NovelToon NovelToon
Cinta Tumbuh Di Medan Pertempuran

Cinta Tumbuh Di Medan Pertempuran

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: KSTARIA MALAM

Arizona Debu beterbangan,membawa aroma mesiu dan darah yang belum sempat mengering.Di tengah reruntuhan berdiri dua sosok yang kelak akan menjadi mimpi buruk bagi siapa pun yang mengenal mereka.

Mereka melangkah keluar dari laboratorium tanpa sekali pun menoleh ke belakang.

Beberapa detik kemudian BOOM

Ledakan dahsyat mengguncang langit, Kobaran api raksasa melahap seluruh laboratorium hingga tak menyisakan apa pun selain puing-puing dan abu Cahaya fajar perlahan muncul di ufuk timur, seolah menghapus semua jejak masa lalu mereka.

"Mereka tidak akan berhenti memburu kita" ucap Nayla sambil memandang jalanan yang membentang.

Angga menggenggam kemudi erat. Tatapannya sedingin es, namun dipenuhi tekad yang tak tergoyahkan.

"Biarkan mereka datang, kita lihat siapa predator yang sesungguhnya"ucap angga dingin.

mulai hari itu dunia tidak benar-benar aman bagi mereka, namun mereka tidak akan lari lagi, angga dan nayla akan membunuh siapapun yang akan datang menyerang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KSTARIA MALAM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PELARIAN PENUH TEKAD

Situasi semakin sulit pertarungan terus berlanjut para manusia experiment terus menyerang kekutaan mereka tidak normal seperti zombie jatuh bangun lagi begitu terus berulang kali namun angga dan nayla bukanlah manusia mereka iblis ditengah medan perang seluruh monster mati satu per satu tubuh mereka meledak, percikan darah memenuhi wajah angga dan nayla.

nayla menyeka wajahnya penuh darah"sialan kalian mengotori wajah cantikku" nayla marah kepada para monster.

Angga tidak menghiraukan dan akhirnya semua monster berhasil dikalahkan.

reka begitu terkejut melihat semua monsternya kalah "tidak mungkin bagaimana monster sempurna bisa kalah dengan mereka berdua" kata reka marah tidak percaya bahwa manusia buatannya mati.

suara Pintu baja tertutup terdengar suram pintu perlahan mulai menutup secara otomatis digerakkan oleh protokol penguncian darurat, Logam tebal itu bergerak sangat lambat, Nayla menyadari lebih dulu dia langsung mengeluarkan perangkat peretas.

"angga aku butuh waktu lima detik" teriak nayla, yang berada didepan panel yang sudah memercikkan api, tangannya bergerak begitu lincah "Tahan mereka!" nayla kembali berteriak

angga tidak menjawab dia hanya berdiri menutupi tubuh nayla Seperti dinding tak tertembus, Seperti Pedang kematian untuk semua musuh yang mendekat.

Empat detik.

Tiga detik.

Dua detik.

Lampu indikator merah perlahan berubah hijau "Sekarang angga" nayla berteriak

angga yang sadar ia langsung menarik tangan Nayla, dan anak anak itu mengikuti untuk melompat keluar tepat saat pintu baja itu menutup, dentuman keras di belakang mereka Mengunci kematian dari dalam.

"Ini bukan akhir angga pratama ini baru awal karena akan banyak yang datang mengincar dan membunuh kalian" teriakan reka terdengar keras dari dalam laboratorium.

Angga tidak perduli dia dan anak-anak itu terus Berlari tanpa berhenti melewati lorong panjang menuju dermaga kargo terbentang luas di hadapan mereka dermaga itu, Gelap bahkan sunyi, Namun menjanjikan satu hal keluar.

Nayla perlahan berhenti dia menyandarkan tubuhnya ke dinding besi Napasnya tidak teratur terdengar begitu berat untuk pertama kalinya nayla terlihat lelah.

