Emily tidak menyangka jika hidupnya akan berubah seratus persen ketika ia memutuskan untuk mau di nikahi seorang perjaka kaya raya bernama Kendrick Enderson.
Ia merasa bahagia bisa di terima dengan baik oleh Kendrick. Meskipun ia pernah gagal dalan membina rumah tangga sebelumnya.
Tak lama ia menikah, Emily direpotkan dengan sikap positif sang suami yang selalu cemburu buta padanya.
Apakah Emily bahagia dengan pernikahan keduanya kali ini?
Ataukah dia akan kembali gagal seperti di pernikahan pertamanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tentang rumah penuh kenangan
"Aku akan berusaha adil sayang. Bagaimana pun kamu adalah suami ku sekarang. I love you Ken."
"Love you more." jawab Kendrick yang kemudian langsung bangkit dari rebahannya dan langsung menyerang sang istri.
Hari itu adalah hari pertama Emily kembali bekerja setelah ia mengambil cuti selama satu minggu.
Seperti perjanjian di awal. Kendrick hanya memberikan waktu selama tiga bulan bagi Emily untuk kembali bekerja. Tapi setelah ia 3 bulan, Emily harus mau untuk resign dari kantor tempat ia bekerja selama ini.
Dan Emily tidak punya pilihan lain untuk patuh pada perintah sang suami. Walau sebenarnya ia masih ingin tetap berkarir.
Di perusahaan tempat Emily bekerja. Emily memang masih sering bertemu dengan sang mantan suami. Semua itu tidak bisa terelakkan karena kedua perusahaan tempat mereka bekerja bekerja sama.
Sejak awal Kendrick sudah tidak menyukai Ashraf semenjak Kendrik menjalin hubungan dengan Emily.
Dan Kendrik juga mencurigai Ashraf yang sepertinya mengambil kesempatan untuk kembali dekat dengan istrinya. Dan Kendrik mewanti-wanti Emily agar tidak dekat-dekat dengan mantan suaminya itu.
Seperti pada siang hari kala itu. Mereka bertiga bertemu dalam rapat penting mewakili perusahaan masing-masing.
Ashraf mewakili perusahaannya, Emily pun juga mewakili perusahaannya. Dan Kendrick selaku kontraktor, dan beberapa orang lain telah melakukan pertemuan penting pada siang hari itu di sebuah restoran untuk membahas pekerjaan.
Awalnya mereka secara profesional membahas masalah pekerjaan. Tapi di sisi lain, Kendrick begitu mengawasi gerak-gerik Ashraf dari matanya elangnya. Dari body language yang Ashraf gestur kan ketika ia berinteraksi dengan Emily. Sungguh membuat Kendrick gerah.
Disela-sela meeting yang sudah selesai. Ashraf meminta waktu untuk bicara dengan Emily. Atas izin Kendrick, Emily pun memberikan waktu pada Ashraf untuk bicara.
"Aku ingin membeli rumah kita yang sebelumnya kamu sewakan. Rumah yang menjadi sejarah bagi kehidupan kita waktu itu. Aku sedang berniat membeli rumah. Karena rumah itu sudah aku berikan kepadamu dan Jasmine. Misal kau menjualnya. Bolehkah aku membelinya. Aku ingin kembali menempati rumah itu. Jika saat ini kan aku tidak berhak lagi tingal di sana. Karena aku memang sudah tidak punya hak. Jika boleh, aku ingin kembali memiliki rumah itu." ucap Ashraf menyampaikan keinginannya.
"Aku tidak berencana untuk menjual rumah itu. Lagi pula, rumah itu bisa aku berikan pada Jasmine kelak. Makanya aku sekarang menyewakan rumah itu dari pada kosong. Karena aku kan sekarang tinggal di apartemen." jawab Emily.
"Aku menawarkan keuntungan dua kali lipat Emily. Kau akan mendapatkan uang hasil penjualan rumah itu dari ku. Dan rumah itu akan tetap jadi milik Jasmine. Niat aku membeli rumah itu karena aku ingin tinggal lagi di sana. Tapi untuk sekarang kan tidak mungkin aku tinggal di sana. Karena aku sudah punya hak."
Emily nampak paham arah pembicaraan Ashraf.
"Aku ingin kembali tinggal di sana Emily. Dan aku sudah berjanji pada Jasmine jika aku akan membeli tempat tinggal yang layak jika suatu waktu dia menginap bersama ku. Jika aku punya rumah lagi, dia bisa menginap dengan nyaman bersamaku. Dan daripada aku membeli rumah di tempat lain. Aku pikiran, aku beli saja rumah tempat tinggal kita dulu. Jujur rumah itu penuh arti untuk ku Emily. Rumah penuh dengan kenangan kita bertiga."
"Jangan bahas kenangan masa lalu bersama ku Ashraf. Sudah tidak etis untuk kita bahas. Kendrick sedang mengawasi kita."
"Aku tidak takut dengannya. Aku hanya membahas urusan kita. Di antara kita pasti akan selalu ada komunikasi. Karena kita ada Jasmine."
"Hentikan omong kosong ini Ashraf. Meskipun kita ada Jasmine. Jangan gunakan dia sebagai alat bagi mu untuk mencari alasan bicara dengan ku. Sebenarnya apa mau mu?"
"Kau tau aku masih mencintaimu Emily. Sampai sekarang."
"Stop, bisakah kau diam dan tidak bicara seperti itu lagi. Sekarang aku sudah menikah. Aku sudah punya suami. Jangan gila Ashraf." ucap Emily sedikit kesal dengan sikap sang mantan suami.
Tidak mau lagi menanggapi perkataan Ashraf yang konyol. Emily pun pergi meninggalkan Ashraf.
br ank satu sdh mulai berubh bagaimana klu dpt ank dr suami br dan jasmine msh kekeh blm mau serumh dgn mu emely mkn lambt laun bs2 ank mu dkt lg dgn asrafh dan km nnt menyesal emely
.walaupun ken sdh anggp jasmine ank nya sndri walau bkn ayah kandung nya.skrg emely dilema antara.milh nemani ank dan nemani suami.dampak dr cerai korban ny ank..secara gk lngs jasmine blm siap menerima ayah br dln hdp nya krn dia pikr ayah nya ttp asrafh begitu jg dgn amanda dia jg gk pernh anggap klu amanda ibu smabung nya sblm asrahf dan amanda cerai..
wajar Ken seperti itu Emely dia kan baru merasaakan surga Dunia, dari itu kau harus bisa membuat suami mu benar benar butuh kamu.