NovelToon NovelToon
Pengantin Palsu!

Pengantin Palsu!

Status: tamat
Genre:Pengganti / CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Pengantin Pengganti / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:26k
Nilai: 5
Nama Author: Elvina Stephanie

Jane Pearson, terpaksa menjadi pengantin wanita palsu untuk menggantikan kakaknya yang kabur dari pernikahan sehari sebelum, yang akan menikah dengan Nicholas Lartner, pengantin laki-laki yang menyembunyikan identitasnya sebagai pewaris Lartner Group. Setelah melewati berbagai rintangan pernikahan, keduanya terjebak dalam cinta. Akankah mereka memilih untuk tetap bersama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvina Stephanie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

“Aku juga tidak tahu. Dia melarikan diri sehari sebelum pernikahan. Maka dari itu aku yang menggantikannya menikah denganmu. Papaku sudah mengerahkan anak buahnya untuk mencari, kak Mark juga, dan dia mengatakan sepertinya kakakku sengaja menyembunyikan keberadaannya. Ada pihak yang kuat yang membantunya.”

“Jane, kamu tahu kan kalau yang aku cintai itu kamu. Mengenai kakakmu, kalau dia sengaja menyembunyikan keberadaannya, kita harus membuat dia keluar dari persembunyiannya sendiri.”

“Bagaimana caranya?”

“Aku ada sebuah ide.”

Pagi harinya, Nicholas membuat artikel yang mempublikasikan pernikahannya dengan Jane.

Karena artikel itu, pemberitaan menjadi ramai karena Nicho. Harga saham Lartner Group meningkat hingga mencetak rekor tertinggi setelah 1 jam berita dikeluarkan. Nicho juga membuat konferensi pers bersama Jane.

Pewaris Lartner Group telah memuat pengumuman pernikahannya.

“Apa yang kamu lihat?” Tanya Megan pada Noah.

“Selamat siang permisa. Saat ini saya berada di tempat penandatanganan kontrak Lartner Group dan CG Group. Selain CEO dari kedua perusahaan tersebut, ada juga tamu misterius di sini. Tamu misterius ini adalah putri Pearson Company yang sebelumnya diakuisi oleh Lartner Group, yang juga adalah istri CEO Nicholas Lartner, nona Megan Pearson. Mari kita mewawancarai mereka sekarang. Nona Pearson, menurut laporan, anda dan CEO Lartner sudah menikah. Kapan tanggal pernikahan itu?”

“Pernikahan masih dalam proses pembahasan, belum diputuskan.” ucap Jane.

“Lalu, bagaimana pandangan keluarga Lartner tentang hal ini? Ada rumor mengatakan keluarga Lartner kurang setuju dengan anda.”

“Bagaimana mungkin? Dengan cucu menantu yang begitu baik, kakek saya tidak sabar menunggu saya menikahinya,” jawab Nicho sambil menatap Jane.

“Jika memungkinkan sekarang, saya akan menikahinya sekarang.” tambah Nicho.

“Hahaha… CEO Lartner sepertinya sudah tidak sabar untuk menikahi nona Pearson. Kami harap kalian bisa berjalan bergandengan tangan sampai usia tua.”

“Saya ingin mengatakan sesuatu kepada tunangan saya dengan kesempatan ini. Aku kini menyadari kalau kamu adalah kebahagiaanku. Aku juga sadar kalau aku tidak bisa hidup untuk orang lain lagi. jadi, mulai hari ini, aku harus mengejar kebahagiaan aku sendiri. Saya juga ingin mengatakan kepada Megan yang lain,” ucap Jane.

“Megan yang lain? maksudnya?”

“Yang pemalu dan lemah, Megan yang hanya tahu bagaimana cara melarikan diri. Megan Pearson, aku tidak akan mengikuti kemauanmu lagi. aku harus mengejar kebahagiaanku sendiri, tidak peduli apa yang akan aku bayar.”

Megan menonton berita itu. Setelah menonton siaran langsung ini, Megan menyadari kalau saudara perempuannya benar-benar serius.

“Dia menjadi serius.”

Cassie di tempat kejadian juga memberitahunya tentang hal ini.

“Dia tiba-tiba mengumumkan pernikahannya di depan public.” ucap Cassie di telepon.

“Kenapa? Apa itu mempengaruhimu?”

“Jangan khawatir. Kontrak berhasil ditandatangani.”

“Itu bagus. Selama bisa berjalan sesuai rencana, tidak akan ada masalah.”

“Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu. Kamu menghabiskan banyak uang untuk meminta aku datang ke sini, apa kamu tidak khawatir aku akan mengkhianati kamu?”

Noah tertawa. “Kamu perlu tahu kalau lawan saya adalah seseorang yang saya sayangi. Pertama, kita berdua memiliki musuh yang sama. Yaitu adalah kakekku. Kedua, aku memahami adikku. Tidak banyak orang yang bisa membuatnya terpengaruh.”

“Kamu tahu kalau dia tidak akan memaafkan aku dan ini akan memotivasiku untuk menang, bukan?”

“Apalagi menurutmu?”

