Marcus Norton di hianati tunangannya sendiri, dia di jebak, lalu di serahkan kepada musuh keluarga Norton.
Marcus di aniaya sampai sekarat, dan nyaris mati, lalu di buang ke tempat pembuangan mayat tidak di kenal, di pinggiran luar kota.
Bukannya mati! tidak terduga, Marcus malah mendapatkan suatu kekuatan yang begitu dahsyat.
"Lihat! bagaimana aku mengubah takdirku! kamu perempuan ja-lang! akan mengemis di bawah kakiku!"
"Tapi, maaf! sudah terlambat! aku sudah menemukan wanita yang lebih berkelas dari dirimu!"
"Matilah sana, dasar ja-lang!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20. Sesosok bayangan.
Di aula yang gelap, suasana tegang hingga membuat orang sesak napas.
Setiap orang yang menyaksikan Marcus menunjukkan kekuatan tersembunyi mulai berbisik-bisik satu sama lain. Meskipun suaranya kecil, tapi seperti suara lalat yang mengganggu.
"Apakah kamu melihatnya tadi? Tangan Tuan Marcus memancarkan cahaya!" Seorang pria membuka matanya lebar-lebar, wajahnya penuh dengan kejutan.
"Kekuatan Nelson ternyata tidak ada apa-apanya di depan Tuan Marcus!" Seorang lainnya terus menggelengkan kepala seolah tidak percaya dengan pemandangan di depan mata.
"Kini Tuan Marcus bukan lagi orang yang bersembunyi di balik kekayaan dan menjadi sampah. Dia memiliki kemampuan untuk menggulingkan Grup James!" Ucapan orang ini penuh dengan harapan.
"Aduh! Sungguh menyakitkan mataku. Tuan Macrus sangat mengejutkan!" Ada orang menutup mulutnya, matanya penuh dengan keterkejutan.
"Saya percaya, setelah ini, nama Tuan Macrus akan menjadi topik pembicaraan seluruh kota!"
Ucapannya penuh dengan keyakinan seolah sudah melihat pemandangan di masa depan.
"Ya, kamu benar! Bahkan mantan tunangannya yang terkutuk itu pun tidak melirik Tuan Macrus!"
"Mereka baru menyadari bahwa kekuatan Tuan Marcus tidak boleh diremehkan!"
Bisik-bisik karyawan Norton membuat Nelson marah luar biasa.
Hatinya seperti terbakar oleh api yang berkobar-kobar. Rasa hina yang kuat membuatnya hampir kehilangan akal.
Ini terlalu memalukan!
Dirinya yang dihormati semua orang di kota ini ternyata dikalahkan oleh musuh yang selalu dikenal sebagai pecundang.
Tidak akan pernah!
Aku adalah bos kota ini. Tidak ada yang bisa mengalahkanku!
Marcus berdiri di sana dengan tatapan dingin dan mendengus, "Ayo! Lanjutkan!"
"Aku akan membunuhmu!" Nelson tiba-tiba berteriak dengan keras dan menumbuk kedua telapak tangannya dengan Marcus.
Tenaganya begitu besar sehingga keduanya mundur terhuyung-huyung di bawah pengaruh tenaga besar itu.
"Marcus! Inikah kekuatanmu? Kamu sampah! Aku pasti akan membuatmu meminta maaf padaku.
Aku adalah orang kuat di kota ini! Tunjukkan kemampuanmu yang lain, ayo! Bertarunglah denganku!" Nelson memiliki senyum mengerikan di wajahnya, kemudian menyesuaikan posisinya.
Setelah dia berdiri dengan mantap, pria itu mulai mengumpulkan tenaga lagi. Dia memutuskan untuk menyerang Marcus dari dekat sehingga bisa mengenai titik lemah Marcus.
"Kubunuh kau...!!" Nelson seperti banteng yang marah, berlari cepat ke arah Marcus.
Marcus dengan lembut menekan kakinya ke lantai. Tubuhnya perlahan-lahan melayang beberapa inci dari lantai.
Tatapannya menampakkan keyakinan yang kuat seolah segala sesuatu ada di bawah kendalinya.
Kemudian kedua kakinya menendang ke depan dan menyambut tubuh Nelson yang datang dengan cepat.
"Aduh!" Tubuh Nelson secepat kilat dan segera menabrak dinding gedung lagi.
"Sialan...!!" Nelson merasa tubuhnya sedang hancur. Rasa sakit seperti gelombang datang menyerangnya.
Marcus tanpa ragu-ragu segera menyerang Nelson.
Bayangannya seperti hantu, begitu cepat hingga tidak terlihat jelas.
Marcus berlari sangat cepat ke arah Nelson. Nelson meringis kesakitan.
Tubuhnya ringan, Marcus melayang ke atas dan menginjak beberapa meja. Kakinya mengarah ke Nelson.
Dari ketinggian dua meter, Marcus segera menundukkan tubuhnya ke arah Nelson, dan tinjunya memancarkan api biru.
"Matilah!" Marcus berteriak dengan marah.
Tiba-tiba ada bayangan hitam melintas di bawah dan mengangkat tubuh Nelson, menghindari serangan mematikan Marcus.
Tangan Marcus mengenai lantai kosong, menyebabkan getaran yang sangat hebat.
Gedung berguncang di bawah serangan tinju Marcus, dan cahaya yang dipancarkan oleh tinju Marcus menerangi seluruh ruangan.
Marcus merasa cemas. Dia menyadari bahwa ketika dia hendak mengalahkan Nelson dengan tinju api biru, ada orang yang menyelamatkan Nelson.
Marcus menunduk dan melihat tangannya. Itu mengenai tempat kosong.
Lantai terlihat hancur, dengan kedalaman satu meter dan lebar lebih dari satu meter.
Untungnya, ayah Marcus merancang fondasi khusus untuk Gedung Norton, sehingga dapat menahan serangan tinju Marcus.
Mungkin dampak dari tinju Marcus telah menghancurkan lantai gedung dan menembus lantai di bawahnya dengan keras.
Marcus menarik kembali tangannya dan segera mencari orang yang menyelamatkan Nelson.
Di dekat kaca pengaman gedung, ada orang yang melihat seorang lelaki tua sedang menopang Nelson.
Mata tajam Marcus melihat siapa orang itu.
Ayah Nelson.
Dia ternyata masih hidup dan dalam keadaan sehat. Dia adalah mantan pemimpin keluarga James dan sedang menatap Marcus dengan penuh permusuhan.
Dari tatapan matanya, Marcus bisa melihat permusuhannya ketika melihat dirinya.
"Ternyata legenda itu benar. Keluarga mereka memiliki giok ajaib!"
Marcus mendengar bisikan lelaki tua itu.
Orang itu menatap Marcus beberapa detik kemudian berbalik dan menumbuk kaca pengaman. Kaca itu pecah. Tubuh tua yang membawa anaknya melompat dari lantai dua puluh gedung.
andai ada sdikit detail ttg power & kmampuan host nya...mkn lbih asyekk ya..
oke lanjouutss.