Angga mendekati nayla tatapan mereka mulai terpaut erat pandangan mereka bertemu dan Mereka berdua tahu Ini bukan akhir Ini baru permulaan.

setelah istirahat singkat mereka kembali berjalan, langkah mereka cepat dan tepat di hadapan mereka dermaga disana terlihat di bagian luar dermaga truk terparkir.

perlahan mereka mendekati truck, angga mengulurkan tangan kepada nayla untuk membantunya naik.

di belakang bak truk anak anak itu perlahan naik duduk dengan tenang namun tubuh mereka tidak bisa berbohong karena terlihat masih Bergemetar

angga memandang anak-anak itu "semua akan baik-baik saja nak" ucap angga kepada anak-anak experiment

pertama kalinya nayla melihat sisi lain dari angga pratama lembut dan begitu bersahabat.

angga menghidupkan truk, perlahan Mesin truk meraung kencang Roda berputar liar diatas gurun gersang, Angga menginjak pedal gas tanpa ragu.

Di belakang mereka fasilitas itu meledak Arizona tinggal debu Api raksasa membelah di langit Arizona dan fajar pagi Menghapus semua jejak masa lalu.

perlahan Nayla membalik badannya ke belakang Melihat asap hitam membumbung tinggi jembatan masalalu telah terbakar habis

nayla beralih memandang angga"apa yang harus kita lakukan sekarang ga?" nayla bertanya kepada angga

angga tidak menjawab, Matanya tetap fokus ke jalan Namun rahangnya mengeras

"Mereka tidak akan berhenti memburu kita" nayla mulai berbicara lagi.

"biarkan mereka semua datang Kita lihat siapa predator sesungguhnya" angga mencengkram kemudinya kuat Matanya angga dingin namun penuh tekad! "kalau dunia ingin memburu kita semua kita akan balas memburu mereka" angga berkata dingin

dibelakang bak mobil itu tangis kecil terdengar Anak-anak sangat menyakitkan karena trauma masih menghantui mereka!!

Truk perlahan melambat Masuk ke hutan lebat Jalur Menuju persembunyian di balik tebing batu.

angga perlahan mematikan mesin truk, Keheningan kembali terjadi hanya terdengar percikan air sungai.

angga turun lebih dulu matanya tajam seperti pemburu dia menggenggam karambit, namun untuk sementara waktu tidak ada ancaman

"Kita aman untuk sekarang" angga bergumam.

angga melangkah ke pintu bagian kiri perlahan membukakan pintu untuk nayla dia Menarik tangannya perlahan Lebih pelan Lebih manusiawi

Tanpa sebuah kata Angga mulai membersihkan luka Nayla Gerakannya hati-hati Lembut dan Sangat Bertolak belakang dengan cara ia memembunuh

"Kenapa kau tidak meninggalkanku saja saat didermaga" nayla berkata dingin kepada angga!

angga mendongak kearah nayla "aku tidak akan membiarkan musuh menyentuhmu atau anak-anak itu nay" angga membalas perkataan nayla, sambil mengikat perban ke tangan nayla Rapi.

"Aku tidak akan membiarkan mereka menang lagi nay" kata angga menetap mata nayla! "akan ku pastikan dirimu aman di dekat ku" angga kembali berbicara

Nayla tersenyum mendengar perkataan angga Untuk pertama kalinya, tanpa kegilaan dan hanya senyum tulus.

Seseorang yang awalnya saling membunuh perlahan mulai saling mendekat dan sesuatu yang mereka hindari selama ini suatu saat akan tumbuh.

BERSAMBUNG…

1
Anonim
penjara terseram di dunia
Anonim
kenapa yak alurnya bisa seru begini🤭
Anonim
pengkhianat harus mati 😡
Anonim
suami istri benar' seram 😱
Anonim
lagu yang indah 😍
Anonim
jangan sampai angga tau kalau kayla ciuamb😍
Anonim
shiballl
Anonim
hamil dong😍
Anonim
seru nian alurnya
Anonim
benar-benar kacau cucu angga 🤭
Anonim
serem 😱
Anonim
Yoo🖐️
Anonim
bagaimana bisa yak ada orang sombong seperti Aidan 😄
Anonim
ihh bauk kok bisa nayla tidak memiliki nurani berkata seperti itu🥹
Anonim
kacau kacau dimanapun tikus tetap kotor ya 🤭
Anonim
bukan main kejamnya gadis cantikku 😄
silvira sahrasahti
bercanda lu ray
silvira sahrasahti
ya dak asik Raven pergi 🥹
silvira sahrasahti
nayla benar-benar psikopat ya
Anonim
liriknya begitu menyentuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!