Panggilan berakhir.

Ternyata Noah selalu membenci kakeknya, dan kali ini dia mengeluarkan biaya yang mahal untuk mengundang Cassie kembali, dengan tujuan bersatu untuk menghadapi Kakek Lartner.

“Kalimatmu saat siaran tadi sangat menyentuhku. Aku sangat terkejut saat mendengarnya. Aku sempat berpikir kamu salah skrip.”

“Hah? Aku hanya ingin mengumumkan ke seluruh dunia, kalau kamu, Nicholas Lartner, adalah milikku. Tidak ada yang bisa mencurimu dariku.”

“Sikap sombongmu tidak lebih sedikit dariku. Cepat katakan padaku, berapa kali kamu latihan di depan cermin untuk mengucapkan kata-katamu tadi itu?”

“Kamu benar-benar bisa mengetahuinya. Lihat, aku bahkan masih menyimpan kertasnya. Aku benar-benar sangat gugup saat mengucapkannya di depan banyak kamera tadi.” Jane mengeluarkan kertas yang berisi tulisan tangannya.

“Kamu benar-benar masih memiliki kertasnya. Kalau begitu aku harus menyimpannya. Aku harus menunjukkannya ke anak-anakku di masa depan. Kalau mereka bertanya padaku, aku akan memberitahu mereka kalau ini adalah surat cinta yang ditulis mamamu untuk papa.”

“Anak-anak apa? kamu sedang membicarakan masa depan yang begitu jauh. Kembalikan padaku.”

“Tidak. Aku tidak hanya harus menunjukkan ini kepada anak-anak kita tapi aku juga harus menunjukkan ke cucu-cucu kita. Mulai sekarang, ini akan menjadi harta keluarga Lartner.”

“Berikan padaku. Harta keluarga apanya? Kembalikan padaku! kembalikan!”

Ponsel Jane berbunyi. Dia mendapat panggilan dari seseorang yang tidak dia kenal.

Tindakan Jane di siaran langsung yang untuk memaksa kakaknya keluar, ternyata sangat membantu. Karena dia tidak mau keluar untuk bertemu, lebih baik langsung mengancam pernikahannya dengan Nicho. Seperti yang diharapkan Jane, kakanya, Megan akhirnya menelepon.

“Apakah ini kakak?”

“Ini aku. Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan. Aku sudah melihat beritanya. Aku tahu kamu ingin aku muncul.”

“Berapa lama kakak berencana untuk bersembunyi? Tahukah kakak kalau aku menjalani hidup dengan ketakutan setiap harinya karena kakak? Aku… aku harus berakting di depan keluarga Lartner, aku bahkan harus berakting di depan orang yang aku sukai.”

“Itulah kenapa aku salalu mimpi buruk setiap malam. Aku juga bermimpi kalau kamu meninggalkan aku untuk selamanya dan tidak pernah bisa memaafkan aku. Jane, aku sangat menyesal. Aku merasa bersalah.”

“Kalau kakak benar-benar merasa bersalah, muncullah di depanku sekarang, secepat mungkin. Kita berdua mengaku pada keluarga Lartner dan meminta maaf pada mereka.”

“Belum. Belum saatnya,”

“Lalu sampai kapan kakak masih ingin menyembunyikannya? Megan Pearson, tidakkah kamu merasa kamu sangat egois? Kenapa aku yang harus bertanggungjawab atas kekacauan yang telah kamu buat!”

“Pengumuman pernikahan sudah, saatnya membuat perjanjian pranikah,” ucap Jane.

“Perjanjian pranikah? Bukankah ini seharusnya dilakukan setelah menikah?”

“Namanya saja pranikah, itu dilakukan sebelum menikah.”

“Tapi nyatanya kita sudah menikah. Maksud kamu apa? kamu masih memperlakukan aku sebagai orang luar?”

“Aku tidak bermaksud begitu. Jangan salah paham.”

Untuk menciptakan keharmonisan, kenyamanan, dan saling mencintai, maka perjanjian pranikah ini dibuat.

1. Tidak boleh bersikap berlebihan saat berada di perusahaan, bermain-main dan menggoda. Perilaku yang dilarang termasuk berciuman, berpelukan, dan kontak fisik

“Jadi, jika aku sedang bekerja, menyentuh kamu seperti ini, apa disebut kontak fisik?” Nicho protes saat membaca peraturan nomor 1.

“Ya.”

Nicho menghela napas dan lanjut membaca.

2. Di rumah juga.

“Hei, apa-apaan ini? Memang kamu sedang menghindari aku atau sedang menghindari serigala? Aku tidak setuju.”

“Di rumah bisa sedikit lebih santai.”

Nicho tersenyum. “Jadi, ubah yang di rumah dilarang bermain-main, menggoda, tapi boleh mencium, berpelukan, dan kontak fisik. Ok, nah sudah jadi. Cetak dan tandatangani ini.”

“Ini…”

“Kenapa kamu melihat aku? Kalau kamu melihatku lagi, berarti sedang genit menggodaku.”

Jane langsung keluar dari ruangan Nicho.

Bersambung...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!