aku suka jika kau yang menyanyikan.”

“Meskipun itu lagu sedih?”

“Apa tadi itu lagu sedih? Kau tidak tampak sedih menyanyikannya,” tentu saja Anthonino tidak mengerti karena yang Keiko nyanyikan adalah lagu berbahasa Jepang, ia sama sekali tidak bisa berbahasa Jepang.

"Itu lagu cinta, namun sedikit sedih karena harus berpisah," Keiko sedikit menjelaskan.

“Aku tidak suka lagu sedih, itu konyol, tapi jika kau menyukai itu aku akan berusaha menyukainya juga.”

“Kau mulai lagi bermulut manis.”

“Bibirmu lebih manis cintaku,” kata Anthonino, ia mencondongkan tubuhnya sambil memeluk bahu Keiko kemudian menciumi bibir ranum istrinya.

Ciuman itu semakin lama semakin dalam dan liar, Keiko bahkan telah beralih posisi menjadi berdiri, mengalungkan kedua lengannya di leher Anthonino, setelah berciuman begitu lama hingga pasokan udara di sekitar mereka menipis kedua insan itu menyudahinya, seperti biasa Keiko tampak merona dan gugup, Anthonino merengkuh kepala gadis itu dan membenamkan di dadanya agar Keiko tidak semakin merasa gugup.

“Apa kau lapar sayang?” Anthonino bertanya.

Keiko hanya mengangguk.

“Apa yang ingin kau makan?”

Keiko menjauhkan wajahnya dari dada suaminya lalu memberanikan dirinya menatap wajah Anthonino, “aku ingin pancake dengan es krim,” gumannya.

“Baik, kau akan mendapatkannya, tunggu sebentar.”

OHALLO😍😍😍

AUTHOR UPDATE LAGI TANGGAL 1 JANUARI 2020 YA 🤗🤗🤗

SELAMAT MENIKMATI LIBUR TAHUN BARU TEMAN TEMAN READERS AKU YANG TERMANIS DAN TERSAYANG.

1
MutFiani Sakri
Akhirnya , Dapat Juuga Ini Cerita🥰🥰🥰
Noor Jannah
Biasa
Noor Jannah
Buruk
shimaizha
Luar biasa
JenitaSlanky TrisnowNya HermanJensen GanjaSlanker's
bagus sekali ceritanya😍🥰😘
Puryani Mana
runtut,cuma kadang salah ketik dikiiiit,......
Puryani Mana
Bagus thor,bahasanya runtut dan mudah dipahami
Puryani Mana
runut,aku suka.Suka jg dengan tokohnya
siska widya
ok
siska widya
p
miss dy lovers
sangat sangat saaangaattt bagus...aku sampe berulang kali bacanya...apalagi kisah naoki uuhhh ulala...bunga sekebon kak🌷
siska widya
kun
miss dy lovers
ngulang baca kaakkk...nitip bunga sekebon🌷
siska widya
subbret
Nimas Kartika
Luar biasa
Nimas Kartika
top banget
Nimas Kartika
cerita darren ma olive judulnya ap y thor...
Cherry BLossom: Baca found love in kyoto
total 1 replies
AstiXaviera Kasenda
ceritamu ini sudah ku baca berkali kali thor... 👍👍👍
Cherry BLossom: Mksh kak
total 1 replies
Rubiah Rubiah
lanjut kak
Dwie Cethiia Indharta
Bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!